Kamis, 16 Juli 2020 - 01:27 WIB

Fatal... Capim KPK I Nyoman Wara Pernah Melakukan Audit yang Bertentangan dengan Undang-Undang

Guru Besar Hukum Administrasi Negara Universitas Padjadjaran ini menilai, pernyataan I Nyoman Wara tersebut bertentangan dengan ketentuan UU Nomor 15 tahun 2006 tentang BPK dan Peraturan BPK No. 1 tahun 2017 tentang Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN). Sebab dalam suatu pemeriksaan itu setidaknya harus memenuhi tiga unsur.

Oleh : Sari Intan Putri | Senin, 02 September 2019 | 20:29 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Pakar hukum I Gede Pantja Astawa menilai pernyataan calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) I Nyoman Wara dalam tes wawancara dan uji publik yang menyebut tidak perlu melakukan konfirmasi dalam melaksanakan audit investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) adalah tidak benar.

Menurutnya, hal ini bertentangan dengan ketentuan UU dan peraturan BPK yang berlaku.

“Berdasarkan asas asersi, auditor BPK harus mengkonfirmasi pihak yang diperiksa (auditee) dalam pemeriksaan, baik pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja maupun pemeriksaan dengan tujuan tertentu yang antara lain dalam bentuk pemeriksaan investigatif,” kata Pantja Astawa dalam keterangannya, Jumat (30/8).

Guru Besar Hukum Administrasi Negara Universitas Padjadjaran ini menilai, pernyataan I Nyoman Wara tersebut bertentangan dengan ketentuan UU Nomor 15 tahun 2006 tentang BPK dan Peraturan BPK No. 1 tahun 2017 tentang Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN). Sebab dalam suatu pemeriksaan itu setidaknya harus memenuhi tiga unsur.

“Pertama, Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) harus diterbitkan oleh lembaga berwenang, dalam hal ini BPK. Kedua, harus memperhatikan dan menjadikan SPKN sebagai pegangan atau dasar pemeriksaan. Ketiga, harus memperhatikan satu prinsip, yaitu asas asersi,” ucap Astawa.

Astawa menuturkan, konfirmasi perlu dilakukan agar pihak yang diperiksa memiliki kesempatan untuk mengkaji hasil audit tersebut. Sebab hal ini diatur dalam Pasal 6 Ayat (5) UU BPK. “Jadi kalau 3 hal mendasar ini sudah ditempuh, saya katakan itulah LHP yang sah secara hukum. Kalau asas asersi ini tidak dipenuhi, saya berani katakan LHP dinyatakan batal demi hukum. Kenapa? Karena norma UU menentukan demikian,” tegasnya.

Sebelumnya, Capim KPK yang juga auditor BPK mengakui tak meminta konfirmasi dalam mengaudit kerugian negara dalam kasus Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Wara pun mengklaim sudah bekerja sesuai standar dalam mengaudit perkara BLBI.

“Untuk kerugian negara itu pemeriksaan investigatif. Standar pemeriksaan keuangan negara untuk pemeriksaan investigatif, karena sifatnya rahasia tidak perlu minta tanggapan. Memang kami tidak minta tanggapan. Selain (pemeriksaan investigatif) itu harus kami (minta) tanggapan,” ucap Wara di Gedung Sekretariat Negara, Selasa (27/8).

Menurutnya, BPK mengaudit berdasarkan data yang diberikan pihak KPK. Selain itu, kata dia, diatur di perundang-undangan mengenai BPK, penyidik dapat memberikan bukti kepada BPK untuk dilakukan pemeriksaan investigatif mencari kerugian negara.

“Bukan berarti yang menentukan cukup penyidik. (Bukti) kalau kurang minta lagi. Sampai pemeriksa mempunyai keyakinan cukup untuk mengambil kesimpulan ada atau tidak kerugian negara,” jelas Wara.

Perlu diketahui jika I Nyoman Wara adalah salah seorang dari sepuluh nama yang diberikan Pansel KPK ke Presiden Jokowi. Pansel KPK telah menyerahkan nama-nama itu ke Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/9/2019). Kesepuluh nama itu merupakan orang-orang yang lolos dari wawancara dan uji publik.





#KPK #Capim KPK #Pansel Capim KPK #I Nyoman Wara #Pansel KPK


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






47 menit yang lalu

Tawaran ke Raffi Ahmad Disebut Bercanda, Putri Ma'ruf Gandeng Kader PKS di Pilwakot Tangsel

Beritacenter.COM - PKS menyebut 'pinangan' putri Wapres Ma'ruf ke artis Raffi Ahmad hanya sekedar bercanda. PKS..
57 menit yang lalu

Periksa Tiga Orang Saksi, KPK Usut Kepemilikan Tanah Nurhadi di Padang Lawas

Beritacenter.COM - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi..
1 jam yang lalu

Toko Bahan Kimia di Solo Terbakar, 17 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Beritacenter.COM - Kebakaran melanda sebuah toko bahan kimia Bratachem di Kota Solo, Jawa Tengah, malam ini. Petugas..
2 jam yang lalu

Edarkan Sabu di Tempat Kerja, Karyawan Hiburan Malam Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap seorang pemuda berinisial AH (31) lantaran diduga mengedarkan..
3 jam yang lalu

Bukti Tak Cukup Kuat, Laporan Dewi Tanjung soal Bendara PKI Ditolak

Beritacenter.COM - Laporan politikus PDIP Dewi Tanjung soal kepemilikan bendera PKI yang dikaitkan dengan Peraudaraan..
3 jam yang lalu

Gegara Warisan, Tiga Anak di Sumut Tega Gugat Ibu Kandungnya Sendiri ke Pengadilan

Beritacenter.COM - Tiga orang anak di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, tega menggugat ibu kandungnya..
4 jam yang lalu

BIJAK! Cara Menteri Edhy Sikapi Pemberitaan Kritis

"Kritik itu perlu, tapi memberi solusi dan mengedukasi publik jauh lebih penting"
4 jam yang lalu

Tolak Jalani Test Swab, Lapak 16 Pedagang di Pasar Abian Timbul Disegel

Beritacenter.COM - Pengelola Pasar Abian Timbul, Denpasar, Bali, melarang 16 pedagang untuk berjualan lantaran..
5 jam yang lalu

Soal Laporan Dewi Tanjung Terkait Bendera PKI, PA 212 : Kita Gak Tau Siapa yang Bawa!

Beritacenter.COM - Politikus PDIP Dewi Tanjung melaporkan Presidium Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) ke Polda Metro..
5 jam yang lalu

Malam Ini, Polisi Periksa 2 Saksi Usut Kasus Tewasnya Editor Metro TV

Beritacenter.COM - Polisi tengah mengumpulkan saksi-saksi guna mengungkap kasus tewasnya editor Metro TV, Yodi..
6 jam yang lalu

Sambangi Polda Metro, Dewi Tanjung Berniat Laporkan PA 212 soal Bendera PKI

Beritacenter.COM - Politikus PDIP, Dewi Tanjung, sambangi Mapolda Metro Jaya siang tadi. Kedatangan Dewi ke Mapolda..
7 jam yang lalu

Gus Yasin soal Ponpes Mbah Moen Disebut Klaster Corona : Sampai Hari Ini Alhamdulillah Aman!

Beritacenter.COM - Taj Yasin Maimoen atau lebih dikenal Gus Yasin, menanggapi pernyataan Wasekjen PBNU Masduki..
8 jam yang lalu

Kelelahan dan Kena Serangan Jantung, Pesepeda di Yogya Seketika Jatuh dan Meninggal

Beritacenter.COM - Seorang pria dilaporkan meninggal dunia saat tengah bersepeda di Jalan Menteri Supeno, Kota..
8 jam yang lalu

Kami Satu Keluarga Besar Memilih Jokowi

Ibu saya almamater Pondok Pesantren Diniyah Putri, Aisyiah. Walau ibu saya anaknya banyak namun dia tetaplah aktifis..
9 jam yang lalu

Polisi Bongkar Jaringan Penjual Materai Palsu di Bojonegoro

Beritacenter.COM - Jajaran Stareskrim Polres Bojonegoro berhasil membongkar puluhan ribu materai palsu dan daur..
9 jam yang lalu

Sekjen Masyarakat Perikanan Nusantara: Perkembangan Budidaya Lobster Era Susi Nihil, Hanya Marak Penyelundupan

BeritaCenter.COM – Sekjen Masyarakat Perikanan Nusantara, Dr Nimmi Zulbainarni mengatakan, maraknya aktivitas..
9 jam yang lalu

Tommy Soeharto Keluarkan Jurus "Prihatin Lagi"

Tommy Soeharto mengatakan setelah 22 tahun reformasi, pemilu malah semakin buruk dan memprihatinkan. Kali ini Tommy..
10 jam yang lalu

Ditawari Jadi Calon Wakil Wali Kota Tanggerang Selatan, ini Tanggapan Rafi Ahmad

Beritacenter.COM - Artis Raffi Ahmad masih belum bisa menentukan sikapnya soal tawaran menjadi calon wakil Wali Kota..
10 jam yang lalu

HASUTAN ITU KIAN MENCEKAM

Membaca beberapa artikel yg makin berani menguak siapa PKI sebenarnya, jelas bahwa rencana luar bisa itu berhasil..
11 jam yang lalu

Edhy Prabowo Sebut Satu Ekor Lobster di Perairan RI Mampu Bertelur Hingga 500 Ribu Benih

Beritacenter.COM - Menteri Kelautan Dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo mengklaim lobster di Indonesia bisa bertelur..
11 jam yang lalu

Inilah 6 Pemain yang Dibuang Manchester United

Beritacenter.COM - Klub Liga Inggris Manchester United merombak besar - besaran pemainnya pada bursa transfer musim..
11 jam yang lalu

Tolak Rasisme, Kepala Kampung Papua Serukan Jaga Keutuhan NKRI Dalam Bingkai Persaudaraan

Dalam penyampaianya tersebut Kepala Kampung yang biasa disapa Bapa Hengky menyampaikan bahwa kenyataan dikehidupan..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi