Selasa, 18 Januari 2022 - 11:56 WIB

Waspada Hasutan Demonstrasi Anarkis di Media Sosial

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Selasa, 01 Oktober 2019 | 20:14 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Demonstrasi anarkis yang terjadi beberapa hari belakangan ini, salah satunya dipicu lewat media sosial. Masyarakat diharapkan tidak terpengaruh.

Kita tahu kerusuhan yang terjadi pasca insiden rasialis di jawa timur disebabkan oleh apa, dan kita paham siswa STM yang mengikuti demo disebabkan karena apa, kedua hal tersebut tentu bisa dijawab dengan 1 jawaban, yaitu ajakan di media sosial.

Tak ada kerusuhan tanpa provokator, media sosial dapat menjadi wadah untuk memprovokasi dan menghasut puluhan hingga ratusan orang untuk memanaskan situasi dengan informasi yang beredar, para provokator akan merasa puas jika massa yang turun ke jalan juga ikut menghasut peserta yang lain, sehingga terciptalah chaos.

Bukan hanya di Indonesia, beberapa peristiwa dunia terkait juga dipengaruhi oleh informasi yang berkembang di media sosial. Seperti kerusuhan di Mesir yang berujung pada lengsernya Presiden Hosni Mubarak, perubahan yang terjadi di Tunisia, dan kerusuhan yang terjadi di Moldova. Ke semua negara tersebut ikut mengalami kekerasan dan anarkisme, instabilitas pemerintahan bahkan berujung pada krisis berkepanjangan di seluruh sektor kehidupan bermasyarakat.

Kekerasan yang dipicu oleh hasutan di media sosial memang cukup meresahkan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Keterbukaan dan kebebasan akses ruang publik, justru menjadi bumerang bagi negara itu sendiri.

Pada 2017 lalu Kemenkominfo juga sempat menutup saluran Telegram karena media tersebut ditengarai menjadi media favorit yang digunakan kelompok radikal terorisme (ISIS) dalam menyebarkan doktrinasi, hasutan sampai dengan ajakan pelatihan merakit bom.

Kemenkominfo juga menyampaikan bahwa peningkatan penyebaran konten negatif di media sosial begitu massif diantaranya berupa konten ujaran kebencian, fitnah dan berita bohong (hoax).

Rentetan kejadian yang berujung pada kerusuhan tersebut tentu menjadi peringatan untuk kita bersama. Jangan sampai IT menjadi wabah bagi keberlangsungan berbangsa dan bernegara kita. Semestinya perkembangan teknologi dan informasi dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat dan munculnya media sosial di era milenial ini semestinya dapat memudahkan manusia dalam bersilaturahmi maupun mempererat hubungan dengan orang lain, bukan lantas menambah rasa benci dan permusuhan antar sesama.

Jangan sampai justru kemunculan media sosial ini malah akan merusak harmonisasi sosial, apalagi sampai menghancurkan tatanan bernegara yang sudah terbangun selama ini. Tentu patut menjadi renungan bagi seluruh anak bangsa, media sosial tanpa kecerdasan penggunanya justru hanya akan menjadi “media kesialan” yang dapat merusak segala hal, baik itu pengguna media sosial, maupun harmoni masyarakat bangsa.

Di sisi lain, Media sosial juga dituding sebagai permasalahan yang menyebabkan meningkatnya masalah kesehatan mental pada remaja akhir – akhir ini.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto menyebutkan bahwa berbagai elemen, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga suporter pun dihasut untuk berhadapan dengan aparat.

Ia menjelaskan gelombang baru yang dimaksudkan dilakukan oleh kelompok yang ingin menciptakan suasana chaos dengan melibatkan sejumlah kelompok masyarakat.

Wiranto mencontohkan demonstrasi mahasiswa dan pelajar di Gedung DPR beberapa waktu lalu, yang berujung ricuh karena ada hasutan dari kelompok yang ingin menciptakan suasana rusuh.

Mereka memprovokasi pelajar untuk berhadapan dengan aparat keamanan, dengan harapan muncul korban dan mempersalahkan aparat keamanan. Setelah polisi menangkap sebagian pelajar, salah seorang pelajar yang tertangkap mengaku mengikuti aksi demonstrasi tersebut karena ajakan di media sosial.

Tentunya kita harus tetap waspada dengan berbagai seruan di media sosial, dimana beberapa hari terakhir kondisi politik nasional terus memanas pasca mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di sejumlah kota. Tidak hanya di Jakarta, demonstrasi juga berlangsung di sejumlah kota besar, seperti Bogor, Bandung, Medan dan lain sebagainya.

Kita harus dapat membedakan, mana ajakan untuk demonstrasi dan ajakan provokasi untuk melawan aparat, jangan sampai kita terlarut dalam emosi dalam hingar bingar demonstrasi, tanpa mengetahui aspirasi yang disuarakan.

Di Papua provokasi atas pembicaraan seorang guru di sekolah juga menjadi kesialan tersendiri, dimana saat mengajar Guru meminta siswa agar tidak terlalu berbicara keras. Namun kemudian dipelintir omongan guru tersebut menjadi kata kera. Maka beredarlah dalam masyarakat bahwa sang guru mengolok siswanya dengan kata kera. Hasutan tersebut melahirkan kerusuhan yang besar dan terjadi pembakaran terhadap beberapa ruko, kantor PLN, Kantor Bupati dan berbagai kantor lainnya.

Hasutan adalah sesuatu yang berbahaya, ditambah lagi jika hasutan tersebut digaungkan melalui sosial media, tak terhitung sudah berapa banyak netizen yang terpapar hasutan tersebut.

 

Ditulis Oleh : Dede Sulaiman
Pegiat Media Sosial





Fokus : Demo


#Demo Mahasiswa #Demo Mahasiswa Rusuh #Demo DPR #Demo Pelajar #Percakapan KPK Sumbang Logistik Buat Demonstran #Grup WA KPK Sumbang Logistik Demostran


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






21 menit yang lalu

Pedagang Gorengan Pembacok Rentenir hingga Tewas di Tangsel jadi Tersangka

Beritacenter.COM - Polisi menetapkan Cucu Samsudin sebagai tersangka dan telah diamankan di Mapolsek Ciputat Timur...
30 menit yang lalu

Sebelum Asesmen di BNNP DKI, Ardhito Pramono Sudah di Swab Test Hasil Negatif

Beritacenter.COM - Hari ini, musisi yang juga aktor Ardhito Pramono akan menjalani proses asesmen di BNNP DKI..
51 menit yang lalu

Simak ! Ini Alasannya Mengapa Kita Harus Pahami Kandungan Surat Al-Fatihah

Beritacenter.COM - Al-Fatihah merupakan surat pertama dalam Alquran yang begitu istimewa keutamaannya dibanding..
1 jam yang lalu

Jalani PTM 100 Persen dalam Sepekan, Ini 3 Poin yang Jadi Sorotan Satgas Covid-19 di Surabaya

Beritacenter.COM - Pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen di Surabaya telah berlangsung selama satu minggu. Dalam..
2 jam yang lalu

Miliki Sabu, Pemuda di Muara Angke Jakut Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap seorang pemuda bernama Muhammad Ramli di Muara Angke,..
2 jam yang lalu

Tegas ! Panglima TNI akan Kawal Kasus Pengeroyokan yang Tewaskan Pratu Sahdi

Beritacenter.COM - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengaku akan mengawal terus kasus pengeroyokan yang..
3 jam yang lalu

Duel Maut di Ciputat : Rentenir Tewas Digorok Tukang Gorengan

Beritacenter.COM - Duel maut antara rentenir berinisial NS (20) dan pengutang berinisial CS (39) di Ciputat,..
3 jam yang lalu

Brak ! Lima Motor Terjatuh Akibat Tumpahan Solar di Jalan Ciledug Raya

Beritacenter.COM - Sejumlah pengendara motor terjatuh akibat tumpahan solar di Jalan Ciledug Raya, Cipulir, Kecamatan..
3 jam yang lalu

Polisi Beberkan Peran 1 Pelaku Pengeroyok Anggota TNI di Jakut

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil menangkap tiga tersangka pengeroyokan yang menewaskan anggota..
4 jam yang lalu

Prediksi Cuaca : Hujan Disertai Badai akan Landa Wilayah Jakarta pada Siang-Sore Hari

Beritacenter.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah..
11 jam yang lalu

Arsenal Tertarik Datangkan Georginio Wijnaldum

Beritacenter.COM - Gelandang PSG, Georginio Wijnaldum dikabarkan ingin pindah lagi ke Liga Inggris bulan ini. Arsenal..
11 jam yang lalu

Inilah 4 Manfaat Konsumsi Buah Pir untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Buah pir mempunyai beragam manfaat untuk kesehatan yang diperoleh dari adanya kandungan nutrisi di..
12 jam yang lalu

Sebelum Keluar Rumah, Sebaiknya Baca Doa Ini agar Terhindar dari Kecelakaan dan Selamat sampai Tujuan

Doa merupakan sesuatu hal yang penting bagi umat Islam. Doa pun bisa dibaca kapan saja dan dimana saja. Termasuk..
13 jam yang lalu

Gempa saat Karantina, Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar Pasrah Tetap di Kamar

Beritacenter.COM - Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah baru saja menyelesaikan masa karantinanya sepulang liburan..
13 jam yang lalu

Innalillahi !! Pegawai Honorer di Malang Tewas Tersambar Kereta Api

Beritacenter.COM - Seorang pegawai honorer Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang dikabarkan meninggal dunia tertabrak..
13 jam yang lalu

Polisi Tetapkan 1 Pelaku Penggroyokan TNI di Pejaringan jadi Tersangka

Beritacenter.COM - Jajaran Polres Metro Jakarta Utara menetapkan satu orang pelaku pengeroyokan yang menewaskan..
14 jam yang lalu

Anies Versus Ganjar Diantara Prabowo Puan

Tahun ini ada 7 Gubernur yang habis masa jabatannya, salah satunya Anis Baswedan. Masing-masing..
14 jam yang lalu

11 Anggota Tim Advance Umrah Positif Covid -19, Menag Yaqut : Betul, Tanpa Gejala

Beritacenter.COM - Sebanyak 11 dari 25 anggota tim advance umrah yang berangkat ke Arab Saudi dinyatakan positif..
15 jam yang lalu

PSSI Buka Suara Soal Trending Tagar #HarunaOut

Beritacenter.COM - PSSI angkat bicara soal trending tagar #HarunaOut, yang belakangan jadi perbincangan warganet..
15 jam yang lalu

Ibu Rumah Tangga Tewas Gantung Diri Disaksikan Dua Orang Anaknya di Depok

Beritacenter.COM - Seorang ibu rumah tangga berinisal LD (35) tewas mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di..
15 jam yang lalu

PT Eka Mas Republik Buka Lowongan, Nyuks Silakan Yang Mau Bergabung....

Beritacenter.COM - Lowongan kerja kembali dibuka oleh Myrepublic adalah Brand kami dari PT Eka Mas Republik (Member..
15 jam yang lalu

Polda Metro soal Pemasok Narkoba ke Komika Fico : Kita Sudah Tahu, Sudah DPO!

Beritacenter.COM - Jajaran penyidik Polda Metro Jaya telah mengantongi identitas pengedar narkoba yang menjerat..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi