Selasa, 28 Januari 2020 - 03:10 WIB

Ganti Diksi 'Radikalisme', Pengamat Teror: Usulan Baik, Presiden Usul 'Manipulator Agama'

Oleh : Aisyah Isyana | Selasa, 12 Nopember 2019 | 10:58 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Pengamat intelijen da terorisme Universitas Indonesia (UI) menyetujui usulan DPR yang meminta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengganti diksi 'radikalisme' menjadi 'manipulator agama'.

"Usulan yang baik. Presiden sudah usulkan 'radikalisme' diganti 'manipulator agama'. Ekstremisme aku pikir juga bisa," ujar pengamat intelijen dan terorisme UI, Ridlwan Habib, ketika dihubungi, Senin (11/11/2019) malam.

Dia juga meminta kata 'deradikalisasi' agar diganti, lantaran menilai kata-kata itu sulit dipahami orang yang disasar. "Termasuk sebenarnya istilah 'deradikalisasi', sebaiknya diganti dengan 'normalisasi kehidupan beragama'," ucapnya.

Ridlwan mencontokan pergantian diksi 'deradikalisasi' menjadi 'normalisasi kehidupan' yang diterapkan di lingkungan Lapas Gunung Sindur. Menurutnya, penggunaan kata normalisasi dapat memberi dampak positif bagi para napi.

"Saya contohkan di Lapas Gunung Sindur, istilah 'deradikalisasi' diganti 'normalisasi' oleh teman teman yayasan NiruNabi, alhamdulillah napi mau ikutan program menghafal Alquran juz 30. Berdampak ke perilaku," kata alumni Pascasarjana Kajian Stratejik Intelijen UI ini.

"Mereka jadi sadar bahwa ternyata mereka selama ini nggak hafal Alquran juz 30 pun tidak hafal. Makanya setelah ikut itu, pelan-pelan mereka menjadi pribadi normal lagi," tutur Ridlwan.

Sekedar diketahui, anggota Komisi DPR RI, Sarifuddin Suding sebelumnya mengusulkan agar Kepala BNPT Suhardi Alius untuk mengubah diksi 'radikalisme' menjadi istilah lain. Dia meminta agar kata radikalisme diganti jadi 'violent extremism' atau 'kekerasan ekstrem'.

"Pak Suhardi, saya sebenarnya nggak setuju sama diksi 'radikalisasi', diksi ini muncul di masa Orde Baru yang berkaitan mengarah ke kiri. Tapi pasca-Orde Baru ini, sehingga sudah ke kanan. Di beberapa kejadian juga dilakukan oleh nonmuslim di Selandia Baru dan lain-lain itu kan kekerasan. Apakah kita nggak bisa gunakan diksi 'ekstremis' atau 'kekerasan'?" Kata Sudding saat rapat.

Sementara anggota DPR Komisi III F-Gerindra Rahmat Muhajirin juga menyarankan agar Suhardi tak menggunakan kata 'radikal'. Dia menilai, bahasa itu dinilai langsung menyasar kelompok tertentu.

"Mohon dibatasi, Pak, nggak semua lembaga bicara radikal, karena saya khawatir kadang bahasa radikal menyasar kelompok tertentu," katanya.





#Presiden Jokowi #DPR #Terorisme #Komisi III Dpr #BNPT #Manipulator Agama #Pengamat Terorisme #Radkalisme


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






0 menit yang lalu

Penyidik Polri dan Kejaksaan Dipulangkan dari KPK

Beritacenter.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) akui adanya rotasi bagian penyidikan dimana mereka yang berasal..
55 menit yang lalu

Hilang 4 Hari, Siswi Ditemukan Jadi Mayat di Dalam Drainase Sekolah

Beritacenter.COM - Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri di Tasikmalaya, berinisial DS (13) telah..
2 jam yang lalu

Hingga Februari BMKG Minta Masyarakat Waspada Hujan Lebat

Beritacenter.COM - Hujan lebat diprediksi akan berlangsung hingga 3 Februari 2020 dimana Badan Meteorologi,..
2 jam yang lalu

Ada 100 Rumah Sakit Jadi Tempat Pengobatan Virus Corona, Ditanggung BPJS?

Beritacenter.COM - Pemerintah Indonesia menyiapkan 100 rumah sakit yang akan menangani orang yang teridentivikasi..
4 jam yang lalu

Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Mayat Yang Dibakar Hingga Gosong

Beritacenter.COM - Kasus pembunuhan yang menimpa korban bernama Rosidah(17) dimana jenazah dalam keadaan gosong...
5 jam yang lalu

Puluhan Instansi Serentak Uji Tes SKD CPNS

Beritacenter.COM - Tes SKD dalam rekruitmen Calon Pegawai Negeri Sipil(CPNS) tahun 2019-2020 ini diselenggarakan..
5 jam yang lalu

Real Madrid Perpanjang Kontrak Karim Benzema Hanya Setahun

Beritacenter.COM - Real Madrid resmi memperpanjang kontrak Karim Benzema selama satuh tahun. Informasi ini menjadi..
5 jam yang lalu

Virus Corona Membuat Wuhan Bagai Kota Mati

Beritacenter.COM - Virus Corona usai menyebar ke belahan dunia yang berasal dari kota Wuhan membuat kota tersebut..
6 jam yang lalu

Modus Bikin Kopi, Penjual Es Krim Cabuli Bocah 11 Tahun

Beritacenter.COM - Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap seorang penjual eskrim berinisal AH karena telah..
6 jam yang lalu

Polisi Gelar Razia di Warung, Amankan 196 Miras dan 99 Liter Oplosan di Bogor

Beritacenter.COM- Sebanyak 196 jenis miras dari berbagai merek dan 99 liter miras oplosan diamankan Polres Bogor...
7 jam yang lalu

Aceh Siapkan 2 Rumah Sakit Khusus untuk Isolasi Pasien Terinfeksi Virus Corona

Beritacenter.COM - Pemerintah Aceh akan menyiapkan dua rumah sakit khusus untuk mengisolasi pasien yang terjangkit..
7 jam yang lalu

Hujan Angin Landa Kabupaten Blitar, Puluhan Rumah Rusak Parah

Beritacenter.COM - Hujan deras disertai angin kencang melanda Dusun Krajan Desa Lorejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten..
8 jam yang lalu

Jaksa Agung: Tersangka Jiwasraya Akan Bertambah

BeritaCenter.COM - Kejaksaan Agung terus menyelidiki kasus dugaan korupsi di PT Jiwasraya. Beberapa orang sudah..
8 jam yang lalu

Jual Narkoba, Paman dan Keponakan Diringkus Polisi

Beritacenter.COM - Satresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap dua orang pengedar narkoba berinisal J dan R. Keduanya..
8 jam yang lalu

Jokowi Tegaskan Industri Pertahanan Nasional Harus Jadi Prioritas Dalam Pembelian Alutsista

BeritaCenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan akan mengembangkan industri pertahanan dalam negeri...
8 jam yang lalu

Menkes Terawan Ungkap Kunci Utama Pencegahan Wabah Virus Corona

BeritaCenter.COM - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan meminta masyarakat tidak panik menghadapi wabah virus corona...
9 jam yang lalu

Terkait Pembobolan Rekening, Polisi Akan Periksa Pihak Commonwealth Bank

BeritaCenter.COM - Polisi akan memanggil pihak Commonwealth Bank untuk dimintai keterangan terkait pembobolan..
9 jam yang lalu

KPK Perpanjang Masa Tahanan Tiga Tersangka Kasus Suap PAW

Beritacenter.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memperpanjang masa penahanan terhadap tiga tersangka..
9 jam yang lalu

Bahaya Virus Corona, Presiden Jokowi Minta KBRI Terus Pantau Kondisi WNI di Wuhan

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) terus..
10 jam yang lalu

Perempuan ABG Ditemukan Tewas di Gorong-gorong Kota Tasikmalaya

Beritacenter.COM - Anak perempuan ditemukan tewas di sebuah gorong-gorong di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Saat ini..
10 jam yang lalu

Virus Corona Semakin Ganas, Sekelompok Warga Sumbar Tolak WN China

Beritacenter.COM - Sekelompok orang mengatasnamakan Forum Masyarakat Minangkabau (FMM) mendesak pemerintah Sumatera..
10 jam yang lalu

Atletico Madrid Telah Lakukan Tes Kesehatan untuk Edinson Cavani?

Diketahui juga jika Cavani yang kontraknya di Parc des Princes menyisakan kurang dari enam bulan lagi, diminati..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi