Senin, 06 Juli 2020 - 12:23 WIB

Terbongkar . . !!! Koalisi Kawal Capim KPK Serang Pansel Sesuai Pesanan

Oleh : Lukman Salasi | Sabtu, 31 Agustus 2019 | 12:07 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


BeritaCenter.COM – Sikap Koalisi Kawal Capim KPK yang menyerang proses seleksi capim KPK dan menuding capim KPK bermasalah ternyata berdasarkan pesanan.

Ini terungkap berdasarkan surat terbuka dari pegawai KPK yang merasa prihatin dengan ulah oknum di KPK yang kerap mengatasnamakan Wadah Pegawai KPK padahal mereka hanya sekelompok orang yang punya kepentingan terselubung.

“Kami sebagai bagian dari salah satu Lembaga Penegak Hukum yang ada di Republik ini merasa malu dan terganggu sekali dengan pernyataan-pernyataan yang disampaikan oleh beberapa pihak tersebut (Koalisi Kawal Capim KPK). Menurut kami sudah menjadi sebuah keharusan bagi semua elemen lembaga penegak hukum termasuk KPK untuk selalu menyampaikan kepada publik sebuah fakta dan bukan hanya melempar isu-isu yang sangat tidak bertanggung jawab,” sebutnya dalam pengantar surat tertanggal 29 Agustus 2019 itu.

Surat itu menyampaikan beberapa fakta mulai dari siapa sebenarnya pihak yang mengatas namakan diri mereka sebagai Koalisi Kawal Capim KPK atau Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi dan mereka bekerja untuk siapa.

“Wadah Pegawai KPK mengadakan pertemuan dengan pihak yang salah satunya adalah ICW di kantin KPK yang terjadi pada hari Kamis tanggal 29 Agustus 2019 sekitar pukul 17.00 WIB, dan yang mengejutkan bahwa untuk biaya makan dan konsumsi pada saat di kafe tersebut dibiayai atau dibayar oleh salah satu oknum Wadah Pegawai. Adapun pertemuan tersebut kemudian dilanjutkan di dalam perpustakaan KPK yang ada di lantai lobby KPK hingga berakhir sekitar pukul 22.00 WIB (pertemuan tersebut terjadi sehari sebelum rencana aksi demo bertajuk "CICAK VS BUAYA 4.0"),” bebernya dalam surat.

Disebutkan pula, pada tanggal 29 Agustus 2019 sekitar pukul 15.30 WIB oknum Wadah Pegawai menyebarkan petisi ke semua lantai di gedung KPK untuk ditandatangani oleh pegawai KPK.

Berdasarkan beberapa fakta di atas tergambar sangat jelas bahwa sebenarnya pihak yang mengatasnamakan diri mereka sebagai Koalisi Kawal Capim KPK atau Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi adalah tidak lebih dari kepanjangan tangan Wadah Pegawai KPK yang menggunakan jaringan-jaringan NGO (LSM) untuk menyuarakan kehendak mereka.

Diungkap pula bahwa kelompok di balik WP KPK sangat ingin jadi paling berkuasa di KPK dengan menempatkan orang-orangnya sebagai penyidik lewat cara yang tidak benar.

“Wadah Pegawai menginisiasi perpindahan 21penyelidik menjadi penyidik yang secara sengaja melanggar peraturan yang sudah dibuat oleh Pimpinan KPK. Tetapi lagi-lagi FIRLI BAHURI tidak sependapat dengan perpindahan 21 Penyelidik tersebut karena menurut FIRLI BAHURI perpindahan Penyelidik menjadi Penyidik harus melalui mekanisme yang diatur di dalam peraturan Pimpinan yang sudah ada. Bahkan alasan keberatan dari FIRLI BAHURI tersebut sudah disampaikan secara berjenjang dan secara formal melalui Nota Dinas kepada Pimpinan. lnisiasi Wadah Pegawai tersebut dilakukan karena selama ini Penyidik memiliki "power" yang sangat luar biasa dalam mengendalikan perkara-perkara yang ditangani. Hal ini juga dibenarkan oleh salah satu Komisioner KPK (Pak Alexander Marwata) yang dimuat dalam media online Kompas.Com tanggal 27 Agustus 2019 pasca menjalani tes wawancara dan uji publik yang menyatakan "bahwa sulitnya mengakses Berita Acara Pemeriksaan sebuah perkara dari tangan Penyidik". Oleh karena itu maka akan menjadi sangat luar biasa ketika dapat menguasai Direktorat Penyidikan. Jika ditinjau dari sisi jumlah pegawai dalam operasional organisasi, maka sebenarnya langkah perpindahan 21 Penyelidik menjadi Penyidik dengan secara sengaja melanggar peraturan yang sudah dibuat oleh Pimpinan KPK merupakan langkah yang kurang tepat karena secara otomatis jumlah pegawai di Direktorat Penyelidikan akan berkurang secara drastis, sementara beban kerja Direktorat Penyelidikan justru sama sekali tidak berkurang dan bahkan cenderung meningkat. Hal ini sejalan dengan penyampaian Pit. Direktur Penyelidikan saat itu (Aprizal) pasca perpindahan 21Penyelidik menjadi Penyidik,” paparnya dalam surat tersebut.

“Terjawab dengan jelas dan pasti bahwa alasan keberatan Wadah Pegawai KPK dengan masuknya FIRLI BAHURI kedalam 20 besar Calon Pimpinan KPK periode 2019-2023 yang disampaikan melalui kepanjangan tangan mereka (LSM dan pihak-pihak lainnya) tidak lain adalah ungkapan rasa kegundahan dan kekhawatiran ketika FIRLI BAHURI benar-benar terpilih menjadi Pimpinan KPK periode 2019-2023, maka mereka akan terganggu dari zona nyaman yang selama ini mereka miliki,” lanjutnya.

Kondisi tersebut menjadi bukti bahwa Wadah Pegawai akan melakukan segala macam upaya untuk mempertahankan zona nyaman mereka meskipun harus dengan melanggar aturan.

Berdasarkan fakta-fakta yang diungkap dalam surat terbuka itu, mereka kemudian memberikan sebuah kesimpulan sebagai berikut:

Pertama, Wadah Pegawai berada di belakang penolakan terhadap beberapa calon pimpinan KPK (termasuk FIRLI BAHURI) yang secara masif dilakukan melalui beberapa komponen yang mengatasnamakan diri mereka sebagai Koalisi Kawal Capim KPK atau Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi.

Kedua, penolakan yang dilakukan Wadah Pegawai semata-mata untuk mencegah supaya beberapa calon pimpinan KPK (salah satunya FIRLI BAHURI) terpilih menjadi pimpinan KPK, sehingga agenda-agenda kepentingan mereka tetap bisa berjalan sesuai kehendak mereka.

Ketiga, Wadah Pegawai akan memperjuangkan kepentingan mereka dengan menghalalkan segala cara.

Keempat, dengan munculnya surat terbuka ini, maka secara langsung menyatakan bahwa pernyataan Wadah Pegawai KPK bukan merupakan representasi pegawai KPK secara keseluruhan.





Fokus : Capim KPK


#Berita Center #WP KPK #Capim KPK #Pansel Capim KPK #Koalisi Kawal Capim KPK


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Akibat Ulah Suami Jemput Paksa Jenazah, Istrinya Yang Hamil Ikut Terpapar Corona

Beritacenter.COM - Polisi menetapkan tersangka kepada empat orang kasus jemput paksa jenazah virus Corona atau..
3 jam yang lalu

Pakar Hukum Trisakti: RUU HIP ke PIP Jebakan Batman

Beritacenter.COM - Pakar Hukum Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar mengatakan RUU HIP harus dicabut dari..
4 jam yang lalu

Pengacara Denny Siregar Ancam Laporkan Balik Jika Tak Terbukti

Beritacenter.COM - Pengacara Denny Siregar, Muannas Alaidid mengancam akan melaporkan balik jika laporan terhadap..
4 jam yang lalu

Rasakan Manfaat Mandi Air Hangat di Pagi Hari untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Memulai aktivitas dengan mandi menggunakan air hangat di pagi hari dapat mempengaruhi aktivitas..
6 jam yang lalu

Prediksi Cuaca di Jakarta Pada Hari ini Cerah Berawan

Beritacenter.COM - Hampir seluruh wilayah di DKI Jakarta pada Senin (6/7/2020) diprediksi akan cerah..
16 jam yang lalu

Pria dengan Luka Bacok di Leher Ditemukan Warga dalam Kondisi Sadar di Bekasi

Beritacenter.COM - Warga Jalan Kapuk Raya, Pengasinan, Bekasi Timur, dihebohkan dengan sesosok pria ditemukan..
17 jam yang lalu

Terus Bertambah, Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 di Riau Capai 88,9%

Beritacenter.COM - Pasien positif Corona (COVID-19) yang sembuh di Riau terpantau terus bertambah. Hingga hari ini,..
18 jam yang lalu

Koruptor Was-was, RUU Perjanjian MLA RI-Swiss Disetujui

Beritacenter.COM - Perjanjian Bantuan Hukum Timbal Balik dalam Masalah Pidana atau Treaty on Mutual Legal..
1 hari yang lalu

Polisi Gelar Razia Warung Jamu di Depok, Amankan Puluhan Botol Miras

Beritacenter.COM - Jajaran Polsek Sawangan Depok menggelar razia di sebuah warung jamu yang berada di Kecamtan..
1 hari yang lalu

Digeruduk Massa setelah Viral Tendang Driver Ojol, Pria di Pekanbaru Diamankan Polisi

Beritacenter.COM - Viral di media sosial sebuah video yang menampakkan seorang pria tengah memarahi driver ojek..
1 hari yang lalu

Ini memang salah Jokowi

Pertamina Energy Trading Limited (PETRAL) adalah anak perusahaan PT Pertamina yang terdaftar di Singapura th 1992...
1 hari yang lalu

Gelar 'Apel Siaga Ganyang Komunis', PA 212 dkk Janji Akan Tertib dan Tak Buat Keributan

Beritacenter.COM - Menyusul digelarnya aksi bertajuk 'Apel Siaga Ganyang Komuni', pihak kepolisian mengimbau..
1 hari yang lalu

AC Milan Gempur Habis Lazio Tanpa Ampun

Beritacenter.COM - Kejutan besar terjadi di pekan 30 Serie A Liga Italia dengan tumbangnya Lazio dari AC Milan. Tak..
1 hari yang lalu

Prakiraan Cuaca Hari Ini Jakarta Cerah

Beritacenter.COM - Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini di wilayah DKI..
1 hari yang lalu

SUSAHNYA JADI SEORANG JOKOWI

Bekerja sungguh-sungguh dibilang pencitraan. Diam dibilang tidak tegas dan plonga plongo. Senyum dibilang munafik dan..
1 hari yang lalu

"Onani Politik Ala Kardun"

LBP atau Luhut Binsar Panjaitan  Bentengnya Jokowi Ngarep bangat diganti Biar kadrun gampang menerobos..
1 hari yang lalu

Kasus Covid-19 Terus Bertambah di Jatim, Khofifah Tegur Malang Raya

Beritacenter.COM - Kasus baru penularan virus Corona atau COVID-19 di Kota Malang meningkat dari sebelumnya penularan..
1 hari yang lalu

Awas! Makanan Ini Jangan Disimpan di Kulkas

Beritacenter.COM - Penggunaan lemari es sangat membantu untuk mengawetkan makanan, namun perlu diketahui bahwa..
1 hari yang lalu

Emak-emak Viral TikTok-an di Jembatan Suramadu Haturkan Permohonan Maaf

Beritacenter.COM - Viral video TikTok tiga emak-emak asyik bergaya di pinggir ruas jalan di Jembatan Suramadu...
1 hari yang lalu

Puluhan PSK di Jerman Gelar Aksi Demo 'Protes' Tutupnya Rumah Bordil Imbas COVID-19

Beritacenter.COM - Aksi unjuk rasa digelar sejumlah pekerja seks komersial (PSK) di Berlin, Jerman, menyusul tutupnya..
1 hari yang lalu

Polisi Minta PA 212 dkk Taati Aturan dan Tak Buat Keributan di Apel Gayang Komunis Besok

(Imbauannya) mereka mengikuti protokol yang ada dan jangan bikin keributan. Kan mereka ini hanya apel saja, habis..
1 hari yang lalu

Dandim 0501/JP BS Terima Penghargaan Dari Kapolda Metro Jaya

Beritacenter.COM - Kodam Jaya - Dalam rangka hari ulang tahun Kepolisian RI ke - 74, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi