Senin, 06 Juli 2020 - 03:55 WIB

Waspadai Perusuh Jelang Pelantikan Presiden dan Wapres

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Senin, 14 Oktober 2019 | 12:50 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 20 Oktober mendatang, kewaspadaan makin ditingkatkan. Terlebih pihak Polri menyatakan 3 kelompok yang perlu diantisipasi terkait upaya penggagalan pelantikan ini.

Kabar akan adanya kelompok-kelompok yang melancarkan aksi dalam upaya penggagalan pelantikan ini kian santer terdengar. Bahkan, pihak kepolisian turut mengemukakan kecurigaannya terhadap beberapa organisasi yang dinilai menyimpang. Sebenarnya momentum pelantikan ini bukanlah tentang Jokowi – Ma’ruf. Namun, lebih pada melaksanakan mandat rakyat. pasalnya, mereka telah memberikan suaranya pada pesta demokrasi beberapa bulan lalu.

Selain itu, agenda kenegaraan ini ialah puncak dari pesta demokrasi itu sendiri. Sehingga pelaksanaannya haruslah disambut dengan sikap bijaksana. Sebab, pelantikan ini juga sebuah momentum yang banyak dinantikan mengingat, pelantikan adalah prosesi mengesahkan sang capres dan cawapres resmi menjadi Presiden dan juga Wakil Presiden. Yang artinya, dengan adanya pemimpin negara, maka suatu bangsa akan dapat berjalan terarah.

Sehubungan dengan hari-hari menjelang prosesi ini, pihak kepolisian diminta untuk mewaspadai pergerakan dari tiga kelompok yang dinilai berupaya untuk menggagalkan pelantikan Jokowi-Ma’ruf. Hal tersebut dinyatakan oleh Ketua Presidium IPW ( Indonesia Police Watch), yakni Neta S Pane. Pihaknya mengungkapkan bahwa kepolisian perlu waspada akan manuver yang dilancarkan ke-tiga pihak tersebut. Yang mana berkamuflase dengan aksi demo anarkis yang menolak UU KUHP, UU KPK juga lainnya.

IPW menjelaskan, bahwa kelompok itu akan mempengaruhi mahasiswa serta kalangan preman guna menggulirkan aksinya. Ditengarai, Ketiga kelompok itu ialah koalisi kelompok radikal keagamaan serta koalisi kelompok sekuler yang tak puas dengan sistem pemerintahan Jokowi. Sebab, kepentingan kelompoknya tidak terakomodasi. IPW meyakini jika manuver ketiga kelompok itu akan gagal. Namun demikian seluruh jajaran kepolisian tetap harus mewaspadainya, agar aksi aksi semacam ini tidak disusupi dan menimbulkan kekacauan, terutama di Jakarta, sebagai tempat pelantikan nantinya berlangsung.

Ia menambahkan jika aksi demo di sejumlah kota seperti di Papua sengaja dibuat untuk memecah konsentrasi Polri. Pun dengan penempatan personel yang ditempatkan akan terpecah fokus antara mengamankan Papua juga situasi di Jakarta. Neta juga mengutarakan bahwa Polri perlu menggandeng TNI guna mengamankan sejumlah objek vital menjelang pelantikan ini.

Selain itu,pihak intelijen kepolisian wajib memantau pos-pos radikalisme di wilayah sekitar Jabodetabek. Tak lupa juga memburu penyandang dana aksi demo yang berniat untuk mengintervensi jalannya pelantikan Jokowi sebagai presiden. Ia dengan tegas menyatakan perlunya tindakan preventif, persuasif serta antisipastif jauh-jauh hari sebelum agenda kenegaraan ini. Ketegasan sikap Polri ini tentunya juga akan didukung oleh masyarakat.

Di lain hal, telah dilaporkan jika Kelompok massa Barisan Aktivis Timur atau BAT tengah menggelar aksi simpatik saar acara Car Free Day di Jakarta. Mereka mengajak seluruh masyarakat untuk mau menandatangani petisi. Terkait dukungan untuk mensukseskan acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden,DPR RI dan juga DPD. Menariknya, BAT membagikan kuntum mawar kepada para peserta CFD, sebagai wujud atau simbol agar selalu menjaga perdamaian, persatuan dan juga kesatuan.

Pihaknya berharap besar jika masyarakat akan ikut berkontribusi guna menjaga situasi jelang pelantikan. Sehingga nantinya bisa berjalan aman, damai serta kondusif. Lebih lanjut pihaknya juga kembali mengingatkan agar tidak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang sengaja ingin membuat kekacauan. Tak lupa pula turut mengimbau kepada para mahasiswa yang akan menyampaikan aspirasinya, haruslah waspada akan adanya penumpang gelap yang merugikan. Sebab, pihaknya tak ingin penumpang gelap ini malah akan merusak esensi dari gerakan mahasiswa itu sendiri.

Alih-alih meluruskan kebijakan pemerintah, ditengarai kelompok massa tersebut malah menjadikan pintu masuk gerakan atas penolakan UU KPK, RKUHP serta memanfaatkan massa mahasiswa guna menggiring mereka ke dalam upaya penggagalan pelantikan DPR hingga Presiden yang telah terpilih.

Meningkatkan kewaspadaan menjelang prosesi kenegaraan ini dinilai begitu krusial. Kekhawatiran pemerintah akan oknum-oknum menyimpang tentunya juga berpengaruh kepada situasi dan kondisi pelaksanaan pelantikan ini. Maka dari itu, marilah menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI. Sehingga tak akan ada kesempatan pihak lain masuk dan mengintervensi kita di negeri sendiri.

 

Ditulis Oleh : Alfisyah Kumalasari
pengamat sosial politik





Fokus : Pelantikan Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin


#Jokowi Presiden Ku #Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden #Pelantikan Jokowi-Amin #20 Oktober 2019 #Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 20 Oktober


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






8 jam yang lalu

Pria dengan Luka Bacok di Leher Ditemukan Warga dalam Kondisi Sadar di Bekasi

Beritacenter.COM - Warga Jalan Kapuk Raya, Pengasinan, Bekasi Timur, dihebohkan dengan sesosok pria ditemukan..
9 jam yang lalu

Terus Bertambah, Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 di Riau Capai 88,9%

Beritacenter.COM - Pasien positif Corona (COVID-19) yang sembuh di Riau terpantau terus bertambah. Hingga hari ini,..
10 jam yang lalu

Koruptor Was-was, RUU Perjanjian MLA RI-Swiss Disetujui

Beritacenter.COM - Perjanjian Bantuan Hukum Timbal Balik dalam Masalah Pidana atau Treaty on Mutual Legal..
17 jam yang lalu

Polisi Gelar Razia Warung Jamu di Depok, Amankan Puluhan Botol Miras

Beritacenter.COM - Jajaran Polsek Sawangan Depok menggelar razia di sebuah warung jamu yang berada di Kecamtan..
17 jam yang lalu

Digeruduk Massa setelah Viral Tendang Driver Ojol, Pria di Pekanbaru Diamankan Polisi

Beritacenter.COM - Viral di media sosial sebuah video yang menampakkan seorang pria tengah memarahi driver ojek..
18 jam yang lalu

Ini memang salah Jokowi

Pertamina Energy Trading Limited (PETRAL) adalah anak perusahaan PT Pertamina yang terdaftar di Singapura th 1992...
19 jam yang lalu

Gelar 'Apel Siaga Ganyang Komunis', PA 212 dkk Janji Akan Tertib dan Tak Buat Keributan

Beritacenter.COM - Menyusul digelarnya aksi bertajuk 'Apel Siaga Ganyang Komuni', pihak kepolisian mengimbau..
21 jam yang lalu

AC Milan Gempur Habis Lazio Tanpa Ampun

Beritacenter.COM - Kejutan besar terjadi di pekan 30 Serie A Liga Italia dengan tumbangnya Lazio dari AC Milan. Tak..
21 jam yang lalu

Prakiraan Cuaca Hari Ini Jakarta Cerah

Beritacenter.COM - Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini di wilayah DKI..
23 jam yang lalu

SUSAHNYA JADI SEORANG JOKOWI

Bekerja sungguh-sungguh dibilang pencitraan. Diam dibilang tidak tegas dan plonga plongo. Senyum dibilang munafik dan..
1 hari yang lalu

"Onani Politik Ala Kardun"

LBP atau Luhut Binsar Panjaitan  Bentengnya Jokowi Ngarep bangat diganti Biar kadrun gampang menerobos..
1 hari yang lalu

Kasus Covid-19 Terus Bertambah di Jatim, Khofifah Tegur Malang Raya

Beritacenter.COM - Kasus baru penularan virus Corona atau COVID-19 di Kota Malang meningkat dari sebelumnya penularan..
1 hari yang lalu

Awas! Makanan Ini Jangan Disimpan di Kulkas

Beritacenter.COM - Penggunaan lemari es sangat membantu untuk mengawetkan makanan, namun perlu diketahui bahwa..
1 hari yang lalu

Emak-emak Viral TikTok-an di Jembatan Suramadu Haturkan Permohonan Maaf

Beritacenter.COM - Viral video TikTok tiga emak-emak asyik bergaya di pinggir ruas jalan di Jembatan Suramadu...
1 hari yang lalu

Puluhan PSK di Jerman Gelar Aksi Demo 'Protes' Tutupnya Rumah Bordil Imbas COVID-19

Beritacenter.COM - Aksi unjuk rasa digelar sejumlah pekerja seks komersial (PSK) di Berlin, Jerman, menyusul tutupnya..
1 hari yang lalu

Polisi Minta PA 212 dkk Taati Aturan dan Tak Buat Keributan di Apel Gayang Komunis Besok

(Imbauannya) mereka mengikuti protokol yang ada dan jangan bikin keributan. Kan mereka ini hanya apel saja, habis..
1 hari yang lalu

Dandim 0501/JP BS Terima Penghargaan Dari Kapolda Metro Jaya

Beritacenter.COM - Kodam Jaya - Dalam rangka hari ulang tahun Kepolisian RI ke - 74, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol..
1 hari yang lalu

Barcelona dan Liverpool Bersaing Dapatkan Thiago Alcantara

Beritacenter.COM - Klub raksasa Barcelona dan Liverpool dikabarkan bersaing untuk mendatangkan gelandang Bayern..
1 hari yang lalu

JIKA BUKAN JOKOWI YANG MENJADI PRESIDEN INDONESIA

Presiden Jokowi hanyalah manusia biasa dan bukan manusia sempurna, tetapi Presiden Jokowi adalah Presiden Indonesia..
2 hari yang lalu

Satu Tersangka dan Satu Saksi, Ini Motif Eks Pegawai Starbucks Rekam Video Intip Payudara

Beritacenter.COM - Aksi tak senonoh eks pegawai starbucks intip payudara pelanggar dari CCTV, diketahui dilakukan..
2 hari yang lalu

Duh! Pesepeda Perempuan di Tegal Dapat Teror Pemotor Begal Payudara

Beritacengter.COM - Olaraga bersepeda belakangan menjadi tren yang digemari masyarakat ditengah pandemi COVID-19, tak..
2 hari yang lalu

NASIHAT BUAT ANAK PRESIDEN JOKOWI "Tirulah Anak Presiden Soeharto!"

Mas Gibran, sampeyan anak presiden gak usahlah jualan martabak. Contoh Om Tommy Soeharto, yang minta sama bapaknya..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi