Sabtu, 18 Januari 2020 - 00:42 WIB

Diperkuat Secara Sistemik, KPK Bukan Lembaga Sempurna yang Tak Boleh Disentuh

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Sabtu, 14 September 2019 | 19:30 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Sudah menonton tayangan konferensi pers Presiden mengenai isu Revisi UU KPK? Bagaimana? Anda masih percaya penggiringan opini bahwa KPK bakal dilemahkan? Nyatanya berdasarkan penjelasan Presiden, KPK justru akan dikuatkan, bukan?

Presiden tidak menyetujui keseluruhan perubahan yang menjadi usulan DPR. Presiden hanya menyetujui sebagian saja. Pada prinsipnya, Presiden justru menangkap peluang pembahasan kembali UU KPK justru untuk memperkuat Lembaga pemberantasan korupsi ini secara sistemik.

Untuk dipahami, KPK itu lembaga ad hoc. Dibentuk berdasarkan undang-undang karena sangat dibutuhkan keberadaannya. Siapa yang berwenang membuat Undang-Undang dan juga melakukan perubahan atasnya? DPR bersama Pemerintah. Revisi atas Undang-Undang KPK adalah hak kewenangan DPR dan Pemerintah yang juga dijamin oleh Undang-Undang. KPK bukan lembaga yang sangat sempurna di semua sisinya sehingga tak boleh disentuh diapapun. Bahkan kalau misalkan Polri sudah perform sehingga KPK dinilai tidak dibutuhkan lagi, bisa saja KPK dibubarkan. Justru orang-orang yang kekeuh seolah-olah KPK itu tidak bisa disentuh bahkan oleh pihak yang punyan kewenangan, yang pantas dipertanyakan apa kepentingannya.

Jadi revisi Undang-Undang KPK ini bukan sesuatu yang luar biasa. Namun penggiringan opini dengah narasi seolah-olah revisi pasti melemahkan KPK, yang membuatnya jadi isu luar biasa. Lagipula kalua Anda menyimak penjelasan Presiden, KPK justru akan dikuatkan. Demi memperkuat KPK secara sistemik ini, Presiden memastikan KPK berada dalam satu sistem tata negara yang benar. Cara yang dilakukan adalah:

Pertama, pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN) karena KPK adalah pegawai negara yang dibiayai oleh APBN. Upaya penegakan hukum harus sesuai dengan aturan tata negara yang benar, bukan?

Kedua, melalui pembentukan Dewan Pengawas KPK yang dipilih oleh Presiden melalui suatu Panitia Seleksi. Dalam demokrasi, check and balance adalah suatu keharusan. Presiden pun diperiksa oleh BPK dan diawasi oleh DPR. Semua lembaga negara harus termasuk dalam prinsip check and balance.

Ketiga, ada mekanisme penghentian kasus melalui SP3. Jadi SP3 adalah alat penegak hukum, bisa digunakan bisa tidak. Untuk KPK, SP3 diusulkan jengjang yang lebih lama disbanding kasus hokum biasa.

Jadi, Presiden justru memperkuat KPK dengan memperkokoh landasan hukum KPK melalui revisi UU KPK sekarang ini. Paham nggak, Sayang?

(Sumber: Facebook Ricky Apriansyah)





Fokus : KPK


#KPK #UU KPK #KPK Kebakaran Jenggot #Revisi UU KPK #KPK Lembaga Adidaya


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






9 menit yang lalu

Tiga Perampok Taksi Online Ditangkap Polisi, Dua Orang Ditembak

Beritacenter.COM - Anggota Subdit III Ditkrimum Polda Metro Jaya berhasil mengamankan tiga pelaku perampokan terhadap..
45 menit yang lalu

Dipecat dari Jabatan Dirut TVRI karena Hak Siar, Ini Kata Helmy

Beritacenter.COM - Dewan Pengawas TVRI telah mencopot Helmy Yahya dari jabatannya sebagai Direktur Utama (Dirut) TVRI..
1 jam yang lalu

Dicopot dari Jabatan Dirut TVRI, Helmy Siap Tempuh Jalur Hukum

Beritacenter.COM - Pencopotan Direktur Utama (Dirut) TVRI, Helmy Yahya berlanjut ke jalur hukum. Tim Kuasa Hukum..
2 jam yang lalu

Diterjang Angin Puting Beliung, 5 Rumah di Sulbar Rusak Parah

Beritacenter.COM - Lima rumah warga di Dusun Beluwu, Desa Puccadi, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar,..
2 jam yang lalu

OTT KPK Terhadap Komisioner KPU Cacat Prosedur

Sejumlah pihak menilai penangkapan mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan oleh Komisi..
3 jam yang lalu

Nafsu Berujung Maut, Tukang Cilok Bunuh Pemandu Lagu di Puncak Bogor

Beritacenter.COM - Tukang cilok berinisial RA alias B (39) ditangkap polisi karena membunuh seorang pemandu lagu (PL)..
4 jam yang lalu

Banteng, “Lawan” Baru Si Cicak?

Kalau ngomongin soal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dulu, sering kali kita membaca judul-judul berita yang..
5 jam yang lalu

Advokat Pencinta Damai Polisikan Pendemo Pro-Anies Soal Poster 'Lengserkan Presiden'

Padahal di dalam konteks ini, demo itu pure masalah banjir bukan masalah politik. Namun dalam persoalan itu yang saya..
5 jam yang lalu

Jokowi Percayakan Kepala Bakamla ke Laksdya Aan Kurnia

BeritaCenter.COM - Laksdya TNI Aan Kurnia ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Kepala Badan Keamanan Laut..
5 jam yang lalu

Mahfud Md Sebut Dugaan Korupsi di Asabri Dari Sumber Terpercaya

BeritaCenter.COM - Menko Polhukam Mahfud Md telah melakukan pertemuan dengan Menteri BUMN Erick Thohir di kantor..
5 jam yang lalu

Jokowi Perintahan Kejaksaan Agung Tuntaskan Kasus Jiwasraya

Beritacenter.COM - Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi PT Asuransi..
6 jam yang lalu

Polisi Bongkar Peredaran Dollar Palsu di Apartemen Jaksel, 6.000 Lembar USD 100 Disita!

Beritacenter.COM - Seorang pria berinisial DW alias D ditangkap polisi lantaran membuat uang dollar AS palsu. Tak..
6 jam yang lalu

Bantu Jual Sabu Suaminya, Suniyah Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Suniyah (37) seorang ibu rumah tangga warga Kelurahan Panggungrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota..
7 jam yang lalu

Soal Sunda Empire, Ridwan Kamil : Banyak Orang Stres, Ciptakan Ilusi-ilusi

Beritacenter.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut polisi sudah turun tangan soal keberadaan kelompok Sunda..
7 jam yang lalu

Peneliti "Sebut" Anies Cari Muka Masalah Banjir Untuk Pilpres 2024

Beritacenter.COM - Peneliti Populi Center Jefri Ardiansyah mengatakan, Gubernur DKI Anies Baswedan mempolitisasi..
7 jam yang lalu

Tepis Anggapan Dinasti Politik Gibran-Bobby, Jokowi: Dinasti Gimana, Cari Partai Aja Susah

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan dirinya tak akan ikut campur mengkampanyekan putra dan..
7 jam yang lalu

Polda Jatim Ambil Alih Kasus Dugaan Pencabulan Santri Oleh Putra Kiai

Beritacenter.COM - Polda Jawa Timur (Jatim) menarik penanganan proses hukum kasus dugaan pencabulan terhadap seorang..
8 jam yang lalu

Jadi Bandar Sabu Si Buntung Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Sat Reskoba Polres Lamongan melakukan penggrebekan di rumah Takim alias Buntung yang juga..
8 jam yang lalu

Polda Jabar Selidiki dan Dalami Kemuculan Sunda Empire-Earth Empire

Beritacenter.COM - Warganet dunia maya, baru-baru ini dihebohkan dengan kemunculan kelompok Sunda Empire. Polda Jabar..
8 jam yang lalu

Tegaskan Sakit Jiwasraya Sudah Lama, Jokowi Akan Reformasi Industri Non Bank

BeritaCenter.COM – Permasalahan yang menimpa PT Asuransi Jiwasraya dijadikan momentum oleh Presiden Jokowi..
9 jam yang lalu

Jaga Stabilitas Jelang Pilkada 2020, Tito Panggil Partai di Luar dan Dalam Parlemen

BeritaCenter.COM - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian telah bertemu dengan sekjend partai politik yang masuk masuk..
9 jam yang lalu

Jepang Kritik China yang Berusaha Mengklaim Perairan dan Pulau Natuna

Diketahui juga jika Motegi juga menekankan bukan hanya Natuna tetapi juga pulau-pulau lain yang ada di laut China..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi