Selasa, 07 Juli 2020 - 09:04 WIB

Meski Sudah 6 Bulan Berlalu, Aksi Unjuk Rasa Warga Hong Kong Tak Kunjung Mereda

Bentrokan kemarin adalah yang paling brutal sejak aksi unjuk rasa dimulai di Hong Kong sejak 9 Juni lalu. Saat itu, ratusan ribu orang turun ke jalan memprotes Rancangan Undang-Undang Ekstradisi yang membolehkan terdakwa pidana di Hong Kong dipindahkan dan diadili di Cina daratan.

Oleh : Sari Intan Putri | Selasa, 19 Nopember 2019 | 09:08 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Meski sudah mulai berjalan sejak 6 bulan yang lalu, tap aksi unjuk rasa di Hong Kong belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda. Bahkan, Minggu (17/11/2019) sampai Senin (18/11/2019), aksi unjuk rasa di Polytechnic University Hong Kong terlibat saling serang dengan aparat kepolisian.

Diketahui juga jika 500 hingga 1.000 pengunjuk rasa menguasai kampus tersebut sejak Minggu (17/11/2019). Mereka mempersenjatai diri dengan bom molotov, panah, serta ketapel. Sementara, dari luar, aparat kepolisian terus menembakkan gas air mata ke dalam wilayah kampus.

Bentrokan kemarin adalah yang paling brutal sejak aksi unjuk rasa dimulai di Hong Kong sejak 9 Juni lalu. Saat itu, ratusan ribu orang turun ke jalan memprotes Rancangan Undang-Undang Ekstradisi yang membolehkan terdakwa pidana di Hong Kong dipindahkan dan diadili di Cina daratan.

Langkah tersebut dinilai sebagai upaya menguatkan cengkeraman Beijing atas Hong Kong yang selama ini menjalankan sistem demokratis, berbeda dengan sistem pemerintahan di Cina daratan. Meski rancangan regulasi tersebut sudah dicabut sejak beberapa bulan lalu, aksi unjuk rasa belum berakhir.

Para pengunjuk rasa menuntut pertanggungjawaban atas perlakuan brutal aparat polisi dalam aksi-aksi sebelumnya. Gelombang aksi terkini dipicu penembakan terhadap seorang pengunjuk rasa oleh aparat sepekan lalu yang rekaman videonya beredar di internet. Meski tak menewaskan pengunjuk rasa tersebut, penembakan itu dinilai jadi bukti kebrutalan aparat dalam menangani pengunjuk rasa.

Bentrokan di Polytechnic University kemarin diwarnai juga dengan pembakaran di bagian depan kampus agar polisi tak masuk. Pada pagi hari, sejumlah mahasiswa berusaha keluar, tetapi mereka terhalang gas air mata dan peluru karet aparat. Sebagian yang berhasil keluar juga langsung ditangkap.

"Awalnya saya merasa sangat takut dan panik tetap di sini karena polisi mengatakan kita semua di dalam universitas akan ditangkap karena tuduhan kerusuhan dan kita akan dihukum selama 10 tahun atau lebih," ujar salah satu mahasiswa.

Pada Minggu (17/11/2019) malam, kepolisian memperingatkan, mereka bisa menggunakan amunisi.

"Saya dengan ini memperingatkan para perusuh untuk tidak menggunakan bom bensin, panah, mobil, atau senjata mematikan apa pun untuk menyerang petugas polisi," kata juru bicara kepolisian Louis Lau.

Petugas kepolisian sebelumnya mengatakan, pemrotes dapat meninggalkan kampus melalui Jembatan Selatan Jalan Cheong Wan. Namun, polisi mendesak mereka untuk menjatuhkan senjata dan melepaskan topeng gas.

Legislator prodemokrasi Ted Hui yang berada di dalam kampus mengatakan, jembatan sudah ditutup dan tidak mungkin untuk pergi dengan cara yang diajukan. Hui mengatakan, sekitar 1.000 orang masih tinggal di kampus. Banyak orang yang tertahan di kampus terluka dan terputus dari layanan medis.





#Dunia #Internasional #Hong Kong #Unjuk Rasa


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Manfaat Konsumsi Lada Hitam untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Lada hitam merupakan salah satu rempah - rempah yang biasa di gunakan untuk bumbu dapur. Lada..
2 jam yang lalu

Manchester United Perpanjang Kontrak Nemanja Matic

Beritacenter.COM - Manchester United dikabarkan memperpanjang kontrak gelandang serangnya Nemanja Matic hingga musim..
3 jam yang lalu

INI ADA LAGI GELANDANGAN POLITIK NGAREP JADI MENTERI

Akhirnya terjawab rocky gerung hanyalah gelandangan politik persis dengan sengkuni AR atau RR, semua segala macam..
7 jam yang lalu

JOKOWI Akan Menyusul Jejak Dua Presiden Ini....

  JOKOWI MENYUSUL.. Penggantian, atau di ganti adalah konotasi kepada hal buruk, atau tidak baik, atau tidak..
10 jam yang lalu

Selain John Kei, Polisi Beberkan 2 Aktor Intelektual Lainnya di Kasus Penyerangan Nus Kei

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Metro Jaya mengungkap 2 aktor intelektual lainnya di kasus penyerangan Nus Kei...
16 jam yang lalu

Rekonstruksi di Kelapa Gading, John Kei Perintahkan Anak Buah 'Ambil Nus Kei Ketemu Bu'

Beritacenter.COM - Rekonstruksi kasus penyerangan Nus Kei digelar jajaran Polda Metro Jaya. Polisi merekonstruksi..
17 jam yang lalu

Duh, Wanita di Bogor Disiram Cairan Diduga Sperma di Wajahnya oleh Pemotor Misterius

Beritacenter.COM - Heboh, seorang wanita di Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diteror cairan diduga sperma..
18 jam yang lalu

Letuskan Tembakan, Empat Rampok Bersenpi Satroni Toko Emas di Jambi

Kalau suara tembakan ada tadi, tapi tak tahu berapa kali. Sesudah melakukan aksinya, pelaku kabur dengan menggunakan motor
19 jam yang lalu

John Kei Kirim Surat ke Presiden dan Polri Minta Perlindungan Hukum

Beritacenter.COM - Tim kuasa hukum John Kei akan mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri..
22 jam yang lalu

Akibat Ulah Suami Jemput Paksa Jenazah, Istrinya Yang Hamil Ikut Terpapar Corona

Beritacenter.COM - Polisi menetapkan tersangka kepada empat orang kasus jemput paksa jenazah virus Corona atau..
1 hari yang lalu

Pakar Hukum Trisakti: RUU HIP ke PIP Jebakan Batman

Beritacenter.COM - Pakar Hukum Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar mengatakan RUU HIP harus dicabut dari..
1 hari yang lalu

Pengacara Denny Siregar Ancam Laporkan Balik Jika Tak Terbukti

Beritacenter.COM - Pengacara Denny Siregar, Muannas Alaidid mengancam akan melaporkan balik jika laporan terhadap..
1 hari yang lalu

Rasakan Manfaat Mandi Air Hangat di Pagi Hari untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Memulai aktivitas dengan mandi menggunakan air hangat di pagi hari dapat mempengaruhi aktivitas..
1 hari yang lalu

Prediksi Cuaca di Jakarta Pada Hari ini Cerah Berawan

Beritacenter.COM - Hampir seluruh wilayah di DKI Jakarta pada Senin (6/7/2020) diprediksi akan cerah..
1 hari yang lalu

Pria dengan Luka Bacok di Leher Ditemukan Warga dalam Kondisi Sadar di Bekasi

Beritacenter.COM - Warga Jalan Kapuk Raya, Pengasinan, Bekasi Timur, dihebohkan dengan sesosok pria ditemukan..
1 hari yang lalu

Terus Bertambah, Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 di Riau Capai 88,9%

Beritacenter.COM - Pasien positif Corona (COVID-19) yang sembuh di Riau terpantau terus bertambah. Hingga hari ini,..
1 hari yang lalu

Koruptor Was-was, RUU Perjanjian MLA RI-Swiss Disetujui

Beritacenter.COM - Perjanjian Bantuan Hukum Timbal Balik dalam Masalah Pidana atau Treaty on Mutual Legal..
1 hari yang lalu

Polisi Gelar Razia Warung Jamu di Depok, Amankan Puluhan Botol Miras

Beritacenter.COM - Jajaran Polsek Sawangan Depok menggelar razia di sebuah warung jamu yang berada di Kecamtan..
1 hari yang lalu

Digeruduk Massa setelah Viral Tendang Driver Ojol, Pria di Pekanbaru Diamankan Polisi

Beritacenter.COM - Viral di media sosial sebuah video yang menampakkan seorang pria tengah memarahi driver ojek..
1 hari yang lalu

Ini memang salah Jokowi

Pertamina Energy Trading Limited (PETRAL) adalah anak perusahaan PT Pertamina yang terdaftar di Singapura th 1992...
2 hari yang lalu

Gelar 'Apel Siaga Ganyang Komunis', PA 212 dkk Janji Akan Tertib dan Tak Buat Keributan

Beritacenter.COM - Menyusul digelarnya aksi bertajuk 'Apel Siaga Ganyang Komuni', pihak kepolisian mengimbau..
2 hari yang lalu

AC Milan Gempur Habis Lazio Tanpa Ampun

Beritacenter.COM - Kejutan besar terjadi di pekan 30 Serie A Liga Italia dengan tumbangnya Lazio dari AC Milan. Tak..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi