Senin, 13 Juli 2020 - 23:48 WIB

Polri Sarankan Veronica Koman Tempuh Praperadilan Jika Merasa Dirugikan

Oleh : Aisyah Isyana | Minggu, 15 September 2019 | 08:15 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Polri tak mempermasalahkan pernyataan Veronica Koman yang merasa di diskriminalisasi terkait penetapan status tersangka kasus dugaan provokasi rusuh di asrama mahasiswa Papua, di Surabaya. Jika memang merasa dirugikan, Polri menyarankan Veronica untuk menempuh jalur praperadilan.

"Apabila merasa dirugikan terkait penegakan hukum oleh penyidik, ada mekanisme untuk menguji atau mengkoreksi melalui sarana atau lembaga praperadilan," ujar Karopenmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo seperti dilansir detik, Sabtu (14/9/2019) malam.

"Pemberlakuan hukum terhadap WNI berlaku azas equality before the law. Dan individu harus bertanggungjawab terhadap apa yang dilakukan di muka hukum," sambungnya.

Baca juga :

Dedi menyebut Polda Jatim telah bekerja secara profesional dalam menangani kasus yang menjerat Veronica. "Penyidik Polda Jatim bekerja profesional bahwa penetapan status hukum seseorg berdasarkan fakta hukum dengan telah mengassesement terhadap kecukupan alat bukti (jejak digital, pemeriksaan saksi, saksi ahli)," kata Dedi.

Untuk diketahui, Veronica sebelumnya angkat bicara soal kasus dugaan provokasi yang menjeratnya. Atas kasus yang menjeratnya, Veronica merasa telah dikriminalisasi.

"Saya, Veronica Koman, dengan kesadaran penuh, selama ini memilih untuk tidak menanggapi yang dituduhkan oleh polisi lewat media massa. Hal ini saya lakukan bukan berarti karena semua yang dituduhkan itu benar, namun karena saya tidak ingin berpartisipasi dalam upaya pengalihan isu dari masalah pokok yang sebenarnya sedang terjadi di Papua. Kasus kriminalisasi terhadap saya hanyalah satu dari sekian banyak kasus kriminalisasi dan intimidasi besar-besaran yang sedang dialami orang Papua saat ini," kata Veronica dalam keterangan yang diunggah di akun Twitter-nya, Sabtu (14/9).

Dalam kasus ini, Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan menyebut Veronica Koman terpantau aktif menyebar informasi terkait pengerahan massa orang asli Papua turun ke jalan sejak 17 Agustus di Twitter. Sementara konten provokasi lainnya, yakni Veronica menyebut polisi menembak ke asrama mahasiswa Papua dan menyebut ada 5 mahawsiswa terluka.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, Veronica Koman terancam dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 160 KUHP, UU ITE, UU Nomor 1 Tahun 1946, dan UU Nomor 40 Tahun 2008.





#Mabes Polri #Veronica Koman #Provokasi #Provokasi di Asrama Mahasiswa Papua #Provokator Papua


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Psikolog soal WN Prancis Predator Anak Bunuh Diri : Dikalangan Itu Angkanya Memang Tinggi

Beritancenter.COM - WN Prancis tersangka pencabulan 305 bocah, FAC (65), meninggal dunia setelah melakukan percobaan..
1 jam yang lalu

Langgar Protokol Kesehatan, Restoran Sushi Tei di Mal Jakbar Didenda Rp10 Juta

Beritacenter.COM - Sebuah restoran Sushi Tei terpaksa harus diberi sanksi lantaran tidak mematuhi protokol kesehatan..
2 jam yang lalu

Waspadai Potensi Penularan COVID-19 via Airbone, Jokowi : Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan!

Pakai masker, kita nggak bisa menebak arah bergerak virus seperti apa yang penting seluruh rakyat mengikuti disiplin..
2 jam yang lalu

WN Prancis Tersangka Pencabulan Anak Tewas Usai Upaya Bunuh Diri di Sel Mapolda Metro

Beritacenter.COM - Warga Negara (WN) Prancis, FAC (65), tersangka kasus pencabulan ratusan anak dilaporkan meninggal..
3 jam yang lalu

Hana Hanifah Diduga Terima Uang Rp20 Juta Dari A Sebelum Berangkat ke Medan

Beritacenter.COM - Artis FTV Hana Hanifah (HH) diduga telah menerima uang sebesar Rp 20 juta sebelum berangkat ke..
4 jam yang lalu

Malam Ini ! Mapolrestabes Medan Gelar Perkara Kasus Prostitusi Artis FTV Hana Hanifah

Beritacenter.COM - Malam ini, Mapolrestabes Medan rencananya akan melakukan gelar perkara terkait kasus dugaan..
4 jam yang lalu

Manajer Akui HH Suka Keluar Rumah saat Malam Hari

Beritacenter.COM - Manajer Hana Hanifah (HH), Nico mengatakan bahwa HH mempunyai kebiasaan keluar rumah saat malam..
4 jam yang lalu

Jokowi Berikan Bantuan ke Pedagang Kecil di Jakpus Sebesar Rp2,4 juta

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan bantuan modal sebesar Rp2,4 juta kepada para pelaku Usaha..
5 jam yang lalu

Stop Jadi Kampret Durjana

Nak.. sehebat apa pun dirimu tak ada yang indah bila harus berakhir dibalik terali besi. Cemberut atau senyum engkau..
6 jam yang lalu

SABDA BUNGSU SANG PANGERAN, "KORUPSI SEKARANG LEBIH PARAH..!!"

Si putra bungsu itu pernah bilang bahwa korupsi sekarang lebih parah. "Lebih parah dibanding jaman bapaknya?" "Bisa..
6 jam yang lalu

Jembatan Penghubung Antar-Desa di Ogan Ilir Ambruk, Truk Bermuatan Hasil Pertanian Terprosot

Beritacenter.COM - Sebuah jembatan penghubung antar desa di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, ambruk. Akibat kejadian itu,..
6 jam yang lalu

Polisi : Artis FTV HH Ditangkap Dalam Kondisi Setengah Bugil

Beritacenter.COM - Polisi mengungkap detik-detik penangkapan artis FTV, Hana Hanifah (23). Saat itu, tersangka..
7 jam yang lalu

Bejat ! Kakek di Sumsel Tega Cabuli Cucunya Selama 4 Tahun

Beritacenter.COM - Seorang kakek bernama Syafei (60) tega memperkosa cucunya sendiri yang masih duduk di bangku..
7 jam yang lalu

Drama Opposite Babak Kedua

Babak pertama lakon @opposhit6890 ditutup kemaren dengan tertangkapnya sang kaki tangan yang merupakan pegawai..
8 jam yang lalu

Polisi Tangkap Lima Pengedar Narkoba di Jakbar, Amankan 18 Kg Sabu

Beritacenter.COM - Jajaran Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkap lima orang peredaran narkotika di..
8 jam yang lalu

Ekspor Benur Ciptakan Banyak Lapangan Kerja

BeritaCenter.COM - Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Bidang UKM dan Dunia Usaha, Andreau Misanta..
9 jam yang lalu

KKP: Permen No 12 Tahun 2020 Untuk Kesejahteraan Nelayan, Pembudidaya dan Pengembangan Lobster

BeritaCenter.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan bahwa Permen KP Nomor 12 tahun 2020..
9 jam yang lalu

Bikin Resah, Warga Serang Tangkap Buaya Raksasa

Beritacenter.COM - Sebuah buaya raksasa ditangkap warga Kampung Cipray, Desa Cinangka, Kabupaten Serang. Buaya..
10 jam yang lalu

Wah....! Ternyata Penyandang Dana Akun Opposite6891 "Haikal Hasan" Benarkah ???

Beritacenter.COM - Belum lama ini sempat digemparkan dengan akun twitter @Opposite6891 yang menyebarkan data diri..
11 jam yang lalu

Astaga...! Tusaji Dan Motornya Ditemukan Tewas Didalam Sungai

Beritacenter.COM - Tusaji (35) asal Desa Tepuran Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi, ditemukan tewas membusuk di sebuah..
11 jam yang lalu

Gempa 5,2 Magnitudo Guncang Maluku Tenggara Barat

Beritacenter.COM - Gempa berkekuatan 5,2 magnitudo mengguncang wilayah Maluku Tenggara Barat pada Senin (13/7/2020)...
11 jam yang lalu

Astaga...! Pengendara Motor Dilindas Sebuah Truk Hingga Tewas

Beritacenter.COM - Kecelakaan maut terjadi di Jalur Pantura, Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi