Sabtu, 18 Januari 2020 - 01:06 WIB

Ketika KPK Dianggap Dewa

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Jumat, 20 September 2019 | 21:40 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Oleh: Biakto Biakto

Begitu paranoidnya sebagian kita atas UU KPK yg direvisi, sampai Jokowi disangsikan integritasnya atas pemberantasan kerjaan setan yg sdh berjalan nyaris sepanjang usia negeri ini ada.

Riuh bak suara laron, KPK akan dilemahkan, penyadapannya diawasi, nanti bakal tak bisa lagi menangkap pencuri yg mau beraksi, DPR lembaga yg sdh tak berguna belakangan ini dianggap punya misi utk kepentingan pencurian agar tak ketauan. Dua lembaga ini diposisikan bak langit dan bumi, KPK dianggap paling bisa, DPR bak hama perusak yg tak bisa di vermak. Polisi tetap belum bisa mengambil posisi sebagai lembaga yg bisa memberesi urusan yg diharapkan, sampai Firli dicurigai.

Kita ini pesisr seperti emak² rebutan rendang, nyerobot sana-sini tak mau antri. Antri berpikir, sabar melihat tahapan, kenapa belum apa² gelagepan duluan. Firli dicurigai, Novel dijunjung tinggi, padahal dua²nya ya polisi, kalau Firli ada cacat, apa Novel dijamin bukan bangsat. Kalau DPR sdh bejat, apa KPK pasti tak berkhianat. Janganlah meletakkan sesuatu terlalu tinggi, kalau jatuh sakit sekali.

Tidak dpt dipungkiri nyaris semua lembaga di negeri ini disusupi pencuri, khususnya legislatif yg koruptif. Tapi semua yg memilih ya rakyat Indonesia. Benar kata Gusmus, lembaga legislatif itu adalah cermin pemilihnya, dan outputnya adalah bonus yg dihasilkan dari siapa yg menanam.

Banyak catatan kelam DPR, banyak juga yg dipertanyakan sepak terjang KPK, urusan Hambalang misalnya, putra mahkota yg disebut berurutan tak pernah dihadirkan, saat sekarang bgt banyak kejanggalan kelakuan Gubernur DKI, dia tak disentuh sama sekali, bagaimana IMB di pulau reklamasi, dan banyak lagi. Kalau katanya tak mau ama Firli, lha Novel itu juga polisi, penyidik KPK nyaris seluruhnya jg dari Kepolisian dan Kejaksaan, terus berarti ada polisi yg dicurigai ada yg dikawani, emang yg kalian kawani itu polisi culun yg bisa dikulum, kalian belum tau merasakan buah zakar di strum.

Jadi sudahlah, tunggu saja gimana nanti outputnya, kalau juga masih diragukan, kan ada DPR yg baru tiba, kalau juga gak dipercaya, ya salah kita semua, wong yg milih kita juga.

Kawal KPK tetap bisa bekerja, dan Dewan Pengawas yg awas.

Satu hal yg kita lupa, seberapa jeli dan kuatnya KPK serta makin penuhnya penjara, itu semua sbg tanda bahwa Indonesia masih belum dihuni manusia berakhlak yg rata², tak usah yg mulia. Sehingga yg dibeneri bukan penjara, tapi pendidikan dan rumah tangga, yg jarang ditanya Bapak ngasi uang belanja, beli mobil, uang sekolah anaknya dari mana.. Jangan² semuanya hasil curian yg disamarkan, haram di halalkan, keturunannya jadi setan.

Kita malu dgn Belanda, orangnya jarang beragama, penjaranya nyaris ditutup semua, kita agama sampai di stempel di kepala, pencurinya nyaris merata. Kalau begini seterusnya mau ada 1.000 KPK, tetap saja tak ada gunanya. Inilah hasil kebudayan orba yg dierami lebih dari separuh usia kemerdekaan Indonesia. Budayanya kolutif, instingnya koruptif, pendekatannya reaktif, jadi lupa preventif. KELAKUANNYA JADI NEGATIF.

AH.. KPK SEMOGA KEBERADAANNYA TAK LAMA², KARENA PENCURINYA SDH TOBAT NASUHA. SAAT ITULAH BARU ADA INDONESIA YG SEBENARNYA.

(Sumber: Facebook Biakto)





Fokus : KPK


#KPK #Pimpinan KPK Terpilih #Pimpinan KPK #KPK Kebakaran Jenggot


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






33 menit yang lalu

Tiga Perampok Taksi Online Ditangkap Polisi, Dua Orang Ditembak

Beritacenter.COM - Anggota Subdit III Ditkrimum Polda Metro Jaya berhasil mengamankan tiga pelaku perampokan terhadap..
1 jam yang lalu

Dipecat dari Jabatan Dirut TVRI karena Hak Siar, Ini Kata Helmy

Beritacenter.COM - Dewan Pengawas TVRI telah mencopot Helmy Yahya dari jabatannya sebagai Direktur Utama (Dirut) TVRI..
1 jam yang lalu

Dicopot dari Jabatan Dirut TVRI, Helmy Siap Tempuh Jalur Hukum

Beritacenter.COM - Pencopotan Direktur Utama (Dirut) TVRI, Helmy Yahya berlanjut ke jalur hukum. Tim Kuasa Hukum..
2 jam yang lalu

Diterjang Angin Puting Beliung, 5 Rumah di Sulbar Rusak Parah

Beritacenter.COM - Lima rumah warga di Dusun Beluwu, Desa Puccadi, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar,..
3 jam yang lalu

OTT KPK Terhadap Komisioner KPU Cacat Prosedur

Sejumlah pihak menilai penangkapan mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan oleh Komisi..
4 jam yang lalu

Nafsu Berujung Maut, Tukang Cilok Bunuh Pemandu Lagu di Puncak Bogor

Beritacenter.COM - Tukang cilok berinisial RA alias B (39) ditangkap polisi karena membunuh seorang pemandu lagu (PL)..
4 jam yang lalu

Banteng, “Lawan” Baru Si Cicak?

Kalau ngomongin soal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dulu, sering kali kita membaca judul-judul berita yang..
5 jam yang lalu

Advokat Pencinta Damai Polisikan Pendemo Pro-Anies Soal Poster 'Lengserkan Presiden'

Padahal di dalam konteks ini, demo itu pure masalah banjir bukan masalah politik. Namun dalam persoalan itu yang saya..
5 jam yang lalu

Jokowi Percayakan Kepala Bakamla ke Laksdya Aan Kurnia

BeritaCenter.COM - Laksdya TNI Aan Kurnia ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Kepala Badan Keamanan Laut..
5 jam yang lalu

Mahfud Md Sebut Dugaan Korupsi di Asabri Dari Sumber Terpercaya

BeritaCenter.COM - Menko Polhukam Mahfud Md telah melakukan pertemuan dengan Menteri BUMN Erick Thohir di kantor..
6 jam yang lalu

Jokowi Perintahan Kejaksaan Agung Tuntaskan Kasus Jiwasraya

Beritacenter.COM - Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi PT Asuransi..
6 jam yang lalu

Polisi Bongkar Peredaran Dollar Palsu di Apartemen Jaksel, 6.000 Lembar USD 100 Disita!

Beritacenter.COM - Seorang pria berinisial DW alias D ditangkap polisi lantaran membuat uang dollar AS palsu. Tak..
7 jam yang lalu

Bantu Jual Sabu Suaminya, Suniyah Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Suniyah (37) seorang ibu rumah tangga warga Kelurahan Panggungrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota..
7 jam yang lalu

Soal Sunda Empire, Ridwan Kamil : Banyak Orang Stres, Ciptakan Ilusi-ilusi

Beritacenter.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut polisi sudah turun tangan soal keberadaan kelompok Sunda..
8 jam yang lalu

Peneliti "Sebut" Anies Cari Muka Masalah Banjir Untuk Pilpres 2024

Beritacenter.COM - Peneliti Populi Center Jefri Ardiansyah mengatakan, Gubernur DKI Anies Baswedan mempolitisasi..
8 jam yang lalu

Tepis Anggapan Dinasti Politik Gibran-Bobby, Jokowi: Dinasti Gimana, Cari Partai Aja Susah

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan dirinya tak akan ikut campur mengkampanyekan putra dan..
8 jam yang lalu

Polda Jatim Ambil Alih Kasus Dugaan Pencabulan Santri Oleh Putra Kiai

Beritacenter.COM - Polda Jawa Timur (Jatim) menarik penanganan proses hukum kasus dugaan pencabulan terhadap seorang..
8 jam yang lalu

Jadi Bandar Sabu Si Buntung Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Sat Reskoba Polres Lamongan melakukan penggrebekan di rumah Takim alias Buntung yang juga..
9 jam yang lalu

Polda Jabar Selidiki dan Dalami Kemuculan Sunda Empire-Earth Empire

Beritacenter.COM - Warganet dunia maya, baru-baru ini dihebohkan dengan kemunculan kelompok Sunda Empire. Polda Jabar..
9 jam yang lalu

Tegaskan Sakit Jiwasraya Sudah Lama, Jokowi Akan Reformasi Industri Non Bank

BeritaCenter.COM – Permasalahan yang menimpa PT Asuransi Jiwasraya dijadikan momentum oleh Presiden Jokowi..
9 jam yang lalu

Jaga Stabilitas Jelang Pilkada 2020, Tito Panggil Partai di Luar dan Dalam Parlemen

BeritaCenter.COM - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian telah bertemu dengan sekjend partai politik yang masuk masuk..
9 jam yang lalu

Jepang Kritik China yang Berusaha Mengklaim Perairan dan Pulau Natuna

Diketahui juga jika Motegi juga menekankan bukan hanya Natuna tetapi juga pulau-pulau lain yang ada di laut China..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi