Rabu, 18 September 2019 - 09:16 WIB

Warga Papua Perlu Pelukkan Hangat Jokowi, Untuk Redam Papua Api Yang Membara...

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Rabu, 11 September 2019 | 15:50 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Pegiat media sosial Dahono Prasetyo melalui akun facebooknya, meyoroti tentang kejadian yang terjadi di Papua.

Dalam artikelnya Dahono Prasetyo menuliskan bahwa Rakyat Papua butuh kedatangan Jokowi untuk meredam bara api disana.

Papua sedang geram Papua yang sedang kebingungan dengan jenis gelombang provokasi. Dan seperti yang kita saksikan, mereka berbondong-bondong membakar kotanya sendiri, marah di kampung halamannya sambil berteriak “Kami sedang kalian apakan lagi!”.

Ungkapan rasis barangkali bukan yang pertama kali ini ditujukan kepada mereka. Namun bagaimana mereka kali ini bisa sepakat melawan tuduhan beberapa orang yang berorientasi fisik secara negatif, patut dicari benang merahnya.

Kesenjangan sosial dan ekonomi yang mereka rasakan, menjadi bom waktu yang siap meledak, siapapun penyulutnya. Saat amarah berhasil disatukan, mereka tidak pernah takut gas air mata, tameng, pelor bahkan puluhan peleton pasukan huru hara sekalipun. Lantas apa yang bisa meredam angkara mereka?.

Bukan Tri Susanti yang meminta maaf atas kekhilafan lidah rasisnya, bukan pula ormas-ormas berseragam datang memeluk mereka. Bukan pula sang Gubernur yang menghampiri mereka untuk berjabat tangan. Atau utusan Freeport yang mendadak mengirim bantuan bir plus bendera bintang kejora demi meredam kemarahan. PBB dengan tim bayangannya mendarat menawarkan opsi referendum. Tidak juga media massa yang lantas mengekspos efek kemarahan mereka lengkap dengan analisa bahasa dewa yang justru tak mereka pahami.

Mereka butuh Jokowi datang. Jokowi sama seperti mereka yang tak merasa takut akan apapun. Jokowi yang datang menyapa mama-mama Papua, mengelus kepala anak-anak mereka, yang tanpa sadar telah meneteskan sebutir embun di bara api.

Bukan sebuah upaya yang sia sia. Karena yang diusap Jokowi bukan api murkanya. Jokowi yang sedang menyapa nurani dan kemanusiaan Papua di saat yang lain sibuk melempar kebencian. Entah dimana lagi usai Papua.





Fokus : Papua


#Papua Kita Bersudara #Papua #Papua Membara #Papua Damai #Papua Kita Indonesia


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Komentar Ayu Ting Ting Tentang Kebakaran Hutan

BeritaCenter.COM - Kabut asap akibat Karhutla di beberapa daerah seperti Kalimantan dan Sumatra membuat beberapa..
1 jam yang lalu

Iran Tolak Bertemu Empat Mata dengan Donald Trump

Khamenei mengatakan para pemimpin ulama Iran sepakat bahwa semua pejabat di Iran dengan suara bulat mempercayainya.
1 jam yang lalu

Poin-poin Penting Revisi UU KPK

Mendasar pada rapat kerja antara Badan Legislasi (Baleg) DPR dengan pemerintah, Senin (16/9/2019) kemarin, ada tujuh..
3 jam yang lalu

Setelah Diaudit oleh BPK, PLN Boros Ratusan Miliar Rupiah

BPK mencatat jumlah pemborosan di PLN sebesar Rp 275,19 miliar. Secara lebih rinci temuan ini terjadi pada specific..
3 jam yang lalu

Ingin Terhindar Sakit ? Konsumsilah 5 Makanan Sehat ini

Beritacenter.COM - Semua orang ingin mempunyai badan yang sehat dan terhindar dari penyakit. Salah satu cara yang..
4 jam yang lalu

Persebaya Resmi Datangkan Diego Campos

Beritacenter.COM - Persebaya Surabaya resmi mendatangkan Diogo Campos dari Kalteng Putra, Selasa sore (17/9/2019)...
5 jam yang lalu

Dua Buruh Tewas Tertimpa Longsor Pasir di Karangasam

Beritacenter.COM - Dua orang buruh galian material tewas seketika terimpa reruntuhan longsing di tebing yang berada..
6 jam yang lalu

Bejat !! Tukang Susu di Bekasi Cabuli Bocah SD

Beritacenter.COM - Jajaran Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota mengamankan seorang penjual susu karena berbuat..
8 jam yang lalu

Sulawesi Utara Diguncang Gempa 4,4 Magnitudo

Beritacenter.COM - Wilayah Kota Gorontalo, Sulawesi Utara diguncang gempa berkekuatan 4,4 magnitudo pada Selasa..
9 jam yang lalu

Satpol PP Kota Depok Gelar Razia Miras, Amankan 750 Botol

Beritacenter.COM - Petugas Satpol PP Kota Depok menggelar razia minuman keras (miras) dari berbagai jenis di wilayah..
10 jam yang lalu

Tempo, Topik Utama dan Kepentingan Bisnis

Beberapa waktu ini tempo membuat blunder. Ada banyak reaksi yg terjadi di dunia maya. Sebenarnya cara2 berani yg..
10 jam yang lalu

Makan Ikan Tongkol, Puluhan Siswi Keracunan Massal di Simalungun

Beritacenter.COM - Puluhan siswi di Asrama Putri GKPS Pematang Raya, Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) mengalami..
11 jam yang lalu

Nyambi Jual Sabu, Pedagang Buah Ditangkap BNN

Beritacenter.COM - Anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) Kotawaringin Barat (Kobar) Kalteng mengamankan seorang..
11 jam yang lalu

PARAH...! Novel Baswedan "Tuding" Jokowi Punya Kepentingan Revisi UU KPK

Beritacenter.COM - Tanggapan negatif yang dilakukan pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas revisi UU KPK..
13 jam yang lalu

Tempo dan Simbol Negara

Ketika sebuah media melansir satu berita, akan ada 2 kelompok yg bereaksi terhadap berita tersebut. Satu kelompok..
14 jam yang lalu

Robot AI Sophia Ngobrol dengan Menteri Kominfo, Ini Yang Dibahas...

Beritacenter.COM - Robot berteknologi Artificial Inteligence meramaikan acara panggung CSIS Global Dialogue. Dalam..
14 jam yang lalu

Nama BJ Habibie Diusulkan Jadi Nama Jalan di Jakarta

BeritaCenter.COM – Nama mendiang Presiden RI ke-3 BJ Habibie diusulkan menjadi nama jalan di DKI..
14 jam yang lalu

Ada 3 Miliar Orang di Dunia Yang Belum Kenal Teknologi

BeritaCenter.COM – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi saat ini, ternyata masih banyak yang belum kenal..
14 jam yang lalu

FIFA Tinjau Stadion Manahan Untuk Piala Dunia U-20 2021

Beritacenter.COM - Delegasi FIFA didampingi Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destia meninjau langusng..
14 jam yang lalu

Awas! Modus Pendanaan Terorisme Dengan Minta Sumbangan ke Masyarakat

BeritaCenter.COM - Koordinator Penelitian Penilaian Risiko Nasional PPATK Patrick Irawan mengungkapkan sejumlah modus..
14 jam yang lalu

Perang Dagang Ternyata Dampaknya Lebih Berbahaya dari Perang Dingin

Beritacenter.COM - Perang dagang antara Amerika Serikat(AS) dan China dinilai lebih berbahaya dibanding perang..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi