Rabu, 05 Agustus 2020 - 20:47 WIB

Presiden Jokowi Penuhi Aspirasi Tokoh Papua

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Kamis, 12 September 2019 | 19:10 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


61 Tokoh Papua dan Papua Barat bertandang ke Istana Negara untuk bertemu dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada 10 September 2019. Adapun ke – 61 tokoh tersebut terdiri dari tokoh adat, agama, kepala suku, aktifis hingga akademisi. Pertemuan ini adalah upaya konkret Pemerintah dalam menyerap apirasi masyarakat dan mewujudkan perdamaian pasca kerusuhan di Papua.

Tiba pada pukul 11.00 di Istana Negara, Jokowi langsung menyalami para tokoh dari Papua dan Papua Barat satu per satu.

Puluhan tokoh yang datang tersebut kompak mengenakan topi rumbai. Begitu juga para menteri yang mendampingi Jokowi. Sementara itu Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut mengenakan kemeja putih.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi juga didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM Wiranto, Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi. Selain itu turut hadir pula staf khusus Presiden untuk Papua Lenis Kogoya.

Kehadiran para menteri dalam pertemuan tersebut tentu menjadi bukti bahwa pemerintah siap bersinergi dalam menangani permasalahan yang ada di Papua.

Acara tersebut dibuka oleh Kepala Badan Intelijen Nasional Budi Gunawan. Dalam sambutannya Ia berharap agar melalui pertemuan ini para tokoh Papua dan Papua Barat dapat menyampaikan aspirasinya langsung kepada Jokowi untuk memajukan dan mewujudkan kesejahteraan di Tanah Papua.

Kemudian, Budi Gunawan mempersilakan salah satu tokoh Papua bernama Abisai Rolio untuk menyampaikan aspirasinya. Presiden Jokowi terlihat serius mendengarkan aspirasi dari tokoh Papua tersebut.

Abisai Rolio pun meminta beberapa hal kepada Jokowi. Mulai dari meminta untuk pemekaran di 5 Provinsi di Papua dan Papua barat hingga membangun istana kepresidenan di Bumi Cenderawasih. Kemudian mereka juga meminta adanya penempatan pejabat eselon 1 dan eselon 2 di kementrian dan TPMK.

Mereka juga mengatakan agar pemerintah membentuk asrama nusantara di seluruh kota, dan menjamin Mahasiswa di Papua.

Tidak hanya itu, mereka juga mengusulkan agar pemerintah dapat merevisi Undang – Undang Konsus dalam prolegnas di 2020. Lalu mereka meminta agar pemerintah menerbitkan inpres untuk pengangkatan ASN di tanah Papua.

Terakhir mereka juga meminta agar Jokowi dapat membangun istana di Papua. Tidak hanya di Kalimantan, masyarakat Papua meminta Jokowi berkantor di sana.

Dari permintaan tersebut Jokowi mengatakan akan berniat mengabulkan permintaan yang diajukan oleh tokoh Papua tersebut, salah satunya adalah membangun istana Presiden di Pulau tersebut. Mantan walikota Surakarta tersebut mengatakan, mulai tahun depan Istana kepresidenan di Papua akan dibangun.

Abisai pun mengatakan bahwa ia menyumbangkan tanahnya seluas 10 Hektare agar Jokowi bisa membangun istana Presiden dan dapat dibangun dalam 5 tahun ini.

Pemberian tersebut tentu merupakan bentuk rasa cinta tanah air yang patut diapresiasi. Menurut Jokowi, adanya pemberian tanah tersebut bisa membantu dia untuk segera memulai pembangunan Istana Presiden, sebab masalah tanah adalah masalah yang berat.

Meski demikian, Jokowi mengatakan bahwa pihaknya setuju dengan usulan pemekaran tersebut, hanya saja ia tak langsung menuruti pemekaran 5 provinsi. Kemungkinan pemerintah akan mengabulkan pemekaran 2 atau 3 provinsi terlebih dahulu.

Selain itu, Jokowi juga menyetujui pembangunan Asrama Nusantara di seluruh kota studi dan bersedia menjamin keamanan Mahasiswa Papua. Ia pun berjanji akan menyelesaikan permohonan terkait Palapa Ring di akhir tahun ini, sehingga warga Papua bisa menikmati komunikasi seperti di Pulau Jawa.

Terkait pembentukan lembaga adat untuk perempuan dan anak perempuan Papua. Jokowi menuturkan bahwa hal tersebut bisa memberikan akselerasi perlindungan anak perempuan.

Dalam awal perjumpaan tersebut, Jokowi sempat mengawali sambutannya dengan menunjukkan bahwa dirinya telah 12 kali ke Papua dalam 5 tahun terakhir. Tentu saja kedatangan Presiden Jokowi ke Papua merupakan salah satu prinsip “blusukan” yang sering ia lakukan sejak dirinya masih menjadi Walikota Surakarta.

Pertemuan tersebut setidaknya menunjukkan kepada para elit politik bahwa pemerintah Jokowi perlu mendapatkan dukungan untuk menyelesaikan permasalahan dan tetap melakukan pembangunan di Papua.

Pendekatan dialog ini tentu dirasa perlu agar Pemerintah semakin memahami akan apa saja yang sebenarnya diharapkan oleh masyarakat Papua secara umum. Dengan adanya dialog tersebut maka kemungkinan terjadinya kericuhan dapat diredam.


Ditulis oleh : Rebecca Marian
Mahasiswi Papua, Di Jakarta





Fokus : Papua


#Papua #Papua Membara #Papua Kita Bersudara #Papua Kita Indonesia #Papua Damai


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






14 menit yang lalu

Alhamdulillah, Pasien Sembuh Virus Corona di Kaltim Capai 1.032 Pada Hari Ini

Beritacenter.COM - Kabar baik kembali datang dari Provinsi Kalimantan Timur, tercatat pada hari ini ada penambahan 58..
35 menit yang lalu

PDB Sektor Peranian Masih Melesat Disaat Ekonomi Indonesia Merosot

Beritacenter.COM - Pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II 2020 menurun. Berdasarkan informasi dari Badan..
47 menit yang lalu

Ngeri! Ternyata Mandi Malam Sangat Berdampak Negatif Bagi Kesehatan Tubuh

Beritacenter.COM - Mandi di malam hari sudah menjadi kebiasaan bagi Anda yang beraktivitas di luar hingga larut..
55 menit yang lalu

Selama Pandemi, Sony Catat Peningkatan Penjualan Game PS4 Hingga 83 Persen

Beritacenter.COM - Bermain video game tampaknya menjadi kebiasaan yang digandrungi banyak orang di masa pandemi..
1 jam yang lalu

Polres Metro Depok Tangkap Pelaku Pembunuh Wanita yang Mayatnya Diikat di Apartemen Margonda

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku pembunuhan perempuan..
1 jam yang lalu

Jokowi Terbitkan Inpres Atur Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang..
2 jam yang lalu

Pasca Ledakan Lebanon, Rusia, Prancis, Yordania, Hingga Mesir Kirim Bantuan Medis-Tim Dokter

Beritacenter.COM - Pasca terjadinya ledakan dahsyat di Lebanon, pemerintah Rusia langsung mengirimkan lima pesawat..
2 jam yang lalu

Positif Covid-19 Meningkat, Pemkot Cilegon Batalkan KBM Tatap Muka

Beritacenter.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon membatalkan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka yang..
3 jam yang lalu

Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sumba Barat Daya NTT, Tak Berpotensi Tsunami

Beritacenter.COM - Wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), diguncang gempa berkekuatan 5,5 magnitudo...
4 jam yang lalu

Polisi Selidiki 17 Laporan Kasus Dugaan Sunat Dana Bansos COVID-19 di Jabar

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Jawa Barat (Jabar) tengah melakukan pengusutan terkait kasus dugaan sunat dana..
4 jam yang lalu

PN Jakbar ditutup Sementara Usai Dua Pegawai Dinyatakan Positif Corona

Beritacenter.COM - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat terpaksa harus menutup sementara kantor dikarenakan ada dua..
5 jam yang lalu

Inilah 5 Manfaat Kunyit Putih untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Kunyit putih merupakan bahan makanan yang bisa digunakan sebagai rempah - rempah. Ramuan ini bisa..
5 jam yang lalu

Polda Sumsel Musnahkan Ratusan Senjata Api Rakitan Hasil Sitaan dari Rakyat

Beritacenter.COM - Polda Sumatera Selatan (Sumsel) memusnahkan ratusan senjata api rakitan yang disita dari para..
6 jam yang lalu

Wapres Imbau Ulama Ambil Landasan Jaga Keselamatan Jiwa

Beritacenter.COM - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta para ulama untuk mengambil landasan utama yaitu menjaga..
6 jam yang lalu

Manchester City Resmi Mendatangkan Ferran Torres

Beritacenter.COM - Manchester City resmi mendatangkan pemain pertamanya di bursa transfer musim panas ini. Pada Rabu..
7 jam yang lalu

Penyebab Ledakan Dahsyat di Lebanon, Puluhan Orang Tewas dan Ribuan Luka-luka

Beritacenter.COM - Lebanon diguncang peristiwa ledakan yang menewaskan puluhan orang dan ribuan lainnya mengalami..
7 jam yang lalu

Seorang Kakek di Depok Ditemukan Tewas

Beritacenter.COM - Musa (89) seorang pria paruh baya tewas di kamar rumah kontrakannya di RT.4/7, Pasir Putih,..
8 jam yang lalu

Ditangan Jokowi Indonesia Naik Kelas, "Bank Dunia Naikkan Status Indonesia" Apa Keuntungannya?

Bank Dunia memasukkan Indonesia ke dalam negara berpendapatan menegah atas dari sebelumnya berpendapatan menengah ke..
8 jam yang lalu

Polisi Ringkus 7 Pelaku Pengedar Narkoba, Amankan 75 Paket Dodol Berisi Ganja

Beritacenter.COM - Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkap tujuh pelaku pengedar narkoba jenis ganja. Para..
9 jam yang lalu

KAYU CENDANA DITEBANG SI TUKANG KAYU

Ketika bapaknya ngebet pingin "ngingu"(memelihara) sapi, pada tahun 1973 ia mengungsikan penduduk di lima desa yang..
9 jam yang lalu

Wisudawan Unpad, Menteri Edhy Ajak Alumni Jadi Solusi

Beritacenter.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menjadi salah satu wisudawan dalam prosesi wisuda..
9 jam yang lalu

Wess...! Rizal Ramli Siap Pimpin Indonesia, Politisi Demokrat : RR Cocoknya Jadi Pelawak Bukan Pemimpin...

Beritacenter.COM - Belum lama ini Mantan Menko Ekuin yang dipecat jokowi, Rizal Ramli, bekoar-koar bahwa dirinya..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi