Kamis, 21 Nopember 2019 - 22:05 WIB

Inilah yang Membuat Presiden RI Pertama Dihormati oleh Negara Manapun di Dunia

Berkat jasa Soekarno, saat ini kompleks makam Imam Bukhari yang terletak di desa Hartang, sekitar 25 kilometer dari Samarkand telah menjadi salah satu wisata umat Islam seluruh dunia.

Oleh : Sari Intan Putri | Selasa, 17 September 2019 | 06:22 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Nama Presiden Pertama Repubik Indonesia, Soekarno begitu sangat legendaris bagi masyarakat Uzbekistan, sebuah negara di Asia Tengah pecahan Uni Soviet yang penduduknya mayoritas beragama Islam.

Kepopuleran nama Presiden Soekarno berkaitan dengan kisah ditemukannya makam Imam Bukhari, seorang perawi nabi yang sangat termasyur di kalangan umat Islam.

Tidak banyak yang tahu, Soekarno-lah orang yang meminta pemerintah komunis Soviet agar menemukan makam tersebut.

Berkat jasa Soekarno, saat ini kompleks makam Imam Bukhari yang terletak di desa Hartang, sekitar 25 kilometer dari Samarkand telah menjadi salah satu wisata umat Islam seluruh dunia.

Kebesaran nama Soekarno tidak hanya dikenal di seluruh penjuru Indonesia, namun menggema di seluruh dunia. Dia dikenal sebagai sosok pemimpin berani, tegas, kharismatik dan tidak mudah diatur oleh bangsa manapun. Tidak hanya bagi bangsa Indonesia, kisah kepahlawanan Bung Karno juga dirasakan bagi umat Islam di dunia. Salah satunya di Uzbekistan.

Kisah tersebut bukan hanya cerita fiksi. Saat rombongan delegasi MPR RI menginjakkan kaki pertama kali di Bandar Udara Internasional Tashkent, Ibu kota Uzbekistan, nama Soekarno yang pertama kali disebut ketika delegasi memperkenalkan diri dari Indonesia.

Salah satunya adalah Elyas, seorang mahasiswa berusia 21 tahun yang langsung menyebut nama Soekarno ketika berjumpa dengan delegasi yang akan menyampaikan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI kepada masyarakat Indonesia yang ada di Uzbekistan.

Soekarno, kata Elyas sangat melekat bagi masyarakat Uzbekistan karena dipandang memiliki jasa besar dalam menemukan makam Imam Bukhari. Elyas dan pemuda Uzbekistan mengetahui nama dan jasa Soekarno dari orang tua dan membaca buku-buku yang diterbitkan di Uzbekistan.

Sejarah Soekarno dengan bangsa Uzbekistan dimulai ketika pasca-Konferensi Asia Afrika tahun 1955. Pemerintah Soviet mengundang Presiden Soekarno untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Moskow.

Saat itu, Soekarno sadar, sebagai Presiden Indonesia yang dianggap sebagai pemimpin negara-negara Non Blok harus bersikap netral terhadap Blok Timur maupun Blok Barat. Tetapi di sisi lain, Soekarno juga menyadari bahwa Indonesia butuh dukungan Soviet untuk melegitimasi eksistensi negara-negara Non-Blok dan kesepakatan yang telah dicapai dalam Konferensi Asia Afrika tahun 1955.

Soekarno juga menyadari membutuhkan dukungan Soviet untuk menghadapi berbagai upaya negara-negara Barat yang masih terus berusaha menjajah dan menguasai kembali Indonesia. Sementara itu, Soekarno mafhum bahwa mayoritas masyarakat Indonesia adalah beragama Islam sehingga tidak mungkin Indonesia akan ikut blok timur yang dipimpin oleh negara komunis Soviet.

Situasi itu yang oleh Soekarno disiasati dengan sangat cerdas dengan mengajukan syarat atas rencananya memenuhi undangan Pemerintah Soviet dengan meminta dicarikan/ditemukan makam Imam Bukhari seorang perawi Nabi Muhammad SAW yang amat termasyhur itu. Kata Soekarno kepada Presiden Soviet, "aku sangat ingin menziarahinya".

Menurut Israil, muazim Masjid Imam Bukhari, menjelang kedatangan Bung Karno pada tahun 1956, kondisi makam tidak terawat dengan baik dan berada di semak belukar hingga akhirnya pemerintah Soviet membersihkan dan memugar makam tersebut untuk menyambut kedatangan Soekarno. Penghormatan Soekarno terhadap Imam Bukhari dilakukannya dengan cara melepas sepatu dan berjalan merangkak dari pintu depan menuju makam ketika turun dari mobil yang mengantarnya.

“Presiden Soekarno merangkak menuju makam lalu memanjatkan doa dan dilanjutkan sholat serta membaca Al-Quran” terang Israil.

Keterangan tersebut diperkuat oleh Muhammad Maksud, penjaga makam Imam Bukhari, bahwa atas jasa Presiden Soekarno, komplek makam Imam Bukhari kini dipugar hingga terlihat sangat megah seperti saat ini. Sehingga, komplek makam seluas 10 hektar ini menjadi wisata bagi umat Islam di dunia setelah makam Nabi Muhammad SAW di Madinah.

Sementara itu, Ahmad Basarah, Wakil Ketua MPR RI yang juga ketua delegasi saat mengunjungi makam Imam Bukhori (Sabtu,14/9) mengatakan kunjungannya bersama delegasi adalah untuk melanjutkan silaturahmi yang pernah dilakukan oleh Presiden Pertama RI, Soekarno di tahun 1956 dan 1961 saat berkunjung ke Samarkand serta menyampaikan amanah Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri yang juga putri Presiden Soekarno yang berpesan agar bangsa Indonesia menghormati Imam Bukhori sebagai seorang perawi Nabi Muhammad SAW yang hadist-hadistnya menjadi rujukan umat Islam sedunia.

Basarah berharap hubungan baik antara Uzbekistan dengan Indonesia baik pemerintah Indonesia dengan pemerintah Uzbekistan maupun masyarakat Indonesia dengan masyarakat Uzbekistan yang khususnya mayoritas beragama Islam.

“Hubungan kedua negara dapat ditingkatkan dengan kerjasama kebudayaan dan pariwisata, salah satunya menjadikan makam Imam Bukhari sebagai destinasi wisata religi masyarakat muslim Indonesia dan sebaliknya makam-makam tokoh-tokoh yang menyiarkan Islam di Indonesia seperti Wali Songo juga dapat menjadi destinasi wisata religi masyarakat Uzbekistan ke Indonesia selain destinasi wisata lainnya seperti Bali, Pulau Komodo dan lain lain,” pungkas Basarah

Delegasi MPR lain yang hadir dalam acara tersebut antara lain, Zainut Tauhid (PPP), Bachtiar Aly (Nasdem), Hamka Haq, (PDIP), M. Toha (PKB), Safrudin (PAN), Deding Ishak (Golkar) dan Adrianus Garu (DPD RI).





#Internasional #Soekarno #Islam #Agama #Presiden RI #Imam Bukhari


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






20 menit yang lalu

Hujan Badai Kembali Terjang Boyolali, Tiga Rumah Roboh Total

BeritaCenter.COM - Hujan disertai angin kencang kembali melanda wilayah Boyolali, sejumlah rumah warga Desa Manggung,..
55 menit yang lalu

Heboh! Ustaz Somad Sebut Main Catur Hukumnya Haram

BeritaCenter.COM – Catur merupakan salah satu permainan populer di dunia yang dimainkan semua kalangan...
1 jam yang lalu

Jokowi soal Stafsus Milenial: Tidak Full Time Ketemu, Tapi Masukan Bisa Setiap Saat

Beritacenter.COM - Pasca mengumumkan tujuh staf khusus milenialnya di Istana, Presiden Jokowi menyebut pola kerja..
1 jam yang lalu

Gawat! 22 Persen Mahasiswa Universitas Jember Terpapar Radikalisme

BeritaCenter.COM – Mahasiswa Universitas Jember banyak terpapar radikalisme. Berdasarkan data dari Lembaga..
1 jam yang lalu

Putri Tanjung: Semoga Bisa Suarakan Asipirasi Anak Muda ke Istana

Beritacenter.COM - Putri Tanjung menjadi salah satu anak muda yang diperkenalkan Presiden Jokowi sebagai staf..
2 jam yang lalu

Polisi Tangkap 3 Rampok Pembunuh Sopir Truk di Lumajang, 2 Ditembak Mati

Beritacenter.COM - Pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap sopir truk, Mokhamad Zainudin, berhasil dibekuk polisi...
3 jam yang lalu

Jadi Staf Khusus Presiden, Jokowi Kaget Saat Tau Usia Putri Tanjung Baru 23 Tahun

Saya juga kaget masih 23 tahun. Kita dengar kiprahnya sebagai founder dan CEO di Creativepreneur dan Chief Bussiness Officer of Kreasi
3 jam yang lalu

Kapolri Bertemu PP MUhammadiyah, Ini yang Dibahas

Beritacenter.COM - Kapolri Jendral Pol Idham Azis melakukan kunjungan silaturahmi ke Pimpinan Pusat (PP)Muhammadiyah..
4 jam yang lalu

Usik Sarang Tawon, 4 Bocah di Garut Diserang Tawon, 1 Orang Tewas

Beritacenter.COM - Empat bocah di Kampung Nagela, Desa Cikedokan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, diserang sejumlah..
4 jam yang lalu

Racik Petasan di Rumah, Sunarno Tewas Terkena Ledakan

Beritacenter.COM - Nasib malang yang dialami pemuda bernama Sunarno (30) warga Desa Landangan, Kecamatan Kapongan,..
4 jam yang lalu

Ini Alasan Presiden Jokowi Pilih Staf Khusus dari Kalangan Anak Muda

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan anak-anak muda yang akan membantunya sebagai staf..
5 jam yang lalu

Ada 7 Deretan Nama Bos Besar Yang Jadi Staf Khusus Presiden, Ini Dia...

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengangkat 7 anak muda untuk menjadi staf khusus di Kepresidenan...
5 jam yang lalu

Pasca Insiden Bom Medan, BNPT Waspadai Pergerakan dan Modus Baru Teroris

Beritacenter.COM - Pasca insiden bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Sumut, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme..
5 jam yang lalu

Dua Klub Raksasa Italia Bersaing Dapatkan Granit Xhaka

Beritacenter.COM - Gelandang Arsenal, Granit Xhaka diincar oleh dua klub raksasa Italia AC Milan dan Inter Milan pada..
6 jam yang lalu

Seluruh Komisioner dan Ketua KPU Batam Dipecat

Beritacenter.COM - Ketua dan seluruh Komisioner Komisi Pemiliha Umum(KPU) wilayah Batam , Kepulauan Riau dipecat oleh..
6 jam yang lalu

KRL Commuter Line Akan Beroperasi Sampai ke Serang Banten

Beritacenter.COM - Kereta Rel Listrik (KRL) direncakana akan beroperasi hingga Kabupaten Serang, Banten pada 2020..
6 jam yang lalu

Ganjar Pastikan Biaya Pengobatan Robohnya Aula SMKN 1 Miri Sragen Ditanggung Pemerintah

Beritacenter.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, memastikan biaya pengobatan terhadap korban robohnya aula..
6 jam yang lalu

Ratusan Gram Heroin Dimusnahkan Polda Metro Jaya

Beritacenter.COM - Sebanyak 356 gram narkotika jenis heroin berhasil dimusnahkan jajaran Ditresnarkoba Polda Metro..
7 jam yang lalu

Empat Pelajar di Garut Tersengat Tawon, Satu Diantaranya Meninggal Dunia

Beritacenter.COM - Empat orang pelajar di Kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut menjadi korban sengatan tawon. Satu..
7 jam yang lalu

Keren! Polres Sukabumi Kota Raih Penghargaan Layanan Publik Sangat Baik Dari MenPAN-RB

BeritaCenter.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) memberikan penghargaan..
7 jam yang lalu

Begini Nasib Seorang Pria Pasca Tendang Kakek Paruh Baya Yang Viral di Medsos

Beritacenter.COM - Video pendek seorang cucu menganiaya kakeknya viral di media sosial dimana korban yang sudah dalam..
7 jam yang lalu

Mengenai Reuni PA 212, Polri Ingatkan Soal Aturan

BeritaCenter.COM - Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono menyebut tidak ada masalah dengan rencana PA..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi