Selasa, 02 Juni 2020 - 06:28 WIB

Penjahat Kemanusiaan

Oleh : Indah Pratiwi | Rabu, 25 September 2019 | 15:18 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Dulu, banyak negara luar melihat dan menyebut negara kita Indonesia replika surga kecil , tetapi sekarang negara kita disebut sebagai replika asap neraka. Itu semua karena warisan, warisan yg sudah puluhan tahun hutan yg dgn sengaja dibakar.

Pada masa rezim orde baru, pd masa itu terang2an hutan dibakar, cara murah dan mudah pembersihan lahan untuk perkebunan.

Warisan pembakaran hutan ini harus dihentikan, tetapi warisan ini teryata tdk bisa dihentikan, terus menerus hutan sengaja dibakar sampai sekarang , seperti kata Presiden Jokowi : " Ada kesengajaan terorganisir "

Sedangkan Kapolri Jend. Tito K sendiri menjadi sangat heran di Riau perkebunan sawit dan hutan industri tak terbakar.

Para cukong memberi uang recehan ratusan ribu kpd mereka yg bersedia membakar hutan dan hanya dgn uang recehan ini merekapun dgn sengaja membakar hutan dan replika asap nerakapun terciptakan, dan mereka semua yg dgn sengaja membakar hutan ini sangat pantas jika disebut penjahat kemanusiaan.

Dan saya sgt setuju bahwa jangan lagi sebut kebakaran hutan adalah bencana, tetapi penjahat kemanusiaan, karena mereka semua dgn sengaja telah membakar hutan demi keserakahan.

Penjahat2 kemanusiaan ini harus ditangkap dan dihukum dgn berat.

Sedikit data tentang kebakaran hutan yg disengaja dan berapa banyak hutan yg dihancurkan, :

- 1982 - 1983 : 3,2 juta hektar.
- 1987 : 66.000. hektar.
- 1991 : 500.000. hektar.
- 1997 - 1998 : 9,7 juta hektar.
- Dan kebakaran hutan pd 2019 ini menurut data Menteri Lingkungan hidup dan kemanusiaan, luas karhutla mencapai 328.722 hektar.

Dan tercatat dalam sejarah bahwa kebakaran hutan yg paling parah dlm sejarah negara kita adalah pada th 1997-1998, yg semua ini disebabkan oleh ulah para pemilik perkebunan yg dgn sengaja membakar lahan dan hutan, itu semua karena pd masa pemerintahan rezim orde baru menyatakan bahwa pembangunan perkebunan kelapa sawit adalah target utama masa depan, maka sejak th 1995 pihak industri memakai cara tebang dan bakar untuk mengkonversi lahan menjadi perkebunan.

Adapun kebakaran hutan pd 1997-1998 yg disengaja ini dan paling parah ini yg terjadi di Riau dan Kalimantan berlangsung lebih dari 7 bulan, adapun dampaknya kenegara Asia Tenggara hingga sebagian Australia, akibatnya seluruh negara Asia Tenggara menjadi gelap , dan akibat asap ini pd 26 Sept 1997 pesawat Garuda jenis Air Bus 300 jatuh diladang warga didesa Buah Nabar Kab Deli Serdang, Prov Sumut, dan menewaskan seluruh penumpang serta kru pesawat berjumlah234 orang.

Apakah kejadian pembakaran hutan yg terparah dlm sejarah ini 1997-1998 adalah salah Presiden Jokowi Juga ? mereka hanya bisa menyalahkan, berdemo minta Presiden Jokowi mundur karena tdk bisa mengatasi Karhutla , jika kita berdasarkan fakta bahwa Presiden Jokowi dlm mengatasi karhutla ini telah bekerja dgn sgt serius, terbukti sejak karhutla th 2015 dan setelah itu titik api sgt jauh menurun, tetapi sekarang ini pd 2019 ini kembali hutan dgn sengaja dibakar lagi dan yg disalahkan presiden Jokowi , lalu bagaimana dgn 10 th pemerintahan Esbeye dan apa fungsinya kepala daerah ?

Pembakar hutan adalah penjahat kemanusiaan.
Pembakar hutan adalah pembunuh massal.
Dan mereka semua harus ditangkap dan dihukum dgn sangat berat.

SALAM DAMAI.

Sumber : Status Facebook Asrof Husin





Fokus : Kebakaran Hutan


#Karhutla #Kebakaran Hutan #Kebakaran Lahan #Grup Bakrie Terlibat Karhutla


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






5 menit yang lalu

Prediksi Cuaca di Jakarta Cerah Berawan

Beritacenter.COM - Langit ibu Kota Jakarta di prediksi akan berlangsung cerah berawan pada hari Selasa..
6 jam yang lalu

Terungkap ! Ini Lima Daerah yang Diduga Korupsi Bantuan Sosial Covid-19

Beritacenter.COM - Polisi mengungkap lima daerah yang melakukan penyelewengan bantuan sosial untuk masyarakat..
8 jam yang lalu

Pemkab Sragen Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Intimidasi Petugas Medis Corona

Beritacenter.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen meminta polisi agar mengusut tuntas kasus intimidasi terhadap..
9 jam yang lalu

Sadis! Suami Tega Bacok Istri Hingga Tewas

Beritacenter.COM - Seorang petani bernama Yusuf warga Desa Bojo, Kecamatan Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi..
9 jam yang lalu

Kabar Baik, Pasien Corona Sembuh di DIY Mencapai 167 Orang

Beritacenter.COM - Angka kesembuhan pasien positif virus Corona di DIY terus bertambah. Kabar terbaru sebanyak 6..
10 jam yang lalu

Polisi Sita Ratusan Balon Udara Serta Petasan di Pekalongan

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menyita ratusan balon udara siap terbang dari berbagai tempat di..
11 jam yang lalu

Sempat Koma Selama Sebulan, Bayi Positif Corona di Brasil Dinyatakan Sembuh

Beritacenter.COM - Sempat dalam kondisi koma selama hampir sebulan terakhir, bayi berusia 5 bulan dilaporkan sembuh..
12 jam yang lalu

Loh! Diganggu Mahluk Halus Jadi Alasan Pasien Corona di Mamuju Kabur dari RS

Beritacenter.COM - Remaja berinisial AK (18), pasien positif Corona (COVID-19) di Mamuju, Sulawesi Barat, nekat kabur..
13 jam yang lalu

Sempat Live FB Tawarkan Jasa, Travel Gelap Angkut Pemudik dari Cianjur Dicegat Polisi

Beritacenter.COM - Polisi berhasil menggagalkan upaya travel bodong mengantarkan para pemudik dari Cianjur ke..
14 jam yang lalu

Gelar Patroli Biru, Polisi Amankan 2 Travel Gelap Angkut 12 Pemudik di Terminal Jatijajar Depok

Beritacenter.COM - Guna mengantisipasi arus balik pemudik yang hendak masuk ke Depok, Jawa Barat, petugas gabungan..
17 jam yang lalu

Resmi! Daftar 102 Kabupaten/Kota yang Boleh Menerapkan New Normal

BeritaCenter.COM - Pemerintah pusat merilis daftar 102 kabupaten/kota yang diizinkan menerapkan new normal atau..
17 jam yang lalu

Harus Tahu! Sejarah Hari Lahir Pancasila yang Diperingati Setiap 1 Juni

BeritaCenter.COM – Pancasila merupakan dasar negara Indonesia di mana setiap tanggal 1 Juni diperingati sebagai..
18 jam yang lalu

Peringati Hari Lahir Pancasila, Jokowi: Layani Masyarakat Tanpa Bedakan Kelompok, Ras dan Agama

BeritaCenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak penyelenggara negara baik pusat dan daerah agar berpihak..
18 jam yang lalu

Di Hari Lahir Pancasila, Jokowi Ajak Pejabat Pusat-Daerah Agar Selalu Berpihak pada Rakyat

BeritaCenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak penyelenggara negara baik pusat dan daerah terus berpihak..
18 jam yang lalu

Ada Pandemi Corona, Jokowi Peringati Hari Lahir Pancasila secara Virtual

BeritaCenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama pejabat lainnya memperingati hari lahir Pancasila 1 Juni..
19 jam yang lalu

Aktor Dwi Sasono Ditangkap Polisi, Ditemukan 16 Gram Ganja di Rumahnya

BeritaCenter.COM – Polres Jakarta Selatan melakukan penangkapan terhadap aktor Dwi Sasono terkait narkoba...
21 jam yang lalu

Setelah Hong Kong, AS Diguncang Kerusuhan Hebat

Beritacenter.COM - Pemerintah China menyinggung Amerika Serikat (AS) lantaran banyak kota di Amerika..
21 jam yang lalu

Begini Saat Peringati Hari Pancasila di Tengah Pandemi

Beritacenter.COM - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) melakukan kegiatan Hari Lahir Pancasila..
23 jam yang lalu

Polisi Sita Ratusan Balon Udara dan Petasan di Pekalongan

Beritacenter.COM - Sebanyak ratusan balon udara dan petasan diamankan jajaran Polsek Pekalongan Selatan, Jawa Tengah...
1 hari yang lalu

BMKG Prediksi Cuaca di Jakarta Cerah Berawan

Beritacenter.COM - Badan Meteorlogi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di Ibu Kota Jakarta akan cerah..
1 hari yang lalu

Kebakaran Hanguskan Toko Sepatu di Kota Bogor, Damkar Lakukan Pemadaman

Beritacenter.COM - Kebakaran menimpa sebuah toko sepatu di Kota Bogor, Jawa Barat. Kobaran api si jago merah membakar..
1 hari yang lalu

Bejad, Napi Asimilasi di Tulungagung Gagahi Calon Anak Tiri Berkali-kali

Beritacenter.COM - Bejad, seorang napi yang baru saja bebas dari Lapas Tulungagung setelah mendapat program..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi