Minggu, 08 Desember 2019 - 17:16 WIB

Isu Pencekalan Habib Rizieq Patut Dipertanyakan

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Rabu, 13 Nopember 2019 | 22:26 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Pentolan Front Pembela Islam (FPI) yang hingga saat ini berada di Arab Saudi, Habib Rizieq Shihab kembali bersuara jelang Reuni 212. Melalui video di akun Youtube, Habib Rizieq menuding dirinya dicekal oleh Pemerintah Arab Saudi berdasarkan rekomendasi dari Pemerintah Indonesia. Isu pencekalan ini patut dipertanyakan karena Habib Rizieq baru menayangkannya sekarang. Selain itu, Pemerintah Indonesia juga tidak dapat mengintervensi Pemerintahan Arab Saudi.

Habib Rizieq kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial dan menggegerkan publik. Kini, dirinya kembali mencari sensasi saat “kebelet” reuni yang akan di selenggarakan oleh PA 212, 2 Desember mendatang. Kabar di medsos sedemikian ramai saat HRS ini menunjukkan dua buah surat pencekalan terhadap dirinya. Dia mengklaim jika surat tersebut adalah suruhan pemerintah Indonesia.

Sebelumnya, melalui video yang berjudul “Sambutan Habib Rizieq Syihab pada Acara Maulid Nabi Muhammad SAW DPP FPI”,

Dirinya menyampaikan sekali lagi kepada seluruh bangsa Indonesia, kepada seluruh sahabat, bahwa semenjak satu tahun 7 bulan yang lalu, tepatnya sejak tanggal 1 Syawal 1439, dirinya telah dicekal oleh pemerintah Saudi atas amanat dari pemerintah Indonesia.

Dilihat dari isi rekaman, sepertinya Habib Riziq sudah hampir kebakaran jenggot saat tak bisa pulang. Bahkan, sejumlah laporan mengatakan Habib Rizieq harus membayar denda overstay di Arab Saudi. Ia merajuk meminta kepada para pendukungnya untuk membantu agar dia bisa dipulangkan. Segenting itukah?

HRS menambahkan bahwa pihak pemerintah Arab Saudi akan mencabut pencekalan atas dirinya, dengan syarat Indonesia mau menjamin bahwa kepulangan Habib Rizieq ini akan aman dan tenang. Dia juga menyebutkan bahwa Pemerintah Indonesia pura-pura tidak tahu dan cuek atas kasus ini. Termasuk menyindir tentang Pilpres April 2019 lalu.

Sementara itu, Menkopolhukam Mahfud MD dengan tegas menyatakan bahwa pemerintah tidak pernah menerbitkan surat pencekalan untuk Rizieq Shihab. Ia juga menyebutkan sejak berdinas di kantor batu selama tiga minggu tidak ada surat semacam itu. Mahfud, juga menantang Habib Rizieq untuk menunjukkan bukti surat yang diklaimnya tersebut.

Ada yang menarik disini, pentolan FPI yang diagung-agungkan ini dinilai “mencla – mencle” dengan pernyataannya. Melalui beberapa akun penggguna medsos turut berkomentar atas peristiwa yang menimpa Habib. Salah satunya ialah;

“Ini aneh, ribut dicekal, dan ribut overstay. Tetapi, disaat bersamaan FPI kembarannya PA 212 membela junjungannya sempat tuntut pemerintah membayar overstay? Padahal pernah bilang mau galang dana dari umat. Logikanya, mumpung mau reunian begini pastinya umatnya ingin dong ketemu HRS, jadi kenapa nggak sekarang seriusan umatnya galang dana bayar denda HRS?”

Rencana penggalangan dana untuk membayar denda overstay dianggap sebagai kesalahan berpikir. Dana tersebut sebaiknya digunakan untuk membantu rakyat yang mengalami kesulitan. Hal ini dinilai lebih penting daripada memulangkan HRS untuk menghadiri reuni. Jika dilihat dari komentar kocak netizen ini, bisa kita simpulkan bahwa benar adanya HRS hanya ingin Panjat Sosial (Pansos) alias naik pangung lagi. Kenyataanya, jika dirinya memang dicekal untuk apa isu itu baru digulirkan sekarang, bukti-bukti baru ditunjukkan. Bukankah, logikanya bukti harus disertakan diawal saat terjadi peristiwa pencekalan itu. Mengingat, sudah hampir 2 tahun, loh!

Sebagian masyarakat sependapat dengan MenkoPolhukam, untuk tetap mempelajari kasus ini. Apalagi, Indonesia adalah negara hukum, dan hukum berguna untuk negara. Kendati demikian, Mahfud tak menampik jika Habib Rizieq juga mempunyai hak untuk mendapatkan perlindungan sebagai WNI. Namun, negara juga punya hak untuk mengawal eksistensinya. Artinya, negara memiliki hak menjamin keamanan dan keutuhan bangsa karena itu merupakan bentuk tanggungjawab negara kepada seluruh rakyatnya.

Kenyataanya, sepak terjang pentolan FPI itu dinilai banyak pihak cukup negatif. Hal tersebut tercermin saat tidak berbuktinya fitnah pencekalan ataupun pengusiran oleh negara Indonesia atas dirinya. Terlebih saat HRS menginginkan pemerintah Indonesia membayar denda ovestaynya di Arab Saudi. Bukankah hal ini sesuatu yang lucu. Sebab, kepergiannya ke Arab Saudi ini adalah menghindari kasus yang menjeratnya.

Hal ini menandakan bahwa Habib Rizieq hanyalah mengada-ada sebab ingin menggulirkan suatu isu yang akan mengangkat citra dirinya, namun menjatuhkan pihak pemerintah. Sebaiknya, Habib Rizieq sabar menunggu MenkoPolhukam rampung meneliti kasusnya. Toh, bukankah dirinya pernah menyatakan sudah nyaman berada disana. Lalu, mengapa harus terburu-buru pulang ke Indonesia untuk reuni?

Oleh : Ahmad Pahlevi
Pengamat Sosial Politik





Fokus : Habib Rizieq


#Habib Rizieq Syihab #Rizieq #Rizieq Gak Bisa Pulang #Rizieq Syihab


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






12 menit yang lalu

Tim Voli Putra Berpeluang Bawa Mas Setelah Singkirkan Myanmar

Beritacenter.COM - Tim voli putra berpeluang membawa mas setelah memperoleh tiket final usai mengalahkan Myanmar..
1 jam yang lalu

Dua Pelaku Curat Diringkus Polisi di Tanjung Priok

BeritaCenter.COM - Polisi mengamankan dua orang pemuda berinisial AM (27) dan MRS (16) di Jalan Danau Agung 2,..
2 jam yang lalu

Kembangkan SDM, Kemnaker Ajak Investor Amerika Tuk Investasi ke Indonesia

BeritaCenter.COM - Pemerintahan Indonesia mengajak para investor dari perusahaan-perusahaan besar asal Amerika untuk..
3 jam yang lalu

Beraksi di Apartemen Depok, Spesialis Pencuri HP ini Ditangkap Polisi

BeritaCenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil mengamankan satu pelaku pencurian di kamar apartemen Margonda..
5 jam yang lalu

Rumah Warga di Sigi Sulteng Diterjang Banjir Lumpur dan Batu dari Pegunungan Poi

Beritacenter.COM - Banjir lumpur menerjang sedikitnya tujuh rumah warga di Desa Poi, Kecamatan Dolo Selatan,..
6 jam yang lalu

Layanan Samsat Keliling Dekat Bundaran HI Ramai Dipadati Pengunjung CFD

Beritacenter.COM - Pihak kepolisian membuka pelayanan perpanjangan STNK keliling di kawasan Car Free Day (CFD),..
7 jam yang lalu

Warga Rokan Hulu Riau Diamankan Polisi Terkait Kepemilikan Senpi Ilegal

Beritacenter.COM - Seorang warga bernisial MW alias Boiman (46) diamankan polisi atas dugaan kepemilikan senjata api..
8 jam yang lalu

FMPP Apresiasi Langkah Cepat Polres Malang Tangkap Oknum Guru Cabul

Beritacenter.COM - Front Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP) mengapresiasi langkah cepat personel Polres Malang..
9 jam yang lalu

Tepis Anggapan Dinasti, Gibran: Kontestasi Politik Bisa Menang Bisa Kalah, Tergantung Rakyat

Beritacenter.COM - Gibran Rakabuming Raka menepis adanya anggapan soal dinasti politik terkait majunya dirinya di..
11 jam yang lalu

Mobil Rombongan Waketum NasDem Kecelakaan di Trans Kalimantan, 1 Sopir Terluka

Beritacenter.COM - Kecelakaan menimpa mobil rombongan Wakil Ketum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, Ahmad..
22 jam yang lalu

Android dan Windows Phone Versi Ini Akan Dihentikan dari WhatsApp di Akhir Tahun

Beritacenter.COM - Aplikasi chatting WhatsApp mengumumkan pihaknya tidak akan lagi mendukung beberapa sistem operasi..
23 jam yang lalu

Iran Mulai Jantungan Saat Israel Pamer Rudal Nuklir, AS Bisu

Beritacenter.COM - Militer Israel dilaporkan menguji coba rudal kendali berkemampuan nuklir pada Jumat (6/12/2019) di..
1 hari yang lalu

Layanan Kartu Sehat Bekasi Akan Dihentikan

Beritacenter.COM - Surat Peraturan Kementerian Dalam Negeri No 33 tahun 2019 tentang pedoman penyusunan APBD 2020,..
1 hari yang lalu

Jakarta Akan Diguyur Hujan Disertai Petir di Malam Minggu

Beritacenter.COM - Untuk masyarakat DKI Jakarta yang akan menghabiskannya di dalam kota, ada baiknya mengetahui lebih..
1 hari yang lalu

Guru Besar Hukum Universitas Padjadjaran : Rocky Gerung Itu Tukang Provokasi, Sebut Jokowi Tidak Paham Pancasila

Beritacenter.COM - Ucapan Rocky Gerung yang dilontarkan dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) dengan tema..
1 hari yang lalu

Koruptor dan Penyelundup Itu Tidak Pancasilais

Dalam pelbagai forum, saya sering mendapat pertanyaan dan saran. Salah satu saran tentang Pembumian Pancasila adalah..
1 hari yang lalu

Mendukung Pemberantasan Paham Radikal

Dewasa ini penyebaran paham radikal dianggap mengkhawatirkan karena didukung, perkembangan teknologi yang makin..
1 hari yang lalu

Mantap...! Indonesia 2020 Akan Ekspor Beras Premium Sebanyak 500 Ribu Ton

Beritacenter.COM - Pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin tengah gencar melakukan ekspor. Salah satunya,..
1 hari yang lalu

Simpan Sabu di Selangkangan, Penumpang Bus Diciduk Polisi

Beritacenter.COM - Petugas kepolisian Polres Langkat mengamankan seorang penumpang bus, Syahfril warga Dusun Nelayan,..
1 hari yang lalu

Asik Berenang Dengan Teman, Bocah SD Tenggalam di Sungai Ciliwung

Beritacenter.COM - Seorang bocah SD tenggelam saat berenang di aliran Sungai Ciliwung, tak jauh dari pintu utama..
1 hari yang lalu

Akhir Pekan, BMKG Prediksi Cuaca di Jakarta Berpotensi Hujan Kilat

Beritacenter.COM - Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Ibu Kota Jakarta akan..
1 hari yang lalu

4 Desa di Lebak Banten Diterjang Banjir

Beritacenter.COM - Ada sebanyak dua kecamatan dan empat desa di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten diterjang banjir..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi