Rabu, 13 Nopember 2019 - 16:46 WIB

IPW Sebut Penunjukan Idham Azis Jadi Kapolri Cacat Administrasi, Kompolnas: Itu Sesuai UU

Kalau melihat ketentuan UU tersebut ya tidak ada. Yang dipertimbangkan Kompolnas untuk dipilih Presiden itu sudah sesuai dan berdasarkan undang-undang

Oleh : Aisyah Isyana | Rabu, 23 Oktober 2019 | 18:41 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenteer.COM - Kompolnas angkat bicara soal pernyataan Indonesia Police Watch (IPW) yang menilai penunjukan Komjen Idham Azis sebagai calon Kapolri cacat administrasi, lantaran masa dinisnya kurang dari 2 tahun. Kompolnas menilai, pengusulan Idham Azis sudah sesuai dengan UU 2/2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

"Kalau melihat ketentuan UU tersebut ya tidak ada. Yang dipertimbangkan Kompolnas untuk dipilih Presiden itu sudah sesuai dan berdasarkan undang-undang," kata anggota Kompolnas Poengki Indarti saat dimintai konfirmasi, Rabu (23/10/2019).

"Acuan Kompolnas ya dasarnya pasal 11 ayat (6) UU nomor 2 tahun 2002. Titik. Saya tidak tahu aturan Kompolnas yang mana yang dimaksud IPW?" imbuhnya.

Baca juga :

Prihal pengangkatan dan pemberhentian Kapolri sendiri sudah diatur dalam Pasal 11 UU 2/2002. Poengki menilai, tak ada ketentuan yang mengatur jika masa dinas seorang anggota Polri untuk dicalonkan menjadi calon Kapolri.

"Mohon dibaca Pasal 11 ayat (6) UU 2 Tahun 2002 tentang Polri ya. Aturannya mengacu UU. Syaratnya adalah Perwira Tinggi Polri yang masih aktif dengan memperhatikan jenjang kepangkatan dan karier. Berdasarkan penjelasan Pasal 11 ayat (6) yang dimaksud dengan 'jenjang kepangkatan' ialah prinsip senioritas dalam arti penyandang pangkat tertinggi di bawah Kapolri yang dapat dicalonkan sebagai kapolri," ujarnya.

"Tidak ada itu aturan 2 tahun, 3 tahun, 4 tahun dan seterusnya. Lha wong undang-undangnya saja bunyinya tidak menyebut tahun," tambah dia.

Untuk diketahui, Presiden Jokowi resmi mengusulkan Komjen Idham Azis sebagai calon Kapolri, menggantikan Tito Karnavian yang mengemban tugas menjadi Mendagri. Kendati begitu, IPW menolak usulan Idham Azis sebagai calon Kapolri, lantaran menilai ada cacat administrasi.

"Surat Kompolnas maupun Surat Presiden ke DPR itu cacat administrasi. Sebab sesuai ketentuan Kompolnas, masa dinas calon Kapolri itu minimal 2 tahun. Sementara masa dinas Idham Azis hanya 1 tahun lebih," kata Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, Rabu (23/10/2019).

"Untuk itu IPW mendesak Komisi III DPR harus menolak uji kepatutan untuk calon Kapolri Idham Azis dan mengembalikan surat presiden tersebut agar calon Kapolri yang ditetapkan presiden sesuai ketentuan. Jika tidak, pencalonan Kapolri kali ini akan menjadi preseden," kata dia.





#POLRI #Idham Azis #Idham Azis Kapolri #Kompolnas #IPW


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






39 menit yang lalu

Kabar Gembira! Ahok Jadi Petinggi Pertamina

Beritacenter.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan memimpin salah satu Badan Usaha..
1 jam yang lalu

Gara-gara Mengantuk, Truk Seruduk Rumah Warga

Beritacenter.COM - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Talangsuko, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, yang..
1 jam yang lalu

Lima Pengedar Narkoba Jaringan Internasional Tertangkap, Polisi Sita 10 Kg Sabu

BeritaCenter.COM - Kepolisian berhasil mengamankan lima orang anggota jaringan narkoba internasional di Riau. Petugas..
1 jam yang lalu

Kacau...! Gara-gara Rem Blong, Drum Truk Tabrak 3 Rumah

Beritacenter.COM - Kecelakaan kembali terjadi di Jalan Raya Bungah Gresik yang melibatkan sebuah drum truk penuh..
1 jam yang lalu

Warga Sidoarjo Digemparkan Penemuan Pria Misterius Tergeletak Penuh Luka-luka Di Sekujur Tubuhnya

Beritacenter.COM - Warga di Dusun Jatisari Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, mendadak gempar dengan..
1 jam yang lalu

Presiden Jokowi Akan Bentuk Badan Regulasi Nasional Untuk Sederhakan Aturan

BeritaCenter.COM - Presiden Joko widodo menegaskan akan membentuk badan yang bertugas untuk merancang serta..
2 jam yang lalu

Ketahuan Curi Motor Di Pasar, Si Udin Jadi Bulan-bulan Warga

Beritacenter.COM - Samsudin, sang pencuri sepeda motor babak belur setelah menjadi bulan-bulan warga, karena..
2 jam yang lalu

Ngambek Saat Diganti oleh Paulo Dybala, Ronaldo Akan Disidang oleh Juventus

Momen itu terjadi tepatnya saat pertandingan memasuki menit ke-55. Pelatih Maurizio Sarri menariknya keluar dan..
3 jam yang lalu

Berbahaya... Aplikasi Antivirus Ini Bukan Melindungi tapi Menyerang...

Informasi ini pertama kali diungkap oleh peneliti keamanan VPN Pro Jan Youngren lewat blog-nya. Youngren menuturkan,..
3 jam yang lalu

Tingkatkan Kerja Sama Dibidang Pertahanan, Menhan Prabowo Temui Dubes Malaysia

BeritaCenter.COM - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto melangsungkan pertemuan dengan Duta Besar (Dubes)..
3 jam yang lalu

Singgung Demo Hong Kong-Chile, Jokowi: Dunia Penuh Ketidakpuasan, TNI-Polri Hati-hati

Peristiwa sekecil apapun saya titip terutama untuk jajaran TNI dan Polri. Melihat sekecil apapun sebuah peristiwa jangan menggampangkan
3 jam yang lalu

Mahfud MD Soal Bom Medan: Bertindak Dinyinyir Langgar HAM, Tidak Bertindak Dinyinyir Kecolongan

BeritaCenter.COM - Menko Polhukam Mahfud Md menolak pemerintah disebut kecolongan dengan terjadinya ledakan bom bunuh..
3 jam yang lalu

Berapa Gaji PNS Jika Pelamar Berhasil Lolos Tes CPNS? Ketahui di Sini...

Diketahui juga jika pemerintah kali ini akan membuka pendaftaran untuk 68 kementrian dan lembaga, 462 pemerintah..
3 jam yang lalu

Tolak Disebut Kecolongan Bom Medan, Mahfud MD: Teroris Itu Selalu Nyolong

BeritaCenter.COM - Menko Polhukam Mahfud Md menegaskan pihak keamanan tidak kecolongan dengan terjadinya ledakan di..
3 jam yang lalu

Pergi Tak Kunjung Pulang, Seorang Warga Diduga Hanyut di Sungai Purworejo

BeritaCenter.COM - Suharja (45) yang merupakan warga RT 02/ RW 02, Desa Sumberrejo, Kecamatan Ngombol, Purworejo..
4 jam yang lalu

TERUNGKAP! Ini Identitas Bomber Polrestabes Medan

BeritaCenter.COM - Polisi berhasil mengungkap identitas pelaku bom diri di Polrestabes Medan, Sumatera Utara. Pelaku..
4 jam yang lalu

Puluhan Ribu Babi Dimusnahkan, Daerah Sungai di Korea Selatan Mendadak Merah

Diketahui juga jika darah berasal dari lokasi pekuburan setempat yang menyebar ke Sungai Imjin di Korea Selatan..
4 jam yang lalu

Hastag #GolkarButuhBamsoet Jadi Trending Twitter

Beritacenter.COM - Tanda pagar #GolkarButuhBamsoet menempati posisi ke-3 peringkat trending Twitter Indonesia, Rabu..
4 jam yang lalu

Ini Respon Gojek soal Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Pakai Atribut Ojol

Beritacenter.COM - Insiden ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Sumatera Utara, pagi ini menjadi sorotan..
4 jam yang lalu

Terkait Bom di Mapolrestabes Medan, DPR : Jangan Sebar Foto Ataupun Vidio

BeritaCenter.COM - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menghimbau agar masyarakat tidak menyebarkan foto-foto ataupun vidio..
4 jam yang lalu

Diduga Stres, Warga Sukabumi Nekat Gantung Diri dengan Pohon Beringin

Beritacenter.COM - Seorang warga Sukabumi berinisal Ah ditemukan tewas dengan kondisi leher terjerat akar pohon..
5 jam yang lalu

Jokowi Minta Pemda Stop Bikin Perda, Ini Alasannya

BeritaCenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) tidak banyak menerbitkan..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi