Selasa, 19 Nopember 2019 - 12:14 WIB

Penjahat Kemanusiaan

Oleh : Indah Pratiwi | Rabu, 25 September 2019 | 15:18 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Dulu, banyak negara luar melihat dan menyebut negara kita Indonesia replika surga kecil , tetapi sekarang negara kita disebut sebagai replika asap neraka. Itu semua karena warisan, warisan yg sudah puluhan tahun hutan yg dgn sengaja dibakar.

Pada masa rezim orde baru, pd masa itu terang2an hutan dibakar, cara murah dan mudah pembersihan lahan untuk perkebunan.

Warisan pembakaran hutan ini harus dihentikan, tetapi warisan ini teryata tdk bisa dihentikan, terus menerus hutan sengaja dibakar sampai sekarang , seperti kata Presiden Jokowi : " Ada kesengajaan terorganisir "

Sedangkan Kapolri Jend. Tito K sendiri menjadi sangat heran di Riau perkebunan sawit dan hutan industri tak terbakar.

Para cukong memberi uang recehan ratusan ribu kpd mereka yg bersedia membakar hutan dan hanya dgn uang recehan ini merekapun dgn sengaja membakar hutan dan replika asap nerakapun terciptakan, dan mereka semua yg dgn sengaja membakar hutan ini sangat pantas jika disebut penjahat kemanusiaan.

Dan saya sgt setuju bahwa jangan lagi sebut kebakaran hutan adalah bencana, tetapi penjahat kemanusiaan, karena mereka semua dgn sengaja telah membakar hutan demi keserakahan.

Penjahat2 kemanusiaan ini harus ditangkap dan dihukum dgn berat.

Sedikit data tentang kebakaran hutan yg disengaja dan berapa banyak hutan yg dihancurkan, :

- 1982 - 1983 : 3,2 juta hektar.
- 1987 : 66.000. hektar.
- 1991 : 500.000. hektar.
- 1997 - 1998 : 9,7 juta hektar.
- Dan kebakaran hutan pd 2019 ini menurut data Menteri Lingkungan hidup dan kemanusiaan, luas karhutla mencapai 328.722 hektar.

Dan tercatat dalam sejarah bahwa kebakaran hutan yg paling parah dlm sejarah negara kita adalah pada th 1997-1998, yg semua ini disebabkan oleh ulah para pemilik perkebunan yg dgn sengaja membakar lahan dan hutan, itu semua karena pd masa pemerintahan rezim orde baru menyatakan bahwa pembangunan perkebunan kelapa sawit adalah target utama masa depan, maka sejak th 1995 pihak industri memakai cara tebang dan bakar untuk mengkonversi lahan menjadi perkebunan.

Adapun kebakaran hutan pd 1997-1998 yg disengaja ini dan paling parah ini yg terjadi di Riau dan Kalimantan berlangsung lebih dari 7 bulan, adapun dampaknya kenegara Asia Tenggara hingga sebagian Australia, akibatnya seluruh negara Asia Tenggara menjadi gelap , dan akibat asap ini pd 26 Sept 1997 pesawat Garuda jenis Air Bus 300 jatuh diladang warga didesa Buah Nabar Kab Deli Serdang, Prov Sumut, dan menewaskan seluruh penumpang serta kru pesawat berjumlah234 orang.

Apakah kejadian pembakaran hutan yg terparah dlm sejarah ini 1997-1998 adalah salah Presiden Jokowi Juga ? mereka hanya bisa menyalahkan, berdemo minta Presiden Jokowi mundur karena tdk bisa mengatasi Karhutla , jika kita berdasarkan fakta bahwa Presiden Jokowi dlm mengatasi karhutla ini telah bekerja dgn sgt serius, terbukti sejak karhutla th 2015 dan setelah itu titik api sgt jauh menurun, tetapi sekarang ini pd 2019 ini kembali hutan dgn sengaja dibakar lagi dan yg disalahkan presiden Jokowi , lalu bagaimana dgn 10 th pemerintahan Esbeye dan apa fungsinya kepala daerah ?

Pembakar hutan adalah penjahat kemanusiaan.
Pembakar hutan adalah pembunuh massal.
Dan mereka semua harus ditangkap dan dihukum dgn sangat berat.

SALAM DAMAI.

Sumber : Status Facebook Asrof Husin





Fokus : Kebakaran Hutan


#Karhutla #Kebakaran Hutan #Kebakaran Lahan #Grup Bakrie Terlibat Karhutla


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






2 menit yang lalu

Nguntep Diri Rumah Istrinya, Imron Sang Pengedar Sabu Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Mohammad Imron alias Shampo, warga Desa Karobelah Kecamatan Mojoagung, berhasil dimankan pihak..
43 menit yang lalu

Sindikat Kejahatan Pencurian Motor Antar Pulau Dibongkar Polisi

Beritacenter.COM - Polres Indramayu berhasil membongkar pencurian motor antarpulau. Puluhan unit kendaraan bermotor..
1 jam yang lalu

Wanita Muslim di Khasmir Terancam Diperkosa Massal

Beritacenter.COM - Para kaum wanita muslimah di Khasmir terancam diperkosa secara massal usai mantan jenderal tentara..
1 jam yang lalu

Erick Thohir Rombak Birokrasi Agar BUMN Lebih Lincah

Beritacenter.COM - Menteri BUMN Erick Thohir langsung tancap gas menjalankan amanah dari Presiden Joko Widodo..
1 jam yang lalu

Gempa Susulan Bertubi-tubi Terjang Tenggara Bitung-Sulut

Beritacenter.COM - Gempa susulan hingga pada Selasa(19/11/2019) usai pasca kejadian gempa berskala 7,1 Skala..
2 jam yang lalu

Marcus Rashford Optimis Bisa Bawa Inggris Juara Euro 2020

Diketahui juga jika pertandingan yang dilaksanakan di Pristina itu, Rashford turut mencetak satu gol untuk membawa..
2 jam yang lalu

Awal Tahun 2020, Tarif Listrik Akan Mengalami Sedikit Kenaikan

Meski tarif listrik untuk golongan tersebut mengalami kenaikan, Rida menjamin nilainya tak terlalu besar. Karena,..
2 jam yang lalu

WhatsApp Temukan Celah Keamanan dalam Aplikasinya

Nasihat kemanan menggambarkan masalah itu sebagai stack-based buffer overflow yang mampu memicu kode berbahaya..
2 jam yang lalu

Edarkan Pil Dobel L Dikalangan Pelajar, JS dan BS Diamankan Polisi

Beritacenter.COM - Dua pemuda berinisial JS dan BS harus berurusan dengan anggota Satreskoba Polres Kediri, lantaran..
2 jam yang lalu

Edarkan Pil Koplo, Khoiruddin Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Ahmad Yusuf Khoiruddin (28) warga Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, harus..
3 jam yang lalu

Meski Sudah 6 Bulan Berlalu, Aksi Unjuk Rasa Warga Hong Kong Tak Kunjung Mereda

Bentrokan kemarin adalah yang paling brutal sejak aksi unjuk rasa dimulai di Hong Kong sejak 9 Juni lalu. Saat itu,..
3 jam yang lalu

Astaga...! Mobil Ambulance Tabrak 4 Sepede Motor, Hingga 10 Orang Luka-luka

Beritacenter.COM - Astaga, Tabrakan beruntun terjadi di Jalan Raya Desa Gambirono Kecamatan Bangsalsari Kabupaten..
3 jam yang lalu

Oknum Pembina Pramuka Divonis Kebiri Kimia oleh PN Surabaya

Beritacenter.COM - Oknum Pembina Pramuka Rahmat Slamet Santoso alias Memet (30) di vonis hukuman kebiri kimia oleh..
3 jam yang lalu

Pilkades Serentak di Temanggung, Jateng Akan Serap Anggaran Milyaran Rupiah

Lebih lanjut Agus juga menyebutkan dana sebesar Rp 5,7 tersebut dianggarkan pada APBD 2019 sebesar Rp 1,4 miliar dan..
4 jam yang lalu

Dituding Menistakan Agama, Ini Alasan Sukmawati Bandingkan Nabi-Sukarno

Beritacenter.COM - Putri Presiden RI pertama, Sukmawati menjelaskan terkait pidatonya yang terkesan membandingkan..
5 jam yang lalu

Pasca Bom Medan, Polisi Tahan 26 Orang

Beritacenter.COM - Pasca terjadi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, polisi sudah mengamankan dan menahan 26..
5 jam yang lalu

Harga Emas Naik Dipicu Melemahnya Dolar

Beritacenter.COM - Pelemahan dolar AS dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS menyebabkan harga emas..
6 jam yang lalu

Madrid Kehilangan James Rodriguez Karena Cedera

Beritacenter.COM - James Rodriguez mengalami cedera lutut kirinya saat menjalani latihan bersama timnas Kolombia di..
7 jam yang lalu

Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Pasuruan

BeritaCenter.COM - Terduga teroris, seorang pria berinisial ADM diamankan tim detasemen khusus (Densus) 88 antiteror..
9 jam yang lalu

Polisi Amankan Pengedar Sabu di Jakarta Pusat

BeritaCenter.COM - Kepolisian berhasil mengamankan DA (27) selaku pengedar dan pecandu berat narkoba. Pelaku..
10 jam yang lalu

PKS Ungkit Keikhlasan Gerindra Soal Wagub DKI

BeritaCenter.COM - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ungkit keikhlasan Partai Gerindra soal hak kursi wakil gubernur..
11 jam yang lalu

Terjerat Kasus Suap, Eks Bupati Talaud Dituntut 7 Tahun Penjara

BeritaCenter.COM - Mantan Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip dituntut tujuh tahun penjara dan denda..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi