Senin, 21 Juni 2021 - 17:56 WIB

Benarkah Habib Rizieq Dicekal?

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Sabtu, 16 Nopember 2019 | 16:00 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Berita dugaan pencekalan Habib Rizieq Shihab (HRS) menjadi isu yang mengemuka beberapa hari belakangan ini. Dalam videonya, HRS pun sepintas menunjukkan surat yang diduga sebagai rekomendasi pencekalan. Hal ini mengundang kecurigaan mengapa surat tersebut baru ditunjukkan menjelang rencana Reuni 212 karena HRS sudah lama di Arab Saudi.

Reuni 212 yang rencananya akan diselenggarakan pada Desember besok, dikabarkan akan dihadiri Habib Rizieq. Ketua Panitia Reuni 212 Awit Mashuri mengatakan bahwa pihaknya sedang mengupayakan pemulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke Indonesia, supaya bisa menghadiri reuni akbar alumni 212 di Lapangan Monas pad awal Desember nanti.

Mereka masih menduga bahwa Habib Rizieq belum bisa kembali ke Tanah Air karena diduga adanya permintaan pencekalan dari Pemerintah Indonesia kepada pemerintah Arab Saudi.

Dalam tayangan di chanel Youtube Front TV, Habib Rizieq mengaku tidak bisa kembali ke Indonesia karena dicekal oleh pemerintah Arab Saudi atas permintaan Pemerintah Indonesia.

Namun, hingga saat ini tidak ada bukti bahwa Habib Rizieq Shihab dicekal oleh pemerintah Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, kembali berbicara mengenai Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab yang mengaku dicekal oleh pemerintah Indonesia.

Mahfud yang merupakan ahli hukum dan tata negara tersebut memaparkan, untuk hukum yang ada di Indonesia, batas waktu pencekalan seseorang, maksimal adalah 6 bulan. Sehingga pernyataan Rizieq tersebut tidak membuktikan bahwa pencekalan terhadapnya dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia.

Kita semua tahu, berdasarkan pengakuan Rizieq di berbagai media, dirinya sudah dicekal selama satu setengah tahun. Tentunya hal tersebut menandakan bahwa pencekalan bukanlah dari Pemerintah Indonesia, karena batas maksimal pencekalan di Indonesia adalah 6 bulan lamanya.

Apabila pencekalan tersebut berasal dari Arab Saudi, tentu saja hal tersebut harus diselesaikan oleh pemerintahan Arab. Mahfud juga menegaskan, apabila memang pencekalan tersebut terbukti dari pemerintah Indonesia, dirinya siap membantu menyelesaikannya.

Mahfud pun meminta agar surat pencekalan Imam Besar FPI tersebut agar dikirim ke kantornya. Mantan Ketua MK ini pun mempertanyakan kebenaran surat tersebut, karena dirinya mengaku selama menjabat sebagai Menko-Polhukam tidak pernah melihat surat pencekalan terhadap Habib Rizieq.

Ia juga menyatakan akan lebih dahulu mencari tahu benar-tidaknya ada surat tersebut. Dia juga mengatakan akan mengecekk masalah yang terjadi dalam surat pencekalan.

Sebelumnya, Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi turut memberikan klarifikasi atas tuduhan pencekalan tersebut, bahwasanya Habib Rizieq sudah kelewat “overstay”, dan jika ingin kembali ke tanah air, dirinya harus membayar denda sekitar Rp 110 juta, setelah membayar denda jika tidak ada persoalan hukum yang menimpa dirinya, Ia dapat meninggalkan Arab Saudi.

Bahkan HRS pernah terbang ke Maroko untuk suatu keperluan dan bisa kembali lagi ke Arab Saudi, hal tersebut membuktikan bahwa memang jika Habib Rizieq ingin pulang , ia dapat menggunakan kesempatan tersebut untuk langsung terbang dari Maroko ke Indonesia. Sedangkan kasus batalnya ke Malaysia untuk ujian desertasi itu semata – mata urusan HRS dengan Pemerintah Malaysia, tidak ada kaitannya dengan Indonesia.

Secara logika, untuk apa Indonesia mencekal kepulangan Habib Rizieq, toh dirinya pergi ke Arab Saudi atas inisiatifnya sendiri. Jika penahanan Habib Rizieq di Arab Saudi merupakan intervensi dari pemerintahan Indonesia, lantas apa dasar hukum pemerintahan kerajaan Arab untuk menahan Habib Rizieq?

Jika memang hal itu terjadi, tentu Habib Rizieq bisa membawa permasalahan ini ke pengadilan Arab Saudi karena otoritas Arab Saudi tidak memiliki dasar yang kuat untuk menahan Habib Rizieq agar tidak kembali ke Indonesia.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Faizasyah mempertanyakan pernyataan Rizieq yang menyebutkan bahwa pemerintah Indonesia seolah – olah mengintervensi otoritas Arab Saudi. Menurut Faizasyah, setiap negara di dunia pasti tidak mau diintervensi oleh negara lain, karena setiap negara jelas memiliki regulasi / aturan hukum yang berbeda.

Secara logika, untuk apa Indonesia mencekal kepulangan Habib Rizieq, toh dirinya pergi ke Arab Saudi atas inisiatifnya sendiri. Jika penahanan Habib Rizieq di Arab Saudi merupakan intervensi dari pemerintahan Indonesia, lantas apa dasar hukum pemerintahan kerajaan Arab untuk menahan Habib Rizieq?

Padahal Jika benar ada intervensi dari Pemerintah Indonesia terkait pencekalannya, maka Rizieq Shihab bisa saja melakukan lobby kepada pemerintah Arab Saudi sehingga bisa terlepas dari upaya cekal.


Ditulis oleh : Rahmawati Putri
Penulis adalah pengamat sosial politik

 





Fokus : Habib Rizieq


#Habib Rizieq #Habib Rizieq Syihab #Rizieq #Habib Rizieq Gak Bisa Pulang #Rizieq Gak Bisa Pulang


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






47 menit yang lalu

Inikah Penyebab ICW Ribut Pada KPK?

ICW sangat all out membela kegagalan Novel Baswedan dalam Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang dilaksanakan oleh KPK..
56 menit yang lalu

Gara-gara Masalah Utang, Abdul Kohar Ditusuk Pisau Dapur

Beritacenter.COM - Abdul Kohar (55), warga desa setempat ditikam oleh tetangga sendiri di dekat Jalan Raya Sidorejo,..
1 jam yang lalu

Kompak Curi Motor, Pasangan Sejoli Surabaya Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Diki Imam (30), warga Banyu Urip Surabaya bersama pacarnya, Siti Nurwijayanti (21), asal Jalan..
2 jam yang lalu

Tegas! Jokowi Tolak Jabatan Presiden 3 Periode

BeritaCenter.COM – Belakangan ramai wacana yang menginginkan dan mendukung Jokowi agar kembali mencalonkan diri..
2 jam yang lalu

Waspada! Corona Varian Delta Masuk Jawa Barat

BeritaCenter.COM – Varian baru dari COVID-19 yaitu Delta disebut telah ada di sejumlah daerah di Jawa Barat...
2 jam yang lalu

Kemenag Siapkan Puluhan Asrama Haji Jadi Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BeritaCenter.COM – Kementerian Agama (Kemenag) akan menyiapkan puluhan asrama haji di sejumlah daerah sebagai..
2 jam yang lalu

Mobilitas di Sejumlah Jalan di Jakarta Dibatasi, Ini Tujuan dan Pengecualiannya

BeritaCenter.COM – Mobilitas di sejumlah titik jalan di Jakarta akan dibatasi. Pemberlakukan pembatasan..
2 jam yang lalu

Mempis Depay Resmi Berseragama Barcelona

Beritacenter.COM - Barcelona resmi merekrut Mempis Depay dari Olympique Lyon dengan status bebas transfer. Dia..
3 jam yang lalu

Bintang Emon Positif Covid -19

Beritacenter.COM - Komika Bintang Emon dikabarkan terpapar virus Covid -19. Hal itu disampaikan melalui unggahannya..
3 jam yang lalu

Menkes soal COVID-19 di Indonesia: Saat Ini Terjadi Peningkatan Luar Biasa

BeritaCenter.COM – Kasus COVID-19 di Indonesia tengah melonjak tajam. Bahkan, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi..
3 jam yang lalu

Stres Positif Covid -19, Wanita Muda Nekat Loncat Bunuh Diri

Beritacenter.COM - Seorang wanita muda berinisial A (23) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara terjun dari lantai 3..
4 jam yang lalu

Kasus Covid -19 Meningkat, Restoran - Mal Buka Sampai Jam 8 Malam

Beritacenter.COM - Kasus Covid -19 di Indonesia mengalami kelonjakan naik yang signifikan pada pekan ini. Oleh karena..
5 jam yang lalu

Ulang Tahun ke 60, Ini Sosok Presiden Jokowi Dimata Erick Tohir

Beritacenter.COM - Menteri BUMN Erick Tohir mengucapkan selamat ulang tahun kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang..
6 jam yang lalu

Polda Metro Batasi 10 Titik Jalan di Jakarta Mulai Malam Ini

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Metro Jaya melakukan pembtasan mobilitas penggunaan jalan di DKI Jakarta mulai malam..
6 jam yang lalu

Puan : Pemerintah Harus Segera Berlakukan PSBB Terbatas, Nyalakan Tombol Bahaya!

Beritacenter.COM - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah segera bertindak melakukan peningkatan upaya..
7 jam yang lalu

NasDem ke Pemprov DKI : Pengawasan Diperketat, Efektifkan Kebijakan WHF 75%

Beritacenter.COM - NasDem DKI meyebut pengawasan secara ketat penting diterapkan ditengah lonjakan kasus COVID-19..
7 jam yang lalu

Duh, Kasian.. Ada 224 Balita yang Positif Corona di Jakarta

Beritacenter.COM - Lonjakan kasus Corona (COVID-19) terpantau masih terjadi di DKI Jakarta. Tak hanya meyasar orang..
8 jam yang lalu

Ini 7 Aktivitas Baik yang Wajib Dilakukan Pagi Hari dan Rasakan Manfaatnya !

Beritacenter.COM - Apa yang pertama kali kamu rasakan saat bangun pagi? Masih terasa lelah walau sudah tidur lama?..
8 jam yang lalu

Gempa Magnitudo 4,1 Guncang Bukittinggi, Terasa Hingga Padang Pariaman

Beritacenter.COM - Wilayah Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) diguncang gempa magnitudo 4,1. Getaran gempa..
8 jam yang lalu

Polisi Temukan 2 Selongsong Peluru di Lokasi Fortuner Lepas Tembakan di Jaksel

Beritacenter.COM - Polisi terus melakukan penyelidikan terkait kasus pengemudi Toyota Fortuner yang melepaskan..
9 jam yang lalu

Waspada! Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Landa Jakarta Hari Ini

Beritacenter.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi..
9 jam yang lalu

Puncak Kasus Covid-19 Diprediksi pada Akhir Juni

Beritacenter.COM - Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman memprediksi bahwa puncak gelombang..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi