Selasa, 14 Juli 2020 - 11:11 WIB

Apa Salahnya Gibran Rakabuming Raka Menjadi Calon Walikota Digagalkan?

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Kamis, 14 Nopember 2019 | 21:30 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Anak Presiden mau jadi apa saja siapa yang melarangnya? Kita tidak bisa mengatur anak Presiden untuk jadi ini dan itu karena dia tetap PUNYA HAK untuk memilih jalan hidupnya, karena kebetulan anak Presiden kadang menjadi sorotan publik dan berbagai kecurigaan yang belum tentu bisa dibuktikan kebenarannya.

Segala profesi anak Presiden di muka bumi ini sejatinya tidak perlu dipolitisir terlalu jauh hingga saling bertikai untuk mencari kambing hitamnya. Karena sejatinya manusia diciptakan oleh Tuhan selain untuk mengabdi kepada-Nya, kepada sesamanya juga untuk menjaga alam semesta negerinya.

Gibran Rakabuming Raka yang bertekad maju sebagai calon wali kota di Pilkada Solo 2020 tentu punya visi misi untuk membangun kota ke arah yang lebih maju, dituduh ingin mengikuti jejak bapaknya yang pernah jadi Walikota Solo pun tidak masalah, justru akan menjadi TANTANGAN BERAT bagi dirinya bila tidak mampu menorehkan PRESTASI yang pernah diraih bapaknya itu.

Langkah Gibran untuk maju memang tidak mulus, "penolakan halus" dari partai besar di kotanya harus dihadapinya, ia berusaha mencari jalan agar bisa dicalonkan lewat partai tersebut yang katanya sedang melakukan penjaringan calon-calon walikota Solo.

Walau anak Presiden, Gibran tidak meminta MEMO untuk dimudahkan dalam menemui para tokoh-tokoh partai tersebut, ia PATUH mengikuti mekanisme yang menjadi persyaratannya.

Ketika surat penugasan PDI-P Kota Surakarta untuk Purnomo dan Teguh telah dikirim ke DPP dan DPD PDI-P untuk mendapatkan rekomendasi, peluang Gibran maju dari PDI-P Kota Surakarta KONON sudah tertutup.

Ketua DPC PDIP Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo menegaskan, pihaknya secara resmi mengusung pasangan Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta.

Rudy bahkan mengancam akan mencoret keanggotaan Gibran dari PDIP jika tetap maju dari jalur independen. Rudy mengakui Gibran berhak mencalonkan diri menjadi Wali Kota Surakarta. Namun hal itu artinya Gibran telah melanggar statement yang dibuatnya, yakni patuh dan taat terhadap keputusan partai. Hal itu menurut Rudy otomatis keanggotaan Gibran bakal dicoret dan dicabut.

Bila itu yang terjadi apakah peluang Gibran untuk maju menjadi calon Walikota solo gagal?

Walau nama Gibran sudah "dicoret" DPC PDIP Solo toh masih banyak jalan menuju Roma, artinya masih ada partai lain yang sudah siap mengusung Gibran untuk maju, misalnya dari PSI, PKS, PKB dan partai-partai lainnya. Tentu saja setelah melalui serangkain diskusi untuk mempelajari VISI MISI Gibran dalam memajukan kota Solo.

Sebagai pengusaha muda yang ulet dalam bisnisnya ini, terjun di dunia politik membuat Gibran harus membuat strategi baru, politic plan untuk mencapai tujuan, buku panduan sebagai senjata pamungkas dalam menghadapi dunia yang selama ini tidak menarik minatnya itu.

Sebagai tata krama berpolitik Gibran pun sudah minta restu kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Keinginan kuat Gibran ini memang layak diapresiasi, apalagi Solo selama 10 tahun ini belum ada prestasi yang SPEKTAKULER seperti saat dipimpin Walikota Joko Widodo. Gibran tentu sudah memiliki mimpi agar Solo bisa ditangani dengan lebih baik lagi.

Indonesia memang sudah saatnya ANAK MUDA maju di depan untuk ikut berperan menyumbangkan buah pikirannya demi kemajuan negaranya di segala bidang, anak siapapun dari manapun!

Tentu saja walau ada anak muda yang bisa JATUH karena kemelekatannya dengan kebendaan atau duniawi dan mulai memberatinya, suatu saat bisa jatuh.

Popularitas, kekuasaan dan kekayaan adalah amanah dari Tuhan, namun saat ketiga hal tersebut menguasai diri manusia dan mempertuhankannya, akhirnya akan memberati hidupnya yang pastinya akan membuatnya jatuh.

Saya kira Gibran yang sudah menekuni bisnis dengan berhasil paham akan hal itu, untuk tidak melakukan KORUPSI atau perbuatan tercela lainnya. Jika diberi amanah pasti akan mematuhinya dengan konsekuen, apalagi bayang-bayang bapaknya yang ANTI KORUPSI bisa menjadi contoh kualitas harga dirinya dipertaruhkan.

Bila Gibran gagal lewat PDIP apakah peluang Gibran untuk maju menjadi calon Walikota solo gagal?

Jika demikian nanti yang terjadi, peluang Solo untuk memiliki Walikota muda yang potensial jadi terhambat oleh "permainan" politikus tua yang sudah lama bercokol di kota ini dalam memangkas majunya generasi muda untuk berperan membangun kotanya.

Lalu dimana salahnya Gibran hingga tidak bisa menjadi calon walikota lewat PDIP?

Suatu kerugian masyarakat apabila meragukan orang muda cerdas untuk memimpin kotanya, sementara yang tua sudah bisa dibaca rekam jejaknya dan bisa dinilai hasilnya untuk rakyat.

Langkah Gibran masih panjang, dan komunikasi dengan partai-partai lainnya masih berlangsung, kita tunggu hasil akhirnya nanti, masih punya kesempatankah Gibran maju?

Salam Solo Berseri!

#StefanusToniAkaTantePaku





#Calon Walikota Solo #Pilkada Solo #Solo #Gibran Rakabuming Raka #Walikota Solo


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






4 menit yang lalu

Ingin Berwudhu, Pria Paruh Baya di Bandung Jatuh ke Sumur

Beritacenter.COM - Seorang pria paruh baya bernama Muhammad Kamsyah (60) warga Jalan Babakan Baru RT 01/16, Kelurahan..
51 menit yang lalu

Vanessa Angel Lahirkan Putra Pertama

Beritacenter.COM - Kabar baik muncul dari salah satu artis FTV Vanessa Angel. Pasalnya, perempuan berusia 27 tahun..
1 jam yang lalu

KKP Ingatkan Pentingya Laut Untuk Lewat Film Dokumenter 'I Am The Ocean'

Beritacenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merilis film dokumenter bertajuk Akulah Samudera atau 'I..
1 jam yang lalu

Gempa 5,1 Magnitudo Guncang Banten

Beritacenter.COM - Gempa berkekuatan 5,1 Magnitudo mengguncang wilayah Kecamatan Bayah, Banten. Badan Meterologi..
2 jam yang lalu

Sudan Cabut Hukuman Mati Bagi Orang Murtad Dan Izinkan non-Muslim Minum Alkohol

Beritacenter.COM - Sudan telah menyetujui amandemen hukum pidana yang luas. Termasuk didalamnya mencabut hukumanan..
3 jam yang lalu

KKP Genjot Ekspor Kerapu Untuk Dongkrak Ekonomi Selama Pandemi Covid-19

Beritacenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi ditengah pandemi..
3 jam yang lalu

Wow, Penyanyi Seksi Ini Enggan Disebut Janda

Beritacenter.COM - Penyanyi Jenita Janet resmi bercerai dengan suaminya Alief Hedy Nurmaulid sejak 9 Juli 2020 lalu...
8 jam yang lalu

Taliban Lancarkan Bom Bunuh Diri ke Kantor Intelijen Afganistan, 11 Orang Tewas

Beritacenter.COM - Serangan bom bunuh diri mobilmenyasar ke sebuah kantor interlijen di Afaganistan. Bom bunuh diri..
9 jam yang lalu

Masuk Rumah Warga, Dua Rampok Penyandera Balita di Samarinda Dibekuk Polisi

Beritacenter.COM - Polisi berhasil membekuk dua rampok yang menyantroni rumah M Rizali, di Jalan Gerilya, Samarinda,..
10 jam yang lalu

Polisi Tangkap 5 Pelaku Tawuran di Jatiasih Bekasi yang Tewaskan 1 Korban

Beritacenter.COM - Polisi menangkap lima orang pria terkait tawuran yang mengakibatkan satu orang tewas di Jatiasih,..
11 jam yang lalu

Polisi Amankan Pengusaha Berinsial A yang Diduga Pesan Artis Hana Hanifa

Beritacenter.COM - Polisi mengamankan seorang pria berinisial A, yang diduga sebagai pemesan artis FTV Hana Hanifah..
12 jam yang lalu

Psikolog soal WN Prancis Predator Anak Bunuh Diri : Dikalangan Itu Angkanya Memang Tinggi

Beritancenter.COM - WN Prancis tersangka pencabulan 305 bocah, FAC (65), meninggal dunia setelah melakukan percobaan..
13 jam yang lalu

Langgar Protokol Kesehatan, Restoran Sushi Tei di Mal Jakbar Didenda Rp10 Juta

Beritacenter.COM - Sebuah restoran Sushi Tei terpaksa harus diberi sanksi lantaran tidak mematuhi protokol kesehatan..
13 jam yang lalu

Waspadai Potensi Penularan COVID-19 via Airbone, Jokowi : Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan!

Pakai masker, kita nggak bisa menebak arah bergerak virus seperti apa yang penting seluruh rakyat mengikuti disiplin..
14 jam yang lalu

WN Prancis Tersangka Pencabulan Anak Tewas Usai Upaya Bunuh Diri di Sel Mapolda Metro

Beritacenter.COM - Warga Negara (WN) Prancis, FAC (65), tersangka kasus pencabulan ratusan anak dilaporkan meninggal..
14 jam yang lalu

Hana Hanifah Diduga Terima Uang Rp20 Juta Dari A Sebelum Berangkat ke Medan

Beritacenter.COM - Artis FTV Hana Hanifah (HH) diduga telah menerima uang sebesar Rp 20 juta sebelum berangkat ke..
15 jam yang lalu

Malam Ini ! Mapolrestabes Medan Gelar Perkara Kasus Prostitusi Artis FTV Hana Hanifah

Beritacenter.COM - Malam ini, Mapolrestabes Medan rencananya akan melakukan gelar perkara terkait kasus dugaan..
15 jam yang lalu

Manajer Akui HH Suka Keluar Rumah saat Malam Hari

Beritacenter.COM - Manajer Hana Hanifah (HH), Nico mengatakan bahwa HH mempunyai kebiasaan keluar rumah saat malam..
16 jam yang lalu

Jokowi Berikan Bantuan ke Pedagang Kecil di Jakpus Sebesar Rp2,4 juta

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan bantuan modal sebesar Rp2,4 juta kepada para pelaku Usaha..
16 jam yang lalu

Stop Jadi Kampret Durjana

Nak.. sehebat apa pun dirimu tak ada yang indah bila harus berakhir dibalik terali besi. Cemberut atau senyum engkau..
17 jam yang lalu

SABDA BUNGSU SANG PANGERAN, "KORUPSI SEKARANG LEBIH PARAH..!!"

Si putra bungsu itu pernah bilang bahwa korupsi sekarang lebih parah. "Lebih parah dibanding jaman bapaknya?" "Bisa..
17 jam yang lalu

Jembatan Penghubung Antar-Desa di Ogan Ilir Ambruk, Truk Bermuatan Hasil Pertanian Terprosot

Beritacenter.COM - Sebuah jembatan penghubung antar desa di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, ambruk. Akibat kejadian itu,..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi