Selasa, 14 Juli 2020 - 09:49 WIB

Nabi Muhammad SAW Sang Mutiara

Oleh : Indah Pratiwi | Jumat, 22 Nopember 2019 | 16:17 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Dalam dua minggu terakhir saya keliling ke berbagai masjid dan Islamic Center di Kota New York AS untuk ceramah atau jadi nara sumber dalam ragam acara peringatan lahirnya baginda Rasulullah Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW). Sejak dua pekan lalu juga sebenarnya saya ingin menuangkan catatan-catatan saya itu dalam tulisan sederhana.

Waktu jugalah yang membatasi sehingga tulisan itu belum pernah jadi. Tiba-tiba saja beberapa hari lalu ada potongan video yang cukup menggelitik. Bahkan lebih tepatnya menggerahkan dan memancing emosi kemanusiaan. Video itu menampilkan sosok wanita tua alias nenek yang dengan berapi-api membandingkan 'peranan' bahkan kehormatan dan kemuliaan seorang pemimpin sebuah negara dan baginda Rasulullah SAW.

Sejujurnya saya tidak tertarik menanggapi perempuan tua itu. Namanya juga perempuan tua. Boleh jadi sudah pikun. Atau juga memang pemikirannya yang sudah kedaluarsa alias ketinggalan zaman.

Bahkan saya sesungguhnya malas menanggapi pernyataannya karena dari cara bicara orang tergambar level pemikirannya. Dan nampaknya memang tingkatan pemikiran sang perempuan tua itu sangat rendah. Entah karena latar belakang pendidikannya yang juga sangat rendah. Atau memang akalnya yang pas-pasan.

Sikap awal saya itu juga didasari oleh arahan Alqur'an: "Dan hamba-hamba Yang Maha Rahman adalah mereka yang berjalan di atas bumi ini dengan rendah hati. Dan jika orang-orang jahil barbicara kepada mereka (dengan kejahilan) mereka respons dengan salama (kedamaian)."

Salah satu cara merespons dengan kedamaian (salaama) adalah dengan mendiamkan diri dari hiruk pikuk kebodohan orang lain. Jelas membandingkan Muhammad SAW dengan seorang pemimpin sebuah bangsa adalah kebodohan yang nyata. Maka melayani kebodohan seperti itu seolah menjatuhkan diri ke dalam kebodohan yang sama.

Muhammad itu Mutiara
Ada kebiasaan saudara-saudara kita di Asia Selatan, yang biasa dikenal dengan IPB (India Pakistan Bangladesh dan negara-negara sekitarnya tentunya). Mereka senang melakukan nyanyian-nyanyian yang bersifat syair, memuji Rasulullah SAW. Dalam bahasa mereka nyanyian ini biasanya disebut 'na'at'.

Salah satu bentuk nyanyian yang biasa mereka senandungkan adalah seperti berikut:

"Muhammadun basyar wa laesa kal-basyari. Walakinnahu yaaquutatun wannaasu kal-hajari"

Kira-kita artinya: "Muhammad itu memang manusia. Tapi tidak sama dengan manusia. Dia adalah mutiara. Sementara manusia lain adalah bagaikan batu".

Dengan kata lain Muhammad (SAW) memang adalah manusia (basyar). Seperti yang dideklarasikan dalam Alqur'an: "Katakan wahai Muhammad. Sesungguhnya saya hanyalah manusia seperti kalian yang diberikan wahyu (oleh Allah Ta'ala)".

Hanya saja kesamaan secara tabiat (nature) tidak berarti sama dalam kwalitas dan nilai (value). Bagaikan permata dan batu-batu. Sesungguhnya sama sebagai bebatuan. Tapi permata kemudian memiliki posisi terhormat, mulia dan berharga karena nilainya.

Demikian pula Rasulullah SAW. Sebagai ciptaan (khalq) beliau sama dengan semua manusia. Terjadi karena pertemuan sperma ayah dan telur Ibunya. Lahir Sebagai bayi yang menangis. Lapar dan dahaga. Berani tapi juga ada rasa khawatir. Bahkan berjalan dipasar, makan minum dan menikahi wanita-wanita, dan seterusnya.

Yang menjadikan beliau kemudian unik dan berbeda dari manusia lainnya adalah karena nilai yang ada pada diri dan hidup beliau. Nilai itulah yang menjadikannya bagaikan mutiara di tengah-tengah manusia lainnya yang bagaikan batu-batu.

Nilai (value) Muhammad SAW pulalah yang menjadikan beliau sayyidal mursaliin (penghulu para Nabi dan Rasul). Yang dibuktikan dengan menjadi imamnya beliau dalam peristiwa Isra Mi'raj Rasulullah SAW.

Syair lain yang biasa disenandungkan oleh warga Muslim Asia Selatan adalah: "Balagal ulaa bikamaalihi. kasyafa adujaa bijamaalihi. Hasunat jamii’u khisholihi. Shollu alaihi wa aalihu".

Artinya: Muhammad itu mencapai ketinggian dalam kesempurnannya. Menyingkap segala kabut dengan keindahannya. Sempurna dalam segala cirinya. Maka bershalawaatlah kepadanya dan keluarganya".

Senandung na'at atau dalam bahasa Arab lebih dikenal dengan nasyiid seperti menggambarkan ketinggian nilai (value) dan kemuliaan baginda Rasulullah SAW. Dan ketinggian nilai dan kemuliaan inilah yang menjadikan beliau tak terbandingkan (incomparable) dengan siapapun dari kalangan manusia.

Kelebihan dan kemuliaan Rasulullah SAW ini pulalah yang menjadikan banyak pihak yang terkagum-kagum (amazed) dengan beliau. Kalau saja orang-orang, termasuk wanita tua itu, mau sedikit berusaha, minimal dengan mencari tahu lewat Google tentang apa kata para pembesar dunia tentang Muhammad SAW niscaya mereka akan temukan kesaksian mereka yang luar biasa.

Salah satu dari ahli sejaran (historian) terkenal yang terkagum dan menempatkan Muhammad SAW di posisi tertinggi (pertama) dari orang-orang mulia dan terhormat serta berpengaruh dalam sejarah dunia. Beliau adalah Michael Hart dalam bukunya The 100: A Ranking of the Most Influential Persons in History.

Saya tidak lagi menyebutkan banyak kesaksian-kesaksian para ahli sepanjang sejarah dunia. Hanya ingin mengingatkan bahwa bagi umat Islam, anda tempatkan Muhammad SAW di posisi tertinggi atau sebaliknya anda menempatkannya di posisi di bawah tidak sama sekali mengurangi nilai dan mulianya di mata kami.

Bagi kami kehormatan dan kemuliaan beliau tidak sekedar di mata kasat kami. Bukan sekedar di kesadaran akal kami. Tapi yang terpenting adalah kemuliaan dan kehormatan, bahkan kecintaan kami di dada (hati) ini.

Karenanya jika seluruh manusia dan bahkan Jin sekaligus merendahkan beliau, bagi kami beliau adalah mentari di ketinggian sana yang tak pernah teringkari (undeniable). Setebal apapun awan di atas sana menutupi sinarnya, kami percaya bahwa tanpa mentari itu dunia akan gelap dan hancur dalam kegelapannya.

Muhammad SAW adalah mentari di ketinggian sana menyinari alam semesta selamanya. Hanya kebekuan hati dan kekerdilan akal yang mengingkari kemuliaan dan kehormatannya.

Bersambung...

Imam Shamsi Ali
Presiden Nusantara Foundation
Pendiri Pesantren Nur Inka Nusnatara Madani USA

Sumber: Sindonews





Fokus : Indahnya Islam


#Berita Center #Berita Kriminal Indonesia


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






25 menit yang lalu

Gempa 5,1 Magnitudo Guncang Banten

Beritacenter.COM - Gempa berkekuatan 5,1 Magnitudo mengguncang wilayah Kecamatan Bayah, Banten. Badan Meterologi..
1 jam yang lalu

Sudan Cabut Hukuman Mati Bagi Orang Murtad Dan Izinkan non-Muslim Minum Alkohol

Beritacenter.COM - Sudan telah menyetujui amandemen hukum pidana yang luas. Termasuk didalamnya mencabut hukumanan..
2 jam yang lalu

KKP Genjot Ekspor Kerapu Untuk Dongkrak Ekonomi Selama Pandemi Covid-19

Beritacenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi ditengah pandemi..
2 jam yang lalu

Wow, Penyanyi Seksi Ini Enggan Disebut Janda

Beritacenter.COM - Penyanyi Jenita Janet resmi bercerai dengan suaminya Alief Hedy Nurmaulid sejak 9 Juli 2020 lalu...
7 jam yang lalu

Taliban Lancarkan Bom Bunuh Diri ke Kantor Intelijen Afganistan, 11 Orang Tewas

Beritacenter.COM - Serangan bom bunuh diri mobilmenyasar ke sebuah kantor interlijen di Afaganistan. Bom bunuh diri..
8 jam yang lalu

Masuk Rumah Warga, Dua Rampok Penyandera Balita di Samarinda Dibekuk Polisi

Beritacenter.COM - Polisi berhasil membekuk dua rampok yang menyantroni rumah M Rizali, di Jalan Gerilya, Samarinda,..
9 jam yang lalu

Polisi Tangkap 5 Pelaku Tawuran di Jatiasih Bekasi yang Tewaskan 1 Korban

Beritacenter.COM - Polisi menangkap lima orang pria terkait tawuran yang mengakibatkan satu orang tewas di Jatiasih,..
10 jam yang lalu

Polisi Amankan Pengusaha Berinsial A yang Diduga Pesan Artis Hana Hanifa

Beritacenter.COM - Polisi mengamankan seorang pria berinisial A, yang diduga sebagai pemesan artis FTV Hana Hanifah..
11 jam yang lalu

Psikolog soal WN Prancis Predator Anak Bunuh Diri : Dikalangan Itu Angkanya Memang Tinggi

Beritancenter.COM - WN Prancis tersangka pencabulan 305 bocah, FAC (65), meninggal dunia setelah melakukan percobaan..
11 jam yang lalu

Langgar Protokol Kesehatan, Restoran Sushi Tei di Mal Jakbar Didenda Rp10 Juta

Beritacenter.COM - Sebuah restoran Sushi Tei terpaksa harus diberi sanksi lantaran tidak mematuhi protokol kesehatan..
12 jam yang lalu

Waspadai Potensi Penularan COVID-19 via Airbone, Jokowi : Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan!

Pakai masker, kita nggak bisa menebak arah bergerak virus seperti apa yang penting seluruh rakyat mengikuti disiplin..
12 jam yang lalu

WN Prancis Tersangka Pencabulan Anak Tewas Usai Upaya Bunuh Diri di Sel Mapolda Metro

Beritacenter.COM - Warga Negara (WN) Prancis, FAC (65), tersangka kasus pencabulan ratusan anak dilaporkan meninggal..
13 jam yang lalu

Hana Hanifah Diduga Terima Uang Rp20 Juta Dari A Sebelum Berangkat ke Medan

Beritacenter.COM - Artis FTV Hana Hanifah (HH) diduga telah menerima uang sebesar Rp 20 juta sebelum berangkat ke..
14 jam yang lalu

Malam Ini ! Mapolrestabes Medan Gelar Perkara Kasus Prostitusi Artis FTV Hana Hanifah

Beritacenter.COM - Malam ini, Mapolrestabes Medan rencananya akan melakukan gelar perkara terkait kasus dugaan..
14 jam yang lalu

Manajer Akui HH Suka Keluar Rumah saat Malam Hari

Beritacenter.COM - Manajer Hana Hanifah (HH), Nico mengatakan bahwa HH mempunyai kebiasaan keluar rumah saat malam..
14 jam yang lalu

Jokowi Berikan Bantuan ke Pedagang Kecil di Jakpus Sebesar Rp2,4 juta

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan bantuan modal sebesar Rp2,4 juta kepada para pelaku Usaha..
15 jam yang lalu

Stop Jadi Kampret Durjana

Nak.. sehebat apa pun dirimu tak ada yang indah bila harus berakhir dibalik terali besi. Cemberut atau senyum engkau..
16 jam yang lalu

SABDA BUNGSU SANG PANGERAN, "KORUPSI SEKARANG LEBIH PARAH..!!"

Si putra bungsu itu pernah bilang bahwa korupsi sekarang lebih parah. "Lebih parah dibanding jaman bapaknya?" "Bisa..
16 jam yang lalu

Jembatan Penghubung Antar-Desa di Ogan Ilir Ambruk, Truk Bermuatan Hasil Pertanian Terprosot

Beritacenter.COM - Sebuah jembatan penghubung antar desa di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, ambruk. Akibat kejadian itu,..
16 jam yang lalu

Polisi : Artis FTV HH Ditangkap Dalam Kondisi Setengah Bugil

Beritacenter.COM - Polisi mengungkap detik-detik penangkapan artis FTV, Hana Hanifah (23). Saat itu, tersangka..
17 jam yang lalu

Bejat ! Kakek di Sumsel Tega Cabuli Cucunya Selama 4 Tahun

Beritacenter.COM - Seorang kakek bernama Syafei (60) tega memperkosa cucunya sendiri yang masih duduk di bangku..
17 jam yang lalu

Drama Opposite Babak Kedua

Babak pertama lakon @opposhit6890 ditutup kemaren dengan tertangkapnya sang kaki tangan yang merupakan pegawai..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi