Sabtu, 11 Juli 2020 - 20:51 WIB

Inilah yang Membuat Presiden RI Pertama Dihormati oleh Negara Manapun di Dunia

Berkat jasa Soekarno, saat ini kompleks makam Imam Bukhari yang terletak di desa Hartang, sekitar 25 kilometer dari Samarkand telah menjadi salah satu wisata umat Islam seluruh dunia.

Oleh : Sari Intan Putri | Selasa, 17 September 2019 | 06:22 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Nama Presiden Pertama Repubik Indonesia, Soekarno begitu sangat legendaris bagi masyarakat Uzbekistan, sebuah negara di Asia Tengah pecahan Uni Soviet yang penduduknya mayoritas beragama Islam.

Kepopuleran nama Presiden Soekarno berkaitan dengan kisah ditemukannya makam Imam Bukhari, seorang perawi nabi yang sangat termasyur di kalangan umat Islam.

Tidak banyak yang tahu, Soekarno-lah orang yang meminta pemerintah komunis Soviet agar menemukan makam tersebut.

Berkat jasa Soekarno, saat ini kompleks makam Imam Bukhari yang terletak di desa Hartang, sekitar 25 kilometer dari Samarkand telah menjadi salah satu wisata umat Islam seluruh dunia.

Kebesaran nama Soekarno tidak hanya dikenal di seluruh penjuru Indonesia, namun menggema di seluruh dunia. Dia dikenal sebagai sosok pemimpin berani, tegas, kharismatik dan tidak mudah diatur oleh bangsa manapun. Tidak hanya bagi bangsa Indonesia, kisah kepahlawanan Bung Karno juga dirasakan bagi umat Islam di dunia. Salah satunya di Uzbekistan.

Kisah tersebut bukan hanya cerita fiksi. Saat rombongan delegasi MPR RI menginjakkan kaki pertama kali di Bandar Udara Internasional Tashkent, Ibu kota Uzbekistan, nama Soekarno yang pertama kali disebut ketika delegasi memperkenalkan diri dari Indonesia.

Salah satunya adalah Elyas, seorang mahasiswa berusia 21 tahun yang langsung menyebut nama Soekarno ketika berjumpa dengan delegasi yang akan menyampaikan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI kepada masyarakat Indonesia yang ada di Uzbekistan.

Soekarno, kata Elyas sangat melekat bagi masyarakat Uzbekistan karena dipandang memiliki jasa besar dalam menemukan makam Imam Bukhari. Elyas dan pemuda Uzbekistan mengetahui nama dan jasa Soekarno dari orang tua dan membaca buku-buku yang diterbitkan di Uzbekistan.

Sejarah Soekarno dengan bangsa Uzbekistan dimulai ketika pasca-Konferensi Asia Afrika tahun 1955. Pemerintah Soviet mengundang Presiden Soekarno untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Moskow.

Saat itu, Soekarno sadar, sebagai Presiden Indonesia yang dianggap sebagai pemimpin negara-negara Non Blok harus bersikap netral terhadap Blok Timur maupun Blok Barat. Tetapi di sisi lain, Soekarno juga menyadari bahwa Indonesia butuh dukungan Soviet untuk melegitimasi eksistensi negara-negara Non-Blok dan kesepakatan yang telah dicapai dalam Konferensi Asia Afrika tahun 1955.

Soekarno juga menyadari membutuhkan dukungan Soviet untuk menghadapi berbagai upaya negara-negara Barat yang masih terus berusaha menjajah dan menguasai kembali Indonesia. Sementara itu, Soekarno mafhum bahwa mayoritas masyarakat Indonesia adalah beragama Islam sehingga tidak mungkin Indonesia akan ikut blok timur yang dipimpin oleh negara komunis Soviet.

Situasi itu yang oleh Soekarno disiasati dengan sangat cerdas dengan mengajukan syarat atas rencananya memenuhi undangan Pemerintah Soviet dengan meminta dicarikan/ditemukan makam Imam Bukhari seorang perawi Nabi Muhammad SAW yang amat termasyhur itu. Kata Soekarno kepada Presiden Soviet, "aku sangat ingin menziarahinya".

Menurut Israil, muazim Masjid Imam Bukhari, menjelang kedatangan Bung Karno pada tahun 1956, kondisi makam tidak terawat dengan baik dan berada di semak belukar hingga akhirnya pemerintah Soviet membersihkan dan memugar makam tersebut untuk menyambut kedatangan Soekarno. Penghormatan Soekarno terhadap Imam Bukhari dilakukannya dengan cara melepas sepatu dan berjalan merangkak dari pintu depan menuju makam ketika turun dari mobil yang mengantarnya.

“Presiden Soekarno merangkak menuju makam lalu memanjatkan doa dan dilanjutkan sholat serta membaca Al-Quran” terang Israil.

Keterangan tersebut diperkuat oleh Muhammad Maksud, penjaga makam Imam Bukhari, bahwa atas jasa Presiden Soekarno, komplek makam Imam Bukhari kini dipugar hingga terlihat sangat megah seperti saat ini. Sehingga, komplek makam seluas 10 hektar ini menjadi wisata bagi umat Islam di dunia setelah makam Nabi Muhammad SAW di Madinah.

Sementara itu, Ahmad Basarah, Wakil Ketua MPR RI yang juga ketua delegasi saat mengunjungi makam Imam Bukhori (Sabtu,14/9) mengatakan kunjungannya bersama delegasi adalah untuk melanjutkan silaturahmi yang pernah dilakukan oleh Presiden Pertama RI, Soekarno di tahun 1956 dan 1961 saat berkunjung ke Samarkand serta menyampaikan amanah Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri yang juga putri Presiden Soekarno yang berpesan agar bangsa Indonesia menghormati Imam Bukhori sebagai seorang perawi Nabi Muhammad SAW yang hadist-hadistnya menjadi rujukan umat Islam sedunia.

Basarah berharap hubungan baik antara Uzbekistan dengan Indonesia baik pemerintah Indonesia dengan pemerintah Uzbekistan maupun masyarakat Indonesia dengan masyarakat Uzbekistan yang khususnya mayoritas beragama Islam.

“Hubungan kedua negara dapat ditingkatkan dengan kerjasama kebudayaan dan pariwisata, salah satunya menjadikan makam Imam Bukhari sebagai destinasi wisata religi masyarakat muslim Indonesia dan sebaliknya makam-makam tokoh-tokoh yang menyiarkan Islam di Indonesia seperti Wali Songo juga dapat menjadi destinasi wisata religi masyarakat Uzbekistan ke Indonesia selain destinasi wisata lainnya seperti Bali, Pulau Komodo dan lain lain,” pungkas Basarah

Delegasi MPR lain yang hadir dalam acara tersebut antara lain, Zainut Tauhid (PPP), Bachtiar Aly (Nasdem), Hamka Haq, (PDIP), M. Toha (PKB), Safrudin (PAN), Deding Ishak (Golkar) dan Adrianus Garu (DPD RI).





#Internasional #Islam #Agama #Soekarno #Presiden RI #Imam Bukhari


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






7 jam yang lalu

PENTING! Ini yang Mendasari KKP Legalkan Kebijakan Ekspor Benih Lobster

BeritaCenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah melegalkan kebijakan ekspor benih lobster...
7 jam yang lalu

Soal Kebijakan Ekspor Benur, KKP: Demi Perekonomian Nelayan Kecil, Budidaya Juga Lanjut

BeritaCenter.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan bahwa kebijakan yang membolehkan ekspor..
7 jam yang lalu

Kabar Baik !! 4 Pasien Covid 19 di RSD Wisma Atlet Dinyatakan Sembuh

Beritacenter.COM - Kabar baik muncul dari pasien Covid - 19 dirawat di Rumah Sakit Darurat (RSD). Pasalnya, 4 orang..
9 jam yang lalu

Pasien Covid - 19 di Maluku Utara Mengamuk Usai 3 Bulan Dikarantina

Beritacenter.COM - Sejumlah pasien mengamuk kepada petugas karantina dikarenakan sudah tiga bulan dirawat namun hasil..
10 jam yang lalu

Tunggu Pesenan Sabu, Tiga Pilot di Jaksel Diringkus Polisi

Beritacenter.COM - Satresnarkoba Polres Jakarta Selatan menangkap tiga pilot dari maskapai berbeda. Mereka ditangkap..
13 jam yang lalu

SIAPAKAH YG KEBAKARAN JENGGOT DAN SELALU TERIAK2 TENTANG PKI..?? WASPADALAH..

Sosok Agus Widjojo (AW) adalah salah satu jendral terbaik yang dimiliki bangsa ini. Pak AW adalah anak dari Jendral..
15 jam yang lalu

JOKO WIDODO seorang RISK TAKER & pemain Catur yg Handal..

Pak Jokowi melakukan banyak hal yang tak pernah bisa dilakukan oleh presiden presiden sebelumnya. Jokowi seorang Risk..
16 jam yang lalu

Wow, Empat Buah Ini Dipercaya Bisa Jaga Kesehatan Ginjal

Beritacenter.COM - Ginjal merupakan organ yang memiliki peranan penting untuk menyaring zat berbahaya yang masuk..
18 jam yang lalu

Mendagri Minta Pilkada 2020 Dilaksanakan Tertib dan Sesuai Protokol Kesehatan

Beritacenter.COM - Kementerian Dalam Negeri menghimbau agar pelaksaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada..
19 jam yang lalu

Pakai Sabu, Tiga Pilot Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap tiga orang pilot karena diduga terlibat kasus penyalahgunaan..
20 jam yang lalu

Mobil Rombongan Forkopimda Jatim Kecelakaan di Tol Kertosono, Gimana Nasib Gubernur Khofifah..?

Beritacenter.COM - Sebuah mobil Toyota Kijang dengan Nopol L 1000 JN mengalami kecelakaan di Tol Kertosono KM 678...
21 jam yang lalu

Polda Metro Bentuk Tim Khusus Usut Tuntas Kematian Karyawan Metro TV

Beritacenter.COM - Polda Metro Jaya terus melakukan penyelidikan terkait tewasnya editor Metro TV, Yodi Prabowo yang..
21 jam yang lalu

Karwayan RS Ditemukan Tewas Tergantung di Surabaya

Beritacenter.COM - Seorang pegawai rumah sakit berinisial LN (24) ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar kos-nya..
22 jam yang lalu

Selidiki Kasus Pembunuhan Yodi Prabowo, Polisi Periksa Sejumlah Karyawan Metro TV

Beritacenter.COM - Polisi terus melakukan penyelidikan terkait tewasnya editor Metro TV, Yodi Prabowo, yang ditemukan..
23 jam yang lalu

MPR Sebut Melegalkan Ekspor Benih Lobster Merupakan Keputusan yang Tepat

Beritacenter.COM - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) mendukung penuh kebijakan yang diambil oleh Menteri Kelautan..
23 jam yang lalu

Kisahnya Viral di Medsos, Polisi Buru 7 Pemuda Pemerkosa Gadis di Garut

Beritacenter.COM - Belum lama ini, viral di media sosial soal kisah gadis di Kabupaten Garut yang diperkosa oleh..
23 jam yang lalu

Pengamat: Kebijakan Ekspor Benih Lobster Solusi Konkret

BeritaCenter.COM – Kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) era Edhy Prabowo yang membolehkan ekspor..
1 hari yang lalu

KKP Minta Pengusaha Pengelola Ikan Perhatikan Kemasan agar Dilirik Pasar

Beritacenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meminta kepada para pelaku usaha pengelolah ikan untuk..
1 hari yang lalu

Kualitasnya Terbaik di Dunia, Menteri Edhy Minta Banyuwangi Tingkatkan Produksi Sidat

Potensi sidat ini sangat besar. Kami minta agar Banyuwangi bisa meningkatkan produksinya
1 hari yang lalu

Pembobol Data Denny Siregar Ditangkap Polisi, Ini Kata Telkomsel soal Kebocoran Data

Beritacenter.COM - Pihak kepolisian telah menangkap pelaku pembocoran data pribadi pegiat media sosial, Denny..
1 hari yang lalu

Kesal Dipecat, Pria di Sleman Nekat Rusak dan Gasak Uang di Toko Besi Mantan Majikan

Beritacenter.COM - Dendam imbas pemutusan hubungan kerja (PHK), warga Pakem, Sleman, bernama Beni (26), nekat..
1 hari yang lalu

Antisipasi Kelangkaan Pangan Akibat Corona, Babinsa Kodim 1402 Polmas Galakkan Pendampingan Tanam Jagung

POLMAN- Berbagai upaya dilakukan Anggota TNI dari Kodim 1402/Polmas, Melalui Koramil jajaran dan Babinsanya..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi