Kamis, 24 September 2020 - 10:12 WIB

Menepis Isu Pencekalan Habib Rizieq

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Selasa, 19 Nopember 2019 | 14:12 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq mengeluarkan pernyataan kontroversial jelang Reuni 212. Dalam videonya, Habib Rizieq menganggap Pemerintah Indonesia mencekal kepulangannya ke Indonesia. Selain penuh kejanggalan, pernyataan Habib Rizieq dianggap sebagai strategi “Playing victim” untuk mendapat simpati publik, sehingga Reuni 212 dapat diubah menjadi gerakan untuk memulangkannya dari Arab Saudi. Oleh sebab itu, isu pencekalan Habib Rizieq dianggap mengada-ada sehingga tidak perlu untuk dihiraukan.

Belakangan ramai pemberitaan terkait dua surat misteri berisikan pencekalan terhadap Habib Rizieq Shihab (HRS), yang katanya dikeluarkan oleh pemerintahan Indonesia. Bahkan, video penunjukkan surat tersebut seketika viral dan menjadi trending topic. Dan, apa yang terjadi? Masyarakat pun ramai berkomentar. Ramai cuitan di media sosial yang malah membuat sosok ini seakan naik daun. Bukan HRS jika tak menuai kontroversial. Namun, Mahfud MD selaku MenkoPolhukam membantah keras tudingan pencekalan yang berupa surat tersebut. Pasalnya, dirinya dan lembaga yang menaunginya tak menerbitkan surat apapun terkait masalah tersebut.

Hal ini semakin membuat HRS kehilangan muka, saat pernyataan Ditjen Imigrasi juga menyatakan tak pernah mengeluarkan surat apapun terkait pencekalan HRS untuk kembali ke Indonesia. Tak berapa lama, misteri kini terkuak. Mahfud MD, mengaku sudah mendapat surat salinan melalui pengacara Habib, yakni Sugito Atmo Pawiro yang menjadi pro dan kontra bagi sejumlah pihak.

Faktanya, surat tersebut bukanlah surat pencekalan sebagai mana dituduhkan pentolan FPI itu. Melainkan, surat dari pihak imigrasi Arab Saudi, yang melarang HRS melancong dari Arab Saudi karena alasan keamanan. Hal ini berarti bukan urusan HRS dengan pemerintah Indonesia, bukan? Apalagi, dalam isi surat tersebut tidak menyebutkan bahwa pencekalan itu berasal dari Indonesia. Bahkan, MenkoPolhukam yang baru ini menantang kembali sang imam besar guna menunjukkan bukti lain jika Indonesia melarangnya untuk pulang kampung.

Mahfud menambahkan, jika pemerintah tidak akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi guna membantu pemulangan Rizieq. Sebab, hal ini merupakan urusan internalnya dengan negeri kilang minyak. Kendati telah terbukti pemerintah tidak ada campur tangan terkait hal ini, pengacara imam besar FPI masih ngeyel jika surat tersebut terbit atas desakan RI.

Sugito selaku pengacara HRS menilai bahwa surat pencekalan yang sudah dia kirimkan ke Mahfud sebetulnya bisa menjadi referensi bagi pemerintah. Kaitannya ialah untuk melakukan penyelidikan atas asal – usul surat tersebut yang dianggapnya masih menjadi misteri. Sugito juga menyatakan sikap pesimisnya terhadap pemerintah dalam menangani masalah kliennya. Diapun mengutarakan kekecewaannya terhadap tanggapan MenkoPolhukam yang terkesan surat tersebut tidak ada nyatanya.

Berita terkait pencekalan HRS ini ditengarai muncul akibat denda overstaynya di Arab Saudi. Sebelumnya dia mengklaim bahwa kunjungannya ke Arab Saudi sebagai negeri nenek moyangnya ini adalah sebagai tamu kehormatan. Tahu dong, bagaimana tamu kehormatan akan diperlakukan. Bukan hanya fasilitasnya yang premium, namun juga penjagaan keamanan akan diprioritaskan. Terlebih dirinya adalah cucu Nabi. Bukan tidak mungkin HRS akan mendapatkan beragam keistimewaan saat berada disana.

Tapi, kabar akan denda overstaynya begitu mengejutkan. Bagaimana bisa? Dirinya yang berleha-leha kemudian menggulirkan isu serta memojokkan pemerintahan akhirnya meminta pemerintah “mbayari” seluruh ongkos buat pulang kampung ke Indonesia. Kejanggalan makin menjadi saat HRS menemui jalan buntu. Dirinya meminta para fansnya di Nusantara untuk membantunya kembali ke Tanah Air. Gilanya lagi, pendukung setianya dikabarkan akan menggalang dana guna memulangkan sang imam tercinta.

Yang benar saja, melancong ke negeri kilang minyak sebagai tamu kehormatan, ongkos pulang dimintakan sumbangan. Padahal jika saja imam besar ini berlaku baik, tentunya pemerintah tak akan acuh. Mengingat, MenkoPolhukam juga telah memberikan rambu untuk membantunya sebab, HRS memiliki hak dan kewajiban yang sama sebagai warga negara Indonesia yang sah. Namun, kenyataan selalu bertolak belakang. HRS makin menjadi dan menuding Indonesia pura-pura tidak tahu akan penderitaannya.

Kini bukti sudah dikantongi, kenyataan telah terungkap. Sebagaimana dinyatakan oleh MenkoPolhukam, permasalahan yang dialami HRS adalah murni persoalannya dengan negara bersangkutan, yakni Arab Saudi. Karena dalam surat pencekalan tersebut secara jelas diterbitkan oleh negara tersebut. Sehingga Indonesia memang tak mempunyai campur tangan didalamnya. Ya, kalau sudah begitu HRS siap-siap gigit jari!

 

Ditulis Oleh : Muhammad Zaki
Pengamat Sosial Politik





Fokus : Habib Rizieq


#Habib Rizieq #Rizieq #Habib Rizieq Syihab #Habib Rizieq Gak Bisa Pulang


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






5 menit yang lalu

Dirawat Seminggu karena Covid -19, Kondisi Nunung Semakin Membaik

Beritacenter.COM - Pelawak Nunung dikabarkan sudah semakin membaik usai terpapar virus corona (Covid -19). Nunung..
11 menit yang lalu

Geger Hujan Es di Bogor, Ini Penyebabnya

Beritacenter.COM - Masyarakat bogor dikejutkan dengan fenomena hujan es pada Rabu (23/9/2020). Hujan lebat desertai..
1 jam yang lalu

Heboh! Isu Habib Rizieq Meninggal Ditabrak Onta, PA 212 " Itu Dungu"

Beritacenter.COM - Persaudaraan Alumni (PA) 212 angkat bicara terkait informasi yang menyebutkan bahwa Imam Besar..
2 jam yang lalu

KERAS! TB Hasanuddin Tepis Curhatan Gatot Yang Selalu Kaitkan PKI Demi Cari Perhatian

Beritacenter.COM - Mayjen TNI (Purn) Tb Hasanuddin menjawab isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang..
3 jam yang lalu

Atletico Madrid Resmi Bawa Luis Suarez Dari Barcelona

Beritacenter.COM - Atletico Madrid telah mengumumkan kesepakatan transfer Luis Suarez dari Barcelona. Saat ini..
7 jam yang lalu

Anda Wajib Tahu, Ini Cara Ampuh Atasi Insomnia

Beritacenter.COM - Tidur merupakan kebutuhan yang mendasar bagi setiap orang setelah seharian menjalankan..
8 jam yang lalu

Gempa Darat Berkekuatan 3,6 magnitudo Guncang Mamasa Sulbar

Beritacenter.COM - Gempa darat berkekuatan 3,6 magnitudo (M) mengguncang Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi..
8 jam yang lalu

Kimia Farma Pecat Karyawan yang Terlibat Kasus Pelecehan di Soetta

Beritacenter.COM - PT Kimia Farma pecat karyawannya yang terlibat dalam kasus pelecehan, penipuan dan pemerasan..
9 jam yang lalu

Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Saran Bawaslu Agar Tak Muncul Klaster Baru

Beritacenter.COM - Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di tengah pandemi virus..
10 jam yang lalu

Hadi Pranoto Hadiri Pemeriksaan Lebih Awal, Ada Apa

Beritacenter.COM - Hadi Pranoto yang dilaporkan oleh Ketua Cyber Indonesia, Muannas Alaidid menjalani..
11 jam yang lalu

Gatot Kaitkan Penggantian Panglima TNI dengan Film G30S/PKI, Fadli Zon: Memang Usia Pensiun

Beritacenter.COM - Anggota Komisi I DPR RI Fadli Zon menanggapi perkataan Gatot Nurmantyo yang mengaitkan..
11 jam yang lalu

Sah! Kominfo Bakal Kantongi Rp 16,9 triliun Untuk Anggaran 2021

Beritacenter.COM - Pagu alokasi anggaran Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk tahun 2021..
12 jam yang lalu

Ini Tuntutan Jaksa Terhadap 3 Pejabat Jiwasraya, Satu Terdakwa Dituntut Hukuman Seumur Hidup

Beritacenter.COM - Eks Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Harry Prasetyo dituntut pidana penjara..
12 jam yang lalu

Fakta! Menteri Edhy Kantongi Keterangan Negatif COVID-19 Saat Kunjungi Kupang NTT-Berau Kaltim

BeritaCenter.COM – Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Edhy Prabowo sudah dinyatakan negatif COVID-19 dan kini..
12 jam yang lalu

Polisi Buru Pemalsu Rapid Test Korban Pelecehan di Soetta, Hasilnya Ternyata Nonreaktif

Beritacenter.COM - Polda Metro Jaya mengungkap pelaku pelecehan seksual di Bandara Soekarno-Hatta melakukan pemalsuan..
12 jam yang lalu

Sepasang ASN Pingsang dalam Kondisi Bugil di Asahan Sumut Divonis 6-5 Bulan Bui

Beritacenter.COM - Vonis 6 bulan dan 5 bulan penjara diberikan kepada sepasang ASN yang ditemukan pingsan dalam..
13 jam yang lalu

Kendalikan Banjir, Pemprov Bakal Bangun 300 Sumur Resapan

Beritacenter.COM - Sebagai salah satu program pengendalian banjir di ibukota, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas..
13 jam yang lalu

Pelaku Pria Beberkan Peran Wanita SN Tawarkan Mahasiswi Digilir di Hotel Makassar

Beritacenter.COM - MF, salah satu pria pelaku pemerkosa mahasiswi EA (23) secara bergilir di Makassar, membeberkan..
13 jam yang lalu

Penetapan Paslon Berjalan Lancar, KPU: Nggak Ada Massa

Beritacenter.COM - Pelaksana harian (Plh) Ketua KPU Ilham Saputra emastikan bahwa pada tahap penetapan Calon..
14 jam yang lalu

Ditetapkan Tersangka, Polisi : Oknum yang Lecehkan Wanita di Soetta Dibebastugaskan

Beritacenter.COM - Polisi menetapkan oknum tenaga kesehatan, EF, yang viral karena melecehkan wanita inisial LNI saat..
14 jam yang lalu

Polda Sulsel Bongkar Peredaran 13 Kg Sabu di Makassar

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Sulsel berhasil membongkar peredaran belasan kilogram sabu di Makassar, Sulawesi..
15 jam yang lalu

Alvaro Morata Resmi Bergabung ke Juventus

Beritacenter.COM - Penyerang Atletico Madrid Alvaro Morata resmi berseragam Juventus dengan status pinjaman semusim..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi