Sabtu, 08 Agustus 2020 - 06:32 WIB

Konsisten Menolak Radikalisme

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Rabu, 13 Nopember 2019 | 21:13 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Radikalisme masih menjadi momok yang patut diwaspadai. Masyarakat dan Pemerintah juga diminta konsisten dan tegas dalam menolak ideologi anti Pancasila tersebut karena mampu menciptakan disharmoni bangsa.

Radikalisme ini identik dengan tindakan garis keras, ekstrim, membabi buta. Yang biasanya memicu pelakunya menjadi terorisme. Keduanya seolah tak bisa dipisahkan layaknya memiliki keterkaitan satu sama lain. Bagi orang awam, hal semacam ini tidaklah begitu kentara. Mengingat, mereka beraktivitas seperti masyarakat pada umumnya. Berpenampilan biasa saja. Tak ada ciri khusus yang bisa mengindikasikan bahwa orang atau kelompok tertentu ke dalam golongan radikal. Meski demikian , sistem pergerakkan mereka dinilai cukup rapi. Secara halus melalui pendekatan-pendekatan mereka merekrut ratusan bahkan ribuan orang untuk masuk kedalam lingkaran hitam pengaruh radikalisme.

Korban dari bahaya radikalisme ini juga kian meluas. Tak pandang bulu, mau anak-anak, pelajar, masyarakat umum, mahasiswa, ormas, elit politik hingga aparat keamanan bisa terpapar. Padahal, aparat keamanan menjadi ujung tombak melawan paham dan tindak radikalisme. Hal ini membuktikan bahwa tidak ada jaminan seseorang terhindar dari bahaya ini. Kecuali, seorang dengan pendirian tangguh berdasar 4 pilar kebangsaan. Yaitu, Pancasila, UUD tahun 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal ika. Terlihat sepele memang, namun nyatanya ampuh untuk menangkal serangan radikalisme yang kian intens menyerang. Sehingga pemerintah tak henti-henti memgimbau seluruh warga masyarakat untuk terus membentengi diri dari radikalisme.

Menurut Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi, menyebut bahwa radikalisme tidak hanya ada di ajaran agama Islam. Radikalisme juga berpotensi ada di semua ajaran agama. Dirinya menyatakan sesuai arahan Jokowi, bahwa radikalisme ini bisa berasal dari agama manapun, instansi apapun. Pihaknya menegaskan akan mewaspadai radikalisme di berbagai lini sektor. Bahkan, Presiden Jokowi juga turut memerintahkan semua kementerian untuk mencegah penyebaran paham radikalisme.

Selain itu, Fachrul ingin seluruh tokoh termasuk pemuka agama, bekerja sama. bergandengan tangan demi mewujudkan Indonesia lebih aman dan damai. Terlebih, perihal toleransi beragama yang seringkali jadi pemicunya. Sehingga peningkatan upaya toleransi ini harus dimaksimalkan.

Di lain hal, Fachrul Razi juga mengadakan rapat koordinasi dengan para jajaran Kementerian Agama di sejumlah daerah. Dirinya meminta jajarannya untuk menjalankan perintah Presiden Jokowi perihal radikalisme. Fachrul mengklaim dirinya memberikan pokok – pokok pemikiran yang kemudian akan dikembangkan bersama-sama. Sejumlah rektor serta pimpinan lembaga ,seperti petinggi asrama haji dan juga diklat, juga hadir. Dirinya juga menyinggung beberapa mandat Jokowi dalam pertemuan tersebut. Salah satunya ialah fokus dalam mencapai sasaran, berkenaan dengan menumpas radikalisme. Proses deradikalisasi tak hanya akan dilaksanakan oleh pihak KemenAg saja, namun juga lembaga-lembaga lainnya.

Tindakan deradikalisasi ini mengacu pada tindakan preventif kontraterorisme ataupun semacam stratregi guna menetralisir paham-paham yang dianggap radikal serta mampu membahayakan dengan cara pendekatan tanpa dibarengi dengan tindak kekerasan.

Tujuan adalah untuk menetralkan kembali para aktor radikalisme kembali kejalan pemikiran yang lebih moderat dan normal. Tak dipungkiri bahwa radikalisme dan terorisme telah menjadi polemik yang cukup serius bagi dunia internasional. Sebab, sewaktu-waktu akan membahayakan stabilitas keamanan nasional. Dengan kata lain, deradikalisasi ini adalah membujuk pelakunya untuk meninggalkan paham yang mereka anut.

Menurut Counter Terrorism Implementation Task Force (CTITF) yang merupakan sebuah kebijakan dengan pemberian paket-paket berupa bantuan sosial, politik, hukum, ekonomi dan juga pendidikan yang ditujukan khusus bagi para narapidana terorisme. Hal ini bisa disebut sebagai salah satu tindakan yang menggunakan soft power.

Melalui upaya ini diharap akan mampu membuat korban sadar bahwa paham yang mereka anut adalah salah. Pun dengan yang lainnya yang belum terpapar, harus bisa membentengi diri dengan kuat akan segala kemungkinan yang ada. Radikalisme ini dinilai mampu menghancurkan sistem tatanan suatu negara, serta merubahnya seperti yang diinginkna oleh para kelompok radikal.

Bahaya ini tak ubahnya virus dan siap menjangkiti siapapun yang bersinggungan dengnnya. Maka dari itu perkokoh iman diri sendiri serta aktif mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada, sehingga penyebarannya akan bisa ditekan dan dimusnahkan. Sebab, kita tak hanya mengandalkan orang lain untuk melindungi diri kita. Kuncinya ialah bersatu padu melawan, menolak dan memerangi radikalisme secara tegas! Agar tak ada celah bagi siapapun untuk menyusup dan memporak-porandakan keutuhan bangsa dan negara.

 

Oleh : Ahmad Sentiaji
Pengamat Sosial Politik





Fokus : Bahaya Laten Radikalisme


#NKRI Harga Mati #Radikalisme #Kelompok radikal #NKRI #Terorisme #Kelompok Terorisme


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






6 menit yang lalu

KKP Upayakan Nelayan Miliki Mata Pencaharian Alternatif

Beritacenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong nelayan agar memiliki mata pencaharian..
3 jam yang lalu

Pesawat India Air Tergelincir HIngga Terbelah Dua

Beritacenter.COM - Pesawat maskapai Air India Express tergelincir saat mendarat di landasan pacu Bandara..
5 jam yang lalu

Ironi! Gas Elpiji Untuk Rakyat Miskin Volume Malah Dikurangin

Beritacenter.COM - Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Syahardiantono berhasil mengungkap..
6 jam yang lalu

PERSEPI Tanggapi Fenomena Kemunculan Lembaga Survei Baru Jelang Pilkada 2020

Beritacenter.COM - Jelang Pilkada serentak 2020, banyak lembaga survei baru yang bermunculan. Hadirnya Lembaga..
7 jam yang lalu

Bareskrim Polri Gandeng KPK Untuk Gelar Perkara Penetapan Tersangka Djoko Tjandra

Beritacenter.COM - Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa pihaknya akan mengundang..
8 jam yang lalu

Kurikulum Darurat pada Satuan Pendidikan Jadi Jurus Ampuh Kemendikbud

Beritacenter.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menerbitkan Keputusan yang mengatur..
8 jam yang lalu

Sempat Terdengar Suara Ledakan di Kebakaran Pabrik di Kawasan Industri Sentul

Beritacenter.COM - Kebakaran terjadi di salah satu pabrik di kawasan Industri Sentul, Babakandmadang, Kabupaten..
9 jam yang lalu

Besaran Gaji Ke-13 PNS Ternyata Segini

Beritacenter.COM - Aturan tentang pemberian gaji ke-13 pegawai negeri sipil (PNS) tahun 2020 kini, yakni..
9 jam yang lalu

Rampung Diperiksa, Djoko Tjandra Kembali Dipindahkan ke Rutan Salemba

Beritacenter.COM - Pemeriksaan intensif terhadap terpidana kasus cessie Bank Bali, Djoko Tjandra, telah dilakukan..
10 jam yang lalu

Polresta Banjarmasin Kerjasama Dengan BID Dokkes Untuk Gelar Rapid Test

Beritacenter.COM - Polresta Banjarmasin melakukan kerjasama dengan Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Kalimantan..
10 jam yang lalu

Gilang Predator Fetish 'Kain Jarik' Tiba di Surabaya Sejak Siang, Diperiksa di Polrestabes

Beritacenter.COM - Polisi menerbangkan predator fetish pocong, Gilang, dari Kalimantan ke Surabaya, untuk diperiksa..
10 jam yang lalu

10 Unit Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran Pabrik di Sentul, Motor Karyawan Terbakar

Beritacenter.COM - Kebakaran menghanguskan sebuah pabrik di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar). Guna..
11 jam yang lalu

Faktor Ekonomi, Janda Cantik di Jombang Nekat Curi Ponsel

Beritacenter.COM - Seorang janda satu anak berinisal IF, warga asal Desa Kesamben, Kabupaten Jombang nekat mencuri..
11 jam yang lalu

Masyarakat Adat Kota Padang Dukung Pengelolaan Kawasan Konservasi Pulau Pieh

Beritacenter.COM – Masyarakat adat di Kota Padang, Sumatera Barat mendukung upaya pelestarian yang dilakukan..
11 jam yang lalu

Ditangkap Dirumah Tantenya di Kalimantan, Gilang Predator Fetish Pocong Diterbangkan ke Surabaya

Beritacenter.COM - Predator fetish pocong atau kain jarik, Gilang, berhasil ditangkap polisi. Dia ditangkap..
12 jam yang lalu

Kasus Virus Corona di Jakarta Tertinggi di Indonesia Kalahkan Jatim

Beritacenter.COM - Wilayah DKI Jakarta kembali menduduki kasus tertinggi virus corona (Covid -19). Tercatat, pada..
12 jam yang lalu

KPK Sita Aset Tanah, Vila dan Moge Milik Nurhadi di Bogor

Beritacenter.COM - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi sebuah villa mewah milik mantan..
13 jam yang lalu

UPDATE Virus COVID - 19 di Indonesia Jadi 121.226 Kasus

Beritacenter.COM - Kasus virus corona (Covid- 19) di Indonesia terus bertambah. Pertanggal 7 Agustus bertambah 2.473...
13 jam yang lalu

Polisi Periksa Anji soal Klaim 'Obat Corona' Hadi Pranoto Senen Nanti

Beritacenter.COM - Musisi sekaligus Youtuber Anji rencananya akan diperiksa polisi pada Senin (10/8). Penyidik..
14 jam yang lalu

PT. Maa Ataita Indah Beri Pelatihan Budidaya Lobster ke Ribuan Nelayan di Bone

Beritacenter.COM - PT. Maa Ataita Indah, salah satu perusahaan yang bergerak dibidang lobster memberikan pelatihan..
14 jam yang lalu

Tak Boleh Kumpulkan Massa, Gibran Siap Kampanye Door to Door

Beritacenter.COM - Bakal Calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka siap melakukan kampanye Pilkada 2020...
14 jam yang lalu

Anggota DPRD Kendal Positif Covid-19, Dinkes Gelar Tes Swab Massal

Beritacenter.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal melakukan tes swab massal kepada seluruh anggota DPRD Kedal..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi