Jumat, 18 Oktober 2019 - 03:20 WIB

Pegiat Media Sosial : Drama KPK Bergincu Yang Sedang Mengalihkan Isu

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Senin, 16 September 2019 | 21:37 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Oleh : Rudi S Kamri

Beritacenter.COM - Pegiat media sosial Rudi S Kamri melalui akun facebooknya menyoroti tentang revisi UU KPK .

Dalam artikelnya yang berjudul "Drama KPK Bergincu yang Sedang mengalihkan Isu" Rudi S Kamri menilai KPK terlalu lebay tentang pelemahan KPK yang dilakukan DPR.

Melihat dan menyimak goyang para pimpinan dan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhir-akhir ini, saya bingung, KPK itu sebuah lembaga negara yang dibiayai oleh uang negara dan pajak rakyat atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ya ????

Jujur melihat lagak lagu mereka dalam menyikapi usul inisiatif revisi UU KPK oleh DPR, saya tiba-tiba kehilangan kebanggaan terhadap lembaga KPK yang dulu sangat saya banggakan. Saat ini mereka tak ubahnya seperti demonstran jalanan yang mengais dukungan dengan menjual harga diri, marwah dan kehormatannya sebagai lembaga negara yang prestisius. Mereka menjual murah intelektualitas mereka hanya karena ingin mengusung kepentingan tersembunyi yang sedang diperjuangkan oleh sebagian pegawai KPK untuk menguasai lembaga itu.

Isu pelemahan KPK bagi saya hanya omong kosong. Mereka seharusnya jernih melihat niat baik dan usaha keras dari Presiden Jokowi yang tetap concern untuk penguatan institusi KPK. Tapi mereka sengaja membutakan diri atas niat baik Presiden. Bagi saya apabila pimpinan dan pegawai sebuah lembaga negara melawan niat baik Kepala Negara yang kukuh mengajak mereka untuk tetap dalam rel konstitusional, adalah sebuah pembangkangan dan pengkhianatan terhadap negara.

Kita dan negara tidak boleh tunduk oleh kebrutalan mereka. Meskipun mereka didukung oleh berbagai kelompok masyarakat, LSM atau akademis sekalipun, atas nama kehormatan dan kewibawaan negara, kita harus melawan dan membungkam mereka. Kita tidak boleh membiarkan oknum-oknum KPK yang dimotori faksi Taliban merajalela memaksakan kehendak mereka. Pilihan untuk mereka hanya dua : tunduk dalam aturan main konstitusi atau mereka hengkang meninggalkan KPK. Kita tidak boleh membiarkan kaum pembangkang yang masih lahap makan uang negara menghina Kepala Negara seperti yang dilakukan dilakukan Novel Baswedan berkeliaran menguasai KPK.

Sebenarnya para pimpinan atau pegawai KPK mudah saja menyikapi rencana DPR RI untuk merevisi UU KPK. Siapkan naskah akademik atau argumentasi ilmiah untuk memberikan masukan kepada Presiden. Meskipun tanpa masukan dari mereka pun Presiden Jokowi sudah tahu pasti akan tetap kukuh berniat memperkuat KPK. Mereka jangan sok bermanja ria dengan alasan tidak dipanggil Presiden. Seharusnya mereka pro aktif memberi masukan kepada Presiden, jangan malah teriak-teriak di pinggir jalan meminta dukungan masyarakat.

Mereka harus sadar diri bahwa masyarakat Indonesia saat ini sudah jernih melihat persoalan. Kita sudah tahu bahwa ada agenda terselubung yang ingin mereka perjuangkan. Jadi jangan harapkan dukungan masyarakat sebesar seperti dulu saat KPK masih murni dan asli. Masyarakat Indonesia melihat KPK saat ini sudah banyak polesan dan tambal sulam kepentingan disana-sini. KPK saat ini sudah bergincu menor dan berdandar norak yang disamarkan dengan narasi palsu.

Saya menduga keras ada agenda lain yang ingin disampaikan secara tersamar oleh para pegawai KPK yang dikomandani Novel Baswedan. Saya menduga keras tujuan utama mereka sebenarnya adalah menolak Pimpinan KPK yang baru dipilih oleh Komisi III DPR RI. Sosok Firli Bahuri seorang jenderal bintang dua Polisi sebagai Ketua KPK Terpilih yang pernah menjadi Direktur Penindakan KPK adalah momok menakutkan bagi faksi Taliban KPK. Karena bagi mereka, Firli Bahuri dianggap tahu persis kongkalikong dan dapur KPK. Hal ini dianggap merupakan ancaman serius bagi eksistensi fakti Taliban dalam menguasai KPK. Untuk itu mereka terus menggoyang isu pelemahan KPK.

Saya hanya mengajak rakyat khususnya kaum akademisi dan kaum intelektual untuk jernih melihat masalah dan mau menelisik agenda terselubung yang sedang mereka perjuangkan. Jangan sampai kita termakan cerita drama bergincu yang sedang dimainkan oleh kelompok faksi Taliban KPK. Kita jangan mau dipecah belah oleh provokasi dan narasi yang mereka teriakkan di jalanan.

Sekali lagi saya tetap meyakini isu pelemahan KPK hanya cerita halusinasi tingkat dewa yang sengaja mereka mainkan. Kita tahu sebenarnya tujuan mereka bukan itu. Karena kita semua termasuk Presiden Jokowi, sama-sama punya tujuan sama untuk memperkuat KPK. Justru bagi saya dengan semua manuver dan drama yang saat ini mereka mainkan merekalah yang sedang melemahkan KPK.

Kita tidak boleh tertipu dengan mulut manis kadal gurun yang sedang menyaru menjadi burung Garuda yang santun.

Salam SATU Indonesia
15092019

(Sumber: Facebook Rudi S Kamri)





Fokus : KPK


#KPK #KPK Kebakaran Jenggot #Revisi UU KPK #UU KPK #KPK Lembaga Adidaya


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






15 menit yang lalu

Gawat Kalangan Remaja Mencetak Rekor Terkena HIV/AIDS

Beritacenter.COM - Propinsi Jawa Barat(Jabar) masuk ke dalam jumlah pengidap HIV/AIDS terbanyak di Indonesia. Selain..
28 menit yang lalu

Gempa Mengguncang Wilayah Jayapura

Beritacenter.COM - Gempa berskala5,8 SR mengguncang Jayapura, Papua pada Jumat (18/10) malam. Dilansir Badan..
1 jam yang lalu

Begini Kata Jokowi Soal Menteri Barunya

Beritacenter.COM - Penyusunan Kabinet Kerja Jilid II telah rampung. Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Presiden..
2 jam yang lalu

Begini Formasi CPNS Yang Dibuka Pemerintah

Beritacenter.COM - Rencananya Pemerintah akan membuka sebanyak 197.117 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada..
3 jam yang lalu

Tim Cobra Polres Lumajang Ringkus 4 Rampok Sadis

Beritacenter.COM - Jajaran Cobra Polres Lumajang melumpuhkan empat perampok yang menggasak rumah milik Tiara (24) di..
4 jam yang lalu

Benarkah Mager Lebih Bahaya dari Merokok? Ini Penjelasan Dokter...

Beritacenter.COM - Di era zaman serba instan ini membuat banyak orang malas bergerak alias mager dan lebih banyak..
5 jam yang lalu

Polisi Buru Pelaku Penculikan Disertai Pembunuhan Bangkit

Beritacenter.COM - Kasus penculikan disertai pembunuhan terhadap korban Bangkit Maknutu Dunirat, warga Malang hingga..
6 jam yang lalu

Syok Suaminya Tewas, Istri Korban Akui Sedih dan Kehilangan

Beritacenter.COM - Seorang istri bernama Mei Nuriawati(28) mengaku sedih atas tewasnya sang suami Bangkit Maknutu..
6 jam yang lalu

Pasar Blabak di Magelang Terbakar Malam ini

BeritaCenter.COM - Pasar Blabak Kelurahan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, terbakar malam ini (17/10). Warga..
6 jam yang lalu

Woow.. Juara Bulutangkis Dunia Bertekuk Lutut di Tangan Anak Muda

Dalam pertandingan yang digelar di Odense Sportspark, Odense Denmark, Kamis (17/10/2019), penguasa ranking 6 dunia..
7 jam yang lalu

Soal Jokowi Umumkan Menteri, Moeldoko Bicara Kemungkinan di Hari Pelantikan

Beritacenter.COM - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko bicara kemungkinan soal Presiden Jokowi akan mengumumkan nama..
7 jam yang lalu

iPhone SE 2 Akan Hadir di Indonesia dengan Harga Terjangkau

iPhone 2 SE terbaru akan menggunakan SoC yang sama dengan iPhone 11. Fitur lain mencakup 3GB LPDDR4, opsi penyimpanan..
7 jam yang lalu

Malam Ini Petinggi Gerindra Kumpul Dikediaman Prabowo, Bahas Apa...?

BeritaCenter.COM - Para petinggi Partai Gerindra malam ini, Kamis (17/10/2019) berkumpul di kediaman Prabowo..
8 jam yang lalu

Warga Protes Ceceran Tanah Dari Proyek Perumahan Citra di Semanan

BeritaCenter.COM - Akibat Proyek perumahan Citra di kawasan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, banyak warga..
8 jam yang lalu

Pengembangan Penusukan Wiranto, Densus 88 Berhasil Amankan Puluhan Teroris

BeritaCenter.COM - Usai kejadian penusukan Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam)..
8 jam yang lalu

Polri Soal Penusuk Wiranto: Abu Rara Juga Perintahkan Anaknya Serang Polisi

Beritacenter.COM - Setelah melakukan berbagai pengembangan, Polri menguak fakta baru terkait kasus penusukan Menko..
9 jam yang lalu

Ketauan Sembunyikan Sabu di Kemaluan, 2 Wanita WN Thailand Dibekuk di Soetta

Beritacenter.COM - Upaya penyelundupan sabu seberat 586 gram oleh dua wanita warga negara Thailand, Chiangka Wandee..
9 jam yang lalu

Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Perairan Pulau Tunda, Ciri-cirinya Sebagai Berikut...

BeritaCenter.COM - Seorang nelayan menemukan mayat tanpa identitas di perairan Pulau Tunda, Kabupaten Serang, Kamis..
9 jam yang lalu

Presiden Amerika Serikat Enggan Hentikan Perang Dagang Sebelum Hal Ini Terjadi...

Selain itu, Trump juga menyatakan jika kesepakatan perdagangan parsial yang diumumkan pekan lalu masih dalam proses..
10 jam yang lalu

Akibat Kecanduan Gadget, Ratusan Anak Dirawat di RSJ Jakbar

BeritaCenter.COM - Akibat kecanduan gadget, ratusan anak dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Jakarta Barat (Jakbar)..
11 jam yang lalu

Kebakaran Hanguskan Peternakan di Situbondo, Ribuan Ayam Mati Terpanggang

Beritacenter.COM - Kebakaran melanda sebuah kadang peternakan ayam di Desa Panji Kidul, Kecamatan Panji, Kabupaten..
11 jam yang lalu

Kepsek SD di Kalimantan Barat Tewas saat Berangkat ke Sekolah

BeritaCenter.COM - Sukirman (54) meninggal dunia saat terlibat perkelahian dengan seseorang berisial TR (40) pada..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi