Senin, 06 Juli 2020 - 06:28 WIB

Isu Pencekalan Habib Rizieq Patut Dipertanyakan

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Rabu, 13 Nopember 2019 | 22:26 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Pentolan Front Pembela Islam (FPI) yang hingga saat ini berada di Arab Saudi, Habib Rizieq Shihab kembali bersuara jelang Reuni 212. Melalui video di akun Youtube, Habib Rizieq menuding dirinya dicekal oleh Pemerintah Arab Saudi berdasarkan rekomendasi dari Pemerintah Indonesia. Isu pencekalan ini patut dipertanyakan karena Habib Rizieq baru menayangkannya sekarang. Selain itu, Pemerintah Indonesia juga tidak dapat mengintervensi Pemerintahan Arab Saudi.

Habib Rizieq kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial dan menggegerkan publik. Kini, dirinya kembali mencari sensasi saat “kebelet” reuni yang akan di selenggarakan oleh PA 212, 2 Desember mendatang. Kabar di medsos sedemikian ramai saat HRS ini menunjukkan dua buah surat pencekalan terhadap dirinya. Dia mengklaim jika surat tersebut adalah suruhan pemerintah Indonesia.

Sebelumnya, melalui video yang berjudul “Sambutan Habib Rizieq Syihab pada Acara Maulid Nabi Muhammad SAW DPP FPI”,

Dirinya menyampaikan sekali lagi kepada seluruh bangsa Indonesia, kepada seluruh sahabat, bahwa semenjak satu tahun 7 bulan yang lalu, tepatnya sejak tanggal 1 Syawal 1439, dirinya telah dicekal oleh pemerintah Saudi atas amanat dari pemerintah Indonesia.

Dilihat dari isi rekaman, sepertinya Habib Riziq sudah hampir kebakaran jenggot saat tak bisa pulang. Bahkan, sejumlah laporan mengatakan Habib Rizieq harus membayar denda overstay di Arab Saudi. Ia merajuk meminta kepada para pendukungnya untuk membantu agar dia bisa dipulangkan. Segenting itukah?

HRS menambahkan bahwa pihak pemerintah Arab Saudi akan mencabut pencekalan atas dirinya, dengan syarat Indonesia mau menjamin bahwa kepulangan Habib Rizieq ini akan aman dan tenang. Dia juga menyebutkan bahwa Pemerintah Indonesia pura-pura tidak tahu dan cuek atas kasus ini. Termasuk menyindir tentang Pilpres April 2019 lalu.

Sementara itu, Menkopolhukam Mahfud MD dengan tegas menyatakan bahwa pemerintah tidak pernah menerbitkan surat pencekalan untuk Rizieq Shihab. Ia juga menyebutkan sejak berdinas di kantor batu selama tiga minggu tidak ada surat semacam itu. Mahfud, juga menantang Habib Rizieq untuk menunjukkan bukti surat yang diklaimnya tersebut.

Ada yang menarik disini, pentolan FPI yang diagung-agungkan ini dinilai “mencla – mencle” dengan pernyataannya. Melalui beberapa akun penggguna medsos turut berkomentar atas peristiwa yang menimpa Habib. Salah satunya ialah;

“Ini aneh, ribut dicekal, dan ribut overstay. Tetapi, disaat bersamaan FPI kembarannya PA 212 membela junjungannya sempat tuntut pemerintah membayar overstay? Padahal pernah bilang mau galang dana dari umat. Logikanya, mumpung mau reunian begini pastinya umatnya ingin dong ketemu HRS, jadi kenapa nggak sekarang seriusan umatnya galang dana bayar denda HRS?”

Rencana penggalangan dana untuk membayar denda overstay dianggap sebagai kesalahan berpikir. Dana tersebut sebaiknya digunakan untuk membantu rakyat yang mengalami kesulitan. Hal ini dinilai lebih penting daripada memulangkan HRS untuk menghadiri reuni. Jika dilihat dari komentar kocak netizen ini, bisa kita simpulkan bahwa benar adanya HRS hanya ingin Panjat Sosial (Pansos) alias naik pangung lagi. Kenyataanya, jika dirinya memang dicekal untuk apa isu itu baru digulirkan sekarang, bukti-bukti baru ditunjukkan. Bukankah, logikanya bukti harus disertakan diawal saat terjadi peristiwa pencekalan itu. Mengingat, sudah hampir 2 tahun, loh!

Sebagian masyarakat sependapat dengan MenkoPolhukam, untuk tetap mempelajari kasus ini. Apalagi, Indonesia adalah negara hukum, dan hukum berguna untuk negara. Kendati demikian, Mahfud tak menampik jika Habib Rizieq juga mempunyai hak untuk mendapatkan perlindungan sebagai WNI. Namun, negara juga punya hak untuk mengawal eksistensinya. Artinya, negara memiliki hak menjamin keamanan dan keutuhan bangsa karena itu merupakan bentuk tanggungjawab negara kepada seluruh rakyatnya.

Kenyataanya, sepak terjang pentolan FPI itu dinilai banyak pihak cukup negatif. Hal tersebut tercermin saat tidak berbuktinya fitnah pencekalan ataupun pengusiran oleh negara Indonesia atas dirinya. Terlebih saat HRS menginginkan pemerintah Indonesia membayar denda ovestaynya di Arab Saudi. Bukankah hal ini sesuatu yang lucu. Sebab, kepergiannya ke Arab Saudi ini adalah menghindari kasus yang menjeratnya.

Hal ini menandakan bahwa Habib Rizieq hanyalah mengada-ada sebab ingin menggulirkan suatu isu yang akan mengangkat citra dirinya, namun menjatuhkan pihak pemerintah. Sebaiknya, Habib Rizieq sabar menunggu MenkoPolhukam rampung meneliti kasusnya. Toh, bukankah dirinya pernah menyatakan sudah nyaman berada disana. Lalu, mengapa harus terburu-buru pulang ke Indonesia untuk reuni?

Oleh : Ahmad Pahlevi
Pengamat Sosial Politik





Fokus : Habib Rizieq


#Habib Rizieq Syihab #Rizieq #Rizieq Gak Bisa Pulang #Rizieq Syihab


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






28 menit yang lalu

Prediksi Cuaca di Jakarta Pada Hari ini Cerah Berawan

Beritacenter.COM - Hampir seluruh wilayah di DKI Jakarta pada Senin (6/7/2020) diprediksi akan cerah..
10 jam yang lalu

Pria dengan Luka Bacok di Leher Ditemukan Warga dalam Kondisi Sadar di Bekasi

Beritacenter.COM - Warga Jalan Kapuk Raya, Pengasinan, Bekasi Timur, dihebohkan dengan sesosok pria ditemukan..
12 jam yang lalu

Terus Bertambah, Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 di Riau Capai 88,9%

Beritacenter.COM - Pasien positif Corona (COVID-19) yang sembuh di Riau terpantau terus bertambah. Hingga hari ini,..
13 jam yang lalu

Koruptor Was-was, RUU Perjanjian MLA RI-Swiss Disetujui

Beritacenter.COM - Perjanjian Bantuan Hukum Timbal Balik dalam Masalah Pidana atau Treaty on Mutual Legal..
19 jam yang lalu

Polisi Gelar Razia Warung Jamu di Depok, Amankan Puluhan Botol Miras

Beritacenter.COM - Jajaran Polsek Sawangan Depok menggelar razia di sebuah warung jamu yang berada di Kecamtan..
20 jam yang lalu

Digeruduk Massa setelah Viral Tendang Driver Ojol, Pria di Pekanbaru Diamankan Polisi

Beritacenter.COM - Viral di media sosial sebuah video yang menampakkan seorang pria tengah memarahi driver ojek..
21 jam yang lalu

Ini memang salah Jokowi

Pertamina Energy Trading Limited (PETRAL) adalah anak perusahaan PT Pertamina yang terdaftar di Singapura th 1992...
22 jam yang lalu

Gelar 'Apel Siaga Ganyang Komunis', PA 212 dkk Janji Akan Tertib dan Tak Buat Keributan

Beritacenter.COM - Menyusul digelarnya aksi bertajuk 'Apel Siaga Ganyang Komuni', pihak kepolisian mengimbau..
23 jam yang lalu

AC Milan Gempur Habis Lazio Tanpa Ampun

Beritacenter.COM - Kejutan besar terjadi di pekan 30 Serie A Liga Italia dengan tumbangnya Lazio dari AC Milan. Tak..
23 jam yang lalu

Prakiraan Cuaca Hari Ini Jakarta Cerah

Beritacenter.COM - Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini di wilayah DKI..
1 hari yang lalu

SUSAHNYA JADI SEORANG JOKOWI

Bekerja sungguh-sungguh dibilang pencitraan. Diam dibilang tidak tegas dan plonga plongo. Senyum dibilang munafik dan..
1 hari yang lalu

"Onani Politik Ala Kardun"

LBP atau Luhut Binsar Panjaitan  Bentengnya Jokowi Ngarep bangat diganti Biar kadrun gampang menerobos..
1 hari yang lalu

Kasus Covid-19 Terus Bertambah di Jatim, Khofifah Tegur Malang Raya

Beritacenter.COM - Kasus baru penularan virus Corona atau COVID-19 di Kota Malang meningkat dari sebelumnya penularan..
1 hari yang lalu

Awas! Makanan Ini Jangan Disimpan di Kulkas

Beritacenter.COM - Penggunaan lemari es sangat membantu untuk mengawetkan makanan, namun perlu diketahui bahwa..
1 hari yang lalu

Emak-emak Viral TikTok-an di Jembatan Suramadu Haturkan Permohonan Maaf

Beritacenter.COM - Viral video TikTok tiga emak-emak asyik bergaya di pinggir ruas jalan di Jembatan Suramadu...
1 hari yang lalu

Puluhan PSK di Jerman Gelar Aksi Demo 'Protes' Tutupnya Rumah Bordil Imbas COVID-19

Beritacenter.COM - Aksi unjuk rasa digelar sejumlah pekerja seks komersial (PSK) di Berlin, Jerman, menyusul tutupnya..
1 hari yang lalu

Polisi Minta PA 212 dkk Taati Aturan dan Tak Buat Keributan di Apel Gayang Komunis Besok

(Imbauannya) mereka mengikuti protokol yang ada dan jangan bikin keributan. Kan mereka ini hanya apel saja, habis..
1 hari yang lalu

Dandim 0501/JP BS Terima Penghargaan Dari Kapolda Metro Jaya

Beritacenter.COM - Kodam Jaya - Dalam rangka hari ulang tahun Kepolisian RI ke - 74, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol..
1 hari yang lalu

Barcelona dan Liverpool Bersaing Dapatkan Thiago Alcantara

Beritacenter.COM - Klub raksasa Barcelona dan Liverpool dikabarkan bersaing untuk mendatangkan gelandang Bayern..
1 hari yang lalu

JIKA BUKAN JOKOWI YANG MENJADI PRESIDEN INDONESIA

Presiden Jokowi hanyalah manusia biasa dan bukan manusia sempurna, tetapi Presiden Jokowi adalah Presiden Indonesia..
2 hari yang lalu

Satu Tersangka dan Satu Saksi, Ini Motif Eks Pegawai Starbucks Rekam Video Intip Payudara

Beritacenter.COM - Aksi tak senonoh eks pegawai starbucks intip payudara pelanggar dari CCTV, diketahui dilakukan..
2 hari yang lalu

Duh! Pesepeda Perempuan di Tegal Dapat Teror Pemotor Begal Payudara

Beritacengter.COM - Olaraga bersepeda belakangan menjadi tren yang digemari masyarakat ditengah pandemi COVID-19, tak..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi