Sabtu, 11 Juli 2020 - 22:16 WIB

Warga Papua Menolak HUT OPM

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Rabu, 20 Nopember 2019 | 15:19 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Masyarakat Papua secara tegas menolak HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang jatuh pada 1 Desember 2019. Kebanyakan warga Papua yang memeluk agama Kristiani cenderung lebih menghormati bulan Desember karena di dalamnya ada perayaan Natal. Mereka tidak ingin mengotori perayaan Natal dengan HUT OPM yang identik dengan kekerasan.

Menjelang hari besar umat Kristiani tentunya Natal ini memberikan makna tersendiri. Layaknya hari besar lainnya, umat agama yang tidak merayakan juga harus menghormati. Bagaimana jika momentum Natal ini diintervensi acara lainnya yang memiliki esensi menyimpang dari tujuan sebenarnya. HUT OPM yang akan dilaksanakan pada 1 Desember mendatang ditolak mentah-mentah oleh warga Papua sendiri. Lalu, untuk apa perayaan ini diperingati, jika warganya saja menolaknya? Untuk siapa sebetulnya momentum ini?

Jika dirunut, mengapa seringkali hal-hal yang menimbulkan keresahan seperti ini bertepatan dengan hari besar? Sehingga pelaksaannya sendiri malah dianggap akan merusak momentum hari penting lainnya. Apalagi, HUT OPM ini hanya dilaksanakan segelintir orang yang masih nekat merayakan hari ulang tahun yang sebetulnya tidak memiliki esensi apapun. Sebab, sebagaimana yang kita tahu, Papua tidak merdeka, dan tidak akan pernah dilepas oleh Indonesia, Papua adalah NKRI serta NKRI ini harga mati!

Bukan hanya masyarakat Papua saja yang menolak secara tegas. Kabarnya Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kepulauan Yapen yakni Mika Runaweri memastikan di daerahnya tak akan ada perayaan 1 Desember yang populer dengan HUT OPM. Dirinya, bahkan dengan tegas menyebutkan bahwa di Yapen tidak mengenal perayaan tersebut. KNPI Yapen yakin dan akan memastikan pihaknya menolak keras jika ada ajakan untuk melakukan perayaan 1 Desember ini.

Mika mengklaim jika, Pemuda dan masyarakat di Kepulauan Yapen telah hidup dalam kenyamanan dan kedamaian. Sebagai warga negara yang baik, seharusnya mewujudkan situasi yang baik, sehingga tak ada kegiatan yang dapat meresahkan masyarakat umum, seperti perayaan organisasi separatis ini. Mika menambahkan sebagai orang asli Papua, tugas yang harus dilakukan ialah menjadi bagian dari pembangunan dalam bingkai NKRI.

Ia menilai, tak perlu lagi membuat hal yang tidak penting. Saat ini harus fokus dalam membina pemuda sebagai generasi penerus bangsa, agar mampu menjadi anak Bumi Cendrawasih yang bisa dibanggakan masyarakat secara luas, yakni sebagai generasi penerus bangsa yang berprestasi. Maka dari itu, KNPI Kepulauan Yapen mengimbau dan mengajak turut serta utamanya warga asli Papua agar tidak terprovokasi dengan berbagai acara maupun kegiatan yang tidak jelas. Terlebih jika kegiatan tersebut dapat memunculkan konflik dan bersilangan dengan pemerintahan.

Sementara itu, Menko Polhukam, Mahfud MD memastikan pemerintah sudah menyiapkan sejumlah rencana untuk antisipasi pengamanan. Hal ini bertujuan untuk, mencegah hal-hal tak diinginkan jelang HUT OPM yang kian intens digaungkan. Masalah ini juga dinilai akan menjadi perhatian agar Papua terus berhati-hati dari segi politisnya. Mengenai segi keamanan Mahfud menyatakan segalanya telah memenuhi standar.

Namun, Mahfud MD tidak merincikan secara gamblang upaya antisipasi apa yang telah disiapkan oleh pemerintah. Kendati demikian, ia memastikan situasi teranyar di Bumi Cendrawasih itu berlangsung kondusif. Selain itu, negara juga waspada terhadap kemungkinan munculnya opini terkait Papua yang sebetulnya tidak terjadi. Yang mana, hal ini malah akan menimbulkan polemik yang berakibat dengan situasi keamanan yang tidak kondusif. Namun, Mahfud mengutarakan bahwasanya hal semacam ini telah memiliki SOP tersendiri.

Dirinya memastikan pihak aparat penegak hukum akan bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang nantinya melanggar aturan. Termasuk aparat keamanan jika terbukti melakukan pelanggaran selama proses pengamanan berlangsung.

Beragam penolakan ini harusnya bisa diterima oleh kelompok pengusung paham separatis ini. Jika orang asli Papua saja menolak keras untuk merdeka dari Indonesia, lalu HUT OPM ini ditujukan untuk apa dan siapa? Terlebih, masyarakat Papua menyatakan bahwa organisasi ini tidak menawarkan keamanan, namun seringkali menimbulkan keresahan warganya. Selain itu, warga Papua tentunya lebih memilih fokus ke perayaan Natal desember mendatang daripada terlibat dalam acara yang tidak jelas tujuannya tersebut. Kendati demikian seluruh warga tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, sebab OPM ini dinilai cukup ekstrim saat melakukan pergerakkan.

 

Ditulis Oleh : Rebecca Marian
Mahasiswi Papua Tinggal Di Jakarta





Fokus : Papua


#Papua #OPM #Papua Indonesia #HUT Organisasi Papua Merdeka


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






8 jam yang lalu

PENTING! Ini yang Mendasari KKP Legalkan Kebijakan Ekspor Benih Lobster

BeritaCenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah melegalkan kebijakan ekspor benih lobster...
9 jam yang lalu

Soal Kebijakan Ekspor Benur, KKP: Demi Perekonomian Nelayan Kecil, Budidaya Juga Lanjut

BeritaCenter.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan bahwa kebijakan yang membolehkan ekspor..
9 jam yang lalu

Kabar Baik !! 4 Pasien Covid 19 di RSD Wisma Atlet Dinyatakan Sembuh

Beritacenter.COM - Kabar baik muncul dari pasien Covid - 19 dirawat di Rumah Sakit Darurat (RSD). Pasalnya, 4 orang..
10 jam yang lalu

Pasien Covid - 19 di Maluku Utara Mengamuk Usai 3 Bulan Dikarantina

Beritacenter.COM - Sejumlah pasien mengamuk kepada petugas karantina dikarenakan sudah tiga bulan dirawat namun hasil..
12 jam yang lalu

Tunggu Pesenan Sabu, Tiga Pilot di Jaksel Diringkus Polisi

Beritacenter.COM - Satresnarkoba Polres Jakarta Selatan menangkap tiga pilot dari maskapai berbeda. Mereka ditangkap..
14 jam yang lalu

SIAPAKAH YG KEBAKARAN JENGGOT DAN SELALU TERIAK2 TENTANG PKI..?? WASPADALAH..

Sosok Agus Widjojo (AW) adalah salah satu jendral terbaik yang dimiliki bangsa ini. Pak AW adalah anak dari Jendral..
17 jam yang lalu

JOKO WIDODO seorang RISK TAKER & pemain Catur yg Handal..

Pak Jokowi melakukan banyak hal yang tak pernah bisa dilakukan oleh presiden presiden sebelumnya. Jokowi seorang Risk..
17 jam yang lalu

Wow, Empat Buah Ini Dipercaya Bisa Jaga Kesehatan Ginjal

Beritacenter.COM - Ginjal merupakan organ yang memiliki peranan penting untuk menyaring zat berbahaya yang masuk..
20 jam yang lalu

Mendagri Minta Pilkada 2020 Dilaksanakan Tertib dan Sesuai Protokol Kesehatan

Beritacenter.COM - Kementerian Dalam Negeri menghimbau agar pelaksaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada..
21 jam yang lalu

Pakai Sabu, Tiga Pilot Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap tiga orang pilot karena diduga terlibat kasus penyalahgunaan..
22 jam yang lalu

Mobil Rombongan Forkopimda Jatim Kecelakaan di Tol Kertosono, Gimana Nasib Gubernur Khofifah..?

Beritacenter.COM - Sebuah mobil Toyota Kijang dengan Nopol L 1000 JN mengalami kecelakaan di Tol Kertosono KM 678...
22 jam yang lalu

Polda Metro Bentuk Tim Khusus Usut Tuntas Kematian Karyawan Metro TV

Beritacenter.COM - Polda Metro Jaya terus melakukan penyelidikan terkait tewasnya editor Metro TV, Yodi Prabowo yang..
23 jam yang lalu

Karwayan RS Ditemukan Tewas Tergantung di Surabaya

Beritacenter.COM - Seorang pegawai rumah sakit berinisial LN (24) ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar kos-nya..
1 hari yang lalu

Selidiki Kasus Pembunuhan Yodi Prabowo, Polisi Periksa Sejumlah Karyawan Metro TV

Beritacenter.COM - Polisi terus melakukan penyelidikan terkait tewasnya editor Metro TV, Yodi Prabowo, yang ditemukan..
1 hari yang lalu

MPR Sebut Melegalkan Ekspor Benih Lobster Merupakan Keputusan yang Tepat

Beritacenter.COM - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) mendukung penuh kebijakan yang diambil oleh Menteri Kelautan..
1 hari yang lalu

Kisahnya Viral di Medsos, Polisi Buru 7 Pemuda Pemerkosa Gadis di Garut

Beritacenter.COM - Belum lama ini, viral di media sosial soal kisah gadis di Kabupaten Garut yang diperkosa oleh..
1 hari yang lalu

Pengamat: Kebijakan Ekspor Benih Lobster Solusi Konkret

BeritaCenter.COM – Kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) era Edhy Prabowo yang membolehkan ekspor..
1 hari yang lalu

KKP Minta Pengusaha Pengelola Ikan Perhatikan Kemasan agar Dilirik Pasar

Beritacenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meminta kepada para pelaku usaha pengelolah ikan untuk..
1 hari yang lalu

Kualitasnya Terbaik di Dunia, Menteri Edhy Minta Banyuwangi Tingkatkan Produksi Sidat

Potensi sidat ini sangat besar. Kami minta agar Banyuwangi bisa meningkatkan produksinya
1 hari yang lalu

Pembobol Data Denny Siregar Ditangkap Polisi, Ini Kata Telkomsel soal Kebocoran Data

Beritacenter.COM - Pihak kepolisian telah menangkap pelaku pembocoran data pribadi pegiat media sosial, Denny..
1 hari yang lalu

Kesal Dipecat, Pria di Sleman Nekat Rusak dan Gasak Uang di Toko Besi Mantan Majikan

Beritacenter.COM - Dendam imbas pemutusan hubungan kerja (PHK), warga Pakem, Sleman, bernama Beni (26), nekat..
1 hari yang lalu

Antisipasi Kelangkaan Pangan Akibat Corona, Babinsa Kodim 1402 Polmas Galakkan Pendampingan Tanam Jagung

POLMAN- Berbagai upaya dilakukan Anggota TNI dari Kodim 1402/Polmas, Melalui Koramil jajaran dan Babinsanya..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi