Rabu, 05 Agustus 2020 - 20:16 WIB

Warga Papua Sepenuhnya Mencintai Indonesia

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Rabu, 11 September 2019 | 14:42 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Provokasi kelompok separatis Papua yang terus menerus menyisakan kekhawatiran lunturnya nasionalisme masyarakat. Namun ternyata, hanya sekitar 0,1 persen masyarakat Papua yang menjadi anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM), sisanya 99 persen rakyat Papua masih mencintai dan mengakui kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal ini menunjukkan bahwa banyak masyarakat Papua yang mencintai Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan oleh Isran Noor selaku Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten seluruh Indonesia (Apkasi) saat itu. Pernyataan tersebut didasari oleh pengalamannya dalam melakukan kunjungan ke berbagai daerah di Papua, dan berbicara langsung dengan para Bupati, anggota DPRD, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat dari berbagai lapisan dalam kapasitasnya sebagai ketua umum Apkasi.

Faktanya gerakan separatis di Papua mendapat penolakan secara tegas dari para tokoh adat di Papua. Mereka juga menolak anggapan bahwa 1 Desember adalah hari kemerdekaan Bangsa Papua. Mereka juga menolak dengan tegas bahwa tanggal 1 Desember sebagai Hari Kemerdekaan Bangsa Papua.

Ramses atas nama tokoh Papua juga menyerukan kepada semua pihak separatis, agar menghentikan semua aksi atau demo yang menyerukan kemerdekaan Papua. Ia menilai aksi tersebut tidak dapat mensejahterakan Papua, justru akan menimbulkan perpecahan bagi Bangsa Indonesia sekaligus masyarakat Papua.

Pada periode pemerintahan Jokowi – JK, MPR sebagai institusi negara telah mengambil langkah konkret dalam mensosialisasikan prinsip – prinsip dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bagi masyarakat Papua. Mungkin hal tersebut merupakan bagian dari ‘revolusi mental’ yang saat itu sering digaungkan oleh Joko Widodo.

Komitmen masyarakat untuk tetap bersama Indonesia menjadi penting, karena sebuah bangsa tidak akan pernah sampai ke tujuan yang di cita – citakan apabila visi kebangsaan kita belum menjadi satu. Ibarat pesawat dengan 2 pilot yang memiliki arah tujuan yang berbeda, para penumpangnya tentu akan kebingungan, mau ke arah barat atau ke arah timur. Apabila tidak ada yang mempersatukan, bisa saja tujuan tidak akan sampai dan pesawat akan pecah berantakan.

Tentu kita masih ingat pengalaman pahit atas lepasnya provinsi Timor Timur yang sekarang menjadi Negara Timor Leste. Meski saat itu pemerintah Indonesia telah mengirim generasi muda Timor Timur ke kampus – kampus ternama di Indonesia untuk menempuh pendidikan, namun karena gagal membangun ikatan emosional, maka akhirnya mereka beralih pandangan pada referendum yang dilakukan pada masa presiden BJ Habibie.

Dalam konteks itu pula patut kita pahami bahwa membangun Papua disamping membangun secara fisik maupun sumber daya manusia (SDM), juga tak kalah penting adalah membangun semangat kebangsaan. Hal ini tentu bukan pekerjaan yang ringan di tengah kondisi redefinisi diri orang Papua sebagai orang berumpun Melanesia yang non-Austronesia sedang dan akan terus berlangsung dengan mentransmisikannya dari satu generasi ke generasi Papua berikutnya.

Di tingkat Nasional pemerintah juga memberikan kesempatan kepada orang Papua untuk berkontribusi. Seperti di era Presiden Megawati, ada Manuel Kaisiepo yang menjabat sebagai Menteri Muda Urusan Percepatan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia Kabinet Persatuan Nasional.

Di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ada orang asli Papua Freddy Numberi yang menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan dan Balthasar Kambuaya sebagai menteri Lingkungan Hidup. Selain itu di era Presiden Jokowi ada juga Ibu Yohana Yembise yang menempati posisi sebagai menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Semboyan Bhineka tunggal ika harus di implementasikan secara merata. Masyarakat Papua tentu sudah selayaknya mendapat tempat di daerah luar Papua untuk berkontribusi kepada Negara, tentunya dengan mempertimbangkan kapasitas SDM.

Upaya Pemerintah dalam membangun semangat kebangsaan melalui program dan kinerja pemerintah juga menunjukkan hasil yang baik, dimana 90 persen responden mengatakan puas dengan program – program dari pemerintah pusat di Papua, sementara itu 62 persen diantaranya menyatakan bahwa program – program tersebut berjalan dengan baik.

Belajar dari peristiwa di Jawa Timur pada Agustus lalu, Sikap rasisme terhadap masyarakat Papua tentu harus kita hindari. Hal ini merupakan wujud kita dalam mengamalkan nilai – nilai Pancasila yang sudah menjadi ideologi Bangsa serta sebagai upaya dalam menerapkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Perbedaan suku maupun warna kulit tentu tak bisa menjadi alasan untuk tidak bersatu, ucapan dari ‘Sabang sampai Merauke’ yang dengan tegas menunjukkan kedaulatan NKRI jangan sampai berubah. Artinya dengan kita menjaga orang papua, maka kita juga telah menjaga orang Indonesia.


Ditulis Oleh : Edward Krey
Mahasiwa Papua, di Yogyakarta





Fokus : Papua


#Papua #Papua Membara #Papua Kita Bersudara #Papua Kita Indonesia #Papua Damai


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






4 menit yang lalu

PDB Sektor Peranian Masih Melesat Disaat Ekonomi Indonesia Merosot

Beritacenter.COM - Pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II 2020 menurun. Berdasarkan informasi dari Badan..
16 menit yang lalu

Ngeri! Ternyata Mandi Malam Sangat Berdampak Negatif Bagi Kesehatan Tubuh

Beritacenter.COM - Mandi di malam hari sudah menjadi kebiasaan bagi Anda yang beraktivitas di luar hingga larut..
24 menit yang lalu

Selama Pandemi COVID-19, Sony Catat Peningkatan Penjualan Game PS4 Hingga 83 Persen

Beritacenter.COM - Bermain video game tampaknya menjadi kebiasaan yang digandrungi banyak orang di masa pandemi..
46 menit yang lalu

Polres Metro Depok Tangkap Pelaku Pembunuh Wanita yang Mayatnya Diikat di Apartemen Margonda

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku pembunuhan perempuan..
1 jam yang lalu

Jokowi Terbitkan Inpres Atur Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang..
1 jam yang lalu

Pasca Ledakan Lebanon, Rusia, Prancis, Yordania, Hingga Mesir Kirim Bantuan Medis-Tim Dokter

Beritacenter.COM - Pasca terjadinya ledakan dahsyat di Lebanon, pemerintah Rusia langsung mengirimkan lima pesawat..
2 jam yang lalu

Positif Covid-19 Meningkat, Pemkot Cilegon Batalkan KBM Tatap Muka

Beritacenter.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon membatalkan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka yang..
2 jam yang lalu

Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sumba Barat Daya NTT, Tak Berpotensi Tsunami

Beritacenter.COM - Wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), diguncang gempa berkekuatan 5,5 magnitudo...
3 jam yang lalu

Polisi Selidiki 17 Laporan Kasus Dugaan Sunat Dana Bansos COVID-19 di Jabar

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Jawa Barat (Jabar) tengah melakukan pengusutan terkait kasus dugaan sunat dana..
4 jam yang lalu

PN Jakbar ditutup Sementara Usai Dua Pegawai Dinyatakan Positif Corona

Beritacenter.COM - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat terpaksa harus menutup sementara kantor dikarenakan ada dua..
4 jam yang lalu

Inilah 5 Manfaat Kunyit Putih untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Kunyit putih merupakan bahan makanan yang bisa digunakan sebagai rempah - rempah. Ramuan ini bisa..
5 jam yang lalu

Polda Sumsel Musnahkan Ratusan Senjata Api Rakitan Hasil Sitaan dari Rakyat

Beritacenter.COM - Polda Sumatera Selatan (Sumsel) memusnahkan ratusan senjata api rakitan yang disita dari para..
5 jam yang lalu

Wapres Imbau Ulama Ambil Landasan Jaga Keselamatan Jiwa

Beritacenter.COM - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta para ulama untuk mengambil landasan utama yaitu menjaga..
6 jam yang lalu

Manchester City Resmi Mendatangkan Ferran Torres

Beritacenter.COM - Manchester City resmi mendatangkan pemain pertamanya di bursa transfer musim panas ini. Pada Rabu..
6 jam yang lalu

Penyebab Ledakan Dahsyat di Lebanon, Puluhan Orang Tewas dan Ribuan Luka-luka

Beritacenter.COM - Lebanon diguncang peristiwa ledakan yang menewaskan puluhan orang dan ribuan lainnya mengalami..
7 jam yang lalu

Seorang Kakek di Depok Ditemukan Tewas

Beritacenter.COM - Musa (89) seorang pria paruh baya tewas di kamar rumah kontrakannya di RT.4/7, Pasir Putih,..
7 jam yang lalu

Ditangan Jokowi Indonesia Naik Kelas, "Bank Dunia Naikkan Status Indonesia" Apa Keuntungannya?

Bank Dunia memasukkan Indonesia ke dalam negara berpendapatan menegah atas dari sebelumnya berpendapatan menengah ke..
8 jam yang lalu

Polisi Ringkus 7 Pelaku Pengedar Narkoba, Amankan 75 Paket Dodol Berisi Ganja

Beritacenter.COM - Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkap tujuh pelaku pengedar narkoba jenis ganja. Para..
8 jam yang lalu

KAYU CENDANA DITEBANG SI TUKANG KAYU

Ketika bapaknya ngebet pingin "ngingu"(memelihara) sapi, pada tahun 1973 ia mengungsikan penduduk di lima desa yang..
8 jam yang lalu

Wisudawan Unpad, Menteri Edhy Ajak Alumni Jadi Solusi

Beritacenter.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menjadi salah satu wisudawan dalam prosesi wisuda..
9 jam yang lalu

Wess...! Rizal Ramli Siap Pimpin Indonesia, Politisi Demokrat : RR Cocoknya Jadi Pelawak Bukan Pemimpin...

Beritacenter.COM - Belum lama ini Mantan Menko Ekuin yang dipecat jokowi, Rizal Ramli, bekoar-koar bahwa dirinya..
9 jam yang lalu

Mangkir Dari Panggilan Pertama, Bareskrim Kembali Periksa Anita Kolopaking dan Brigjen Prasetijo 7 Agustus

Beritacenter.COM - Bareskrim Mabes Polri kembali melakukan panggilan ulang kepada Anita Kolopaking usai sebelumnya..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi