Sabtu, 26 September 2020 - 23:52 WIB

Mengenal Resolusi Jihat NU Yang Kini Diperingati Sebagai Hari Santri

Oleh : Anas Baidowi | Selasa, 22 Oktober 2019 | 07:49 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Pada 22 Oktober 1945 sebuah keputusan dihasilkan dari rapat besar konsul-konsul (setingkat pengurus wilayah sekarang) NU se-Jawa dan Madura, di Surabaya, Jawa Timur. Pada pertemuan tersebut, menghasilkan keputusan yang disebut Resolusi Jihad.

Berikut ini adalah isi dari Resolusi Jihad NU sebagaimana pernah dimuat di harian Kedaulatan Rakyat, Yogyakarta, edisi No. 26 tahun ke-I, Jumat Legi, 26 Oktober 1945.

Salinannya di sini dengan menyesuaikan ejaan:

Bismillahirrahmanirrahim
Resolusi

Rapat besar wakil-wakil daerah (Konsul-konsul) Perhimpunan Nahdlatul Ulama seluruh Jawa-Madura pada tanggal 21-22 Oktober 1945 di Surabaya:

Mendengar:
Bahwa di tiap-tiap daerah di seluruh Jawa-Madura ternyata betapa besarnya hasrat ummat Islam dan Alim ulama di tempatnya masing-masing untuk mempertahankan dan menegakkan AGAMA, KEDAULATAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA MERDEKA.

Menimbang:
a. Bahwa untuk mempertahankan dan menegakkan Negara Republik Indonesia menurut hukum AGAMA ISLAM, termasuk sebagai suatu kewajiban bagi tiap-tiap orang Islam

b. Bahwa di Indonesia ini warga Negaranya adalah sebagian besar terdiri dari Ummat Islam.

Mengingat:
a. Bahwa oleh pihak Belanda (NICA) dan Jepang yang datang dan berada di sini telah banyak sekali dijalankan banyak kejahatan dan kekejaman yang mengganggu ketenteraman umum.

b. Bahwa semua yang dilakukan oleh semua mereka itu dengan maksud melanggar Kedaulatan Republik Indonesia dan Agama, dan ingin kembali menjajah di sini, maka di beberapa tempat telah terjadi pertempuran yang mengorbankan beberapa banyak jiwa manusia.

c. Bahwa pertempuran-pertempuran itu sebagian besar telah dilakukan ummat Islam yang merasa wajib menurut hukum agamanya untuk mempertahankan Kemerdekaan Negara dan Agamanya.

d. Bahwa di dalam menghadapi sekalian kejadian-kejadian itu belum mendapat perintah dan tuntutan yang nyata dari Pemerintah Republik Indonesia yang sesuai dengan kejadian-kejadian tersebut.

Memutuskan:
1. Memohon dengan sangat kepada Pemerintah Republik Indonesia supaya menentukan suatu sikap dan tindakan yang nyata serta sepadan terhadap usaha-usaha yang akan membahayakan kemerdekaan Agama dan Negara Indonesia, terutama terhadap fihak Belanda dan kaki tangan.

2. Supaya memerintahkan melanjutkan perjuangan bersifat “sabilillah” untuk tegaknya Negara Republik Indonesia Merdeka dan Agama Islam.

Resolusi Jihad ini ini memiliki pengaruh yang besar dalam menggalang umat Islam khususnya untuk berjuang mengangkat senjata melawan kehadiran Belanda setelah diproklamirkannya kemerdekaan.

Masjid-masjid, pesantren-pesantren dan kantor-kantor NU tingkat Cabang dan Ranting segera menjadi markas Hizbullah yang menghimpun terutama pemuda-pemuda santri yang ingin berjuang dengan semangat yang tinggi meski dengan keahlian dan fasilitas persenjataan yang sangat terbatas.

Resolusi ini juga diyakini memiliki sumbangan besar atas pecahnya Peristiwa 10 November 1945 yang terkenal dan kemudian diabadikan sebagai Hari Pahlawan. Soetomo atau terkenal dengan panggilan Bung Tomo, pimpinan laskar BPRI dan Radio Pemberontakan, yang sering disebut sebagai penyulut utama peristiwa 10 November diketahui memiliki hubungan yang dekat dengan kalangan Islam.

Para pengurus NU di tingkat pusat menegaskan bahwa hukum membela Tanah Air adalah fardhu ain bagi setiap umat Islam di Indonesia. Tak hanya itu, ditegaskan bahwa Muslimin yang berada dalam radius 94 kilometer dari pusat pertempuran wajib ikut berperang melawan Belanda.

Bertahun-tahun, peristiwa bersejarah yang dilakukan kalangan pesantren tersebut terbungkam. Bahkan kalangan pesantren sendiri hampir melupakannya. Kemudian atas permintaan PBNU kepada pemerintah, agar Resolusi Jihad diperingati sebagai Hari Santri, mengingat perjuangan para santri yang banyak gugur membela negaranya. Permintaan tersebut dikabulkan pemerintah pada masa Presiden Joko Widodo dengan meresmikannya pada 22 Oktober 2015.

Sumber: Nu.or.id





#Berita Center #Berita Kriminal Indonesia #NU #Hari Santri #Resolusi Jihad NU


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






5 jam yang lalu

Kecelakaan Beruntun di Sumbar, 5 Orang Luka Parah

Beritacenter.COM - Terjadi kecelakaan beruntun di Jalan Lintas Sumatera Kilometer 125, tepatnya di Nagari Sinyamu,..
6 jam yang lalu

Tok! Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Resmi Ditahan

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian resmi menetapkan tersangka kepada EF yang diketahui merupakan pelaku..
7 jam yang lalu

Jokowi : Keselamatan Rakyat Prioritas yang Paling Utama

Beritacenter.COM - Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) mengajak semua pihak untuk terus bekerja..
8 jam yang lalu

KKP Amankan Dua Pelaku Penangkapan Ikan Dengan Bahan Kimia Berbahaya

Beritacenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan..
9 jam yang lalu

SELAIN KALTENG, Pemerintah Siapkan Daerah Ini Untuk PROGRAM LUMBUNG PANGAN

Beritacenter.COM - Pemerintah menggelar rapat terbatas melalui video conference mengenai lanjutan pembahasan food..
10 jam yang lalu

TERNYATA...! Harta Gibran Jadi Cawalkot Solo Hanya Segini...

Beritacenter.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan dua pasangan calon yang bakal bertarung dalam perhelatan..
11 jam yang lalu

JANGAN BIARKAN BAHTERA NKRI TENGGELAM

Angkat jempol buat Jokowi. Lima tahun memerintah, dia mampu mengembalikan harkat martabat bangsa. Paling tidak..
12 jam yang lalu

Jokowi Resmikan Tol Pekanbaru-Dumai Secara Virtual

Beritacenter.COM - Ada yang berbeda di Ruang Garuda Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (25/09/2020)...
13 jam yang lalu

3 Manfaat Konsumsi Salak untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Buah salak merupakan buah yang sering kita temui. Hampir semua orang menyukai buah salak. Tapi..
14 jam yang lalu

Polisi Gerebek Pabrik Ekstasi di Tanggerang

Beritacenter.COM - Satresnarkoba Polres Tanggerang menggerebek sebuah rumah di di Jalan Palem, Kelurahan Poris,..
15 jam yang lalu

KKP Kelolah Budidaya Ikan Sidat, Ini Alasannya

Beritacenter.COM - Kementrian Kelauatan dan Perikanan (KKP) membudidayakan ikan sidat di Indonesia. Ikan sidat..
16 jam yang lalu

Akhir Pekan, Prediksi Cuaca di Jakarta

Beritacenter.COM - Hampir seluruh wilayah DKI Jakarta akan cerah berawan pada akhir pekan. Namun, untuk wilayah..
21 jam yang lalu

Akhyar: Sejatinya Paslon Ikut Pilkada Untuk Menang, Bukan Mengatasi Covid-19

Beritacenter.COM - Calon Wali Kota Medan, Akhyar Nasution mengatakan bahwa sejatinya calon kepala daerah..
22 jam yang lalu

Tanggapan DPR Soal Sanksi Sosial Pelanggar Protokol: Jadi Objek Lelucon!

Beritacenter.COM - Anggota DPR dari Fraksi PAN, Intan Fauzi menyoroti perihal penerapan sanksi sosial bagi para..
23 jam yang lalu

Pemerintah Buka Tower 8 Wisma Atlet Untuk Isolasi Mandiri Pasien OTG

Beritacenter.COM - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 akan membuka Tower 8 Wisma Atlet Kemayoran untuk..
23 jam yang lalu

dr Reisa Sebut Sebagian Besar Klaster Covid-19 di Indonesia Berasal dari Keluarga

Beritacenter.COM - Juru Bicara Penanganan Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro menyampakan bahwa terdapat 1.100..
1 hari yang lalu

Sempat Melawan, Polisi Tembak Pelaku Rampok-Bunuh Ibu Anak 1 di Binjai

Polisi tangkap seorang pria berinisal GZG (20) warga Desa Lau Mulgap Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat. Ia..
1 hari yang lalu

Jelang Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Tegaskan Netralitas ASN Harga Mati

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil menegaskan bahwa sikap netral dalam Pilkada serentak 2020 merupakan hal..
1 hari yang lalu

Luhut Ngaku Marahi Semua Orang Menkes Usai Dicurhati Masalah Obat

Beritacenter.COM - Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Luhut..
1 hari yang lalu

Kapitra Nilai Desakan Pemutaran Film G30S/PKI Hanya Alat Propaganda

Beritacenter.COM - Pengacara kondang yang juga tokoh gerakan 212, Kapitra Ampera mengingatkan sejarah kelam yang..
1 hari yang lalu

Tersangka Pelecehan di Soetta yang Ditangkap di Toba Samosir Ternyata Punya Anak-Istri

Beritacenter.COM - Tersangka pelecehan terhadap wanita di Bandara Soekarno-Hatta, EF, ditangkap polisi di wilayah..
1 hari yang lalu

Reyhard Sinaga 'Predator Seks' Kejahatannya Akan Difilmkan

Beritacenter.COM - Masih ingatkah dengan kasus pemerkosaan terbesar dalam sejarah Ingris yang dilakukan oleh pria..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi