Senin, 13 Juli 2020 - 07:59 WIB

Reuni 212 Bernuansa Politis Patut Ditolak

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Sabtu, 16 Nopember 2019 | 18:18 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Reuni  212  akan segera di gelar pada 2 Desember. Aksi ini ditengarai hanya akal-akalan untuk memulangkan Habib Rizieq yang pergi sendiri ke luar negeri. Dengan demikian, acara ini patut untuk ditolak karena dinilai tidak menyimpang dari tujuan awal dan rentan disusupi kepentingan lain.

Stempel acara bermuatan politis ini kian disadari sejumlah warga masyarakat. Pasalnya seperti yang sebelumnya, esensi dari digelarnya acara ini ialah sebagian besar berkenaan dengan politik. Agenda islami ini dinilai sejumlah pihak hanya ajang untuk mengumpulkan massa. Miris memang, kasihan juga yang baru seneng-senengnya belajar agama faktanya mereka hanya menjadi korban agenda politisi.

Tak menampik, politik kini tengah menjadi tren bak lahan empuk untuk berinkubasi. Namun, disisi lain politik ini seperti adu kekuatan tanpa kenal siapa teman siapa lawan. Pun dengan agenda-agenda yang mengatasnamakan keagamaan, ujung-ujungnya yang diundang tokoh politik dan diskusinya tak jauh dari hal-hal berbau politik juga, hanya saja beda kulit penyajiannya.

Sebelumnya, Reuni 212 diwacanakan kembali digelar. Acara ini disebut-sebut sebagai agenda tahunan. Berita ini dibenarkan oleh Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang berencana menggelar acara ini pada Senin (2/12) nanti. Pihak PA juga menyatakan bahwa poster acara ini sudah beredar dan bertuliskan tajuk ‘Munajat untuk Keselamatan Negeri. Maulid Agung dan Reuni Alumni 212’. Yang menarik disini adalah akan dihadirkannya pentolan FPI, Habib Rizieq Shihab (HRS). Disebutkan pula jika HRS adalah pembina tunggal PA 212.

Novel Bamukmin selaku Panitia, belum bisa berkomentar terkait siapa saja yang akan diundang di acara tersebut. Dia hanya memastikan para aktivis dan ulama akan datang dalam reuni. Jika dulunya aksi ini telah mengusung sang Menhan, Prabowo Subianto. Kini agaknya hal tersebut tak akan terjadi. Pasalny Ormas ini kecewa akan keputusan Prabowo hijrah ke kubu pemerintah.

Ya, jelas jengkel-lah, sudah dielu-elukan, didukung dengan banyak massa yakin sang calon bakal menang. Kenyataanya ormas dan seluruh anggotanya harus menelan ludah karena kekalahan mutlak. Namun, kabarnya akan ada nama lain sebagai ganti Menhan ini.

Menko Polhukam Mahfud MD kabarnya mempersilakan Persaudaraan Alumni (PA) 212 untuk menggelar reuni di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada 2 Desember 2019 mendatang. Sebab, Indonesia adalah negara demokrasi. Kendati tidak melarang, Mahfud mengingatkan kepada pihak PA 212 bahwasannya aparat memiliki standar guna mengamankan aksi tersebut.

Jika standar yang diberikan tak dipatuhi maka standar lainnya akan berlaku untuk menanganinya. Sebab, Indonesia adalah negara yang berdasar atas hukum. Mahfud mengakui pihaknya tidak akan berkomunikasi dengan PA 212 terkait rencana reuni 212. Ia menyerahkan hal tersebut kepada aparat yang lebih berwenang, yakni Kepolisian.

Ditilik dari pembicaranya saja adalah orang yang paling anti pemerintahan. Orang yang secara terang-terangan terus mengkritisi langkah pemerintah. Sehingga, bukan tak mungkin jika agenda rutin ini hanya akan jadi propaganda bermuatan politis. Yang mana hanya akan menimbulkan kegaduhan sosial politik pasca meredanya situasi panas Pilpres beberapa waktu lalu.

HRS seolah tak berka seolah tak berkaca saat memojokkan pihak pemerintahan terkait pencekalan dirinya. Jika HRS dipastikan hadir tentunya tak menutup kemungkinan gembar-gembor anti pemerintah akan segera digaungkan. Untuk apa lagi coba? Ya, tidak mengakui kepemerintahan yang sah. Namun, apatur kenegaraan agaknya masih bersimpati dan berbaik hati dengan sang Imam besar ini. Pasalnya, Indonesia tak ingin membeda-bedakan warganya yang mempunyai keadilan yang sama dalam berkebangsaan.

Ada baiknya memang acara semacam ini haruslah memberikan kejelasan serta transparansi terkait esensinya. Sebab, bukan hanya satu dua saja yang akan merasa tertipu jika relevansi acara ini kembali berubah saat acara digelar. Sebenarnya tak ada yang salah dengan kegiatan semacam ini, pemerintah hanya tak ingin ada acara berkepentingan lain dengan kedok suatu agama.

Pemerintah juga ingin melindungi warganya dari bahaya acara yang sekiranya tak memiliki tujuan yang jelas. Dan terkesan kucing-kucingan dengan elemen pemerintahan. Tak dipungkiri negara juga mempunyai andil besar dalam hal menjaga persatuan dan kesatuan. Sehingga imbauan terkait kegiatan bermuatan politis ini lebih baik dihindari. Bukan melarang hanya mengantisipasi.

 

 

Oleh : Agus Kurniawan
pengamat sosial politik





Fokus : Reuni 212


#PA 212 #212 #Reuni 212


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






46 menit yang lalu

Presiden Singgung Belanja Militer Menhan Prabowo

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) belakangan menyoroti belanja kementerian dan lembaga. Menteri..
1 jam yang lalu

Kapal Perang AS Meledak di San Diego 21 Orang Terluka

Beritacenter.COM - Kapal perang Amerika Serikat (AS) terbakar dan meledak di Pangkalan Angkatan Laut San Diego,..
11 jam yang lalu

Berangkat ke Pasuruan Demi Pekerjaan, Gadis asal Surabaya Malah Diperkosa

Beritacenter.COM - Nahas, nasib yang menimpa gadis berinisial WA (24) asal Surabaya, Jawa Timur. Dijanjikan pekerjaan..
12 jam yang lalu

Polisi Tangkap Pengedar Hingga Ungkap 1 Hektar Ladang Ganja di Bandung

Beritacenter.COM - Polisi berhasil mengungka keberadaan ladang ganja diatas lahan perkebunan seluas satu hektare di..
13 jam yang lalu

Pasca Longsor Parapat Sumut, Polisi: Warga Hati-hati, Diatas Roda 4 Belum Diizinkan Melintas

Sudah lancar, tetapi kami masih memberlakukan aturan sementara, kendaraan diatas roda empat tidak melintas dari sana
15 jam yang lalu

Hati-Hati ! 7 Makanan Ini Dapat Meningkatkan Kadar Gula di Tubuh Secara Cepat

Beritacenter.COM - Menjaga pola makanan dalam diri kita sangatlah penting agar kita terhindar dari berbagai macam..
16 jam yang lalu

Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran Terbakar, 23 Mobil Damkar Dikerahkan

Beritacenter.COM - Kebakaran melanda pemukiman penduduk di Jalan Dakota, Kamayoran, Jakarta Pusat. Sebanyak 23 mobil..
18 jam yang lalu

Gempa 5,0 Magnitudo Guncang Wilayah Sumsel, BMKG : Tak Berpotensi Tsunami

Beritacenter.COM - Gempa dengan kekuatan 5,0 magnitudo mengguncang wilayah Sumatera Selatan. Gempa tersebut tidak..
18 jam yang lalu

KKP Siap Beri Modal Kelompok Nelayan Pembudidaya Lobster

Beritacenter.COM - Kemeterian Kelautan dan Perikanan (KKP) siap membantu kelompok nelayan pembudidaya lobster yang..
18 jam yang lalu

PON 2021, Bentuk Bukti Nyata Pemerintah Peduli Papua...

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Alexander Kapisa mengatakan anggaran tersebut terbagi ke..
19 jam yang lalu

KNPB Maybrat Bantah Bunuh Warga Sipil, Panglima Kodap IV Sorong Raya : Jangan Saling Tuduh Menuduh Setelah Melempar batu...

Saya Panglima Kodap IV Sorong Raya, BRIJEN DENNY MOOS bertanggung jawab atas pembunuhan saudara FRINS SEWA. Kami TPNB..
19 jam yang lalu

Ketua Himpunan Mahasiswa Mamberamo Tengah Menolak Keras Sosialisasi ULMWP

Penolakan ini disampaikan dengan tegas oleh Ketua Himpunan Masyarakat Pelajar Mamberamo Tengah (Mamteng) kepada..
19 jam yang lalu

Luar Biasa... Ini Komitmen Presiden Joko Widodo untuk Papua dan Papua Barat...

Komitmen tersebut dilanjutkan dengan dikeluarkannya Inpres No. 9 Tahun 2017 tentang Percepatan Pembangunan Bagi..
20 jam yang lalu

Ketua Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua Ungkap Masyarakat Papua Dukung Penuh Otsus Jilid II

Lanjut Ali, Ia sebagai orang asli papua sangat mendukung Otsus Jilid II, namun sarannya agar Pemerintah dapat..
20 jam yang lalu

Fokus Papua Saat Ini Bangun SDM Unggul yang Mampu Bersaing dengan Daerah Lain...

Ia mengemukakan hal itu saat mengunjungi para mahasiswa asal Papua yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta,..
20 jam yang lalu

Tak Ada Data Pendukung yang Menyatakan Otsus Gagal...

Tenaga Ahli Deputi V Kantor Staf Presiden Laus Rumayom menyampaikan, persoalan otsus adalah hak setiap orang. Tetapi..
20 jam yang lalu

Otsus Papua JAMIN Berikan Kesejahteraan Bagi Semua Orang Khususnya Warga ASLI Papua...

Anggota DPR Dapil Papua, John Siffy Mirin, mengatakan meski masih banyak yang harus dievaluasi harus diakui Otsus..
20 jam yang lalu

MANTAB... Ribuan Orang Asli Papua Ini Kuliah Hingga ke Luar Negeri...

Meki Nawipa, Bupati Kabupaten Paniai, menyampaikan, Gubernur Papua telah mengirimkan pemuda Papua terbaik untuk..
21 jam yang lalu

Inilah Beberapa Keberhasilan Otsus Papua di Berbagai Daerah yang Tak diketahui Banyak Orang...

Dimana menurut Gubernur keberhasilan pembangunan yang dilakukan selama 3 tahun pelaksanaan Otonomi Khusus jangan di..
21 jam yang lalu

Titik Rangsang Pria Yang Wajib Diketahui Wanita

Beritacenter.COM - Istri wajib mengetahui titik rangsang suaminya saat di ranjang. Area sensitif yang juga disebut..
23 jam yang lalu

Aktor Terkenal India Amitabh Bachchan Terinfeksi Corona

Beritacenter.COM - Bintang Bollywood, Amitabh Bachchan dikabarkan positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19...
1 hari yang lalu

Heboh Mobil RI 2 Kehabisan Bensin, Ini Faktanya

Beritacenter.COM - Potongan video kendaraan dinas Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin viral disosial media lantaran..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi