Kamis, 05 Desember 2019 - 21:52 WIB

OPM Bertindak Kejam Tanpa Perikemanusiaan Pantas Ditumpas

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Senin, 11 Nopember 2019 | 21:35 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Sepak terjang Organisasi Papua Merdeka (OPM) agaknya tak pernah redup. Organisasi penganut garis keras sering bertindak kejam dan tidak berperikemanusiaan. Sudah sepantasnya OPM ditumpas karena selalu menyengsarakan masyarakat.

Pergerakkan OPM ini dinilai banyak pihak kian mengancam. Bukan hanya mengintimidasi, mereka dengan keji memperlakukan warga tanpa pandang usia. Mulai anak-anak hingga dewasa. Bahkan, mereka tak segan untuk menghilangkan nyawa korbannya. Aksi separatis ini juga menuai banyak protes, mereka menggaungkan HAM, sementara mereka melanggarnya sendiri dengan bertindak melampaui batas.

Bukan hanya satu atau dua laporan saja terkait pergerakkan organisasi ini. Sejumlah kasus berkenaan dengan OPM seperti tak ada habisnya. Padahal duel argumen menurut PEPERA yang telah disahkan baru-baru ini tak menyurutkan langkah mereka. Mereka terus “merongrong” pemerintahan untuk memberikan hak disintegrasi bagi Bumi Cendrawasih untuk dikelola warganya sendiri. Terlebih, ketika proyek pembangunan insfrastruktur tengah berlangsung, para pekerja telah diancam dan tak segan dilukai oleh OPM atau KKB ini.

Pernyataan perang ini juga diaminkan oleh pihak TNI – Polri seiring terjadinya insiden penembakan salah satu anggota Polri, Briptu Hedar. Menurut laporan Pelaku merupakan KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata), dengan pimpinan bernama Goliat Tabuni. Dirinya merupakan Panglima tertinggi dari OPM ini. Goliat dikenal keji, hal ini terbukti saat beberapa kali melakukan tindakan tak berperikemanusiaan terhadap warga dan juga aparat keamanan.

Dirinya tak segan melibas warga Papua yang tidak mendukung Operasi Papua Merdeka (OPM) ini. Bahkan, Goliat juga berani melawan anggota TNI. Berita terbaru menyatakan dirinya melakukan kontak senjata dengan TNI dan juga Polri. Salah satu anggota bernama Briptu Hedar dari pihak kepolisian dinyatakan tewas saat insiden ini. Kemungkinan laporan insiden sejenis telah banyak beredar, dan sudah berapa jumlah korban yang berjatuhan.

Sebelumnya, disebutkan saat itu Briptu Hedar tengah melakukan penyelidikan terkait KKB, di Kampung Usir, Puncak, Papua. Lokasi tersebut dinilai menjadi salah satu basis operasi gerakan separatis. Yang ternyata Briptu Hedar ditangkap serta disandera. Saat hendak kabur, dirinya ditembak secara membabi buta hingga tewas. Juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom menyatakan hal ini sebagai tindakan balas dendam, sebab TNI Polri telah menembak para anggotanya.

Sepak terjang Goliat Tabuni melawan pemerintah telah dimulai sejak tahun 2004 silam. Dia melancarkan aksi perjuangannya bersama Kelik Kwalik, yakni pemimpin separatis senior serta komandan dari sayap militer OPM. Namun Kwalik tewas dalam invasi polisi di salah satu tempat persembunyiannya di Gorong-Gorong, Timika, tepatnya pada tanggal 16 Desember 2009 . Goliat tak henti menjanjikan kemerdekaan bagi Papua, namun hal itu tak kunjung terwujud. Namun, pasca reformasi melalui TPN-OPM di Biak Markas Perwomi pada Mei 2012 silam.

Goliat terpilih menjadi Panglima Tinggi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau yang populer dengan TPNPB. Selanjutnya Goliat Tabuni mendirikan markas di daerah Tingginambut Puncak Jaya, Papua. Pada Maret tahun 2015, dirinya sempat melemah dan dikabarkan menyerahkan diri kepada pihak TNI. Saat proses ini, Goliat meminta dibuatkan sebuah rumah adat Honai beserta markas Koramil TNI. Namun ternyata hal itu hanyalah kabar angin saja.

Kabar ini dibenarkan oleh Mayor Jenderal Fransen G. Siahaan, selaku Panglima Angkatan Darat 17 Cendrawasih. Dirinya menyatakan bahwa yang menyerahkan diri adalah anggota dari Goliat Tabuni. Terdapat sekitar 23 orang yang saat itu mengaku anggota Panglima OPM tersebut. Sementara sang pentolan masih belum turun gunung dan dinilai sedang bersembunyi.

Maraknya kabar akan kekejaman OPM atau KKB ini kian hari kian meresahkan. Seolah menunggu korbannya lengah, mereka akan bergerak secepat kilat. Membabat habis setiap pihak yang bersilangan dengan organisasi yang menaunginya. Sehingga pemerintah diharap untuk fokus perangi organisasi yang tak berperikemanusiaan ini. Kalau perlu babat habis hingga ke akarnya. Bukankah pemerintah telah melunak saat memberikan kesempatan mereka untuk bergabung dengan NKRI. Bukan menyambut baik, malah mereka kian membabi buta menyerang tanpa ampun. Kini, pemerintah tak perlu basa-basi, kerahkan segala kekuatan untuk melawan Organisasi Papua Merdeka.

 

Ditulis Oleh : Abner Wanggai
mahasiswa Papua tinggal di Jakarta





Fokus : Papua


#Papua #OPM #Papua Membara


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






25 menit yang lalu

Pakai dan Edarkan Ganja, Dua Pelaku ini Ditangkap Polisi di Depok

BeritaCenter.COM - Kapolsek Jagakarsa Kompol Harsono mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan dua orang tersangka..
45 menit yang lalu

Jika Tak Bersih Dalam 1 Tahun, Ganjar Akan Laporkan Industri yang Cemari Bengawan Solo ke Polisi

BeritaCenter.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan waktu satu tahun kepada pelaku industri yang..
1 jam yang lalu

Gubernur DKI Tingkatkan Pelayanan Angkutan Umum Dengan Tarif Tetap Pada 2020

BeritaCenter.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan meningkatkan pelayanan angkutan umum pada 2020. Dia juga..
2 jam yang lalu

Wapres RI Hadiri Penutupan Munas Golkar

BeritaCenter.COM - Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar yang dimulai sejak Selasa (3/12), telah selesai hari..
2 jam yang lalu

Tewaskan Pelajar Saat Tawuran, 10 Tersangka Diamankan Polisi

BeritaCenter.COM - Wakapolres Jakpus, AKBP Susatyo Purnomo Condro menjelaskan, pihaknya berhasil mengamankan sepuluh..
3 jam yang lalu

Polri Tetapkan Habib Jafar Shodiq Jadi Tersangka

BeritaCenter.COM - Mabes Polri Meningkatkan status hukum Habib Jafar Shodiq menjadi tersangka terkait kasus..
3 jam yang lalu

5 Pemain Bintang Bebas Transfer Musim Panas 2020

Beritacenter.COM - Klub - klub elite eropa nampaknya harus menyiapkan uang untuk memburu pemain - pemain bintang..
4 jam yang lalu

Gantikan Prabowo Jadi Ketum Gerindra, Sandiaga : Enggak ada, isu itu

BeritaCenter.COM - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno angkat bicara terkait isu yang beredar..
5 jam yang lalu

212, Untuk Apa Reuni

Ingat 212 adalah alat untuk mendudukan Anis di kursi Gubernur DKI yang berAPBD ratusan trilyun pertahun. Luas..
5 jam yang lalu

Wakabareskrim Benarkan Soal Penangkapan Habib Ja'far Shodiq

BeritaCenter.COM - Wakabareskrim Polri Irjen Pol Antam Novambar membenarkan tentang penangkapan terhadap Habib Jafar..
5 jam yang lalu

Purnawirawan Polisi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Bekasi

Beritacenter.COM - Seorang purnawirawan polisi ditemukan tewas mengenaskan tanpa busana di rumah kontrakan , Kampung..
6 jam yang lalu

Inovasi Terbaru, Polda Metro Jaya Luncurkan Tiga Aplikasi Permudah Permasalahan di Jakarta

Beritacenter.COM - Polda Metro Jaya meluncurkan tiga aplikasi terbaru yaitu E-Drives, Satpam Mantap, dan Help Renakta..
6 jam yang lalu

Tegas! Erick Thohir Minta Direksi Garuda Mundur

BeritaCenter.COM – Kasus Garuda Indonesia mengangkut Harley Davidson dan Brompton ilegal berbuntut panjang...
6 jam yang lalu

Habib Jafar Shodiq Ditangkap!

BeritaCenter.COM – Habib Jafar Shodiq dikabarkan ditangkap oleh aparat kepolisian. Jafar ditangkap karena..
6 jam yang lalu

Di Negara Ini, Pria Tak Mengikuti Shalat Jumat Akan Dipenjara 6 Bulan

Para pria tersebut ditangkap saat piknik di sebuah objek wisata air terjun dan tidak mengikuti salat pada hari Jumat...
6 jam yang lalu

Diiming-iming Upah Rp.40 juta, DN Tega Culik Bayi Tetangganya di Trenggalek

BeritaCenter.COM - Terkait kasus penculikan bayi di Trenggalek, pelaku yang menjadi dalang dibalik penculikan itu..
7 jam yang lalu

Door...! Bandar Narkoba Meregang Nyawa, Setelah Terkena Timah Panas Polisi

Beritacenter.COM - Pelaku Joko Adi Sutrisno, sudah lama menjadi daftar pencarian orang (DPO) harus berkahir ditangan..
7 jam yang lalu

Anggaraan TGUPP DKI Jakarta Diminta untuk Dihapuskan

Lebih lanjut Anthony juga menyebutkan jika kegiatan pemerintahan apapun bentuknya perlu memenuhi asas akuntabilitas...
7 jam yang lalu

Tanggul Jebol, 3 RT dan 1 RW di Bekasi Mengalami Kebanjiran

BeritaCenter.COM - Hujan deras yang terjadi tadi malam membuat air sungai meluap hingga mengakibatkan tanggul di..
7 jam yang lalu

Diduga Ngantuk, Angkot di Bogor Tabrak Truk Hingga Terbalik

Beritacenter.COM - Diduga mengatantuk, seorang sopir angkutan umum menabrak truk saat sedang parkir hingga terbalik...
8 jam yang lalu

Gara-gara Cemburu Mantan Kekasih, Hajar Wanita Cantik Hingga Bonyok

Beritacenter.COM - Seorang wanita cantik yang berprofesi sebagai advokat bernama Ni Luh Komang Ayu (29) menjadi..
8 jam yang lalu

Polisi Gelar Razia Petasan di Pasar Menjelang Tahun Baru

Beritacenter.COM - Jajaran Polsek Belopa menggelar sejumlah razia petasan menjelang Tahun baru 2020. Operasi itu..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi