Senin, 21 Oktober 2019 - 19:37 WIB

Poin-poin Penting Revisi UU KPK

Mendasar pada rapat kerja antara Badan Legislasi (Baleg) DPR dengan pemerintah, Senin (16/9/2019) kemarin, ada tujuh poin perubahan pada UU KPK yang disepakati.

Oleh : Sari Intan Putri | Rabu, 18 September 2019 | 07:23 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK akhirnya disahkan dalam rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/9/2019).

Mendasar pada rapat kerja antara Badan Legislasi (Baleg) DPR dengan pemerintah, Senin (16/9/2019) kemarin, ada tujuh poin perubahan pada UU KPK yang disepakati.

Berikut ketujuh poin tersebut disertai catatan kritik yang dihimpun dari aktivis antikorupsi dan akademisi:

1. Status Kedudukan Kelembagaan KPK

Setelah direvisi, status kedudukan KPK sebagai lembaga penegak hukum berada pada rumpun eksekutif. Namun tetap melaksanakan tugas dan kewenangannya secara independen. Hal ini mengacu pada putusan MK Nomor 36 Tahun 2017.

Pada UU KPK sevelum direvisi, KPK disebut hanya lembaga negara yang dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya bersifat independen dan bebas dari pengaruh kekuasaan manapun.

2. Dewan Pengawas KPK

Setelah UU KPK direvisi, tim penasihat KPK dihapus dan digantikan oleh dewan pengawas yang terdiri dari satu ketua dan empat anggota dan dipilih oleh Presiden.

Dewan pengawas nantinya memiliki kewenangan melaksanakan tugas dan wewenang KPK, memberi/tidak memberi izin penyadapan, penggeledahan dan penyitaan, menyusun dan menetapkan kode etik pimpinan dan pegawai, memeriksa dugaan pelanggaran kode etik, mengevaluasi kinerja pimpinan dan pegawai KPK setahun sekali. Dewan Pengawas juga wajib melaporkan kinerjanya ke Presiden dan DPR setahun sekali.

3. Pembatasan Fungsi Penyadapan oleh KPK

Setelah UU KPK direvisi, KPK diwajibkan meminta izin tertulis dari dewan pengawas sebelum menyadap. Dewan pengawas memberikan izin penyadapan dalam waktu 1×24 jam.

UU KPK mengatur jangka waktu penyadapan selama 6 bulan dan dapat diperpanjang satu kali dalam jangka waktu yang sama.

KPK juga wajib memusnahkan hasil penyadapan yang tidak terkait dengan kasus korupsi yang sedang ditangani KPK. Pihak yang menyimpan hasil penyadapan dijatuhi hukuman pidana.

4. Mekanisme Penerbitan SP3 oleh KPK

KPK berwenang menghentikan penyidikan dan penuntutan (SP3) terhadap perkara tipikor yang tidak selesai dalam jangka waktu maksimal dua tahun.

SP3 juga harus dilaporkan ke dewan pengawas paling lambat satu minggu sejak dikeluarkannya SP3.

5. Koordinasi KPK dengan Penegak Hukum

KPK wajib berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dalam hal pelaksanaan penyelidikan, penyidikan dan penuntutan.

KPK juga bisa mengambilalih perkara dalam tahap penyidikan dan penuntutan.

Sementara pasal sisipan dihapus, yakni Pasal 12A terkait keharusan KPK berkoordinasi dengan Kejaksaan dalam melaksanakan penuntutan dihapus. Pemerintah mengusulkan pasal ini untuk dihapus.

6. Mekanisme Penyitaan dan Penggeledahan

Setelah UU KPK direvisi, sebelum melakukan penggeledahan dan penyitaan, KPK mesti meminta izin tertulis dari dewan pengawas.

Dewan pengawas bisa memberi/tidak memberi izin dalam waktu 1x24 jam sejak permintaan diajukan. Hal ini diatur dalam Pasal 47 ayat 1 dan 2.

Pada UU KPK sebelumnya, KPK tidak perlu meminta izin pada siapapun untuk menggeledah dan menyita, selama ada dugaan kuat serta bukti permulaan yang cukup.

7. Status Kepegawaian KPK

Status kepegawaian KPK sebagai ASN dan tunduk pada ketentuan UU ASN. Pengangkatan pegawai juga sesuai UU ASN.





#KPK #UU KPK yang Baru #Revisi UU KPK #UU KPK #Status Pegawai KPK


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






7 menit yang lalu

Ruben Onsu Apresiasi Keputusan Rafi Ahmad Memilih Vakum Dari Dunia Hiburan

Beritacenter.COM - Artis Ruben Onnsu mengapresiasi soal keputusan Rafi Ahmad yang memilih rehat sejenak dari dunia..
37 menit yang lalu

Kasus Penyalahgunaan Ganja, Jefri Nichol Dituntut 10 Bulan Rehabilitasi

Dua, menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Jefri Nichol selama 10 bulan dikurangi selama terdakwa ditangkap..
59 menit yang lalu

Polisi Tahan Pemilik Mobil B 1 RI Bermuatan Sajam yang Halangi Tamu Pelantikan Presiden

Beritacenter.COM - Pemilik mobil Nissan Terra bernopol B-1-RI, IL (39), ditetapkan polisi sebagai tersangka, usai..
1 jam yang lalu

Soal Menteri Dari Gerindra, Prabowo : Yang Dipanggil Dua

Beritacenter.COM - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menyambangi Istana Negara bersama Edhy Prabowo, Senin..
1 jam yang lalu

Santri Tewas Terjatuh dari Pohon Kelapa Setinggi 6 Meter di Indralaya Sumsel

Beritacenter.COM - Santri bernama Phiter (14) dilaporkan tewas usai terjatuh saat memanjat pohon kelapa, di are..
2 jam yang lalu

Siap Bantu Jokowi di Kabinet, Prabowo: Saya Bantu Beliau di Bidang Pertahanan

Beliau izinkan saya untuk menyampaikan, saya membantu beliau diminta di bidang pertahanan
2 jam yang lalu

Jarang Bermain, Pedro Akan Tinggalkan Chelsea

Beritacenter.COM - Gelandang Chelsea, Pedro Rodriguez dikabakaran akan meninggalkan Chelsea pada bursa transfer musim..
2 jam yang lalu

Sok Sibuk OTT, KPK Melupakan Kasus-Kasus Di Internalnya

Beritacenter.COM - Citra Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bersih dan suci seperti yang dipikir masyarakat luas..
2 jam yang lalu

Kebakaran Hanguskan Bangunan Semi Permanen Ponpes di Cianjur

Beritacenter.COM - Kebakaran melanda Pondok Pesantren Salafiyah Salamina, yang berlokasi di Kampung Bantargebang,..
3 jam yang lalu

Merapat ke Istana, Prabowo Gunakan Baju Putih Seperti Calon Menteri

Beritacenter.COM - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dikabarkan akan merapat ke Istana Kepresidenan pada..
3 jam yang lalu

Gerindra Benarkan Jokowi Undang Prabowo ke Istana, Soal Menteri Kah?

Beritacenter.COM - Ketum Gerindra Prabowo Subianto diundang untuk datang ke Istana, tepat dihari Presiden Joko Widodo..
4 jam yang lalu

Rampung dan Kembalikan Berkas Mak Susi ke Jaksa, Polisi : Semoga Segera P21

Beritacenter.COM - Polisi rampung melengkapi berkas kasus Tri Susanti atau Mak Susi dan Syamsul Arifin, setelah..
4 jam yang lalu

PR Jokowi di Periode Kedua

Menghadiri acara bedah buku Jokowi Periode Kedua: Agenda dan Harapan ditulis oleh Dr. Ahmad Suaedy. Di PBNU Jakarta..
4 jam yang lalu

Dua Rumah Terduga Teroris di Bandar Lampung Digeledah Densus 88

Beritacenter.COM - Tim Detasemen Khusus (Densus )88 Antiteror Mabes Polri menggeledah dua rumah terduga teroris di..
4 jam yang lalu

Belum Bertemu Jokowi, Bupati Minahasa Selatan Urung Jadi Menteri?

Beritacenter.COM - Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Tetty Paruntu disebut batal menjadi menteri di Kabinet..
5 jam yang lalu

Bertemu Jokowi di Istana, Erick Thohir : Lebih Banyak Bahas di Ekonomi

Beritacenter.COM - Pengusaha sukses Erick Thohir bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara. Dalam..
5 jam yang lalu

Jelang Pengumuman Menteri, Prabowo Akan ke Istana Sore Ini

BeritaCenter.COM – Calon-calon para menteri Presiden Joko Widodo tengah dipanggil ke Istana jelang pengumuman...
5 jam yang lalu

Polda Metro Jaya Gelar Operasi Zebra Jaya

Beritacenter.COM - Dalam menegakan displin berlalu lintas, Polda Metro Jaya menggelar Operasi Zebra Jaya 2019 dimana..
5 jam yang lalu

Jokowi untuk Masa Depan

Seorang mahasiswa yang baru semester pertama belajar Teknik Komputer terbinar matanya manakala seorang petinggi..
5 jam yang lalu

Calon Kuat Menko Perekonomian, ini Tanggapan Airlangga Hartarto

Beritacenter.COM - Politisi Partai Golkar Airlangga Hartarto di isukan menjadi kandidat kuat sebagai Menteri..
6 jam yang lalu

Dipanggil Jokowi ke Istana, Kapolri Bersyukur Pelantikan Presiden Berjalan Aman

BeritaCenter.COM - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjadi salah satu dari beberapa orang yang dipanggil Presiden..
6 jam yang lalu

Viral... Setelah di Tolak di UGM, Kini Abdul Somad di Tolak Kehadirannya di Jerman

Surat tersebut ditujukan ke Indonesische Weisheits- und Kulturzentrum (IWKZ) Al-Falah, yaitu masjid dan pusat budaya..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi