Jumat, 29 Mei 2020 - 06:50 WIB

Papua Merupakan Bagian NKRI

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Kamis, 05 September 2019 | 19:35 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Demonstrasi menolak aksi rasis terhadap mahasiswa Papua terindikasi dimanfaatkan kelompok separatis untuk menuntut pemisahan diri dari Indonesia. Namun dilihat dari berbagai aspek, pemisahan Papua dari NKRI tidak dapat dilakukan.

Pengaruh disintegrasi kini terus menjadi perhatian utama TNI dan Polri. Pihaknya selalu memantau perkembangan wilayah-wilayah perbatasan termasuk Papua saat ini. Pemerintah-pun juga menegaskan jika Papua adalah bagian tak terpisahkan dari negeri tercinta, Indonesia. Hal ini seharusnya dipahami oleh semua pihak, termasuk luar negeri.

Sejarah panjang kembalinya Papua ke negeri tercinta ini juga bisa dibilang tak mulus terus, banyak halangan serta kegagalan yang menyertai upaya pemerintah mengambil kembali wilayahnya. Apalagi situasi kembali memanas tempo hari akibat isu rasisme.

Sehingga diharapkan untuk seluruh pihak menghindari adanya propaganda serta provokasi seperti kejadian yang berakhir kericuhan seperti tempo hari. TNI dan Polri juga selalu berkomitmen mempertahankan setiap inchi wilayah Papua yang sah menjadi bagian integral NKRI. Berdasarkan hal tersebut, TNI maupun Polri akan bertindak tegas menghadapi setiap hal yang mengancam kedaulatan serta keutuhan NKRI.

Sebelumnya, pada masa pemerintahan SBY banyak ditemukan Adanya isu campur tangan negara lain seperti Australia. Hal ini agaknya membuat Presiden angkat bicara. SBY menegaskan jika Indonesia mengambil tanggung jawab secara penuh guna mengelola Papua.

Ia menyatakan jika kebijakan yang berkenaan mengenai pengelolaan Papua sudah berubah dan jelas adanya. Indonesia mengedepankan keadilan, demokrasi serta kesejahteraan rakyat. Yang mana hal inilah dinilai paling baik untuk pendekatan wilayah Papua. Salah satu contoh yang nyata ialah pembangunan perkapita di seluruh Indonesia yang tertinggi tersebut khusus bagi Papua.

SBY juga mengakui sampai saat ini Papua masih terdapat masalah struktural serta masalah lokal yang harus diperbaiki. Maka dari itu pemerintahan SBY dengan tegas meminta Australia menghormati kedaulatan Indonesia.

Bukti kuat lainnya jika pemerintah memberikan perhatian serius serta mengakui Papua sebagai bagian Integral nusantara ialah: Pernyataan resmi Pepera ( Penentuan Pendapat Rakyat) 1 Mei 1969, yakni Dunia dan PBB resmi mengakui Papua adalah bagian dari NKRI. Hal ini juga dikatakan oleh salah satu pelaku sejarah Pepera ialah Ramses Ohee. Ia juga menegaskan jika Papua telah sah kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi melalui Pepera.

Sebelumnya Mantan anggota DPRD Kabupaten Jayapura pada era 1990-an itu menjelaskan, jika saat itu Belanda tak mau melepaskan Papua (dulunya Irian Barat). Sehingga Menteri Luar Negeri, Subandrio dalam sidang PBB menyatakan bahwa seluruh wilayah jajahan Belanda harus diserahkan kepada NKRI. Hal inilah yang merupakan awal cerita hingga Papua diputuskan kembali menjadi bagian dari NKRI ini.

Dukungan bagi Papua juga diberikan pada pemerintahan era Jokowi ini. Banyak dana yang digelontorkan guna mewujudkan pemerataan kesejahteraan serta pembangunan di Bumi Cendrawasih. Tak hanya itu, dibeberkan jika dana yang diperuntukkan Papua ini lebih besar dibanding provinsi lain. Hal ini merupakan bukti jika NKRI memberikan perhatian penuh ke wilayah tersebut.

Jika tempo hari terjadi insiden rusuh yang berakibat tuntutan kemerdekaan Papua ini hanyalah ulah oknum yang tak bertanggung jawab. Oknum-oknum tersebut hanya mendompleng isu rasisme guna kepentingan pribadi maupun kelompok. Maka dari itu pemerintah terus mewanti-wanti agar seluruh warga Indonesia khususnya Papua agar tak terprovokasi berita apapun bentuknya.

Apalagi ditengarai adanya kelompok-kelompok yang ingin mempermasalahkan keabsahan Papua bagian dari NKRI. Yang mana seringkali beraksi dan berujung pada tindakan anarkis serta merugikan banyak pihak. Tentunya ini harus menjadi perhatian serius bagi seluruh elemen masyarakat Indonesia, bukan?

Isu rasisme seringkali menimbulkan dampak besar, implikasinya terhadap persatuan dan kedaulatan negara. Rasisme yang berujung tindakan separatis hanya akan membuat kerugian bagi semua pihak. Namun, kita boleh tenang karena kondisi Papua telah aman dan kondusif. Warga bumi Cendrawasih ini juga telah beraktifitas normal seperti biasa.

Kabar baiknya, banyak dari pendemo menyatakan penyesalannya. Terkait aksi rusuh yang mereka lakukan. Mereka mengatakan jika akan berkomitmen tak akan lagi terhasut isu rasisme dalam bentuk apapun.

Dari sini bisa kita lihat, sinkronisasi antara Papua dan Indonesia tak terpisahkan memiliki dasar yang kuat. Maka wajar adanya jika Indonesia menindak tegas segala bentuk rasisme yang mengancam persatuan. Akhirnya, perdamaian ini sebetulnya mudah diwujudkan, karena letaknya pada hati nurani setiap orang. Rasa toleransi tinggi, menghormati dan menghargai sesama warga Indonesia mampu mewujudkan stabilitas nasional yang kokoh tak terpecahkan. Papua Bagian NKRI, harga mati!

Ditulis Oleh : Rebecca Marian
Mahasiswi Papua, Di Jakarta





Fokus : Papua


#Papua #Kerusuhan di Papua #Papua Membara #Papua Kita Indonesia #Papua Damai #Papua Kita Bersaudara\


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






9 jam yang lalu

Terlibat Duel, Dua Pemuda di Deliserdang Tewas Mengenaskan

Beritacenter.COM - Dua pemuda di Deliserdang, Sumatera Utara, terlibat duel di Jalan Sei Mengiring, Kecamatan Sunggal..
10 jam yang lalu

Alhamdulillah, 18 Pasien Positif Corona di Depok Dinyatakan Sembuh

Beritacenter.COM - Jumlah pasien sembuh virus corona (COVID-19) di Kota Depok, Jawa Barat, bertambah 18 orang pada..
11 jam yang lalu

Gasak Uang Rp 600 Juta di ATM, Tiga Pemuda Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap tiga pemuda yang diduga merupakan pelaku pembobolan ATM Bank..
12 jam yang lalu

BNN Bongkar Peredaran 100 Kg Sabu-Ekstasi di Cikarang, Seorang Kurir Dibekuk

Beritacenter.COM - Badan Narkotika Nasional (BNN) membongkar jaringan peredaran narkoba jenis sabu dan ekstasi di..
13 jam yang lalu

Polisi Ringkus 3 Pembobol ATM Gasak Duit Ratusan Juta di Gianyar Bali

Beritacenter.COM - Polisi meringkus tiga pelaku pembobol mesi anjungan tunai mandiri (ATM) di kawasan Jalan Bypass..
14 jam yang lalu

Jaga Zona Hijau Tetap Hijau, Pemprov Maluku Tetap Terapkan 'New Normal' di 6 Daerah Hijaunya

Beritacenter.COM - Pemprov Maluku memastikan akan menerapkan kebijakan new normal atau pelaksanaan protokol tatanan..
14 jam yang lalu

Bantu Pemerintah Terapkan New Normal, Polri Akan Masif Sosialisasi dan Edukasi Warga

BeritaCenter.COM – Pemerintah akan segera menerapkan kebijakan kehidupan new normal di tengah pandemi Corona...
15 jam yang lalu

3 Hari Pasca Lebaran, 171 Ribu Kendaraan Masuk Jakarta

Beritacenter.COM - Sebanyak 171.046 kendaraan sudah masuk wilayah DKI Jakarta. Berdasarkan catatan PT Jasa Marga,..
15 jam yang lalu

Alhamdulillah! Semua Santri Ponpes Temboro Asal Aceh yang Terinfeksi Corona Sembuh

BeritaCenter.COM - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani mengatakan,..
15 jam yang lalu

Tak Mau Dibanggakan Bisa Putarbalik Puluhan Ribu Kendaraan Pemudik, Polisi: Yang Paling Penting Kesadaran Mereka Mengatasi Corona

BeritaCenter.COM – Sekitar 82.604 kendaraan berhasil diputarbalikkan oleh aparat kepolisian selama..
16 jam yang lalu

Mekah Akan Dibuka Kembali oleh Pemerintah Arab Saudi

Beritacenter.COM - Pemerintah Arab Saudi akan menerapkan kehidupan normal secara bertahap untuk Kota Mekah...
17 jam yang lalu

Akan Persuasif dan Humanis Kawal Penerapan New Normal, Polisi Janji Tak Bawa Senjata

BeritaCenter.COM – Kehidupan new normal di tengah pandemi Corona akan mulai diterapkan. Provinsi Jawa Barat..
17 jam yang lalu

Pemudik Terancam Tak Bisa Masuk Jakarta Jika Tak Punya Surat Ini

Beritacenter.COM - Pemerintah DKI Jakarta akan memaksa masyarakat yang belum mengurus Surat Izin Keluar Masuk..
17 jam yang lalu

Soal Penerapan New Normal, Prioritas Presiden Tetap Keselamatan Masyarakat

BeritaCenter.COM – Kepala Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Doni Monardo menegaskan bahwa segala kebijakan yang..
17 jam yang lalu

Langkah Awal! New Normal Akan Diterapkan di 4 Provinsi dan 25 Kabupaten/Kota Ini

BeritaCenter.COM – Presiden Jokowi meminta seluruh jajarannya mempelajari kondisi di lapangan untuk..
18 jam yang lalu

Real Madrid dan New Castle Berebut Gelandang Muda Ajax Amasterdam

Beritacenter.COM - Dua klub raksasa Real Madrid dan Newcastel saling berebut gelandang muda Ajax Amsterdam, Donny van..
18 jam yang lalu

KABAR BAIK! Jokowi Siapkan Berbagai Insentif Buat Petani dan Nelayan

BeritaCenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan sederet insentif untuk petani dan nelayan di tengah..
19 jam yang lalu

Seorang Pemuda di Tana Toraja Ditemukan Tewas Gantung Diri

Beritacenter.COM - Seorang pemuda berinisal SP (27) di Tana Toraja, Sulawesi Selatan ditemukan tewas gantung diri...
19 jam yang lalu

Kapolri soal New Normal : TNI dan Polri Akan Terjun untuk Mengedukasi Masyarakat

Beritacenter.COM - Kapolri Jendral Polisi Idham Azis menerjunkan anggotanya dibantu TNI untuk mengedukasikan kepada..
20 jam yang lalu

Presiden Jokowi Tegaskan Jutaan Petani dan Nelayan Harus Dapatkan Bansos di Tengah Pandemi

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pembagian bantuan sosial (bansos) kepada jutaan petani dan..
21 jam yang lalu

Ancaman Radikalisme Mengincar Masyarakat

Radikalisme harus diakui bahwa hal tersebut sangatlah berbahaya bagi perdamaian umat manusia, ajaran tersebut berawal..
21 jam yang lalu

Mari Jadi Bangsa yang Cerdas Hadapi Isu Pandemi

Tradisi ilmiah mengarahkan kita untuk menyingkap kebenaran dan menyisihkan segenap prasangka atau asumsi. Nah,..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi