Rabu, 13 Nopember 2019 - 12:46 WIB

Keputusan Presiden Jokowi Terkait Perppu KPK layak Dihormati

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Jumat, 08 Nopember 2019 | 13:38 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Presiden Jokowi hingga kini belum menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) KPK lantaran masih ada uji materi di Mahkamah Konstitusi. Sikap ini dinilai sejumlah pihak sudah tepat. Sebab, menerbitkan Perppu saat status uji materi tengah berlangsung dinilai tak etis dan bisa menimbulkan kerancuan. Sehingga langkah Presiden Jokowi ini juga patut untuk dihormati.

Sikap Presiden Jokowi yang belum menerbitkan Perppu KPK memang menimbulkan pro dan kontra. Hal ini memang wajar terjadi, di satu sisi ada pro yang mendukung pergerakkan Jokowi. Namun, disisi lain ada pula yang berkomentar cukup “nyinyir” guna mengkritisi kinerja pemerintah. Akan tetapi, sebelum memberikan tanggapan, ada baiknya untuk selalu menggali informasi. Agar, pendapat yang kita utarakan bersesuaian dengan situasi.

Hal senada juga diutarakan oleh KETUA umum Relawan Jokowi atau ReJO, yakni HM Darmizal. Dirinya meminta masyarakat untuk menghormati keputusan Presiden Joko Widodo terkait tidak menerbitkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) guna membatalkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK tersebab menunggu proses judicial Review di Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurutnya, masyarakat haruslah bersabar dan tidak perlu merongrong Presiden Jokowi lagi dengan cara apapun. Hal tersebut diutarakannya untuk menanggapi pernyataan Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas Feri Amsari yang menerangkan perihal adab sopan santun Presiden Jokowi terkait Perppu KPK.

Sejak awal Darmizal mendukung keputusan Presiden Jokowi untuk tidak menerbitkan Perppu KPK. Dirinya menilai jika langkah tersebut sudah pas. Terlebih, saat ini proses JR (Judicial Review) sedang berjalan.

Sebelumnya, Feri Amsari selaku Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas, menyindir sikap “hormat” Presiden Jokowi yang tak segera menerbitkan Perppu KPK. Dia menyatakan, bahwasannya adab sopan santun Presiden ketika membahas revisi UU KPK itu ada atau tidak. Saat partisipasi publik tak dilibatkan termasuk pihak KPK yang dinilai sebagai lembaga berkelas eksekutif.

Ditengarai, Direktur Pusako yang mewakilfi koalisi sipil bernama “save KPK”. Kembali mempertanyakan kesopanan kepala negara yang meluluskan revisi UU KPK. Meski sejumlah anggotanya membolos. Dirinya hannya mencatat sekitar 107 peserta yang hadir dalam rapat pengesahan revisi ini. Sementara terdapat 182 orang absen, namun tetap tercatat dalam daftar hadir.

Dirinya menilai apakah Presiden bisa dinilai sopan ketika berjanji akan mempertimbangkan terbitnya Perppu serta segera memberi tahu tokoh-tokoh senior itu apa yang menjadi keputusannya. Feri menambahkan hingga kini hanya diberitahukan melalui media sosial.

Di lain pihak, MenkoPolhukam Mahfud MD turut mendukung keputusan Presiden. Perihal iya atau tidaknya penerbitan Perppu masyarakat diharap untuk bersabar. Mengingat Presiden Jokowi belum memutuskan untuk menerbitkan Perrpu atau tidak. Biarlah uji materi oleh MK diselesaikan terlebih dahulu. Selain itu, media juga diharapkan bijak dalam menulis pemberitaan mengingat Presiden Jokowi belum memutuskan sikap terkait UU KPK yang baru.

Sejak awal, Mahfud sudah mengutarakan pandangan kepada Presiden terkait polemik UU KPK ini. Yang kemudian terdapat tiga alternatif guna menyikapi pro dan kontra payung hukum lembaga anti korupsi tersebut. Ketiganya meliputi legislatif review atau peninjauan kembali UU KPK oleh DPR, uji materi, dan juga masalah perppu. Semua saran tersebut telah disampaikan ke presiden. Dirinya juga mengaku tidak memiliki kewenangan guna mendorong Presiden untuk segera menerbitkan perppu. Sebab, kewenangan sesungguhnya berada di tangan Presiden.

Sebetulnya masalah ini bisa diatasi dengan lebih tenang. Bukan merongrong kekuasaan demi terwujudnya suara yang mengatasnamakan rakyat. Menghormati pihak MK dalam mengkaji materi kembali tentunya juga harus dilaksanakan. Sehingga nantinya tidak ada keputusan yang dinilai kurang pas. Apa salahnya bersabar barang sebentar, toh hasil musyawarah ini juga demi kemaslahatan bersama. Tak elok pula mengkritisi Presiden secara terus-menerus yang telah mencurahkan segala pemikiran dan tenaganya untuk rakyat Indonesia. Maka dari itu, seyogyanya kita sebagai warga negara yang baik tentunya dapat berpikir logis terkait polemik ini. Jangan terkesan lebih mengungguli ataupun lebih ahli, sebab segala keputusan memang harus melewati sejumlah proses yang cukup melelahkan.

 

Ditulis Oleh : Rahmat Siregar
pengamat sosial politik





Fokus : KPK


#Presiden Jokowi #KPK #Jokowi #Presiden Joko Widodo #Perppu KPK #KPK Keok Di Pengadilan Tipikor


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






4 menit yang lalu

Puluhan Ribu Babi Dimusnahkan, Daerah Sungai di Korea Selatan Mendadak Merah

Diketahui juga jika darah berasal dari lokasi pekuburan setempat yang menyebar ke Sungai Imjin di Korea Selatan..
28 menit yang lalu

Ini Respon Gojek soal Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Pakai Atribut Ojol

Beritacenter.COM - Insiden ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Sumatera Utara, pagi ini menjadi sorotan..
46 menit yang lalu

Terkait Bom di Mapolrestabes Medan, DPR : Jangan Sebar Foto Ataupun Vidio

BeritaCenter.COM - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menghimbau agar masyarakat tidak menyebarkan foto-foto ataupun vidio..
57 menit yang lalu

Diduga Stres, Warga Sukabumi Nekat Gantung Diri dengan Pohon Beringin

Beritacenter.COM - Seorang warga Sukabumi berinisal Ah ditemukan tewas dengan kondisi leher terjerat akar pohon..
1 jam yang lalu

Jokowi Minta Pemda Stop Bikin Perda, Ini Alasannya

BeritaCenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) tidak banyak menerbitkan..
1 jam yang lalu

Menteri Keuangan Telah Terima Data Keuangan Desa Se-Indonesia dari Mendes

Lebih lanjut Halim juga menyebutkan jika selama ini Kemendes bersama Kemenkeu rutin melakukan evaluasi penyaluran..
1 jam yang lalu

Jokowi ke Penegak Hukum: Kalau Ada Persoalan Diingatkan, Jangan Ditunggu Baru Ditebas

BeritaCenter.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta aparat penegak hukum mengutamakan upaya preventif..
1 jam yang lalu

Polisi: 6 Orang Luka Ringan Akibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Beritacenter.COM - Aksi bom bunuh diri di Polrestabes Medan menuai kecaman sejumlah pihak. Dalam aksi bom bunuh diri..
1 jam yang lalu

Diminta Erick Thohir, Ahok Akan Jadi Bos BUMN

BeritaCenter.COM – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku diminta oleh Menteri..
1 jam yang lalu

Hadiri Rekornas di Bogor, Jokowi : Kalau Ada Masalah Hukum Diingatkan, Jangan Ditunggu Baru Ditebas

BeritaCenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Agenda Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rekornas)..
1 jam yang lalu

Empat Pelaku Pencopetan saat CFD Diciduk Polisi

Beritacenter.COM - Satreskrim Polda Metro Jaya mengamankan empat orang komplotan pencopet beraksi di car free day..
1 jam yang lalu

Rilis Informasi Terbaru, Polri: Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan 1 Orang

BeritaCenter.COM – Polri merilis informasi terbaru mengenai jumlah pelaku bom diri yang terjadi di Polrestabes..
2 jam yang lalu

Ahli Kritik Penataan Trotoar DKI Tak Harus Tebang Pohon

BeritaCenter.COM – Pemprov DKI Jakarta mendapat kritikan pedas karena melakukan penebangan pohon di sejumlah..
2 jam yang lalu

Polri: Ledakan Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Terjadi Usai Apel

Beritacenter.COM - Insiden bom bunuh diri yang terjadi di Polrestabes Medan, membuat heboh semua pihak yang berada di..
2 jam yang lalu

Pemprov DKI Tak Serius Bangun Jakarta, Ini Buktinya

BeritaCenter.COM - Ketua Fraksi PAN DKI Jakarta Lukmanul Hakim mengkritik penebangan pohon yang terjadi di beberapa..
2 jam yang lalu

Pasca Ledakan Bom Bunuh Diri, Jalan Sekitar Polrestabes Medan Ditutup

Beritacenter.COM - Pasca peristiwa ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Polrestabes Medan jalan di sekitar lokasi..
2 jam yang lalu

Pasca Ledakan Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Polisi Evakuasi Warga

BeritaCenter.COM - Untuk antisipasi adanya ledakan susulan, pihak kepolisian mengevakuasi warga sipil dari komplek..
2 jam yang lalu

Pomprov DKI Siapkan 76 Lowongan CPNS Bagi Penyandang Disabilitas

BeritaCenter.COM - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Chaidir mengatakan dari sejumlah lowongan Calon..
3 jam yang lalu

Polri: Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan 2 Orang

BeritaCenter.COM – Bom bunuh diri terjadi di Polrestabes Medan. Pelaku diduga berjumlah dua orang. "Ya betul..
3 jam yang lalu

Bom Meledak di Polrestabes Medan Diduga Bunuh Diri

Beritacenter.COM - Sebuah ledakan terjadi di kantor Polrestabes Medan, Sumatera Utara. Bom ini diduga berasal dari..
3 jam yang lalu

BREAKING NEWS : Bom Meledak di Mapolrestabes Medan

BeritaCenter.COM - Terjadi ledakan di Polrestabes Medan, Jalan HM Said, Kota Medan, Sumatera Utara. Ledakan terjadi..
4 jam yang lalu

Gemp 5,1 Magnitudo Guncang Maluku Hingga Mal dan Masjid Rusak

Beritacenter.COM - Gempa bumi berkekuatan 5,1 Magnitudo mengguncang wilayah Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku,..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi