Senin, 20 Januari 2020 - 20:12 WIB

Keputusan Presiden Jokowi Terkait Perppu KPK layak Dihormati

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Jumat, 08 Nopember 2019 | 13:38 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Presiden Jokowi hingga kini belum menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) KPK lantaran masih ada uji materi di Mahkamah Konstitusi. Sikap ini dinilai sejumlah pihak sudah tepat. Sebab, menerbitkan Perppu saat status uji materi tengah berlangsung dinilai tak etis dan bisa menimbulkan kerancuan. Sehingga langkah Presiden Jokowi ini juga patut untuk dihormati.

Sikap Presiden Jokowi yang belum menerbitkan Perppu KPK memang menimbulkan pro dan kontra. Hal ini memang wajar terjadi, di satu sisi ada pro yang mendukung pergerakkan Jokowi. Namun, disisi lain ada pula yang berkomentar cukup “nyinyir” guna mengkritisi kinerja pemerintah. Akan tetapi, sebelum memberikan tanggapan, ada baiknya untuk selalu menggali informasi. Agar, pendapat yang kita utarakan bersesuaian dengan situasi.

Hal senada juga diutarakan oleh KETUA umum Relawan Jokowi atau ReJO, yakni HM Darmizal. Dirinya meminta masyarakat untuk menghormati keputusan Presiden Joko Widodo terkait tidak menerbitkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) guna membatalkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK tersebab menunggu proses judicial Review di Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurutnya, masyarakat haruslah bersabar dan tidak perlu merongrong Presiden Jokowi lagi dengan cara apapun. Hal tersebut diutarakannya untuk menanggapi pernyataan Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas Feri Amsari yang menerangkan perihal adab sopan santun Presiden Jokowi terkait Perppu KPK.

Sejak awal Darmizal mendukung keputusan Presiden Jokowi untuk tidak menerbitkan Perppu KPK. Dirinya menilai jika langkah tersebut sudah pas. Terlebih, saat ini proses JR (Judicial Review) sedang berjalan.

Sebelumnya, Feri Amsari selaku Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas, menyindir sikap “hormat” Presiden Jokowi yang tak segera menerbitkan Perppu KPK. Dia menyatakan, bahwasannya adab sopan santun Presiden ketika membahas revisi UU KPK itu ada atau tidak. Saat partisipasi publik tak dilibatkan termasuk pihak KPK yang dinilai sebagai lembaga berkelas eksekutif.

Ditengarai, Direktur Pusako yang mewakilfi koalisi sipil bernama “save KPK”. Kembali mempertanyakan kesopanan kepala negara yang meluluskan revisi UU KPK. Meski sejumlah anggotanya membolos. Dirinya hannya mencatat sekitar 107 peserta yang hadir dalam rapat pengesahan revisi ini. Sementara terdapat 182 orang absen, namun tetap tercatat dalam daftar hadir.

Dirinya menilai apakah Presiden bisa dinilai sopan ketika berjanji akan mempertimbangkan terbitnya Perppu serta segera memberi tahu tokoh-tokoh senior itu apa yang menjadi keputusannya. Feri menambahkan hingga kini hanya diberitahukan melalui media sosial.

Di lain pihak, MenkoPolhukam Mahfud MD turut mendukung keputusan Presiden. Perihal iya atau tidaknya penerbitan Perppu masyarakat diharap untuk bersabar. Mengingat Presiden Jokowi belum memutuskan untuk menerbitkan Perrpu atau tidak. Biarlah uji materi oleh MK diselesaikan terlebih dahulu. Selain itu, media juga diharapkan bijak dalam menulis pemberitaan mengingat Presiden Jokowi belum memutuskan sikap terkait UU KPK yang baru.

Sejak awal, Mahfud sudah mengutarakan pandangan kepada Presiden terkait polemik UU KPK ini. Yang kemudian terdapat tiga alternatif guna menyikapi pro dan kontra payung hukum lembaga anti korupsi tersebut. Ketiganya meliputi legislatif review atau peninjauan kembali UU KPK oleh DPR, uji materi, dan juga masalah perppu. Semua saran tersebut telah disampaikan ke presiden. Dirinya juga mengaku tidak memiliki kewenangan guna mendorong Presiden untuk segera menerbitkan perppu. Sebab, kewenangan sesungguhnya berada di tangan Presiden.

Sebetulnya masalah ini bisa diatasi dengan lebih tenang. Bukan merongrong kekuasaan demi terwujudnya suara yang mengatasnamakan rakyat. Menghormati pihak MK dalam mengkaji materi kembali tentunya juga harus dilaksanakan. Sehingga nantinya tidak ada keputusan yang dinilai kurang pas. Apa salahnya bersabar barang sebentar, toh hasil musyawarah ini juga demi kemaslahatan bersama. Tak elok pula mengkritisi Presiden secara terus-menerus yang telah mencurahkan segala pemikiran dan tenaganya untuk rakyat Indonesia. Maka dari itu, seyogyanya kita sebagai warga negara yang baik tentunya dapat berpikir logis terkait polemik ini. Jangan terkesan lebih mengungguli ataupun lebih ahli, sebab segala keputusan memang harus melewati sejumlah proses yang cukup melelahkan.

 

Ditulis Oleh : Rahmat Siregar
pengamat sosial politik





Fokus : KPK


#KPK #Jokowi #Presiden Jokowi #Presiden Joko Widodo #Perppu KPK #KPK Keok Di Pengadilan Tipikor


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






12 menit yang lalu

Atletico Ajukan Penawaran Transfer Kepada PSG Untuk Edison Cavani

Beritacenter.COM - Atletico Madrid terus mengajukan penawaran terhadap klub Paris Saint-Germain (PSG) untuk..
42 menit yang lalu

Mantap...! Jokowi Akan Mereformasi Industri Keuangan Nonbank

Beritacenter.COM - Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) menemukan indikasi tindak pidana korupsi dalam pengelolaan..
1 jam yang lalu

Bejat !! Pelajar SMA di Serang Hamil 5 Bulan Dicabuli Tetangganya

Beritacenter.COM - Seorang pelajar SMA di Kota Serang tega dicabuli oleh tetangganya sendiri hingga lima bulan...
1 jam yang lalu

Komisi III DPR Sepakat Bentuk Panja Jiwasraya

BeritaCenter.COM - Komisi III DPR RI sepakat membentuk panitia kerja (panja) pengawasan penegakan hukum Jiwasraya...
1 jam yang lalu

Anies Belajarlah dari Jokowi

Saat anies terpilih, sebenarya dia membawa beban yang berat, dikala ahok begitu banyak prestasi dan tingkat kepuasan..
1 jam yang lalu

Ini Jumlah PNS yang Akan Pindah ke Ibu Kota Baru di 2024

BeritaCenter.COM – Pemerintah pusat telah menegaskan bahwa pada tahun 2024 semua PNS akan pindah ke ibu kota..
1 jam yang lalu

Karyawan Ditangkap Karena Terlibat Kasus Karhutla, PTPN V : Kita Dukung

Beritacenter.COM - Karyawan PT Perkebunan Nusantara V, Pekan Situmorang, telah ditetapkan sebagai tersangka terkait..
1 jam yang lalu

Cawagub DKI Jakarta Diumumkan, Ini Namanya

BeritaCenter.COM – Calon wakil gubernur (Cawagub) DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno sudah diumumkan oleh..
2 jam yang lalu

Jelang Imlek, Polisi Perketat Pengamanan di Sulsel

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menjamin kemanan saat peraayaan Imlek 2571 tahun 2020 di..
2 jam yang lalu

Warga Aceh Tewas Usai Digigit Semut saat Menebang Pohon

Beritacenter.COM - M. Khairi (27) warga Desa Guha Uleue, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, tewas usai digigit semut..
2 jam yang lalu

Jaksa Agung Sebut Pelajar yang Bunuh Begal Tidak akan Ditahan

Beritacenter.COM - Seorang pelajar berinisial ZL (17) Diduga telah melakukan pembunuhan berencana terhadap begal..
2 jam yang lalu

DORONG Pansus Jiwasraya, Demokrat Siap Galih Lubung Kuburnya Sendiri...

Beritacenter.COM - Partai Demokrat memancing di air keruh dengan isu Jiwasraya. Mereka kukuh mendorong dibentuknya..
3 jam yang lalu

Astaga...! Mayat Bayi Dibungkus Koran Gemparkan Warga Banyuwangi

Beritacenter.COM - Warga Desa Kampung Anyar, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, gempar dengan temuan sesosok janin..
3 jam yang lalu

Asik Pake Sabu Di Res Area, Dua Pemuda Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Fredy Setyo Utomo, warga Putat Jaya, Surabaya, dan Toni Ismoyo, warga Asemrowo Surabaya, harus..
4 jam yang lalu

Geger! Mayat Tanpa Kepala Ditemukan Membusuk di Pinggir Pantai Selok Anyar

Beritacenter.COM - Warga digemparkan temuan mayat tanpa kepala di Pantai Selok Anyar, Kecamatan Pasirian, Lumajang,..
4 jam yang lalu

Gara-gara Belum Ngopi Sebuah Mobil Nyebur Rawa

Beritacenter.COM - Kecelakaan yang melibatkan sebuah mobil minibus toyota avanza bernomor polisi L 1132 TX, yang..
4 jam yang lalu

Diduga Ngebut, Pelajar di Sulsel Tabrak IRT Hingga Tewas

Beritacenter.COM - Seorang pelajar berinisial BS (16) menabrak ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Gowa, Sulsel..
5 jam yang lalu

Pijet Plus-plus Di Desa Sukorejo, Di Satroni Polisi

Beritacenter.COM - Sebuah panti pijat bernama HHK yang berada di jalan Erlangga Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem,..
5 jam yang lalu

Sepakat !! Prabowo dan Sohibul Iman Calonkan Dua Nama ini Jadi Calon Wagub DKI

Beritacenter.COM - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul..
6 jam yang lalu

Seluruh Calon Kepala Daerah Wajib Ikut Tes Ini

Beritacenter.COM - Calon kepala daerah dalam Pilkada serentak yang akan berlangsung di Indonesia haruslah bebas dari..
6 jam yang lalu

Leher Bocah di Sulawesi Tenggara Tertusuk Moncong Ikan Marlin Saat Mancing

Beritacenter.COM - Seorang bocah bernama Muhammad Idul tertusuk moncong ikan marlin saat memancing di perairan Buton,..
6 jam yang lalu

Kebakaran Hebat Hanguskan 9 Kios di Pasar Pelita, Dua Orang Terluka

Beritacenter.COM - Terjadi kebakaran hebat yang mengahanguskan sembilan kios pedagang di Pasar Pelita, Kota Sukabumi,..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi