Senin, 21 Oktober 2019 - 21:42 WIB

Komitmen Jokowi dalam Memperkuat KPK

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Sabtu, 14 September 2019 | 16:29 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Sikap Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) terkait KPK dipertanyakan, terlebih kini muncul rencana DPR merevis Undang – Undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002. Istana menyebut Jokowi berkomitmen memperkuat KPK. Sebagai Presiden, tentu Jokowi tidak ingin carut – marut politik menjadi berkepanjangan, sehingga Presiden dapat menyampaikan sikapnya dengan jelas. Ia juga dinilai belum mengambil sikap tegas terhadap UU KPK. Mantan walikota Surakarta tersebut pun dituntut untuk menentukan sikap, untuk berada di kubu pendukung atau penolak RUU KPK.

Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengatakan, bahwa sesungguhnya Jokowi sejak awal telah berkomitmen untuk memperkuat posisi KPK. Tapi pemerintah mengharapkan agar bisa mengedepankan aspek pencegahan. Sehingga apa yang diharapkan oleh masyarakat tentang KPK harus kuat, meskipun bagian dari kekuasaan eksekutif tapi sifat KPK itu independen. Itu diharapkan sejak awal oleh presiden dan presiden memiliki komitmen untuk itu.

Terkait dengan revisi UU KPK, Ngabalin mengatakan Presiden Jokowi belum mengetahui surat dari DPR. Kabarnya, DPR telah mengirimkan surat ke Istana. Meski demikian, ia tetap berharap agar KPK dan segenap jajarannya tetap patuh pada peraturan yang berlaku. Ngabalin juga tidak ingin KPK menjadi semacam wadah pengelola opini politik.

Sementara itu, Jokowi telah memerintahkan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly untuk mempelajari Rancangan Undang – Undang (RUU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Yasonna juga menyatakan, pihaknya tentu akan mengkaji secara komprehensif draf RUU Inisiatif DPR tersebut. Yasonna mengatakan, Presiden Jokowi menaruh perhatian serius atas rencana DPR merevisi undang – undang (UU) Nomor 30/2002 tentang KPK.

Presiden Jokowi mengatakan dalam komentarnya terkait dengan Revisi UU KPK yang mulai menuai pro Kontra. Ia juga berharap agar KPK senantiasa memiliki semangat yang sama untuk memperkuat KPK. Jokowi juga menilai, kinerja KPK sudah baik. Ia mengaku belum membaca isi RUU KPK dan belum bisa berkomentar banyak. Dia berjanji akan segera membaca RUU KPK ketika kembali ke Jakarta.

Rapat Paripurna DPR menyetujui pembahasan revisi Undang – Undang Nomor 30 tahun 2002 tentang komisi pemberantasan tindak pidana korupsi (KPK) dan revisi undang – undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD. Sidang paripurna tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Utut Adianto yang dihadiri 77 anggota dari total 560 anggota DPR.

Sejumlah pasal dalam UU KPK akan direvisi, seperti fungsi dewan pengawas dan kewenangan penyidikan. Pasal 37A draf RUU membahas posisi dan fungsi dewan pengawas. Dewan Pengawas terdiri dari 5 orang yang memiliki sejumlah kewenangan terkait tugas KPK.

Dewan Pengawas berwenang memberikan izin penggeledahan, penyitaan dan penyadapan dalam suatu perkara. Dewan pengawas juga berwenang menyusun kode etik pimpinan dan pegawai KPK. Poin revisi selanjutnya terkait wewenang penyadapan. Pasal 12 B ayat 1 Draf RUU KPK menyebut penyadapan dilaksanakan atas izin tertulis dari dewan pengawas. Pada ayat 2 disebutkan pimpinan KPK harus mengajukan izin tertulis untuk menyadap.

Tentunya KPK tidak alergi dengan adanya perubahan, apalagi usia lembaga independen tersebut telah berusia 17 tahun semakin dewasa, sudah semestinya mengesampingkan perselisihan dengan DPR.

Sudah saatnya KPK membuka perspektif lain mengenai revisi tersebut. Tentu ada nilai positif yang hendak dibangun untuk memperkuat KPK sebagai lembaga ad hoc penegak hukum. Revisi UU KPK tentu bukanlah upaya untuk memperlemah lembaga antirasuah, namun lebih kepada mengubah strategi yang disesuaikan dengan perkembangan permasalahan. Selain itu KPK juga membutuhkan pasal pengawasan karena transparansi kinerja KPK harus diketahui masyarakat.

Revisi UU KPK tersebut juga menjadi bagian dari reformasi dan memperkuat kedudukan dan profesionalitas lembaga independen tersebut. Tak hanya dari aspek independensi, namun KPK juga harus bekerja secara profesional, adil dan tidak tebang pilih. Selain itu revisi UU KPK juga bertujuan untuk menyelamatkan marwah KPK dalam menegakkan supremasi hukum di Indonesia agar tidak tebang pilih. Bagaimanapun juga kita perlu meyakini bahwa pemerintahan Joko Widodo tidak akan memiliki sedikit niatpun untuk melemahkan KPK, hal tersebut tentu tak perlu diragukan.

Ditulis Oleh : Nova Manurung
Pengamat Masalah Sosial Politik





Fokus : KPK


#KPK #KPK Kebakaran Jenggot #Revisi UU KPK #UU KPK #KPK Lembaga Adidaya


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Jadi Calon Menhan, Ini Kata Puan Maharani soal Prabowo Subianto

Beritacenter.COM - Ketum Gerindra Prabowo Subianto diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi calon Menteri..
1 jam yang lalu

Masih Diinterogasi, Pemilik Mobil B 1 RI Ngaku Beli Undangan Pelantikan Presiden

Ada undangan warna merah, undangan dia bisa menghadiri pelantikan itu sedang kita cek. Dia katanya beli, tapi ini..
2 jam yang lalu

Ruben Onsu Apresiasi Keputusan Rafi Ahmad Memilih Vakum Dari Dunia Hiburan

Beritacenter.COM - Artis Ruben Onnsu mengapresiasi soal keputusan Rafi Ahmad yang memilih rehat sejenak dari dunia..
2 jam yang lalu

Kasus Penyalahgunaan Ganja, Jefri Nichol Dituntut 10 Bulan Rehabilitasi

Dua, menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Jefri Nichol selama 10 bulan dikurangi selama terdakwa ditangkap..
3 jam yang lalu

Polisi Tahan Pemilik Mobil B 1 RI Bermuatan Sajam yang Halangi Tamu Pelantikan Presiden

Beritacenter.COM - Pemilik mobil Nissan Terra bernopol B-1-RI, IL (39), ditetapkan polisi sebagai tersangka, usai..
3 jam yang lalu

Soal Menteri Dari Gerindra, Prabowo : Yang Dipanggil Dua

Beritacenter.COM - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menyambangi Istana Negara bersama Edhy Prabowo, Senin..
3 jam yang lalu

Santri Tewas Terjatuh dari Pohon Kelapa Setinggi 6 Meter di Indralaya Sumsel

Beritacenter.COM - Santri bernama Phiter (14) dilaporkan tewas usai terjatuh saat memanjat pohon kelapa, di are..
4 jam yang lalu

Siap Bantu Jokowi di Kabinet, Prabowo: Saya Bantu Beliau di Bidang Pertahanan

Beliau izinkan saya untuk menyampaikan, saya membantu beliau diminta di bidang pertahanan
4 jam yang lalu

Jarang Bermain, Pedro Akan Tinggalkan Chelsea

Beritacenter.COM - Gelandang Chelsea, Pedro Rodriguez dikabakaran akan meninggalkan Chelsea pada bursa transfer musim..
4 jam yang lalu

Sok Sibuk OTT, KPK Melupakan Kasus-Kasus Di Internalnya

Beritacenter.COM - Citra Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bersih dan suci seperti yang dipikir masyarakat luas..
4 jam yang lalu

Kebakaran Hanguskan Bangunan Semi Permanen Ponpes di Cianjur

Beritacenter.COM - Kebakaran melanda Pondok Pesantren Salafiyah Salamina, yang berlokasi di Kampung Bantargebang,..
5 jam yang lalu

Merapat ke Istana, Prabowo Gunakan Baju Putih Seperti Calon Menteri

Beritacenter.COM - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dikabarkan akan merapat ke Istana Kepresidenan pada..
5 jam yang lalu

Gerindra Benarkan Jokowi Undang Prabowo ke Istana, Soal Menteri Kah?

Beritacenter.COM - Ketum Gerindra Prabowo Subianto diundang untuk datang ke Istana, tepat dihari Presiden Joko Widodo..
6 jam yang lalu

Rampung dan Kembalikan Berkas Mak Susi ke Jaksa, Polisi : Semoga Segera P21

Beritacenter.COM - Polisi rampung melengkapi berkas kasus Tri Susanti atau Mak Susi dan Syamsul Arifin, setelah..
6 jam yang lalu

PR Jokowi di Periode Kedua

Menghadiri acara bedah buku Jokowi Periode Kedua: Agenda dan Harapan ditulis oleh Dr. Ahmad Suaedy. Di PBNU Jakarta..
6 jam yang lalu

Dua Rumah Terduga Teroris di Bandar Lampung Digeledah Densus 88

Beritacenter.COM - Tim Detasemen Khusus (Densus )88 Antiteror Mabes Polri menggeledah dua rumah terduga teroris di..
6 jam yang lalu

Belum Bertemu Jokowi, Bupati Minahasa Selatan Urung Jadi Menteri?

Beritacenter.COM - Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Tetty Paruntu disebut batal menjadi menteri di Kabinet..
7 jam yang lalu

Bertemu Jokowi di Istana, Erick Thohir : Lebih Banyak Bahas di Ekonomi

Beritacenter.COM - Pengusaha sukses Erick Thohir bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara. Dalam..
7 jam yang lalu

Jelang Pengumuman Menteri, Prabowo Akan ke Istana Sore Ini

BeritaCenter.COM – Calon-calon para menteri Presiden Joko Widodo tengah dipanggil ke Istana jelang pengumuman...
7 jam yang lalu

Polda Metro Jaya Gelar Operasi Zebra Jaya

Beritacenter.COM - Dalam menegakan displin berlalu lintas, Polda Metro Jaya menggelar Operasi Zebra Jaya 2019 dimana..
7 jam yang lalu

Jokowi untuk Masa Depan

Seorang mahasiswa yang baru semester pertama belajar Teknik Komputer terbinar matanya manakala seorang petinggi..
8 jam yang lalu

Calon Kuat Menko Perekonomian, ini Tanggapan Airlangga Hartarto

Beritacenter.COM - Politisi Partai Golkar Airlangga Hartarto di isukan menjadi kandidat kuat sebagai Menteri..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi