Kamis, 21 Nopember 2019 - 19:50 WIB

Terbongkar . . !!! Koalisi Kawal Capim KPK Serang Pansel Sesuai Pesanan

Oleh : Lukman Salasi | Sabtu, 31 Agustus 2019 | 12:07 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


BeritaCenter.COM – Sikap Koalisi Kawal Capim KPK yang menyerang proses seleksi capim KPK dan menuding capim KPK bermasalah ternyata berdasarkan pesanan.

Ini terungkap berdasarkan surat terbuka dari pegawai KPK yang merasa prihatin dengan ulah oknum di KPK yang kerap mengatasnamakan Wadah Pegawai KPK padahal mereka hanya sekelompok orang yang punya kepentingan terselubung.

“Kami sebagai bagian dari salah satu Lembaga Penegak Hukum yang ada di Republik ini merasa malu dan terganggu sekali dengan pernyataan-pernyataan yang disampaikan oleh beberapa pihak tersebut (Koalisi Kawal Capim KPK). Menurut kami sudah menjadi sebuah keharusan bagi semua elemen lembaga penegak hukum termasuk KPK untuk selalu menyampaikan kepada publik sebuah fakta dan bukan hanya melempar isu-isu yang sangat tidak bertanggung jawab,” sebutnya dalam pengantar surat tertanggal 29 Agustus 2019 itu.

Surat itu menyampaikan beberapa fakta mulai dari siapa sebenarnya pihak yang mengatas namakan diri mereka sebagai Koalisi Kawal Capim KPK atau Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi dan mereka bekerja untuk siapa.

“Wadah Pegawai KPK mengadakan pertemuan dengan pihak yang salah satunya adalah ICW di kantin KPK yang terjadi pada hari Kamis tanggal 29 Agustus 2019 sekitar pukul 17.00 WIB, dan yang mengejutkan bahwa untuk biaya makan dan konsumsi pada saat di kafe tersebut dibiayai atau dibayar oleh salah satu oknum Wadah Pegawai. Adapun pertemuan tersebut kemudian dilanjutkan di dalam perpustakaan KPK yang ada di lantai lobby KPK hingga berakhir sekitar pukul 22.00 WIB (pertemuan tersebut terjadi sehari sebelum rencana aksi demo bertajuk "CICAK VS BUAYA 4.0"),” bebernya dalam surat.

Disebutkan pula, pada tanggal 29 Agustus 2019 sekitar pukul 15.30 WIB oknum Wadah Pegawai menyebarkan petisi ke semua lantai di gedung KPK untuk ditandatangani oleh pegawai KPK.

Berdasarkan beberapa fakta di atas tergambar sangat jelas bahwa sebenarnya pihak yang mengatasnamakan diri mereka sebagai Koalisi Kawal Capim KPK atau Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi adalah tidak lebih dari kepanjangan tangan Wadah Pegawai KPK yang menggunakan jaringan-jaringan NGO (LSM) untuk menyuarakan kehendak mereka.

Diungkap pula bahwa kelompok di balik WP KPK sangat ingin jadi paling berkuasa di KPK dengan menempatkan orang-orangnya sebagai penyidik lewat cara yang tidak benar.

“Wadah Pegawai menginisiasi perpindahan 21penyelidik menjadi penyidik yang secara sengaja melanggar peraturan yang sudah dibuat oleh Pimpinan KPK. Tetapi lagi-lagi FIRLI BAHURI tidak sependapat dengan perpindahan 21 Penyelidik tersebut karena menurut FIRLI BAHURI perpindahan Penyelidik menjadi Penyidik harus melalui mekanisme yang diatur di dalam peraturan Pimpinan yang sudah ada. Bahkan alasan keberatan dari FIRLI BAHURI tersebut sudah disampaikan secara berjenjang dan secara formal melalui Nota Dinas kepada Pimpinan. lnisiasi Wadah Pegawai tersebut dilakukan karena selama ini Penyidik memiliki "power" yang sangat luar biasa dalam mengendalikan perkara-perkara yang ditangani. Hal ini juga dibenarkan oleh salah satu Komisioner KPK (Pak Alexander Marwata) yang dimuat dalam media online Kompas.Com tanggal 27 Agustus 2019 pasca menjalani tes wawancara dan uji publik yang menyatakan "bahwa sulitnya mengakses Berita Acara Pemeriksaan sebuah perkara dari tangan Penyidik". Oleh karena itu maka akan menjadi sangat luar biasa ketika dapat menguasai Direktorat Penyidikan. Jika ditinjau dari sisi jumlah pegawai dalam operasional organisasi, maka sebenarnya langkah perpindahan 21 Penyelidik menjadi Penyidik dengan secara sengaja melanggar peraturan yang sudah dibuat oleh Pimpinan KPK merupakan langkah yang kurang tepat karena secara otomatis jumlah pegawai di Direktorat Penyelidikan akan berkurang secara drastis, sementara beban kerja Direktorat Penyelidikan justru sama sekali tidak berkurang dan bahkan cenderung meningkat. Hal ini sejalan dengan penyampaian Pit. Direktur Penyelidikan saat itu (Aprizal) pasca perpindahan 21Penyelidik menjadi Penyidik,” paparnya dalam surat tersebut.

“Terjawab dengan jelas dan pasti bahwa alasan keberatan Wadah Pegawai KPK dengan masuknya FIRLI BAHURI kedalam 20 besar Calon Pimpinan KPK periode 2019-2023 yang disampaikan melalui kepanjangan tangan mereka (LSM dan pihak-pihak lainnya) tidak lain adalah ungkapan rasa kegundahan dan kekhawatiran ketika FIRLI BAHURI benar-benar terpilih menjadi Pimpinan KPK periode 2019-2023, maka mereka akan terganggu dari zona nyaman yang selama ini mereka miliki,” lanjutnya.

Kondisi tersebut menjadi bukti bahwa Wadah Pegawai akan melakukan segala macam upaya untuk mempertahankan zona nyaman mereka meskipun harus dengan melanggar aturan.

Berdasarkan fakta-fakta yang diungkap dalam surat terbuka itu, mereka kemudian memberikan sebuah kesimpulan sebagai berikut:

Pertama, Wadah Pegawai berada di belakang penolakan terhadap beberapa calon pimpinan KPK (termasuk FIRLI BAHURI) yang secara masif dilakukan melalui beberapa komponen yang mengatasnamakan diri mereka sebagai Koalisi Kawal Capim KPK atau Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi.

Kedua, penolakan yang dilakukan Wadah Pegawai semata-mata untuk mencegah supaya beberapa calon pimpinan KPK (salah satunya FIRLI BAHURI) terpilih menjadi pimpinan KPK, sehingga agenda-agenda kepentingan mereka tetap bisa berjalan sesuai kehendak mereka.

Ketiga, Wadah Pegawai akan memperjuangkan kepentingan mereka dengan menghalalkan segala cara.

Keempat, dengan munculnya surat terbuka ini, maka secara langsung menyatakan bahwa pernyataan Wadah Pegawai KPK bukan merupakan representasi pegawai KPK secara keseluruhan.





Fokus : Capim KPK


#Berita Center #Capim KPK #Pansel Capim KPK #WP KPK #Koalisi Kawal Capim KPK


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






49 menit yang lalu

Jadi Staf Khusus Presiden, Jokowi Kaget Saat Tau Usia Putri Tanjung Baru 23 Tahun

Saya juga kaget masih 23 tahun. Kita dengar kiprahnya sebagai founder dan CEO di Creativepreneur dan Chief Bussiness Officer of Kreasi
1 jam yang lalu

Kapolri Bertemu PP MUhammadiyah, Ini yang Dibahas

Beritacenter.COM - Kapolri Jendral Pol Idham Azis melakukan kunjungan silaturahmi ke Pimpinan Pusat (PP)Muhammadiyah..
1 jam yang lalu

Usik Sarang Tawon, 4 Bocah di Garut Diserang Tawon, 1 Orang Tewas

Beritacenter.COM - Empat bocah di Kampung Nagela, Desa Cikedokan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, diserang sejumlah..
2 jam yang lalu

Racik Petasan di Rumah, Sunarno Tewas Terkena Ledakan

Beritacenter.COM - Nasib malang yang dialami pemuda bernama Sunarno (30) warga Desa Landangan, Kecamatan Kapongan,..
2 jam yang lalu

Ini Alasan Presiden Jokowi Pilih Staf Khusus dari Kalangan Anak Muda

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan anak-anak muda yang akan membantunya sebagai staf..
2 jam yang lalu

Ada 7 Deretan Nama Bos Besar Yang Jadi Staf Khusus Presiden, Ini Dia...

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengangkat 7 anak muda untuk menjadi staf khusus di Kepresidenan...
3 jam yang lalu

Pasca Insiden Bom Medan, BNPT Waspadai Pergerakan dan Modus Baru Teroris

Beritacenter.COM - Pasca insiden bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Sumut, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme..
3 jam yang lalu

Dua Klub Raksasa Italia Bersaing Dapatkan Granit Xhaka

Beritacenter.COM - Gelandang Arsenal, Granit Xhaka diincar oleh dua klub raksasa Italia AC Milan dan Inter Milan pada..
3 jam yang lalu

Seluruh Komisioner dan Ketua KPU Batam Dipecat

Beritacenter.COM - Ketua dan seluruh Komisioner Komisi Pemiliha Umum(KPU) wilayah Batam , Kepulauan Riau dipecat oleh..
4 jam yang lalu

KRL Commuter Line Akan Beroperasi Sampai ke Serang Banten

Beritacenter.COM - Kereta Rel Listrik (KRL) direncakana akan beroperasi hingga Kabupaten Serang, Banten pada 2020..
4 jam yang lalu

Ganjar Pastikan Biaya Pengobatan Robohnya Aula SMKN 1 Miri Sragen Ditanggung Pemerintah

Beritacenter.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, memastikan biaya pengobatan terhadap korban robohnya aula..
4 jam yang lalu

Ratusan Gram Heroin Dimusnahkan Polda Metro Jaya

Beritacenter.COM - Sebanyak 356 gram narkotika jenis heroin berhasil dimusnahkan jajaran Ditresnarkoba Polda Metro..
5 jam yang lalu

Empat Pelajar di Garut Tersengat Tawon, Satu Diantaranya Meninggal Dunia

Beritacenter.COM - Empat orang pelajar di Kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut menjadi korban sengatan tawon. Satu..
5 jam yang lalu

Keren! Polres Sukabumi Kota Raih Penghargaan Layanan Publik Sangat Baik Dari MenPAN-RB

BeritaCenter.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) memberikan penghargaan..
5 jam yang lalu

Begini Nasib Seorang Pria Pasca Tendang Kakek Paruh Baya Yang Viral di Medsos

Beritacenter.COM - Video pendek seorang cucu menganiaya kakeknya viral di media sosial dimana korban yang sudah dalam..
5 jam yang lalu

Mengenai Reuni PA 212, Polri Ingatkan Soal Aturan

BeritaCenter.COM - Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono menyebut tidak ada masalah dengan rencana PA..
6 jam yang lalu

Cerita Unik Ruud van Nistelrooy Buat Nangis CR7 di Manchester United

Diketahui kedua pemain tersebut pernah terlibat dalam sebuah pertandingan di Old Trafford. Saat itu, Ronaldo masih..
6 jam yang lalu

Menhan Prabowo Bertemu Dengan Menhan Ghana, Ini yang Dibahas

Beritacenter.COM - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bertemu dengan Menteri Pertahanan Republik Ghana Dominic BA..
6 jam yang lalu

Agus Rahardjo cs Gugat UU KPK ke MK, Mahfud Md: Biar Hakim yang Putuskan

BeritaCenter.COM – Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggugat UU KPK yang baru ke Mahkamah..
6 jam yang lalu

Menteri Nadiem Makarim Minta Bantuan Google, Ada Apa?

Beritacenter.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengaku telah meminta Google agar..
6 jam yang lalu

Menteri Keuangan Janji Jaga Iklim Investasi

Hal tersebut diungkapkan oleh Sri Mulyani di depan pejabat dan pengusaha Amerika Serikat dalam acara The 7th..
6 jam yang lalu

Asik Main Judi, Pengedar Sabu Diringkus Polisi

Beritacenter.COM - Amri Zani alias Amri (42) warga Jalan Bukit Barisan RT 9 Kelurahan Dempo Kecamatan Lubuklinggau..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi