Sabtu, 18 Januari 2020 - 09:29 WIB

Soal Diksi 'Radikalisme', BNPT: Sekjen PBB Sebut Radikal Tak Melulu Negatif

Oleh : Aisyah Isyana | Selasa, 12 Nopember 2019 | 12:55 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut penggunaan istilah 'radikalisme' di Indonesia sempat dikomentari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). PBB menilai pengertian radikaliseme tak selalu negatif.

"Kita sudah tahu bahwa radikal itu ada positif ada negatif. Sekjen PBB menambahkan bahwa tidak semua yang radikal itu negatif," ujar Direktur Deradikalisasi BNPT Irfan Idris ketika dihubungi, Senin (11/11/2019).

Baca juga : Ganti Diksi 'Radikalisme', Pengamat Teror: Usulan Baik, Presiden Usul 'Manipulator Agama'

Meski PBB sudah memberikan masukan yang sangat membangun, Irfan menilai masyarakat sudah terpengaruh dengan pandangan negatif dari istilah itu. "Masukan Sekjen PBB sangat bagus dan komprehensif, hanya saja seakan (makna radikalisme sekarang, red) sudah negatif semua," katanya.

Sebelumnya, Sekjen PBB Antonio Guterres sudah berbicara tekait hal itu dengan Kepala BNPT Suhardi Alius. Hal itu dilakukan saat Suhardi berbicara di marksa PBB, New York, Amerka Serikat, atas permintaan PBB.

Dalam hal ini, Iran menilai pentingnya sosialisasi agar masyarakat dapat memahami arti radikalisme sebenarnya. "Olehnya itu perlu disosialisasikan agar masyarakat memahami makna yang selengkapnya," ucapnya.

Irfan menambahkan, istilah 'radikalisme' sebenarnya sama sekali tak bermakna negatif. Dia menyebut istilah yang berkata dasar 'radix' itu justru bermakna positif. Namun, kurangnya sosialisasi membuat mindset seseorang tergiring ke arah yang negatif.

Sebelumnya, anggota Komisi DPR RI, Sarifuddin Suding sebelumnya mengusulkan agar Kepala BNPT Suhardi Alius untuk mengubah diksi 'radikalisme' menjadi istilah lain. Dia meminta agar kata radikalisme diganti jadi 'violent extremism' atau 'kekerasan ekstrem'.

Sementara anggota DPR Komisi III F-Gerindra Rahmat Muhajirin juga menyarankan agar Suhardi tak menggunakan kata 'radikal'. Dia menilai, bahasa itu dinilai langsung menyasar kelompok tertentu.

Bahkan, Presiden Jokowi sendiri sejatinya telah mewacanakan untuk menyebut radikalisme dengan istilah lain seperti, 'manipulator agama'. Jokowi menyerahkan penanganan terkait pemakaian istilah 'radikalisme' ini kepada Menko Polhukam Mahfud MD.

"Apakah ada istilah lain yang bisa kita gunakan, misalnya manipulator agama. Saya serahkan kepada Pak Menko Polhukam untuk mengoordinasikan masalah ini," kata Jokowi dalam rapat terbatas di Istana Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (31/10) lalu.





#Terorisme #Radikalisme #PBB #BNPT #Manipulator Agama


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






22 menit yang lalu

Persija Siapkan Agenda Uji Coba

Beritacenter.COM - Persija Jakarta dalam periode pramusim Liga 1 2020 sedang menyusun agenda Persija, demi..
1 jam yang lalu

DPR Panggil Menteri BUMN dan Jaksa Agung, Ada Apa?

Beritacenter.COM - Komisi VI DPR RI berencana memanggil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick..
2 jam yang lalu

Beberapa Titik di Jakarta Banjir Usai Diguyur Hujan

Beritacenter.COM - Deras hujan mengguyur Jakarta pada Sabtu (18/1/2020) pagi ini. Hujan di mulai sejak pukul..
3 jam yang lalu

AS Sengaja Kacaukan Situasi Timur Tengah

Beritacenter.COM - Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut tindakan Amerika Serikat (AS) yang menewaskan komandan..
4 jam yang lalu

Beri Sinyal Sandiaga Kandidat Kuat Capres 2024, Jokowi : Masih Lama Pilpres aja Baru Rampung

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara terkait alasannya menyebut Sandiaga Salahuddin Uno..
5 jam yang lalu

Kunjungi Mendagri Tito, Ketua Bawaslu Bahas Netralitas ASN di Pilkada 2020

Beritacenter.COM - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Abhan menyambangi Menteri Dalam Negeri (Mendagri)..
6 jam yang lalu

Puluhan Tawon Vespa Kembali Menyerbu Warga Bekasi

Beritacenter.COM - Seorang ibu rumah tangga bernama Tonisih (40) warga Kampung Bungin RT 01/RW 02 Desa Pantai Bakti,..
7 jam yang lalu

Diperiksa Terkait Jiwasraya, Adnan Tabrani Dicecar soal Surat Utang

Beritacenter.COM - Direktur Independen PT Hanson International Adnan Tabrani diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung)..
8 jam yang lalu

Viral! Dua Pria Kuras Kotak Amal Masjid di Medan

Beritacenter.COM - Terecam kamera CCTV, dua orang remaja terlihat sedang mencuri kotak amal di Masjid Silaturrahmi,..
8 jam yang lalu

Tiga Perampok Taksi Online Ditangkap Polisi, Dua Orang Ditembak

Beritacenter.COM - Anggota Subdit III Ditkrimum Polda Metro Jaya berhasil mengamankan tiga pelaku perampokan terhadap..
9 jam yang lalu

Dipecat dari Jabatan Dirut TVRI karena Hak Siar, Ini Kata Helmy

Beritacenter.COM - Dewan Pengawas TVRI telah mencopot Helmy Yahya dari jabatannya sebagai Direktur Utama (Dirut) TVRI..
10 jam yang lalu

Dicopot dari Jabatan Dirut TVRI, Helmy Siap Tempuh Jalur Hukum

Beritacenter.COM - Pencopotan Direktur Utama (Dirut) TVRI, Helmy Yahya berlanjut ke jalur hukum. Tim Kuasa Hukum..
11 jam yang lalu

Diterjang Angin Puting Beliung, 5 Rumah di Sulbar Rusak Parah

Beritacenter.COM - Lima rumah warga di Dusun Beluwu, Desa Puccadi, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar,..
11 jam yang lalu

OTT KPK Terhadap Komisioner KPU Cacat Prosedur

Sejumlah pihak menilai penangkapan mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan oleh Komisi..
12 jam yang lalu

Nafsu Berujung Maut, Tukang Cilok Bunuh Pemandu Lagu di Puncak Bogor

Beritacenter.COM - Tukang cilok berinisial RA alias B (39) ditangkap polisi karena membunuh seorang pemandu lagu (PL)..
13 jam yang lalu

Banteng, “Lawan” Baru Si Cicak?

Kalau ngomongin soal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dulu, sering kali kita membaca judul-judul berita yang..
13 jam yang lalu

Advokat Pencinta Damai Polisikan Pendemo Pro-Anies Soal Poster 'Lengserkan Presiden'

Padahal di dalam konteks ini, demo itu pure masalah banjir bukan masalah politik. Namun dalam persoalan itu yang saya..
14 jam yang lalu

Jokowi Percayakan Kepala Bakamla ke Laksdya Aan Kurnia

BeritaCenter.COM - Laksdya TNI Aan Kurnia ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Kepala Badan Keamanan Laut..
14 jam yang lalu

Mahfud Md Sebut Dugaan Korupsi di Asabri Dari Sumber Terpercaya

BeritaCenter.COM - Menko Polhukam Mahfud Md telah melakukan pertemuan dengan Menteri BUMN Erick Thohir di kantor..
14 jam yang lalu

Jokowi Perintahan Kejaksaan Agung Tuntaskan Kasus Jiwasraya

Beritacenter.COM - Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi PT Asuransi..
14 jam yang lalu

Polisi Bongkar Peredaran Dollar Palsu di Apartemen Jaksel, 6.000 Lembar USD 100 Disita!

Beritacenter.COM - Seorang pria berinisial DW alias D ditangkap polisi lantaran membuat uang dollar AS palsu. Tak..
15 jam yang lalu

Bantu Jual Sabu Suaminya, Suniyah Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Suniyah (37) seorang ibu rumah tangga warga Kelurahan Panggungrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi