Sabtu, 30 Mei 2020 - 04:53 WIB

Konsisten Menolak Radikalisme

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Rabu, 13 Nopember 2019 | 21:13 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Radikalisme masih menjadi momok yang patut diwaspadai. Masyarakat dan Pemerintah juga diminta konsisten dan tegas dalam menolak ideologi anti Pancasila tersebut karena mampu menciptakan disharmoni bangsa.

Radikalisme ini identik dengan tindakan garis keras, ekstrim, membabi buta. Yang biasanya memicu pelakunya menjadi terorisme. Keduanya seolah tak bisa dipisahkan layaknya memiliki keterkaitan satu sama lain. Bagi orang awam, hal semacam ini tidaklah begitu kentara. Mengingat, mereka beraktivitas seperti masyarakat pada umumnya. Berpenampilan biasa saja. Tak ada ciri khusus yang bisa mengindikasikan bahwa orang atau kelompok tertentu ke dalam golongan radikal. Meski demikian , sistem pergerakkan mereka dinilai cukup rapi. Secara halus melalui pendekatan-pendekatan mereka merekrut ratusan bahkan ribuan orang untuk masuk kedalam lingkaran hitam pengaruh radikalisme.

Korban dari bahaya radikalisme ini juga kian meluas. Tak pandang bulu, mau anak-anak, pelajar, masyarakat umum, mahasiswa, ormas, elit politik hingga aparat keamanan bisa terpapar. Padahal, aparat keamanan menjadi ujung tombak melawan paham dan tindak radikalisme. Hal ini membuktikan bahwa tidak ada jaminan seseorang terhindar dari bahaya ini. Kecuali, seorang dengan pendirian tangguh berdasar 4 pilar kebangsaan. Yaitu, Pancasila, UUD tahun 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal ika. Terlihat sepele memang, namun nyatanya ampuh untuk menangkal serangan radikalisme yang kian intens menyerang. Sehingga pemerintah tak henti-henti memgimbau seluruh warga masyarakat untuk terus membentengi diri dari radikalisme.

Menurut Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi, menyebut bahwa radikalisme tidak hanya ada di ajaran agama Islam. Radikalisme juga berpotensi ada di semua ajaran agama. Dirinya menyatakan sesuai arahan Jokowi, bahwa radikalisme ini bisa berasal dari agama manapun, instansi apapun. Pihaknya menegaskan akan mewaspadai radikalisme di berbagai lini sektor. Bahkan, Presiden Jokowi juga turut memerintahkan semua kementerian untuk mencegah penyebaran paham radikalisme.

Selain itu, Fachrul ingin seluruh tokoh termasuk pemuka agama, bekerja sama. bergandengan tangan demi mewujudkan Indonesia lebih aman dan damai. Terlebih, perihal toleransi beragama yang seringkali jadi pemicunya. Sehingga peningkatan upaya toleransi ini harus dimaksimalkan.

Di lain hal, Fachrul Razi juga mengadakan rapat koordinasi dengan para jajaran Kementerian Agama di sejumlah daerah. Dirinya meminta jajarannya untuk menjalankan perintah Presiden Jokowi perihal radikalisme. Fachrul mengklaim dirinya memberikan pokok – pokok pemikiran yang kemudian akan dikembangkan bersama-sama. Sejumlah rektor serta pimpinan lembaga ,seperti petinggi asrama haji dan juga diklat, juga hadir. Dirinya juga menyinggung beberapa mandat Jokowi dalam pertemuan tersebut. Salah satunya ialah fokus dalam mencapai sasaran, berkenaan dengan menumpas radikalisme. Proses deradikalisasi tak hanya akan dilaksanakan oleh pihak KemenAg saja, namun juga lembaga-lembaga lainnya.

Tindakan deradikalisasi ini mengacu pada tindakan preventif kontraterorisme ataupun semacam stratregi guna menetralisir paham-paham yang dianggap radikal serta mampu membahayakan dengan cara pendekatan tanpa dibarengi dengan tindak kekerasan.

Tujuan adalah untuk menetralkan kembali para aktor radikalisme kembali kejalan pemikiran yang lebih moderat dan normal. Tak dipungkiri bahwa radikalisme dan terorisme telah menjadi polemik yang cukup serius bagi dunia internasional. Sebab, sewaktu-waktu akan membahayakan stabilitas keamanan nasional. Dengan kata lain, deradikalisasi ini adalah membujuk pelakunya untuk meninggalkan paham yang mereka anut.

Menurut Counter Terrorism Implementation Task Force (CTITF) yang merupakan sebuah kebijakan dengan pemberian paket-paket berupa bantuan sosial, politik, hukum, ekonomi dan juga pendidikan yang ditujukan khusus bagi para narapidana terorisme. Hal ini bisa disebut sebagai salah satu tindakan yang menggunakan soft power.

Melalui upaya ini diharap akan mampu membuat korban sadar bahwa paham yang mereka anut adalah salah. Pun dengan yang lainnya yang belum terpapar, harus bisa membentengi diri dengan kuat akan segala kemungkinan yang ada. Radikalisme ini dinilai mampu menghancurkan sistem tatanan suatu negara, serta merubahnya seperti yang diinginkna oleh para kelompok radikal.

Bahaya ini tak ubahnya virus dan siap menjangkiti siapapun yang bersinggungan dengnnya. Maka dari itu perkokoh iman diri sendiri serta aktif mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada, sehingga penyebarannya akan bisa ditekan dan dimusnahkan. Sebab, kita tak hanya mengandalkan orang lain untuk melindungi diri kita. Kuncinya ialah bersatu padu melawan, menolak dan memerangi radikalisme secara tegas! Agar tak ada celah bagi siapapun untuk menyusup dan memporak-porandakan keutuhan bangsa dan negara.

 

Oleh : Ahmad Sentiaji
Pengamat Sosial Politik





Fokus : Bahaya Laten Radikalisme


#Radikalisme #Terorisme #Kelompok radikal #Kelompok Terorisme #NKRI Harga Mati #NKRI


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






6 jam yang lalu

Angkut Penumpang Tanpa SIKM, Travel Ilegal Terjaring Razia di Depok

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menyetop kendaraan pariwisata atau travel yang nekat membawa pemudik..
7 jam yang lalu

Warga Lahat Digegerkan Temuan Mayat Penuh Luka di Pinggir Jalan, Polisi : Korban Pembunuhan

Beritacenter.COM - Warga Kecamatan Gumay Talang digegerkan temuan mayat penuh luka di pinggir jalan, Lahat, Sumatera..
8 jam yang lalu

Gegara Rem Blong, Truk Bermuatan Sayur Terjun Bebas ke Jurang di Jambi

Beriitacenter.COM - Sebuah truk diesel bermuatan sayur mengalami kecelakaan di jalan Desa Muara Emat, Batang..
10 jam yang lalu

Luapan Kekecewaan Risma saat Mobil PCR BNPB Dibawa ke Tulungagung dan Lamongan

Beritacenter.COM - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini seketika merasa kecewa dan sedih saat mendengar ratusan..
11 jam yang lalu

Sempat Positif Corona Setelah Melahirkan, Ibu di Kudus Dinyatakan Sembuh

Beritacenter.COM - Ibu hamil berinisial M (35) warga Desa Trenggeles, Kecamatan Mejobo, sempat terkonfirmasi positif..
12 jam yang lalu

Diamankan Terkait Postingan Hoax soal Jokowi di Twitter, Pria di Cianjur Ngaku di Hack

Itu akun saya, tapi saya tidak tahu (postingan) pak, akun saya di-hack
13 jam yang lalu

Dukung Pelibatan TNI-Polri Disiplinkan Masyarakat, NasDem: Demi Meningkatkan Kesadaran Masyarakat

BeritaCenter.COM - Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali mendukung upaya presiden Jokowi menerapkan tatanan normal..
14 jam yang lalu

Dukung Jokowi soal New Normal, Golkar: Kebijakan Strategis Tanpa Abaikan Penanganan Corona

BeritaCenter.COM - Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mendukung kebijakan Presiden Jokowi yang tengah..
14 jam yang lalu

Jokowi Siapkan Kebijakan New Normal, NasDem: Bagus dan Perlu Didukung

BeritaCenter.COM - Partai NasDem mendukung rencana presiden Jokowi untuk menerapkan tatanan normal baru atau 'new..
14 jam yang lalu

Berubah! Dokter Ini Pakai Kostum Unik Saat Periksa Pasien

Beritacenter.COM - Dokter bernama Rollando Erric Manibuy memiliki cara untuk menghibur para pasiennya di Rumah..
14 jam yang lalu

Gerindra Dukung Jokowi Persiapkan New Normal dengan Melibatkan TNI-Polri

BeritaCenter.COM – Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Putih Sari mendukung upaya Jokowi yang menerjunkan..
15 jam yang lalu

Pemerintah Siapkan Protokol Masyarakat Produktif dan Aman dari Corona

BeritaCenter.COM - Protokol untuk masyarakat agar dapat kembali produktif namun tetap aman dari COVID-19 tengah..
15 jam yang lalu

Kabar Baik! Pemeriksaan Spesimen Corona Capai Target, Pakar UGM Minta Dipertahankan Secara Konsisten

BeritaCenter.COM - Pakar Epidemiologi Universitas Gajah Mada (UGM), Riris Andono Ahmad meminta pemerintah..
15 jam yang lalu

Suami Ini Tebas Leher Istrinya Setelah Lebaran

Beritacenter.COM - Setan apa yang merasuki HI (29) warga Dusun II, Desa Sei Lama, Kecamatan Simpang Empat,..
16 jam yang lalu

Geger !!! Warga Temukan Kerangka Manusia Misterius di Bogor

Beritacenter.COM - Warga di Kampung Cigorowong, Desa Cileungsi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat..
17 jam yang lalu

Setubuhi Bocah Dibawah Umur, Seorang Remaja di Makassar Diringkus Polisi

Beritacenter.COM - Seorang remaja bernama Pandi alias Lele (25) ditangkap Tim Jatanras Polrestabes Makassar karena..
18 jam yang lalu

Media Sebagai Sarana Psy Ops Politik Menyerang Presiden Jokowi?

Beberapa hari terakhir, penulis mendapat message dari beberapa teman tentang adanya psychological Operation, berita..
19 jam yang lalu

Tabrak Pejalan Kaki Hingga Tewas, Motor Yamaha Vixion Terbakar Hebat

Beritacenter.COM - Motor Vixon terbakar hebat setelah terlibat kecelakaan di jalur pantura Tuban, tepatnya Desa..
19 jam yang lalu

Asik Main Sendirian Di Telaga, Bocah Tewas Tenggelam

Beritacenter.COM - Satria Bambang Hadi Saputra (12) warga Desa Wolu Tengah, Kecamatan Kerek, Tuban, ditemukan tewas..
20 jam yang lalu

Optimis Indonesia Menang Lawan Covid-19

Masih ingatkah dengan kisah pasien 1,2 dan 3 yang sembuh dari covid-19? Mereka sembuh tanpa menggunakan vaksin khusus..
20 jam yang lalu

Masa PSBB Jabar Diperpanjang Hingga 12 Juni 2020

Beritacenter.COM - Gubernur Jawa Barat (Jabar) menerbitkan Surat Keputusan Gubernur Jabar Nomor..
20 jam yang lalu

Harga Emas Dunia Meroket Imbas Ketegangan AS-China

Beritacenter.COM - Harga emas dunia kembbali naik imbas ketegangan Amerika Serikat dan China. Harga emas di pasar..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi