Senin, 21 Oktober 2019 - 21:01 WIB

Pertemuan Tokoh Papua Dengan Presiden Jokowi Merupakan Langkah Positif

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Jumat, 20 September 2019 | 17:10 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Pasca situasi panas di Papua dan Papua Barat, 61 tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama Papua dan Papua Barat hari Selasa (10/9) bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta. Pertemuan tersebut merupakan upaya untuk meredam kerusuhan, menciptakan situasi kondusif, menampung aspirasi masyarakat dan wujud konkret upaya untuk memajukan Papua.

Presiden Jokowi menerima aspirasi dari 61 tokoh Papua di Istana Negara, Jakarta, Jakarta, Selasa (10/9/2019). Para tokoh yang diundang merupakan perwakilan dari tokoh adat, agama, kepala suku, aktivis, hingga akademisi. Pertemuan tersebut adalah upaya konkret Pemerintah dalam menyerap aspirasi masyarakat dan mewujudkan perdamaian pasca kerusuhan di Papua.

Terdapat sejumlah pejabat yang ikut mendampingi Presiden Jokowi. Beberapa tokoh tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM Wiranto, Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi. Selain itu turut hadir pula staf khusus Presiden untuk Papua Lenis Kogoya.

Hadirnya para menteri menjadi cerminan keseriusan yang selalu siap mengatasi segala persoalan di Papua

Acara tersebut dibuka oleh Kepala Badan Intelijen Nasional Budi Gunawan. Dalam sambutannya Ia berharap agar melalui pertemuan ini para tokoh Papua dan Papua Barat dapat menyampaikan aspirasinya langsung kepada Jokowi untuk memajukan dan mewujudkan kesejahteraan di Tanah Papua.

Selanjutnya , Kepala BIN Budi Gunawan mempersilakan salah satu tokoh Papua bernama Abisai Rolio untuk menyampaikan aspirasinya. Presiden Jokowi pun terlihat serius mendengarkan aspirasi dari tokoh Papua tersebut.

Secara langsung, Abisai Rolio meminta beberapa hal kepada Jokowi. Mulai dari meminta untuk pemekaran di 5 Provinsi di Papua dan Papua barat hingga membangun istana kepresidenan di Bumi Cenderawasih. Kemudian mereka juga meminta adanya penempatan pejabat eselon 1 dan eselon 2 di sejumlah Kementerian.

Presiden Jokowi mengatakan pihaknya menyetujui upaya pemekaran wilayah Papua menjadi 2-3 daerah baru, pembangunan asrama nusantara, hingga rencana pembentukan Istana Papua.

Pertemuan Presiden Jokowi dan 61 tokoh Papua secara tegas menunjukkan bahwa Pemerintah Jokowi serius dalam mengatasi persoalan Papua, terutama pasca kerusuhan. Oleh sebab itu, perlu dukungan publik untuk menyelesaikan permasalahan dan tetap melakukan pembangunan di Papua.

Pendekatan dialog ini juga perlu dilaksanakan agar kedua belah pihak dapat saling memahami akar permasalahan. Kendati demikian, Tirto.id menilai bahwa Pertemuan antara Presiden Jokowi dengan 61 Tokoh Papua adalah sebuah kontroversi.

Keanehan Tirto. Id yang meragukan pertemuan Presiden Jokowi dan 61 tokoh Papua di Istana Negara patut diragukan. Pasalnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto telah memastikan 61 tokoh Papua dan Papua Barat yang bertemu Presiden Joko Widodo telah mewakili masyarakat setempat. Mereka merupakan tokoh masyarakat dan adat.

“Tokoh-tokoh ini, 61 tokoh, sudah disaring betul bahwa mereka betul-betul tokoh masyarakat, tokoh adat,” kata Wiranto saat konferensi pers terkait Papua, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat, 13 September 2019.

Wiranto juga membantah pernyataan beberapa pihak yang menuduh 61 tokoh Papua itu tidak mewakili tokoh Papua dan hanya untuk kepentingan tertentu.

“Saya juga hadir di sana, dan saya juga yakin tidak ada satu kalimat pun yang mengisyaratkan kalau mereka minta jabatan, minta uang. Tidak ada,” katanya.

Wiranto mengatakan, pertemuan itu semata-mata menyampaikan aspirasi tokoh Papua kepada Presiden Jokowi. Wiranto menyebut Jokowi langsung merespons aspirasi rakyat Papua itu.

Membangun kontroversi dengan meragukan kapabilitas 61 tokoh Papua yang bertemu Jokowi jelas adalah tindakan kontra produktif. Di saat setiap orang mulai percaya terhadap penanganan masalah Papua oleh Pemerintah, media justru memperlihatkan langkah sebaliknya.

Pemberitaan media yang meragukan pertemuan 61 tokoh Papua juga berpotensi membangun kebencian dan polemik baru. Jika hal tersebut dilakukan oleh perseorangan maka dapat dimaklumi, namun jika hal ini dilakukan oleh jurnalis maka justru patut untuk menjadi pertanyaan.

Dalam membangun kontroversi, terlihat jelas media tertentu sedang mencari-cari celah untuk menyudutkan Pemerintah, demi mengejar klik bait. Sulit menepis anggapan bahwa upaya itu hanya sebagai cara agar dianggap sebagai media yang terdepan dalam mengabarkan informasi. Faktanya, upaya tersebut justru hanya memancing masalah baru di masyarakat.

Berkaca pada situasi dan kondisi Papua yang berangsur kondusif, semua pihak termasuk pers sebaiknya ikut mengubah pandangannya. Sebagai bagian dari profesionalitas, pers harusnya mampu menerapkan jurnalisme damai sebagai pemersatu masyarakat, dan bukan sebaliknya. Hal itu perlu dilaksanakan mengingat pertemuan Presiden Jokowi dengan masyarakat Papua merupakan upaya nyata untuk mewujudkan Papua agar lebih sejahtera sekaligus menampung aspirasi masyarakat agar permasalahan Papua dapat segera terselesaikan..

Ditulis Oleh : Abner Wanggai
Mahasiswa Papua tinggal di Jakarta





Fokus : Papua


#Papua #Papua Kita Bersudara #Papua Membara #Papua Kita Indonesia #Papua Damai


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






21 menit yang lalu

Jadi Calon Menhan, Ini Kata Puan Maharani soal Prabowo Subianto

Beritacenter.COM - Ketum Gerindra Prabowo Subianto diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi calon Menteri..
59 menit yang lalu

Masih Diinterogasi, Pemilik Mobil B 1 RI Ngaku Beli Undangan Pelantikan Presiden

Ada undangan warna merah, undangan dia bisa menghadiri pelantikan itu sedang kita cek. Dia katanya beli, tapi ini..
1 jam yang lalu

Ruben Onsu Apresiasi Keputusan Rafi Ahmad Memilih Vakum Dari Dunia Hiburan

Beritacenter.COM - Artis Ruben Onnsu mengapresiasi soal keputusan Rafi Ahmad yang memilih rehat sejenak dari dunia..
2 jam yang lalu

Kasus Penyalahgunaan Ganja, Jefri Nichol Dituntut 10 Bulan Rehabilitasi

Dua, menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Jefri Nichol selama 10 bulan dikurangi selama terdakwa ditangkap..
2 jam yang lalu

Polisi Tahan Pemilik Mobil B 1 RI Bermuatan Sajam yang Halangi Tamu Pelantikan Presiden

Beritacenter.COM - Pemilik mobil Nissan Terra bernopol B-1-RI, IL (39), ditetapkan polisi sebagai tersangka, usai..
2 jam yang lalu

Soal Menteri Dari Gerindra, Prabowo : Yang Dipanggil Dua

Beritacenter.COM - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menyambangi Istana Negara bersama Edhy Prabowo, Senin..
3 jam yang lalu

Santri Tewas Terjatuh dari Pohon Kelapa Setinggi 6 Meter di Indralaya Sumsel

Beritacenter.COM - Santri bernama Phiter (14) dilaporkan tewas usai terjatuh saat memanjat pohon kelapa, di are..
3 jam yang lalu

Siap Bantu Jokowi di Kabinet, Prabowo: Saya Bantu Beliau di Bidang Pertahanan

Beliau izinkan saya untuk menyampaikan, saya membantu beliau diminta di bidang pertahanan
3 jam yang lalu

Jarang Bermain, Pedro Akan Tinggalkan Chelsea

Beritacenter.COM - Gelandang Chelsea, Pedro Rodriguez dikabakaran akan meninggalkan Chelsea pada bursa transfer musim..
3 jam yang lalu

Sok Sibuk OTT, KPK Melupakan Kasus-Kasus Di Internalnya

Beritacenter.COM - Citra Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bersih dan suci seperti yang dipikir masyarakat luas..
4 jam yang lalu

Kebakaran Hanguskan Bangunan Semi Permanen Ponpes di Cianjur

Beritacenter.COM - Kebakaran melanda Pondok Pesantren Salafiyah Salamina, yang berlokasi di Kampung Bantargebang,..
4 jam yang lalu

Merapat ke Istana, Prabowo Gunakan Baju Putih Seperti Calon Menteri

Beritacenter.COM - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dikabarkan akan merapat ke Istana Kepresidenan pada..
5 jam yang lalu

Gerindra Benarkan Jokowi Undang Prabowo ke Istana, Soal Menteri Kah?

Beritacenter.COM - Ketum Gerindra Prabowo Subianto diundang untuk datang ke Istana, tepat dihari Presiden Joko Widodo..
5 jam yang lalu

Rampung dan Kembalikan Berkas Mak Susi ke Jaksa, Polisi : Semoga Segera P21

Beritacenter.COM - Polisi rampung melengkapi berkas kasus Tri Susanti atau Mak Susi dan Syamsul Arifin, setelah..
5 jam yang lalu

PR Jokowi di Periode Kedua

Menghadiri acara bedah buku Jokowi Periode Kedua: Agenda dan Harapan ditulis oleh Dr. Ahmad Suaedy. Di PBNU Jakarta..
6 jam yang lalu

Dua Rumah Terduga Teroris di Bandar Lampung Digeledah Densus 88

Beritacenter.COM - Tim Detasemen Khusus (Densus )88 Antiteror Mabes Polri menggeledah dua rumah terduga teroris di..
6 jam yang lalu

Belum Bertemu Jokowi, Bupati Minahasa Selatan Urung Jadi Menteri?

Beritacenter.COM - Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Tetty Paruntu disebut batal menjadi menteri di Kabinet..
6 jam yang lalu

Bertemu Jokowi di Istana, Erick Thohir : Lebih Banyak Bahas di Ekonomi

Beritacenter.COM - Pengusaha sukses Erick Thohir bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara. Dalam..
6 jam yang lalu

Jelang Pengumuman Menteri, Prabowo Akan ke Istana Sore Ini

BeritaCenter.COM – Calon-calon para menteri Presiden Joko Widodo tengah dipanggil ke Istana jelang pengumuman...
6 jam yang lalu

Polda Metro Jaya Gelar Operasi Zebra Jaya

Beritacenter.COM - Dalam menegakan displin berlalu lintas, Polda Metro Jaya menggelar Operasi Zebra Jaya 2019 dimana..
7 jam yang lalu

Jokowi untuk Masa Depan

Seorang mahasiswa yang baru semester pertama belajar Teknik Komputer terbinar matanya manakala seorang petinggi..
7 jam yang lalu

Calon Kuat Menko Perekonomian, ini Tanggapan Airlangga Hartarto

Beritacenter.COM - Politisi Partai Golkar Airlangga Hartarto di isukan menjadi kandidat kuat sebagai Menteri..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi