Selasa, 14 Juli 2020 - 19:02 WIB

MUI Tegas Menolak Reuni 212

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Sabtu, 30 Nopember 2019 | 08:00 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Oleh : Ahmad Zakie

Mjelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan bahwa pihaknya menolak pelaksanaan Reuni 212 yang kini tengah jadi polemik. Sebab, kasus Ahok eks Gubernur DKI Jakarta sudah rampung. Sehingga reuni tak perlu dihelat lagi.

Organisasi Islam terbesar di Indonesia, MUI menyatakan ketegasannya menolak acara pelaksanaan Reuni 212. Acara tersebut dengan kasus eks Gubernur DKI Jakarta (Ahok). MUI menilai jika kasus tersebut sudah out of the topic, rampung dan basi untuk dibahas. Sehingga, reuni tak perlu untuk dihelat lagi. Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI, Cholil Nafis menyatakan jika sebutan reuni ini tidaklah tepat, sebab kata ini tepatnya untuk anak sekolah, selain itu reuni bukanlah mengumpulkan massa.

Jika reuni diadakan harusnya tak perlu menggunakan nama 212. Karena 212 adalah kasus Ahok. Sementara dirinya telah dibui. Cholil meminta agar umat tidak hanyut dengan kasus masa lalu yang telah rampung dinyatakan oleh hukum. Cholil juga menyebut akan lebih bermanfaat bila reuni tersebut diagendakan sebagai peringatan maulid Nabi Muhammad SAW. Karena sunahnya lebih jelas, lebih berakar pada budaya. Sementara, reuni 212 beraroma politik dan hukum. Sehingga dia mengharap umat untuk kembali menatap ke depan dan menutup lembaran masa lalu.

Dirinya mengutarakan kalau masalah yang sudah selesai namun terus dikompori, hal tersebut bisa masuk kedalam suatu rekonsiliasi bangsa Indonesia yang perlu diatensi. Meski mengusung pendapat secara Kritis tetapi jika dinilai menodai maka akan dilaporkan, dan diproses secara hukum.

Sebelumnya, dilaporkan PA 212 akan menggelar Munajat dan Maulid Akbar Reuni Mujahid 212 di Monas, Jakarta Pusat, pada 2 Desember 2019. PA 212 mengaku telah mengantongi rekomendasi dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, termasuk kepolisian dan koordinasi dengan pengelola kebersihan taman Monas. Anies Baswedan turut mengaminkan pernyataan Slamet Ma’arif selaku PA 212. Dirinya telah membicarakan izin ini dalam Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda). Berdasarkan hasil koordinasi itu, Anies mengaku telah menerbitkan izin guna pelaksanaan Maulid Akbar.

Anies Baswedan mengatakan dari pihak pemerintah, hanya mengeluarkan izin tempat saja. Khusus perihal izin keramaian juga keamanan harus tetap dari menjadi kewajiban pihak yang berwenang.

Ketua Panitia Reuni 212, KH Awiet Masyhuri menyatakan bahwa izin tersebut dikantongi karena dalam acara tersebit terdapat agenda Maulid Nabi. Menurut jadwal, Reuni ini akan digelar mulai dari shalat malam berjamaah hingga sekitar pukul sembilan pagi. Acara tidak dilanjutkan sampai siang seperti sebelumnya karena kondisi cuaca.

Berkenaan dengan hal itu, Staf Tenaga Ahli Kepresidenan, Ali Ngabalin juga mengaitkan masalah politik dengan Reuni 212 ini. Bahkan Ali meluncurkan pertanyaan akankah reuni 212 ini akan kembali dihadiri oleh jutaan orang, meskipun Pilpres dan Pemilu telah usai. Pihaknya menilai jika menjelang Pemilu memiliki relevansi guna mengangkat Posisi Capres.

Ali Ngabalin juga sempat menyinggung nama Menteri Pertahanan, yakni Prabowo Subianto terkait Reuni 212. Dulu, Prabowo masih menjadi lawan Presiden Jokowi. Namun kini telah menjabat di kabinet pemerintahan Jokowi. Mungkinkah ada kekecewaan didalam tubuh 212 ini?

Ali berharap jika reuni 212 jadi dilaksanakan, ia berharap orang maupun pihak yang berkumpul dalam reuni tersebut bisa menjadi teladan guna membangun sumber daya manusia. Sesuai fokus Indonesia guna meningkatkan SDM yang mumpuni.

Terkait berita dengan tajuk “Reuni 212 karpet merah Untuk Habib Rizieq”, Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin urun pendapat bahwa Reuni 212 bisa digelar untuk menjaga kobaran semangat gerakan. Selain itu, reuni bisa sebagai forum untuk merekomendasikan dengan mendesak pemerintah guna prosesi pemulangan Habib Rizieq.

Namun, dirinya menilai tak mudah memulangkan Habib Rizieq ke Indonesia. Alasannya, sejauh ini belum ada titik temu antara pemerintahan dengan imam besar FPI tersebut. Ujang bahkan memprediksi Reuni 212 masih akan menjadi gerakan masih sarat politik. Bagi dia, gerakan ini menjadi bagian dari preassure group dengan mempunyai banyak massa militan. Meski Pilpres 2019 telah paripurna, gerakan 212 dianggapnya tak akan bubar atau membubarkan diri. Kemungkinan bisa saja gerakan 212 akan menjadi gerakan yang megah lagi di Pemilu 2024 nanti, bisa saja!

Berkenaan dengan hal tersebut seolah-olah momentum ini begitu dipaksakan. Mulai dari dikoreknya kasus Ahok yang kini bertepatan dengan diangkatnya menjadi Bos BUMN. Hingga Polemik Prabowo. Yang mana jelas mencerminkan adanya indikasi politik yang dibarengkan dengan peringatan Hari keagamaan. Jadi, jelaslah mengapa MUI juga menolak pelaksanaan reuni 212 ini.





Fokus : Reuni 212


#PA 212 #212 #Reuni 212 #Reuni PA 212


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






24 menit yang lalu

Polri Selidiki 55 Kasus Penyelewengan Dana Bansos Covid-19

Beritacenter.COM - Bareskrim Polri selidiki 55 laporan terkait kasus penyalahgunaan bantuan sosial (bansos) untuk..
1 jam yang lalu

Disebut 'Menteri Titipan', Edhy Prabowo : Gapapa, Saya Fokus Membahagiakan Rakyat

Beritacenter.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo angkat bicara terkait sebutan masyarakat kepada..
2 jam yang lalu

Data Pengguna Tokopedia Diretas, Sejumlah Karyawan Diperiksa Polisi

Beritacenter.COM - Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan, pihaknya terus melakukan penyelidikan..
2 jam yang lalu

AKU SELALU RINDU....!!!

Rindu pemimpin yang tidak memperkaya diri dan rendah hatiRindu pemimpin yang tidak memuliakan diri namun punya harga..
3 jam yang lalu

Ingin Tingkatkan Subscriber, Pemuda di Sampang Bikin Video Seret Biawak di Jalan Raya

Beritacenter.COM - Media sosial (Medsos) dihebohkan dengan aksi seorang pemuda bernama Abdullah (30), warga asal Desa..
3 jam yang lalu

Tidak Dibutuhkan, Real Madrid Siap Melepas James Rodriguez

Beritacenter.COM - Klub raksasa Real Madrid memberikan sinyal tidak akan memperpanjang kontrak James Rodriguez...
4 jam yang lalu

Besok! PSBB Masa Transisi di Kota Bogor Berakhir, Bupati : Masa AKB Sudah Disiapkan

Beritacenter.COM - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi di kota Bogor akan berakhir pada 16 Juli..
4 jam yang lalu

BNNP Jawa Timur Musnahkan 5.139 Gram Sabu

Beritacenter.COM - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur (Jatim) memusnahkan barang bukti narkoba,..
5 jam yang lalu

Walikota Surabaya Terjun Langsung ke Pasar Keputran Sisir Warga Tak Bermasker

Beritacenter.COM - Walikota Surabaya Tri Rismaharini terjun langsung ke Pasar Keputran Utara dan Selatan, Selasa..
7 jam yang lalu

Positif COVID - 19, 1 Tenaga Medis Meninggal di RS Bahteramas Kendari

Beritacenter.COM - Kabar duka datang bagi perawat medis yang berperang melawan virus corona atau COVID- 19. Pasalnya,..
7 jam yang lalu

Babinsa Jajaran Kodim 1402/Polmas Dampingi Penyaluran BLT DD Tahap Ke III

POLMAN- Bintara Pembina Desa (Babinsa)  jajaran Kodim 1402/Polmas kembali melaksanakan berbagai kegiatan..
7 jam yang lalu

Ingin Berwudhu, Pria Paruh Baya di Bandung Jatuh ke Sumur

Beritacenter.COM - Seorang pria paruh baya bernama Muhammad Kamsyah (60) warga Jalan Babakan Baru RT 01/16, Kelurahan..
8 jam yang lalu

Vanessa Angel Lahirkan Putra Pertama

Beritacenter.COM - Kabar baik muncul dari salah satu artis FTV Vanessa Angel. Pasalnya, perempuan berusia 27 tahun..
9 jam yang lalu

KKP Ingatkan Pentingya Laut Lewat Film Dokumenter 'I Am The Ocean'

Beritacenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merilis film dokumenter bertajuk Akulah Samudera atau 'I..
9 jam yang lalu

Gempa 5,1 Magnitudo Guncang Banten

Beritacenter.COM - Gempa berkekuatan 5,1 Magnitudo mengguncang wilayah Kecamatan Bayah, Banten. Badan Meterologi..
10 jam yang lalu

Sudan Cabut Hukuman Mati Bagi Orang Murtad Dan Izinkan non-Muslim Minum Alkohol

Beritacenter.COM - Sudan telah menyetujui amandemen hukum pidana yang luas. Termasuk didalamnya mencabut hukumanan..
11 jam yang lalu

KKP Genjot Ekspor Kerapu Untuk Dongkrak Ekonomi Selama Pandemi Covid-19

Beritacenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi ditengah pandemi..
11 jam yang lalu

Wow, Penyanyi Seksi Ini Enggan Disebut Janda

Beritacenter.COM - Penyanyi Jenita Janet resmi bercerai dengan suaminya Alief Hedy Nurmaulid sejak 9 Juli 2020 lalu...
16 jam yang lalu

Taliban Lancarkan Bom Bunuh Diri ke Kantor Intelijen Afganistan, 11 Orang Tewas

Beritacenter.COM - Serangan bom bunuh diri mobilmenyasar ke sebuah kantor interlijen di Afaganistan. Bom bunuh diri..
17 jam yang lalu

Masuk Rumah Warga, Dua Rampok Penyandera Balita di Samarinda Dibekuk Polisi

Beritacenter.COM - Polisi berhasil membekuk dua rampok yang menyantroni rumah M Rizali, di Jalan Gerilya, Samarinda,..
18 jam yang lalu

Polisi Tangkap 5 Pelaku Tawuran di Jatiasih Bekasi yang Tewaskan 1 Korban

Beritacenter.COM - Polisi menangkap lima orang pria terkait tawuran yang mengakibatkan satu orang tewas di Jatiasih,..
19 jam yang lalu

Polisi Amankan Pengusaha Berinsial A yang Diduga Pesan Artis Hana Hanifa

Beritacenter.COM - Polisi mengamankan seorang pria berinisial A, yang diduga sebagai pemesan artis FTV Hana Hanifah..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi