Sabtu, 29 Pebruari 2020 - 08:55 WIB

Siapa yang Ngehek? Anies Atau Ahok?

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Sabtu, 02 Nopember 2019 | 16:03 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Anies Baswedan, soal penyusunan anggaran mengatakan; bahwa system e-budgeting yang dibikin (penguasa sebelumnya), bermasalah. "Ini salahnya sistem karena mengandalkan manusia. Apakah sistem ini baru tahun ini? Tidak. Berati,…" katanya di Balai Kota DKI (30/10/2019).

Seperti biasanya, Anies dengan bahasa langit ngomong, "Saya tidak akan meninggalkan ini ke gubernur sesudah (saya). Karena saya menerima warisan nih, sistem ini agar gubernur berikutnya tidak menemukan masalah sama seperti yang saya alami,…" imbuhnya.

Sehari kemudian, Ahok menanggapi, "Sistem itu berjalan baik, jika yang input tidak ada niat mark up apalagi maling (uang rakyat)." Kok Ahok jadi agak klenik nih, komputer bisa membaca niat baik manusia? Sakti men?

Ahok mengingatkan sistem E-Budgeting yang ada saat ini bisa mengungkap data semua pemasukan dan pengeluaran yang dilakukan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). "Untuk mencegah korupsi hanya ada satu kata, transparansi sistem yang ada," katanya.

Sistem e-budgeting DKI Jakarta diinisiasi oleh Jokowi ketika menjadi Gubernur, dengan wagub Ahok. Sistem ini bertumpu pada data-base kependudukan. Hingga detail misal berapa jumlah anak sekolah SD, lengkap dengan jenis kelamin, agama, dan bisa jadi data keluarga, kondisi ekonomi dan lain sebagainya. Tergantung encoding yang dilakukan.

Misal mau menyusun anggaran kebutuhan anak SD membeli pensil. Tinggal melakukan updating harga pasar dan jumlah siswa. Bagaimana bisa tahu jika anggaran kegedean atau tak masuk akal? Dibuatlah program dengan rasio perbandingan, di samping juga pemetaan anggaran berdasar skala prioritas dan komposisi anggaran. Misal untuk pendidikan, kesehatan, pembangunan, masing-masing berapa persen dari keseluruhan anggaran belanja.

Dalam e-budgeting sudah diprogram harga atas dan bawah berdasar pasar. Jika harga sebuah pensil berkisar antara Rp 50 s.d 70, ketika kita memberi harga pensil Rp 100, masukan data bisa saja ditolak, atau muncul warning secara audio atau visual, tergantung perancang program e-budgeting membuatnya.

Penganggaran melalui e-budgeting berbasis data. Data apapun yang berkait. Data kependudukan, sekolah, kondisi ekonomi wilayah, dan seterusnya. Data itu bisa selalu updating on program atau manual. Tapi yang paling penting, e-budgeting mesti bisa diakses siapa saja, sekali pun sedang dalam proses. Tak ada alasan ini baru sementara atau final, sehingga kontrol banyak pihak dimungkinkan.

Dengan mengatakan sistemnya jadul, atau tidak smart, Anies berencana mengubah sistem e-Budgeting yang dibuat Ahok. Anies menuding sistem tersebut sudah digital, tapi tidak pintar (smart). Masalahnya mau diganti yang lebih pintar? Kalau diganti system lebih bodoh, bagaimana? Agar niatan korupsi tidak ketahuan?

Dari sini, di antara keduanya, kita bertanya; siapa yang ngehek? Paham? Pemahaman nenek lu!


(Sumber: Facebook Sunardian W)





Fokus : DKI Jakarta


#Anies Baswedan #Gubernur DKI Jakarta #Apbd dki jakarta #Dana Siluman Di APBD DKI Jakarta


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






52 menit yang lalu

Rizieq Gak Pulang-pulang, FPI Sebut Negara Seperti Negara Abal-abal

Beritacenter.COM - Sampai saat Front Pembela Islam (FPI) tidak pernah berhenti melakukan provokasi tentang kepulangan..
1 jam yang lalu

Program Deradikalisasi Mampu Cegah Terorisme

Pemerintah terus mengupayakan pencegahan penyebaran paham radikal melalui program deradikalisasi. Banyak pihak..
4 jam yang lalu

Gelar Operasi Pekat, Polsek Cikande Serang Amankan 4 PSK Serta Ratusan Botol Miras di Tempat Hiburan

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menggelar operasi rutin penyakit masyarakat (Pekat) pada..
5 jam yang lalu

Sempat Hilang 3 Hari, Relawan Banjir Ditemukan Tewas di Kali Cakung

Beritacenter.COM - Pemuda bernama Muhammad Faisal (25) ditemukan tewas di pinggir Kali Cakung Harapan Baru II, RT..
6 jam yang lalu

Parigi Moutong Sulteng Diguncang Gempa 4,7 Magnitudo, Terasa Hingga Palu

Beritacenter.COM - Wilayah Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng) diguncang gempa dengan kekuatan 4,7 magnitudo...
6 jam yang lalu

Cegah Penyebaran Virus Corona, DPR Minta Mendagri Lakukan Ini...

Beritacenter.COM - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar membentuk..
7 jam yang lalu

KPK Sebut Dwi Wahyu Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Korupsi di PT Jakpro

Beritacenter.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan kepada Direktur Utama PT Jakarta..
8 jam yang lalu

Polisi Tangkap Sindikat Pembobol ATM di Jakut, Dua Orang Ditembak

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil mengamankan empat orang pelaku pembobolan ATM..
9 jam yang lalu

Terkait Penyebaran Virus Korona, Menkes : Masyarakat Tidak Perlu Takut

Beritacenter.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta masyarakat untuk tidak khawatir terkait penyebaran..
9 jam yang lalu

Pabrik Kosmetik Ilegal di Cirebon Terbongkar, BPOM : Bahan Baku akan di Tes Laboratorium

Beritacenter.COM - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Polda Jawa Barat berhasil membongkar pabrik..
10 jam yang lalu

Perahu Rombongan Pengantar Jenazah Dihantam Ombak, 5 Orang Tewas

Beritacenter.COM - Perahu rombongan pengantar jenazah terbalik usai dihantam ombak di perairan Teluk Yokari Distrik..
11 jam yang lalu

Menkominfo Soal Pusat Integrasi Data Nasional : Dibangun di Jakarta dan Ibu Kota Baru

Beritacenter.COM - Pemerintah tengah merencanakan pembangunan Pusat Data Nasional. Rencannya, Jakarta dan ibu kota..
12 jam yang lalu

Soal Pabrik Masker Ilegal di Cakung, Polisi: Bahan dan Mesin Didatangkan dari China

Mereka mendatangkan mesin-mesin ini dari China juga bahan-bahan dari Cina
12 jam yang lalu

Begini Kata Wakil Ketua DPR Saat Gedung Parlemen Digeruduk Ratusan Ojol

Beritacenter.COM - Ribuan ojek online yang tergabung melakukan unjuk rasa di depan gedung DPR Senayan Jakarta pada..
13 jam yang lalu

Polisi Kenakan Wajib Lapor Pelaku Penabrak Ibu Hamil Hingga Tewas di Palmerah

Beritacenter.COM - Polisi menyebut tersangka penabrak tewas ibu hamil di Palmerah, Jakarta Barat, FMS (29),..
13 jam yang lalu

Menteri Agama Kecam Negara India Yang Melakukan Kekerasan Terhadap Muslim

Beritacenter.COM - Menteri Agama(Menag) Fachrul Razi mengaku prihatin atas kekerasan yang menimpa warga muslim di..
13 jam yang lalu

Pangdam Pastikan Tindak Tegas Oknum TNI Perusak Polsek di Tapanuli Utara

Tadi saya sudah sampaikan bahwa proses sedang berlanjut, berikan waktu karena kan ini tidak bisa cepat-cepat supaya..
14 jam yang lalu

Rampok Bersenpi di Toko Emas Tamansari Jakbar Gasak Sejumlah Perhiasan

Beritacenter.COM - Aksi perampokan menimpa toko emas 'Cantik' di Pasar Pecah Kuliit, Pinangsia, Tamansari, Jakarta..
14 jam yang lalu

Bank Indonesia Gelontorkan Ratusan Triliun Untuk Selamatkan Rupiah

Beritacenter.COM - Bank Indonesia(BI) mengaku telah menggelontorkan dana Rp100 triliun untuk mengatasi rupiah di..
14 jam yang lalu

5 Manfaat Konsumsi Buah Sirsak untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Buah sirsak merupakan buah yang tidak asing kita dengar. Buah ini banyak kita jumpai mulai dari..
15 jam yang lalu

Serangan Udara di Idlib Suriah Tewaskan 33 Tentara Turki

Beritacenter.COM - Serangan udara di Provinsi Idlib, Suriah, menewaskan sedikitnya 33 tentara Turki. Serangan udara..
15 jam yang lalu

Toko Emas di Jakarta Dirampok, Petugas Kebersihan Ditembak

Beritacenter.COM - Aksi perampokan terjadi di toko emas yang berada di Pasar Pecah Kulit Los A35-36 Taman Sari,..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi