Rabu, 20 Nopember 2019 - 17:52 WIB

Warga Papua Sepenuhnya Mencintai Indonesia

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Rabu, 11 September 2019 | 14:42 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Provokasi kelompok separatis Papua yang terus menerus menyisakan kekhawatiran lunturnya nasionalisme masyarakat. Namun ternyata, hanya sekitar 0,1 persen masyarakat Papua yang menjadi anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM), sisanya 99 persen rakyat Papua masih mencintai dan mengakui kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal ini menunjukkan bahwa banyak masyarakat Papua yang mencintai Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan oleh Isran Noor selaku Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten seluruh Indonesia (Apkasi) saat itu. Pernyataan tersebut didasari oleh pengalamannya dalam melakukan kunjungan ke berbagai daerah di Papua, dan berbicara langsung dengan para Bupati, anggota DPRD, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat dari berbagai lapisan dalam kapasitasnya sebagai ketua umum Apkasi.

Faktanya gerakan separatis di Papua mendapat penolakan secara tegas dari para tokoh adat di Papua. Mereka juga menolak anggapan bahwa 1 Desember adalah hari kemerdekaan Bangsa Papua. Mereka juga menolak dengan tegas bahwa tanggal 1 Desember sebagai Hari Kemerdekaan Bangsa Papua.

Ramses atas nama tokoh Papua juga menyerukan kepada semua pihak separatis, agar menghentikan semua aksi atau demo yang menyerukan kemerdekaan Papua. Ia menilai aksi tersebut tidak dapat mensejahterakan Papua, justru akan menimbulkan perpecahan bagi Bangsa Indonesia sekaligus masyarakat Papua.

Pada periode pemerintahan Jokowi – JK, MPR sebagai institusi negara telah mengambil langkah konkret dalam mensosialisasikan prinsip – prinsip dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bagi masyarakat Papua. Mungkin hal tersebut merupakan bagian dari ‘revolusi mental’ yang saat itu sering digaungkan oleh Joko Widodo.

Komitmen masyarakat untuk tetap bersama Indonesia menjadi penting, karena sebuah bangsa tidak akan pernah sampai ke tujuan yang di cita – citakan apabila visi kebangsaan kita belum menjadi satu. Ibarat pesawat dengan 2 pilot yang memiliki arah tujuan yang berbeda, para penumpangnya tentu akan kebingungan, mau ke arah barat atau ke arah timur. Apabila tidak ada yang mempersatukan, bisa saja tujuan tidak akan sampai dan pesawat akan pecah berantakan.

Tentu kita masih ingat pengalaman pahit atas lepasnya provinsi Timor Timur yang sekarang menjadi Negara Timor Leste. Meski saat itu pemerintah Indonesia telah mengirim generasi muda Timor Timur ke kampus – kampus ternama di Indonesia untuk menempuh pendidikan, namun karena gagal membangun ikatan emosional, maka akhirnya mereka beralih pandangan pada referendum yang dilakukan pada masa presiden BJ Habibie.

Dalam konteks itu pula patut kita pahami bahwa membangun Papua disamping membangun secara fisik maupun sumber daya manusia (SDM), juga tak kalah penting adalah membangun semangat kebangsaan. Hal ini tentu bukan pekerjaan yang ringan di tengah kondisi redefinisi diri orang Papua sebagai orang berumpun Melanesia yang non-Austronesia sedang dan akan terus berlangsung dengan mentransmisikannya dari satu generasi ke generasi Papua berikutnya.

Di tingkat Nasional pemerintah juga memberikan kesempatan kepada orang Papua untuk berkontribusi. Seperti di era Presiden Megawati, ada Manuel Kaisiepo yang menjabat sebagai Menteri Muda Urusan Percepatan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia Kabinet Persatuan Nasional.

Di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ada orang asli Papua Freddy Numberi yang menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan dan Balthasar Kambuaya sebagai menteri Lingkungan Hidup. Selain itu di era Presiden Jokowi ada juga Ibu Yohana Yembise yang menempati posisi sebagai menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Semboyan Bhineka tunggal ika harus di implementasikan secara merata. Masyarakat Papua tentu sudah selayaknya mendapat tempat di daerah luar Papua untuk berkontribusi kepada Negara, tentunya dengan mempertimbangkan kapasitas SDM.

Upaya Pemerintah dalam membangun semangat kebangsaan melalui program dan kinerja pemerintah juga menunjukkan hasil yang baik, dimana 90 persen responden mengatakan puas dengan program – program dari pemerintah pusat di Papua, sementara itu 62 persen diantaranya menyatakan bahwa program – program tersebut berjalan dengan baik.

Belajar dari peristiwa di Jawa Timur pada Agustus lalu, Sikap rasisme terhadap masyarakat Papua tentu harus kita hindari. Hal ini merupakan wujud kita dalam mengamalkan nilai – nilai Pancasila yang sudah menjadi ideologi Bangsa serta sebagai upaya dalam menerapkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Perbedaan suku maupun warna kulit tentu tak bisa menjadi alasan untuk tidak bersatu, ucapan dari ‘Sabang sampai Merauke’ yang dengan tegas menunjukkan kedaulatan NKRI jangan sampai berubah. Artinya dengan kita menjaga orang papua, maka kita juga telah menjaga orang Indonesia.


Ditulis Oleh : Edward Krey
Mahasiwa Papua, di Yogyakarta





Fokus : Papua


#Papua #Papua Membara #Papua Kita Bersudara #Papua Kita Indonesia #Papua Damai


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






4 menit yang lalu

Soal Pegawai KPK Jadi ASN, Agus Rahardjo: Saya Yakin Independensi Tetap Kuat

Beritacenter.COM - Soal rencana pegawai KPK akan berstatus ASN, Ketua KPK Agus Rahadjo tetap meyakini pegawai KPK..
16 menit yang lalu

Ini Tanggapan Ketua KPK Terpilih Soal Pegawainya Bakal Jadi ASN

Beritacenter.COM - Kepala Kabarhankam Mabes Polri yang juga merupakan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK)..
32 menit yang lalu

Tak Masalahkan Pegawai KPK Jadi ASN, Irjen Firli: Yang Penting Sejahtera, Gaji Tak Boleh Turun

Bukan kebijakan, tapi melaksanakan UU. Nggak ada kebijakan aneh-aneh, yang pasti seluruh pegawai harus tetap..
52 menit yang lalu

Kapolri Intruksikan Jajaranya Tak Pamer Kemawahan, Wapres Ma'ruf Amin : Bagus Untuk Ditiru di Instansi Lain

Beritacenter.COM - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendukung kebijakan Kapolri Jendral Idham Azis mengenai perturan..
1 jam yang lalu

Bahas Terorisme di Laut Indonesia, Kabakamla Sambangi Kemenko Polhukam

Beritacenter.COM - Bahas soal ancaman di kelautan Indonesia, Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla), Laksdya TNI Achmad..
1 jam yang lalu

Kapolri Beri Penjelasan Soal Pencopotan Kapolres Kampar

Beritacenter.COM - Pencopotan AKBP Asep Darmawan dari Kapolres Kampar mendapat pertanyaan dari Komisi III DPR RI...
1 jam yang lalu

Ratusan Wartawan di Turki Masih Ditahan oleh Pemerintah Setempat

Diketahui juga jika Turki telah mendeklarasikan status gawat darurat tak lama setelah terjadi sebuah upaya kudeta..
1 jam yang lalu

Serahkan Surat Kewarganegaraan, BNPT: Istri Napiter Umar Patek Resmi Jadi WNI

Hari ini kami menyerahkan surat kewarganegaraan dari istri Umar Patek. Karena beritikat yang baik, dan juga..
2 jam yang lalu

Presiden Joko Widodo Terima Surat Kepercayaan dari 14 Duta Besar

Diketahui juga jika penyerahan surat kepercayaan menandai dimulainya penugasan resmi para duta besar di Indonesia...
2 jam yang lalu

Tottenham Hotspurs Tunjuk Jose Mourinho Jadi Pelatih

Beritacenter.COM - Tottenham Hotspurs resmi menunjuk Jose Mourinho menjadi pelatih menggantikan Mauricio Pochettino...
2 jam yang lalu

Begini Rencana Pemerintah Pindahkan ASN ke Ibu Kota Baru

Beritacenter.COM - Badan Perencanaan dan Pembuangan Nasional (Bappenas) telah merencanakan pemindahan Aparatur Sipil..
2 jam yang lalu

Warga Papua Menolak HUT OPM

Masyarakat Papua secara tegas menolak HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang jatuh pada 1 Desember 2019. Kebanyakan..
2 jam yang lalu

Densus 88 Amankan Bahan Peledak di Rumah Terduga Teroris di Gunung Kidul

Beritacenter.COM - Densus 88 Anti Teror Mabes Polri mengamankan dua orang pria berinisal AU alias MKN di Dusun Ngunut..
3 jam yang lalu

Ahok Adalah Sebuah Kategori

Siapa diri Ahok yang sebenarnya ? Akan berakhir bagaimana kah ia ? Tersedia Surga atau neraka kah kelak diakhirat..
3 jam yang lalu

Bisakah Pasien Yang Sudah Pasang Ring Terkena Serangan Jantung?

Beritacenter.COM - Pemain sinteron(Pesinetron) bernama Cecep Reza sempat memasang ring jantung sebelum meninggal..
3 jam yang lalu

Gempa 3,0 Magnitudo Guncang Buleleng Bali

Beritacenter.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan wilayah Bulelang Bali, diguncang..
4 jam yang lalu

MUI Nilai Sukmawati Tidak Paham Agama

Beritacenter.COM - Sukmawati Soekarnoputri terkait pernyataan yang membicarakan Soekarno dan Nabi Muhammad masih jadi..
4 jam yang lalu

Pake Baju Pertamina, AHOK Siap Benahi Pertamina

Beritacenter.COM - Sebelumnya nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dikabarkan akan menjadi komisioner di Pertamina...
4 jam yang lalu

Ade Armando Penuhi Panggilan Penyidik Polda Metro Jaya

Beritacenter.COM - Penyidik Polda Metro Jaya melakukan panggilan terhdap Dosen UniversitasIndonesia (UI) Ade Armando..
5 jam yang lalu

Ada Ratusan Mobil Yang Masih Nunggak Pajak Diburu PKB

Beritacenter.COM - Unit Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor(PKB) memburu ribuan mobil mewah yang menunggak pajak...
5 jam yang lalu

Hanya Tuhan yang Bisa Halangi Liverpool Jadi Juara

Diketahui juga jika Carragher telah memuji Juergen Klopp dan menilai pria asal Jerman itu selevel dengan pelatih..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi