Sabtu, 06 Juni 2020 - 11:45 WIB

Pegiat Media Sosial : Drama KPK Bergincu Yang Sedang Mengalihkan Isu

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Senin, 16 September 2019 | 21:37 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Oleh : Rudi S Kamri

Beritacenter.COM - Pegiat media sosial Rudi S Kamri melalui akun facebooknya menyoroti tentang revisi UU KPK .

Dalam artikelnya yang berjudul "Drama KPK Bergincu yang Sedang mengalihkan Isu" Rudi S Kamri menilai KPK terlalu lebay tentang pelemahan KPK yang dilakukan DPR.

Melihat dan menyimak goyang para pimpinan dan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhir-akhir ini, saya bingung, KPK itu sebuah lembaga negara yang dibiayai oleh uang negara dan pajak rakyat atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ya ????

Jujur melihat lagak lagu mereka dalam menyikapi usul inisiatif revisi UU KPK oleh DPR, saya tiba-tiba kehilangan kebanggaan terhadap lembaga KPK yang dulu sangat saya banggakan. Saat ini mereka tak ubahnya seperti demonstran jalanan yang mengais dukungan dengan menjual harga diri, marwah dan kehormatannya sebagai lembaga negara yang prestisius. Mereka menjual murah intelektualitas mereka hanya karena ingin mengusung kepentingan tersembunyi yang sedang diperjuangkan oleh sebagian pegawai KPK untuk menguasai lembaga itu.

Isu pelemahan KPK bagi saya hanya omong kosong. Mereka seharusnya jernih melihat niat baik dan usaha keras dari Presiden Jokowi yang tetap concern untuk penguatan institusi KPK. Tapi mereka sengaja membutakan diri atas niat baik Presiden. Bagi saya apabila pimpinan dan pegawai sebuah lembaga negara melawan niat baik Kepala Negara yang kukuh mengajak mereka untuk tetap dalam rel konstitusional, adalah sebuah pembangkangan dan pengkhianatan terhadap negara.

Kita dan negara tidak boleh tunduk oleh kebrutalan mereka. Meskipun mereka didukung oleh berbagai kelompok masyarakat, LSM atau akademis sekalipun, atas nama kehormatan dan kewibawaan negara, kita harus melawan dan membungkam mereka. Kita tidak boleh membiarkan oknum-oknum KPK yang dimotori faksi Taliban merajalela memaksakan kehendak mereka. Pilihan untuk mereka hanya dua : tunduk dalam aturan main konstitusi atau mereka hengkang meninggalkan KPK. Kita tidak boleh membiarkan kaum pembangkang yang masih lahap makan uang negara menghina Kepala Negara seperti yang dilakukan dilakukan Novel Baswedan berkeliaran menguasai KPK.

Sebenarnya para pimpinan atau pegawai KPK mudah saja menyikapi rencana DPR RI untuk merevisi UU KPK. Siapkan naskah akademik atau argumentasi ilmiah untuk memberikan masukan kepada Presiden. Meskipun tanpa masukan dari mereka pun Presiden Jokowi sudah tahu pasti akan tetap kukuh berniat memperkuat KPK. Mereka jangan sok bermanja ria dengan alasan tidak dipanggil Presiden. Seharusnya mereka pro aktif memberi masukan kepada Presiden, jangan malah teriak-teriak di pinggir jalan meminta dukungan masyarakat.

Mereka harus sadar diri bahwa masyarakat Indonesia saat ini sudah jernih melihat persoalan. Kita sudah tahu bahwa ada agenda terselubung yang ingin mereka perjuangkan. Jadi jangan harapkan dukungan masyarakat sebesar seperti dulu saat KPK masih murni dan asli. Masyarakat Indonesia melihat KPK saat ini sudah banyak polesan dan tambal sulam kepentingan disana-sini. KPK saat ini sudah bergincu menor dan berdandar norak yang disamarkan dengan narasi palsu.

Saya menduga keras ada agenda lain yang ingin disampaikan secara tersamar oleh para pegawai KPK yang dikomandani Novel Baswedan. Saya menduga keras tujuan utama mereka sebenarnya adalah menolak Pimpinan KPK yang baru dipilih oleh Komisi III DPR RI. Sosok Firli Bahuri seorang jenderal bintang dua Polisi sebagai Ketua KPK Terpilih yang pernah menjadi Direktur Penindakan KPK adalah momok menakutkan bagi faksi Taliban KPK. Karena bagi mereka, Firli Bahuri dianggap tahu persis kongkalikong dan dapur KPK. Hal ini dianggap merupakan ancaman serius bagi eksistensi fakti Taliban dalam menguasai KPK. Untuk itu mereka terus menggoyang isu pelemahan KPK.

Saya hanya mengajak rakyat khususnya kaum akademisi dan kaum intelektual untuk jernih melihat masalah dan mau menelisik agenda terselubung yang sedang mereka perjuangkan. Jangan sampai kita termakan cerita drama bergincu yang sedang dimainkan oleh kelompok faksi Taliban KPK. Kita jangan mau dipecah belah oleh provokasi dan narasi yang mereka teriakkan di jalanan.

Sekali lagi saya tetap meyakini isu pelemahan KPK hanya cerita halusinasi tingkat dewa yang sengaja mereka mainkan. Kita tahu sebenarnya tujuan mereka bukan itu. Karena kita semua termasuk Presiden Jokowi, sama-sama punya tujuan sama untuk memperkuat KPK. Justru bagi saya dengan semua manuver dan drama yang saat ini mereka mainkan merekalah yang sedang melemahkan KPK.

Kita tidak boleh tertipu dengan mulut manis kadal gurun yang sedang menyaru menjadi burung Garuda yang santun.

Salam SATU Indonesia
15092019

(Sumber: Facebook Rudi S Kamri)





Fokus : KPK


#KPK #UU KPK #KPK Kebakaran Jenggot #Revisi UU KPK #KPK Lembaga Adidaya


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Real Madrid Mulai Tertarik Datangkan Son Heung-min dari Tottenham Hotspurs

Beritacenter.COM - Real Madrid dikabarkan mulai tertarik mendtangkan Son Heung-min dari Tottenham Hotspur. Pemain..
2 jam yang lalu

Hati - Hati, 7 Makanan ini Miliki Kandungan Tinggi Gula

Beritacenter.COM - Menjaga pola makanan dalam diri kita sangatlah penting agar kita terhindar dari berbagai macam..
3 jam yang lalu

Bejat !!! Seorang Ayah di Jayapura Tega Cabuli Anak Kandungnya Sendiri

Beritacenter.COM - Seorang ayah berinisial BT (48) warga Kampung Netar, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura,..
4 jam yang lalu

Akhir Pekan, BMKG Perkirakan Cuaca di Jakarta Cerah Berawan

Beritacenter.COM - Seluruh wilayah di DKI Jakarta diperkirakan cuacnya akan cerah berawan pada akhir pekan ini, Sabtu..
6 jam yang lalu

Penting! Jangan Lakukan Tiga Hal Ini Sehabis Makan Jika Mau Sehat

Beritacenter.COM - Ada baiknya memberikan waktu bagi tubuh untuk tak melakukan aktivitas yang berat setelah makan...
7 jam yang lalu

Bejat! Ayah di Sumsel Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil 2 Bulan

Beritacenter.COM - Seorang ayah berinisial RS (34) ditangkap polisi lantaran diduga memperkosa anaknya sendiri yang..
8 jam yang lalu

Moeldoko Sebut Kasus Corona Bisa Meningkat Jika Tidak Hati-Hati dalam Menanganinya

Beritacenter.COM - Pemerintah sebut penanganan virus Corona (Covid-19) di Indonesia tidak bisa dianggap sepele...
9 jam yang lalu

Enam Mahasiswa Ditangkap saat Sedang Pesta Narkoba di Bengkulu

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian mengamankan 6 orang mahasiswa yang kedapatan sedang pesta narkoba jenis..
10 jam yang lalu

Acungkan Pisau saat Hendak Ditangkap, Dua Begal Asal Bengkulu Ditembak Polisi

Beritacenter.COM - Polisi berhasil menangkap dua begal lintas Provinsi usai melakukan aksinya, pada Kamis 4 Juni 2020..
11 jam yang lalu

Gubernur Banten : Empat Ribu Ponpes Akan Segera Dibuka Kembali

Beritacenter.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menerima kunjungan dari pengurus Forum Silaturahmi Pondok..
12 jam yang lalu

Cabuli Muridnya, Guru Honorer di Bengkulu Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap seorang guru honorer berinisial BM (26) yang diduga melakukan..
12 jam yang lalu

10 Pasien Virus Corona Sembuh, Kulon Progo DIY Sandang Status Zona Hijau Covid-19

Beritacenter.COM - Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati mengatakan..
13 jam yang lalu

Alhamdulillah, 10 Pasien Positif Corona di Sultra Dinyatakan Sembuh

Beritacenter.COM - Kabar baik kembali terdengar dari Sulawesi Utara, sebanyak 10 pasien positif virus corona..
13 jam yang lalu

Heboh, Balon Udara Jatuh dan Nyangkut di Kabel Telepon Depan SPBU Kalijambe Sragen

Beritacenter.COM - Heboh, balon udara dilaporkan terjatuh diarea SPBU Kalijambe, di Jalan Raya Solo-Purwodadi, Desa..
14 jam yang lalu

Densus Sita Buku Jihad-Barang Mengarah ke Teror Dikediaman Terduga Teroris JI di Cirebon

Untuk barang bukti sepenuhnya ranah Densus. Yang diamankan itu ada buku-buku jihad, handphone, kartu keluarga (KK)..
14 jam yang lalu

Pegawai KKP Ngantor Kembali, Antam Novambar: Demi Berikan Pelayanan Terbaik ke Masyarakat

BeritaCenter.COM - Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal (Sekjen) KKP Antam Novambar mengatakan, para pegawai..
14 jam yang lalu

Polisi Tangkap Pria di Jayapura Tega Setubuhi Putri Kandung Hingga 5 Kali

Beritacenter.COM - Tega menggahi putri kandungnya sendiri, pria berinisial BT (49) warga Kampung Netar, Sentani..
15 jam yang lalu

Wamenag Tepis Tudingan Soal Uang Ibadah Haji Untuk Perkuat Rupiah

Beritacenter.COM - Dana uang haji yang dikabarkan untuk memperkuat nilai rupiah merupakan kabar berita palsu atau..
16 jam yang lalu

Bongkar 2 Kasus Besar, Satgassus Polri Sita 1,2 Ton Sabu Kurang dari Sebulan

Beritacenter.COM - Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika..
16 jam yang lalu

Teroris di Cirebon Digerebek Densus 88

Beritacenter.COM - Terduga teroris berinisial M yang berada di Desa Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat..
17 jam yang lalu

Cool Box Sampel Pasien COVID-19 Sempat Dijarah di Makassar, RS: Kami Kejar, Sudah Dikembalikan

Sudah dikembalikan tadi, karena dia bawa keluar sampai di jalan, kami kejar ambil itu. Kan ada dua yang dibawa, satu..
17 jam yang lalu

Garuda Indonesia Cari Pemasukan Disaat Penumpangnya Anjlok 90 Persen

Beritacenter.COM - Maskapai plat merah Garuda Indonesia cari alternatif lain untuk pemasukan perusahaan. Dengan..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi