Kamis, 22 April 2021 - 07:30 WIB

Konsisten Menolak Radikalisme

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Rabu, 13 Nopember 2019 | 21:13 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Radikalisme masih menjadi momok yang patut diwaspadai. Masyarakat dan Pemerintah juga diminta konsisten dan tegas dalam menolak ideologi anti Pancasila tersebut karena mampu menciptakan disharmoni bangsa.

Radikalisme ini identik dengan tindakan garis keras, ekstrim, membabi buta. Yang biasanya memicu pelakunya menjadi terorisme. Keduanya seolah tak bisa dipisahkan layaknya memiliki keterkaitan satu sama lain. Bagi orang awam, hal semacam ini tidaklah begitu kentara. Mengingat, mereka beraktivitas seperti masyarakat pada umumnya. Berpenampilan biasa saja. Tak ada ciri khusus yang bisa mengindikasikan bahwa orang atau kelompok tertentu ke dalam golongan radikal. Meski demikian , sistem pergerakkan mereka dinilai cukup rapi. Secara halus melalui pendekatan-pendekatan mereka merekrut ratusan bahkan ribuan orang untuk masuk kedalam lingkaran hitam pengaruh radikalisme.

Korban dari bahaya radikalisme ini juga kian meluas. Tak pandang bulu, mau anak-anak, pelajar, masyarakat umum, mahasiswa, ormas, elit politik hingga aparat keamanan bisa terpapar. Padahal, aparat keamanan menjadi ujung tombak melawan paham dan tindak radikalisme. Hal ini membuktikan bahwa tidak ada jaminan seseorang terhindar dari bahaya ini. Kecuali, seorang dengan pendirian tangguh berdasar 4 pilar kebangsaan. Yaitu, Pancasila, UUD tahun 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal ika. Terlihat sepele memang, namun nyatanya ampuh untuk menangkal serangan radikalisme yang kian intens menyerang. Sehingga pemerintah tak henti-henti memgimbau seluruh warga masyarakat untuk terus membentengi diri dari radikalisme.

Menurut Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi, menyebut bahwa radikalisme tidak hanya ada di ajaran agama Islam. Radikalisme juga berpotensi ada di semua ajaran agama. Dirinya menyatakan sesuai arahan Jokowi, bahwa radikalisme ini bisa berasal dari agama manapun, instansi apapun. Pihaknya menegaskan akan mewaspadai radikalisme di berbagai lini sektor. Bahkan, Presiden Jokowi juga turut memerintahkan semua kementerian untuk mencegah penyebaran paham radikalisme.

Selain itu, Fachrul ingin seluruh tokoh termasuk pemuka agama, bekerja sama. bergandengan tangan demi mewujudkan Indonesia lebih aman dan damai. Terlebih, perihal toleransi beragama yang seringkali jadi pemicunya. Sehingga peningkatan upaya toleransi ini harus dimaksimalkan.

Di lain hal, Fachrul Razi juga mengadakan rapat koordinasi dengan para jajaran Kementerian Agama di sejumlah daerah. Dirinya meminta jajarannya untuk menjalankan perintah Presiden Jokowi perihal radikalisme. Fachrul mengklaim dirinya memberikan pokok – pokok pemikiran yang kemudian akan dikembangkan bersama-sama. Sejumlah rektor serta pimpinan lembaga ,seperti petinggi asrama haji dan juga diklat, juga hadir. Dirinya juga menyinggung beberapa mandat Jokowi dalam pertemuan tersebut. Salah satunya ialah fokus dalam mencapai sasaran, berkenaan dengan menumpas radikalisme. Proses deradikalisasi tak hanya akan dilaksanakan oleh pihak KemenAg saja, namun juga lembaga-lembaga lainnya.

Tindakan deradikalisasi ini mengacu pada tindakan preventif kontraterorisme ataupun semacam stratregi guna menetralisir paham-paham yang dianggap radikal serta mampu membahayakan dengan cara pendekatan tanpa dibarengi dengan tindak kekerasan.

Tujuan adalah untuk menetralkan kembali para aktor radikalisme kembali kejalan pemikiran yang lebih moderat dan normal. Tak dipungkiri bahwa radikalisme dan terorisme telah menjadi polemik yang cukup serius bagi dunia internasional. Sebab, sewaktu-waktu akan membahayakan stabilitas keamanan nasional. Dengan kata lain, deradikalisasi ini adalah membujuk pelakunya untuk meninggalkan paham yang mereka anut.

Menurut Counter Terrorism Implementation Task Force (CTITF) yang merupakan sebuah kebijakan dengan pemberian paket-paket berupa bantuan sosial, politik, hukum, ekonomi dan juga pendidikan yang ditujukan khusus bagi para narapidana terorisme. Hal ini bisa disebut sebagai salah satu tindakan yang menggunakan soft power.

Melalui upaya ini diharap akan mampu membuat korban sadar bahwa paham yang mereka anut adalah salah. Pun dengan yang lainnya yang belum terpapar, harus bisa membentengi diri dengan kuat akan segala kemungkinan yang ada. Radikalisme ini dinilai mampu menghancurkan sistem tatanan suatu negara, serta merubahnya seperti yang diinginkna oleh para kelompok radikal.

Bahaya ini tak ubahnya virus dan siap menjangkiti siapapun yang bersinggungan dengnnya. Maka dari itu perkokoh iman diri sendiri serta aktif mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada, sehingga penyebarannya akan bisa ditekan dan dimusnahkan. Sebab, kita tak hanya mengandalkan orang lain untuk melindungi diri kita. Kuncinya ialah bersatu padu melawan, menolak dan memerangi radikalisme secara tegas! Agar tak ada celah bagi siapapun untuk menyusup dan memporak-porandakan keutuhan bangsa dan negara.

 

Oleh : Ahmad Sentiaji
Pengamat Sosial Politik





Fokus : Bahaya Laten Radikalisme


#Radikalisme #Terorisme #Kelompok radikal #NKRI Harga Mati #NKRI #Kelompok Terorisme


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






5 jam yang lalu

CATAT ! Ini Sederet Amalan Penuh Pahala Bagi Perempuan Haid di Bulan Ramadhan

Beritacenter.COM - Ada salah satu kekhawatiran bagi banyak perempuan saat menjalani puasa Ramadan, yakni jika..
6 jam yang lalu

Coreng Institusi Polri ! Polwan Gadungan yang Viral Mesum Sesama Jenis Ditangkap

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap seorang polwan gadungan berinisial KL (21) di wilayah..
7 jam yang lalu

Geger ! Pemuda di Bandung Ditemukan Tewas di Atas Genting

Beritacenter.COM - Seorang pemuda di Jalan Sautunan Raya, Kelurahan Kebonlega, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota..
8 jam yang lalu

Depresi Adik Nikah Duluan, Pemuda di Gandusari Nekat Gantung Diri

Beritacenter.COM - Seorang pemuda berinisial S (35) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di pohon..
8 jam yang lalu

Diduga Peras Wali Kota, Penyidik KPK Akan Diproses Secara Etik oleh Dewas

Beritacenter.COM - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berinisial SR diduga melakukan pemerasan kepada Wali..
8 jam yang lalu

Terminal di Banten Bakal Ditutup Sementara Selama Mudik Lebaran

Beritacenter.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan menutup sementara layanan Bus Kota Antar Provinsi (AKAP)..
9 jam yang lalu

Perang Sarung Berujung Maut, Pemuda di Tangerang Tewas Mengenaskan Dihujani Bacokan Sajam

Beritacenter.COM - Perang sarung yang hampir menjadi tradisi setiap bulan Ramadhan memakan korban di Bojong Nangka,..
9 jam yang lalu

Tak Suka Mata Uang Digital, Bill Gates Pernah Sebut Bitcoin Cs Penyebab Kematian!

Pada saat ini, mata uang kripto digunakan untuk membeli fentanyl dan narkoba lainnya sehingga ini adalah teknologi..
10 jam yang lalu

Soal Pemecatan Jose Mourinho, Son Heung Min : Saya Minta Maaf Belum Bisa Tampil Memuaskan

Beritacenter.COM - Penyerang Tottenham Hotspur, Son Heung-min ikut mengomentari soal pemecatan Jose Mourinho . Merasa..
10 jam yang lalu

Sosialisasi Larangan Mudik di Jakut, Sopir Truk Bandel Akan Ditindak Tegas Polisi

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian melakukan sosialisasi terkait larangan mudik yang akan mulai berlaku..
10 jam yang lalu

Tawuran 'Perang Sarung' Antar Pemuda Berujung Maut di Tangerang, 2 Pelaku Ditangkap

Beritacenter.COM - Aksi tawuran 'perang sarung' yang dilakukan sejumlah pemuda menjelang waktu sahur di Kelapa Dua,..
11 jam yang lalu

Inilah 5 Kandungan Air Kelapa Dapat Menyehatkan Tubuh

Beritacenter.COM - Air kelapa dikenal memiliki kandungan segudang manfaat untuk kesehatan tubuh kita. Terbuat dari..
11 jam yang lalu

Habib Rizieq Tuding Jaksa Giring Para Saksi Sebut Dirinya Bohong soal Test COVID-19

Beritacenter.COM - Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jalan Dr Sumarno, Cakung, Jaktim, Rabu..
12 jam yang lalu

Innalillahi !! 23 Orang Tewas, 139 Luka - Luka Akibat Kecelakaan Kereta di Mesir

Beritacenter.COM - Sebanyak 23 orang tewas dan 139 luka - luka akibat kecelakaan kereta di Mesir pada Minggu..
12 jam yang lalu

Biadab !! Ibu Rumah Tangga Tega Gorok Leher Anaknya Sendiri Hingga Tewas

Beritacenter.COM - Seorang ibu rumah tangga bernama Ani Asih (35) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, tega..
13 jam yang lalu

Kakek Mesum di Rembang Cabuli-Ikat Bocah SD Tetangganya, Korban Juga Diancam

Beritacenter.COM - Bejad, seorang kakek di Rembang, Jawa Tengah, tega mencabuli gadis 11 tahun. Kakek berusia 60..
13 jam yang lalu

Tinjau Vaksinasi, Kapolri dan Panglima TNI Bertolak ke Bali

Beritacenter.COM - Pangliman TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jendral Listyo Sigit meninjau langsung acara..
13 jam yang lalu

Foto Mesum Sejenisnya Viral, Polwan Gadungan Dibekuk Polisi di Bitung Sulsel

Beritacenter.COM - Personel Satreskrim Polres Bitung mengamankan seorang perempuan muda berinisial KL (21). Wanita..
14 jam yang lalu

Setahun Berlalu, 60 ASN Pemprov DKI Meninggal Karena Covid -19

BeritacenterCOM - Pandemi Covid -19 sudah berlangsung selama satu tahun di Indonesia. Tercatat ribuan nyawa meninggal..
14 jam yang lalu

Tak Diketahui Alasannya, SBY Cabut Pendaftaran Merek Partai Demokrat atas Nama Pribadi

Beritacenter.COM - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mencabut pendaftaran..
15 jam yang lalu

Rayakan Hari Kartini, Ini Pesan Susi Pudjiastuti Untuk Wanita di Indonesia

Beritacenter.COM - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Pudji Astuti mengucapkan selamat Hari Kartini 2021..
15 jam yang lalu

Curhat Petani Indramayu ke Jokowi, Singgung soal Mesin Panen Padi Hingga Pupuk Subsidi

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peninjauan panen raya di Desa Wanasari, Kecamatan..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi