Senin, 13 Juli 2020 - 11:43 WIB

Waspada Hasutan Demonstrasi Anarkis di Media Sosial

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Selasa, 01 Oktober 2019 | 20:14 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Demonstrasi anarkis yang terjadi beberapa hari belakangan ini, salah satunya dipicu lewat media sosial. Masyarakat diharapkan tidak terpengaruh.

Kita tahu kerusuhan yang terjadi pasca insiden rasialis di jawa timur disebabkan oleh apa, dan kita paham siswa STM yang mengikuti demo disebabkan karena apa, kedua hal tersebut tentu bisa dijawab dengan 1 jawaban, yaitu ajakan di media sosial.

Tak ada kerusuhan tanpa provokator, media sosial dapat menjadi wadah untuk memprovokasi dan menghasut puluhan hingga ratusan orang untuk memanaskan situasi dengan informasi yang beredar, para provokator akan merasa puas jika massa yang turun ke jalan juga ikut menghasut peserta yang lain, sehingga terciptalah chaos.

Bukan hanya di Indonesia, beberapa peristiwa dunia terkait juga dipengaruhi oleh informasi yang berkembang di media sosial. Seperti kerusuhan di Mesir yang berujung pada lengsernya Presiden Hosni Mubarak, perubahan yang terjadi di Tunisia, dan kerusuhan yang terjadi di Moldova. Ke semua negara tersebut ikut mengalami kekerasan dan anarkisme, instabilitas pemerintahan bahkan berujung pada krisis berkepanjangan di seluruh sektor kehidupan bermasyarakat.

Kekerasan yang dipicu oleh hasutan di media sosial memang cukup meresahkan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Keterbukaan dan kebebasan akses ruang publik, justru menjadi bumerang bagi negara itu sendiri.

Pada 2017 lalu Kemenkominfo juga sempat menutup saluran Telegram karena media tersebut ditengarai menjadi media favorit yang digunakan kelompok radikal terorisme (ISIS) dalam menyebarkan doktrinasi, hasutan sampai dengan ajakan pelatihan merakit bom.

Kemenkominfo juga menyampaikan bahwa peningkatan penyebaran konten negatif di media sosial begitu massif diantaranya berupa konten ujaran kebencian, fitnah dan berita bohong (hoax).

Rentetan kejadian yang berujung pada kerusuhan tersebut tentu menjadi peringatan untuk kita bersama. Jangan sampai IT menjadi wabah bagi keberlangsungan berbangsa dan bernegara kita. Semestinya perkembangan teknologi dan informasi dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat dan munculnya media sosial di era milenial ini semestinya dapat memudahkan manusia dalam bersilaturahmi maupun mempererat hubungan dengan orang lain, bukan lantas menambah rasa benci dan permusuhan antar sesama.

Jangan sampai justru kemunculan media sosial ini malah akan merusak harmonisasi sosial, apalagi sampai menghancurkan tatanan bernegara yang sudah terbangun selama ini. Tentu patut menjadi renungan bagi seluruh anak bangsa, media sosial tanpa kecerdasan penggunanya justru hanya akan menjadi “media kesialan” yang dapat merusak segala hal, baik itu pengguna media sosial, maupun harmoni masyarakat bangsa.

Di sisi lain, Media sosial juga dituding sebagai permasalahan yang menyebabkan meningkatnya masalah kesehatan mental pada remaja akhir – akhir ini.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto menyebutkan bahwa berbagai elemen, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga suporter pun dihasut untuk berhadapan dengan aparat.

Ia menjelaskan gelombang baru yang dimaksudkan dilakukan oleh kelompok yang ingin menciptakan suasana chaos dengan melibatkan sejumlah kelompok masyarakat.

Wiranto mencontohkan demonstrasi mahasiswa dan pelajar di Gedung DPR beberapa waktu lalu, yang berujung ricuh karena ada hasutan dari kelompok yang ingin menciptakan suasana rusuh.

Mereka memprovokasi pelajar untuk berhadapan dengan aparat keamanan, dengan harapan muncul korban dan mempersalahkan aparat keamanan. Setelah polisi menangkap sebagian pelajar, salah seorang pelajar yang tertangkap mengaku mengikuti aksi demonstrasi tersebut karena ajakan di media sosial.

Tentunya kita harus tetap waspada dengan berbagai seruan di media sosial, dimana beberapa hari terakhir kondisi politik nasional terus memanas pasca mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di sejumlah kota. Tidak hanya di Jakarta, demonstrasi juga berlangsung di sejumlah kota besar, seperti Bogor, Bandung, Medan dan lain sebagainya.

Kita harus dapat membedakan, mana ajakan untuk demonstrasi dan ajakan provokasi untuk melawan aparat, jangan sampai kita terlarut dalam emosi dalam hingar bingar demonstrasi, tanpa mengetahui aspirasi yang disuarakan.

Di Papua provokasi atas pembicaraan seorang guru di sekolah juga menjadi kesialan tersendiri, dimana saat mengajar Guru meminta siswa agar tidak terlalu berbicara keras. Namun kemudian dipelintir omongan guru tersebut menjadi kata kera. Maka beredarlah dalam masyarakat bahwa sang guru mengolok siswanya dengan kata kera. Hasutan tersebut melahirkan kerusuhan yang besar dan terjadi pembakaran terhadap beberapa ruko, kantor PLN, Kantor Bupati dan berbagai kantor lainnya.

Hasutan adalah sesuatu yang berbahaya, ditambah lagi jika hasutan tersebut digaungkan melalui sosial media, tak terhitung sudah berapa banyak netizen yang terpapar hasutan tersebut.

 

Ditulis Oleh : Dede Sulaiman
Pegiat Media Sosial





Fokus : Demo


#Demo Mahasiswa #Demo Mahasiswa Rusuh #Demo DPR #Demo Pelajar #Percakapan KPK Sumbang Logistik Buat Demonstran #Grup WA KPK Sumbang Logistik Demostran


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






30 menit yang lalu

KKP: Permen No 12 Tahun 2020 Untuk Kesejahteraan Nelayan, Pembudidaya dan Pengembangan Lobster

BeritaCenter.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan bahwa Permen KP Nomor 12 tahun 2020..
1 jam yang lalu

Dukung Program KKP, BPBAP Situbondo Lakukan Perekayasaan Lobster

BeritaCenter.COM - Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) di Situbondo memulai perekayasaan lobster. Kegiatan..
1 jam yang lalu

Test Swab Massal, 18 Orang di Banyumas Posifit COVID - 19

Beritacenter.COM - Pemerintahaan Kabupaten Banyumas menggelar tes swab massal, sebanyak 18 orang dinyatakan positif..
2 jam yang lalu

Kebakaran Hanguskan Perumahan di Bekasi, Tiga Orang Tewas

Beritacenter.COM - Kebakaran besar melanda rumah di Jalan Griya Jatimurni, Pondok Melati, Kota Bekasi, Senin..
2 jam yang lalu

Edhy Prabowo: Saya Tak Akan Gentar Demi Nelayan dan Masyarakat Agar Bisa Senyum Gembira

Beritacenter.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan, Edy Prabowo merespons keluhan pembudidaya dan nelayan di Situbondo..
2 jam yang lalu

Manfaat Minum Air Lemon Hangat di Pagi Hari Saat Perut Kosong

Beritacenter.COM - Meminum air lemon di pagi hari saat perut kosong memiliki segudang manfaat untuk kesehatan tubuh..
4 jam yang lalu

Presiden Singgung Belanja Militer Menhan Prabowo

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) belakangan menyoroti belanja kementerian dan lembaga. Menteri..
5 jam yang lalu

Kapal Perang AS Meledak di San Diego 21 Orang Terluka

Beritacenter.COM - Kapal perang Amerika Serikat (AS) terbakar dan meledak di Pangkalan Angkatan Laut San Diego,..
14 jam yang lalu

Berangkat ke Pasuruan Demi Pekerjaan, Gadis asal Surabaya Malah Diperkosa

Beritacenter.COM - Nahas, nasib yang menimpa gadis berinisial WA (24) asal Surabaya, Jawa Timur. Dijanjikan pekerjaan..
16 jam yang lalu

Polisi Tangkap Pengedar Hingga Ungkap 1 Hektar Ladang Ganja di Bandung

Beritacenter.COM - Polisi berhasil mengungka keberadaan ladang ganja diatas lahan perkebunan seluas satu hektare di..
17 jam yang lalu

Pasca Longsor Parapat Sumut, Polisi: Warga Hati-hati, Diatas Roda 4 Belum Diizinkan Melintas

Sudah lancar, tetapi kami masih memberlakukan aturan sementara, kendaraan diatas roda empat tidak melintas dari sana
19 jam yang lalu

Hati-Hati ! 7 Makanan Ini Dapat Meningkatkan Kadar Gula di Tubuh Secara Cepat

Beritacenter.COM - Menjaga pola makanan dalam diri kita sangatlah penting agar kita terhindar dari berbagai macam..
20 jam yang lalu

Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran Terbakar, 23 Mobil Damkar Dikerahkan

Beritacenter.COM - Kebakaran melanda pemukiman penduduk di Jalan Dakota, Kamayoran, Jakarta Pusat. Sebanyak 23 mobil..
22 jam yang lalu

Gempa 5,0 Magnitudo Guncang Wilayah Sumsel, BMKG : Tak Berpotensi Tsunami

Beritacenter.COM - Gempa dengan kekuatan 5,0 magnitudo mengguncang wilayah Sumatera Selatan. Gempa tersebut tidak..
22 jam yang lalu

KKP Siap Beri Modal Kelompok Nelayan Pembudidaya Lobster

Beritacenter.COM - Kemeterian Kelautan dan Perikanan (KKP) siap membantu kelompok nelayan pembudidaya lobster yang..
22 jam yang lalu

PON 2021, Bentuk Bukti Nyata Pemerintah Peduli Papua...

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Alexander Kapisa mengatakan anggaran tersebut terbagi ke..
22 jam yang lalu

KNPB Maybrat Bantah Bunuh Warga Sipil, Panglima Kodap IV Sorong Raya : Jangan Saling Tuduh Menuduh Setelah Melempar batu...

Saya Panglima Kodap IV Sorong Raya, BRIJEN DENNY MOOS bertanggung jawab atas pembunuhan saudara FRINS SEWA. Kami TPNB..
22 jam yang lalu

Ketua Himpunan Mahasiswa Mamberamo Tengah Menolak Keras Sosialisasi ULMWP

Penolakan ini disampaikan dengan tegas oleh Ketua Himpunan Masyarakat Pelajar Mamberamo Tengah (Mamteng) kepada..
23 jam yang lalu

Luar Biasa... Ini Komitmen Presiden Joko Widodo untuk Papua dan Papua Barat...

Komitmen tersebut dilanjutkan dengan dikeluarkannya Inpres No. 9 Tahun 2017 tentang Percepatan Pembangunan Bagi..
1 hari yang lalu

Ketua Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua Ungkap Masyarakat Papua Dukung Penuh Otsus Jilid II

Lanjut Ali, Ia sebagai orang asli papua sangat mendukung Otsus Jilid II, namun sarannya agar Pemerintah dapat..
1 hari yang lalu

Fokus Papua Saat Ini Bangun SDM Unggul yang Mampu Bersaing dengan Daerah Lain...

Ia mengemukakan hal itu saat mengunjungi para mahasiswa asal Papua yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta,..
1 hari yang lalu

Tak Ada Data Pendukung yang Menyatakan Otsus Gagal...

Tenaga Ahli Deputi V Kantor Staf Presiden Laus Rumayom menyampaikan, persoalan otsus adalah hak setiap orang. Tetapi..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi