Kamis, 12 Desember 2019 - 06:18 WIB

Polri Sarankan Veronica Koman Tempuh Praperadilan Jika Merasa Dirugikan

Oleh : Aisyah Isyana | Minggu, 15 September 2019 | 08:15 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Polri tak mempermasalahkan pernyataan Veronica Koman yang merasa di diskriminalisasi terkait penetapan status tersangka kasus dugaan provokasi rusuh di asrama mahasiswa Papua, di Surabaya. Jika memang merasa dirugikan, Polri menyarankan Veronica untuk menempuh jalur praperadilan.

"Apabila merasa dirugikan terkait penegakan hukum oleh penyidik, ada mekanisme untuk menguji atau mengkoreksi melalui sarana atau lembaga praperadilan," ujar Karopenmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo seperti dilansir detik, Sabtu (14/9/2019) malam.

"Pemberlakuan hukum terhadap WNI berlaku azas equality before the law. Dan individu harus bertanggungjawab terhadap apa yang dilakukan di muka hukum," sambungnya.

Baca juga :

Dedi menyebut Polda Jatim telah bekerja secara profesional dalam menangani kasus yang menjerat Veronica. "Penyidik Polda Jatim bekerja profesional bahwa penetapan status hukum seseorg berdasarkan fakta hukum dengan telah mengassesement terhadap kecukupan alat bukti (jejak digital, pemeriksaan saksi, saksi ahli)," kata Dedi.

Untuk diketahui, Veronica sebelumnya angkat bicara soal kasus dugaan provokasi yang menjeratnya. Atas kasus yang menjeratnya, Veronica merasa telah dikriminalisasi.

"Saya, Veronica Koman, dengan kesadaran penuh, selama ini memilih untuk tidak menanggapi yang dituduhkan oleh polisi lewat media massa. Hal ini saya lakukan bukan berarti karena semua yang dituduhkan itu benar, namun karena saya tidak ingin berpartisipasi dalam upaya pengalihan isu dari masalah pokok yang sebenarnya sedang terjadi di Papua. Kasus kriminalisasi terhadap saya hanyalah satu dari sekian banyak kasus kriminalisasi dan intimidasi besar-besaran yang sedang dialami orang Papua saat ini," kata Veronica dalam keterangan yang diunggah di akun Twitter-nya, Sabtu (14/9).

Dalam kasus ini, Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan menyebut Veronica Koman terpantau aktif menyebar informasi terkait pengerahan massa orang asli Papua turun ke jalan sejak 17 Agustus di Twitter. Sementara konten provokasi lainnya, yakni Veronica menyebut polisi menembak ke asrama mahasiswa Papua dan menyebut ada 5 mahawsiswa terluka.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, Veronica Koman terancam dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 160 KUHP, UU ITE, UU Nomor 1 Tahun 1946, dan UU Nomor 40 Tahun 2008.





#Mabes Polri #Veronica Koman #Provokasi #Provokasi di Asrama Mahasiswa Papua #Provokator Papua


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






2 jam yang lalu

Lima Kader PPP Ini Akan Bertarung di Muktamar IX

Beritacenter.COM - Wasekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Achmad Baidowi mengatakan, bakal ada lima calon..
3 jam yang lalu

Markas Militer Nigeria Diserang Teroris, 60 Orang Tewas

Beritacenter.COM - Sekelompok teroris melakukan penyerangan mendadak ke markas militer Nigeria yang berada di..
4 jam yang lalu

Terjerat Kasus Narkoba, Mantan Model Ini Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil mengamankan pelaku penyelundupan sabu dari Malaysia ke..
5 jam yang lalu

Diduga Akibat Limbah Berat, Kerang Hijau Bermunculan di Pantai Karawang

Beritacenter.COM - Warga digegerkan dengan munculnya kerang hijau dengan jumlah yang sangat banyak di sepanjang..
6 jam yang lalu

Ngaku Perempuan, Pria Ini Kuras Harta Korban Hingga Puluhan Juta Rupiah

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil mengamankan tersangka penipuan dengan modus berpura-pura..
6 jam yang lalu

Pergoki Penjualan BBM Ilegal, Bakamla Amankan Dua Kapal di Perairan Tanjung Sauh

Beritacenter.COM - Kasubbag Humas Bakamla Letkol Bakamla Mardiono mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan dua kapal..
7 jam yang lalu

Terkait Hukum Mati Koruptor, Wapres RI : Dibolehkan, Untuk Memberi Efek Jera

Beritacenter.COM - Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin angkat bicara terkait hukuman mati kepada pelaku kasus korupsi...
8 jam yang lalu

Mahasiswa Unismu Makassar Saling Serang Pakai Panah

Beritacenter.COM - Dua kelompok mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismu) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel)..
9 jam yang lalu

Mayat Wanita Tua Tanpa Identitas Ditemukan Nelayan di Tepi Pantai Pemalang

Beritacenter.COM - Warga dihebohkan dengan penemuan mayat perempuan tanpa identitas di tepi Pantai Tanjungsari,..
9 jam yang lalu

SBY: Sudahi Suasana Permusuhan, Mari Hormati Pemerintahan Jokowi

Beritacenter.COM - Ketum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengimbau semua pihak untuk menahan diri..
10 jam yang lalu

Manchester United Siapkan 2 Nama Pengganti Paul Pogba

Beritacenter.COM - Manchester United dikabarkan akan melepas Paul Pogba pada Januari mendatang. Manajemen setan merah..
10 jam yang lalu

Mahasiswa ke Nadiem: 'Merdeka Belajar' Hapus UN, Gak Sekalian Gitu Hapus Skripsi

Beritacenter.COM - Mendikbud Nadiem Makarim mengumumkan penghapusan Ujian Nasional (UN) pada 2021 mendatang. Nadiem..
11 jam yang lalu

Kartu Merah untuk Radikalisme

Meningkatkan kewaspadaan akan penyebaran radikalisme di berbagai lini adalah prioritas utama. Sebab, paham dan..
11 jam yang lalu

'Merdeka Belajar' Mendikbud Nadiem, Hapus UN-Longgarkan Zonasi

Beritacenter.COM - Mendikbud Nadiem Makarim mengeluarkan empat kebijakan yang disebutnya sebagai 'Merdeka Belajar'...
11 jam yang lalu

Polisi Tangkap Empat Orang Pengedar Narkoba Lintas Provinsi

Beritacenter.COM - Sebanyak empat orang pengedar narkoba antaraprovinsi diamankan Satresnarkoba Polresta Banyuwangi,..
11 jam yang lalu

Daftar Pilkada, Girbran Akan Diantar 980 Relawan Berkemeja 'Indonesia Raya'

Beritacenter.COM - Rencananya, sebanyak 980 relawan akan mengantar Gibran Rakabuming Raka untuk mendaftar Pilkada..
12 jam yang lalu

PDIP Tegaskan Tidak Akan Calonkan Eks Napi Kasus Korupsi di Pilkada 2020

Beritacenter.COM - Sekertaris Jendral PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa partainya tidak akan menerima seseorang..
12 jam yang lalu

Dua Kuli Bangunan Tewas Usai Tersetrum Kabel Melintang di Rumah Ustaz di Garut

Beritacenter.COM - Tersetrum saat bekerja di salah satu rumah warga, dua kuli bangunan bernama Maman (41) dan Ajid..
12 jam yang lalu

Si Dungu Rocky Gerung "Mengaku Faham Pancasila"

Ia menuduh Presiden Jokowi tak faham Pancasila. Kata Jokowi rakyat tahu Jokowi lah yang Faham Pancasila. Begitu..
13 jam yang lalu

Keren... Beberapa Atlet Indonesia Berhasil Catat Rekor Baru di SEA Games 2019

Diketahui juga jika dari seluruh pertandingan SEA Games ke-30 tersebut, ada sekitar 31 rekor baru yang berhasil..
13 jam yang lalu

Satu Warga Lamongan Tewas Usai Pesta Miras, Dua Alami Kritis

Beritacenter.COM - Tiga warga Lamongan, Jawa Timur tak berdaya usai melakukan pesta minuman keras jenis arak Jawa...
13 jam yang lalu

Terbukti Bersalah, Jaksa Tuntut 3 Kurir Ganja 309 Kg di Cilegon Hukuman Mati

Beritacenter.COM - Tiga kurir ganja yang dibekuk Badan Narkotika Nasional (BNN) di Cilegon, Banten, yakni Misbahudin,..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi