Jumat, 05 Juni 2020 - 22:18 WIB

Gawat! DPD Golkar Diintimidasi Agar Pilih Airlangga

Oleh : Lukman Salasi | Kamis, 28 Nopember 2019 | 12:42 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


BeritaCenter.COM – Partai Golkar (PG) akan  menggelar Musyawarah Nasional (Munas) di Jakarta, 4-6 Desember 2019. Panitia Munas membuka pendaftaran bakal calon (Balon) Ketum mulai Kamis (28/11/2019) hingga 2 Desember 2019.

Politisi Partai Golkar Syamsul Rizal menyebut banyak DPD Golkar yang ditekan agar memilih Airlangga sebagai Ketum Golkar pada Munas Gokar nanti.

"DPD 1 dan DPD 2, ditekan, bahkan tolong dicatat, ada indikasi kuat Pak Jokowi juga nggak tahu, tapi ada beberapa pembantu Jokowi dijadikan alat juga untuk tekan DPD-DPD, DPD I, melalui kepala-kepala daerahnya. Dan saya pastikan itu Pak Jokowi tidak tahu. Pak Jokowi sudah dari awal katakan tidak mencampuri urusan Golkar. Lha wong Pak Jokowi baik sama Bamsoet dan Airlangga," kata Syamsul di kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (27/11/2019).

Menurut Syamzul, tiga menteri Jokowi itu menelepon langsung ke para Ketua DPD I Golkar di daerah untuk memilih dan berpihak kepada Airlangga. Namun, dia meyakini Jokowi tak tahu menahu perihal itu.

"Ada tiga pembantu Presiden yang telepon DPD-DPD dan ketua-ketua DPD I dan kepala-kepala daerah untuk pilih Airlangga, berpihak ke Airlangga, yang sebenarnya tiga menteri ini nggak punya jabatan politik di parpol, hanya mau cari legitimasi politik ke Presiden. Biar Presiden itu percaya mereka punya kekuatan politik, padahal sebenarnya nggak, hanya banyak bacot doang. Bukan, bukan dari Golkar. Ada tiga pembantu Presiden, yang satu itu kader Golkar, yang satu akademisi, yang satu partai lain," ungkap Syamsul.

"Yang muncul sangat santer itu adalah Pak Pratikno, Mensesneg. Nah ini kalau begini, kalau Golkar pecah, kasihan Pak Jokowi nggak tahu persoalan tapi dianggap bagian dari itu, PDIP juga. Jadi tidak elok lah kalau kemudian membawa nama Presiden," sambungnya.

Syamsul mengungkap pihaknya mendapat laporan dari para kader Golkar di daerah soal tekanan untuk mendukung Airlangga. Syamsul menyebut cara seperti itu akan membuat suara Golkar menurun dan berpotensi menimbulkan perpecahan.

"Kami ditelepon beberapa DPD bahwa kepala daerahnya ditekan oleh Menteri A, gitu. Dan ternyata bukan cuma satu provinsi, sedangkan DPD II itu belum tentu juga dia akan loyal dengan DPD I. Iya (kepala daerah ditelepon), ada juga yang langsung ditelepon DPD-nya. Dan kebetulan kepala daerahnya itu juga kader Golkar. Kalau gini caranya, Golkar akan makin merosot suaranya. Dan bisa saja terjadi perpecahan, ada munas penyempurnaan konstitusi terjadi. Bisa saja," tutur Syamsul.

Politikus Golkar itu pun menilai jika tekanan terus dilakukan, maka akan berpotensi memunculkan munas tandingan. Hal itu, kata Syamsul, guna menegakkan konstitusi di Partai Golkar mengingat adanya pelanggaran prinsip-prinsip yang dilakukan kubu Airlangga.

"Ini bisa terjadi, bukan munas tandingan namanya, tetapi munas dalam rangka menegakkan konstitusi organisasi secara murni yang sesuai AD/ART. Hal ini bisa terjadi jika pengurus DPP saat ini tidak hati-hati dalam menempatkan konstitusi. Contohnya, lingkungan di sekitar kantor DPP seperti orang mau perang," katanya.





#Berita Center #Intimidasi #Munas golkar #Caketum Golkar #Airlangga #DPD Golkar


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






25 menit yang lalu

Heboh, Balon Udara Jatuh dan Nyangkut di Kabel Telepon Depan SPBU Kalijambe Sragen

Beritacenter.COM - Heboh, balon udara dilaporkan terjatuh diarea SPBU Kalijambe, di Jalan Raya Solo-Purwodadi, Desa..
58 menit yang lalu

Densus Sita Buku Jihad-Barang Mengarah ke Teror Dikediaman Terduga Teroris JI di Cirebon

Untuk barang bukti sepenuhnya ranah Densus. Yang diamankan itu ada buku-buku jihad, handphone, kartu keluarga (KK)..
1 jam yang lalu

Pegawai KKP Ngantor Kembali, Antam Novambar: Demi Berikan Pelayanan Terbaik ke Masyarakat

BeritaCenter.COM - Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal (Sekjen) KKP Antam Novambar mengatakan, para pegawai..
1 jam yang lalu

Polisi Tangkap Pria di Jayapura Tega Setubuhi Putri Kandung Hingga 5 Kali

Beritacenter.COM - Tega menggahi putri kandungnya sendiri, pria berinisial BT (49) warga Kampung Netar, Sentani..
1 jam yang lalu

Wamenag Tepis Tudingan Soal Uang Ibadah Haji Untuk Perkuat Rupiah

Beritacenter.COM - Dana uang haji yang dikabarkan untuk memperkuat nilai rupiah merupakan kabar berita palsu atau..
2 jam yang lalu

Bongkar 2 Kasus Besar, Satgassus Polri Sita 1,2 Ton Sabu Kurang dari Sebulan

Beritacenter.COM - Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika..
3 jam yang lalu

Teroris di Cirebon Digerebek Densus 88

Beritacenter.COM - Terduga teroris berinisial M yang berada di Desa Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat..
3 jam yang lalu

Cool Box Sampel Pasien COVID-19 Sempat Dijarah di Makassar, RS: Kami Kejar, Sudah Dikembalikan

Sudah dikembalikan tadi, karena dia bawa keluar sampai di jalan, kami kejar ambil itu. Kan ada dua yang dibawa, satu..
4 jam yang lalu

Garuda Indonesia Cari Pemasukan Disaat Penumpangnya Anjlok 90 Persen

Beritacenter.COM - Maskapai plat merah Garuda Indonesia cari alternatif lain untuk pemasukan perusahaan. Dengan..
4 jam yang lalu

Dini Hari Ini, Fenomena Gerhana Bulan Penumbra Bakal Hiasi Langit Indonesia

Beritacenter.COM - Dini hari ini, akan terjadi fenomena alam gerhana bulan penumbra yang bakal menghiasi langit..
5 jam yang lalu

Polisi Sebut Sepasang ASN Bugil Pingsan dalam Mobil di Asahan Bukan Suami-Istri

Beritacenter.COM - Sepasang aparatur sipil negara (ASN) ditemukan pingsan dalam kondisi tanpa busana (bugil) di dalam..
5 jam yang lalu

Kantor PLN Depok Diserbu Ratusan Warga, Ada Apa?

Beritacenter.COM - Ratusan pelanggan Perusahaan Listrik Negara(PLN) ramai-ramai menyerbu kantor PLN Depok pada..
5 jam yang lalu

Pingsan dalam Kondisi Bugil, Sepasang ASN di Asahan Diduga Keracunan Gas AC Mobil

Beritacenter.COM - Sepasang aparatur sipil negara (ASN) ditemukan pingsan dalam kondisi tanpa busana (bugil) di dalam..
5 jam yang lalu

MEMBINGUNGKAN! Anies Malah Pakai Istilah PSBB Transisi Bukan New Normal

BeritaCenter.COM – Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Judistira Hermawan memberikan komentar terhadap..
5 jam yang lalu

KABAR BAIK! Semua Pasien Corona di RSKI Pulau Galang Riau Sembuh

BeritaCenter.COM - Direktur Rumah Sakit Khusus Infeksi COVID-19 (RSKI) Pulau Galang, Provinsi Riau, mengatakan bahwa..
6 jam yang lalu

Suara Jeritan Mengerikan di Langit Buat Warga Texas Gempar

Beritacenter.COM - Suara mengerikan dari langit di Texas, Amerika Serikat(AS) membuat warga dan netizen heboh...
6 jam yang lalu

Bamsoet Apresiasi Kinerja Polri Bongkar Penyelundupan Setengah Ton Sabu di Sukabumi

Beritacenter.COM - Satgassus Polri berhasil membongkar penyelundupan narkotika jenis sabu di Sukabumi, Jawa Barat,..
6 jam yang lalu

TOP! Polisi Bekuk Komplotan Perampok Bersenpi yang Beraksi di Minimarket Taman Sari Jakarta Barat

BeritaCenter.COM – Polisi berhasil membekuk komplotan perampok yang beraksi di minimarket Taman Sari, Jakarta..
6 jam yang lalu

Presiden Jokowi Berikan Mandat Riset dan Inovasi COVID-19 ke 17 Peneliti Unair

BeritaCenter.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan mandat riset dan inovasi COVID-19 kepada 17..
6 jam yang lalu

Masuk ke Dalam Daftar Zona Hitam, Warga Ramai-ramai Rapid Test

Beritacenter.COM - Hasil data dan statistik kota Surabaya, Jawa Timur masuk ke dalam wilayah zona hitam dimana..
6 jam yang lalu

Aparat Gabungan Polisi, TNI hingga Satpol PP Long March Sosialisasi Protokol Kesehatan di Pasar Tanah Abang

BeritaCenter.COM - Aparat gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan long march di..
7 jam yang lalu

Wisata Bali Akan Dibuka Dengan Protokol Kenormalan Baru

Beritacenter.COM - Pariwisata di Bali akan dibuka kembali dengan menerapkan protokol COVID-19 atau kenormalan baru..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi