Selasa, 14 Juli 2020 - 19:11 WIB

Masyarakat Papua Berjiwa Merah Putih Menolak HUT OPM

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Senin, 02 Desember 2019 | 09:50 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Oleh : Rebecca Marian

Perayaan HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada 1 Desember menjadi momok bagi masyarakat. Sepak terjang OPM yang sering bertindak keji menjadi salah satu alasan ditolaknya kelompok tersebut oleh masyarakat. Selain itu, masyarakat juga menganggap Papua bagian integral NKRI sehingga mereka menolak perayaan OPM.

Jelang hari ulang tahun Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada 1 Desember nanti, Polda Papua berhasil menangkap pimpinan kelompok kriminal bersenjata KKB Papua, Iris Murib. Iris ditangkap saat dirinya diduga tengah mencari amunisi untuk persiapan HUT OPM di Timika.

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengatakan, Iris berhasil ditangkap di Kali Pindah-pindah, Jalan Trans Timika-Nabire, distrik Iwaka sekitar pukul 14.21 WIT.

Dalam penangkapan tersebut, pihak kepolisian terpaksa melontarkan timah panas untuk melumpuhkannya karena Iris Murib sempat memberikan perlawanan terhadap aparat. Iris pun langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Jayapura guna menjalani perawatan medis.

Ditengarai, saat Iris ditangkap, ia hendak menuju Tembagapura untuk bergabung dengan KKB lainnya dan menyiapkan HUT OPM.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono menghimbau agar OPM tidak merayakan HUT organisasinya. Nono menyampaikan sebaiknya ke rumah Ibadah menjelang Natal 25 Desember dan berdoa untuk kedamaian dan kesejahteraan masyarakat Papua.

Pihaknya berpendapat, daripada merayakan ulangtahun gerakan separatis, lebih baik masyarakat Papua bisa menatap ke depan dan tidak perlu mewarisi sejarah kelam masa lalu.

Sebelumnya, Para tokoh adat di Papua juga telah menyatakan sikap menolak dengan tegah terkait dengan anggapan bahwa 1 Desember merupakan hari kemerdekaan Bangsa Papua, sebab sejarah telah menunjukkan bahwa Papua telah menjadi bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ondoafi Waena yang merupakan Ketua dari Barisan Merah Putih Papua mengatakan, pihaknya menolak dengan tegas seluruh kegiatan dan aktifitas kelompok politik maupun kelompok bersenjata serta ormas-ormas yang tidak pro-NKRI yang bertujuan untuk memecah belah dan merusak rasa persaudaraan kami masyarakat Papua dan Bangsa Indonesia.

Kita haruslah mengingat sejarah bangsa, bahwa Papua merupakan bagian dari Indonesia yang telah diperjuangkan oleh seluruh Pahlawan bangsa dari berbagai suku, ras, agama dan bahasa. Selama ini, berbagai kelompok dan ormas yang tidak pro-NKRI telah melakukan kebohongan serta provokasi terhadap masyarakat Papua untuk mendukung referendum.

Ia juga mengajak kepada semua pihak, khususnya kepada para mantan pejuang, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemangku adat, pemuda dan perempuan Papua untuk saling bekerjasama memberantas kelompok separatis yang ingin merugikan masyarakat Papua dengan dalih kemerdekaan dan kesejahteraan yang hanya merupakan tipu daya kelompok separatis dan politik yang merugikan masyarakat.

Selain itu ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat Papua agar pada tanggal 1 Desember tetap melaksanakan kegiatan seperti biasa dengan tidak ikut serta berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh kelompok-kelompok yang ingin memisahkan diri dari Indonesia.

Penolakan terhadap KKB ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia saja, kelompok separatis tersebut juga kerap membuat onar di perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini.

Hal tersebut membuat warga Papua Nugini yang berada di perbatasan Indonesia angkat bicara.

Penolakan tersebut juga disampaikan oleh tokoh masyarakat Papua Nugini yang berada di perbatasan kedua negara tersebut.

Ray Tanji menuturkan bahwa anggota separatis Papua tersebut ditolak oleh warga Papua Nugini. Hal tersebut dikarenakan kehadiran kelompok separatis tersebut kerap menimbulkan masalah bagi warga yang tinggal di perbatasan.

Pada kesempatan berbeda, Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Kolonel Inf J Binsar P Sianipar, menghimbau kepada segenap elemen warga yang ada di Papua agar tetap tenang dan beraktifitas seperti biasa menjelang 1 Desember 2019.

Menurutnya, Papua merupakan bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sehingga sudah semestinya isu terkait dengan 1 Desember tersebut tidak perlu terlalu ditanggapi atau membuat kegaduhan yang dapat menimbulkan persoalan dan menjadi perpecahan sesama anak bangsa.

Mantan Asops Danjen Koppasus tersebut juga menambahkan, yang terbaik adalah bagaimana para generasi muda yang ada di Papua dapat mengisi pembangunan yang ada dengan karya nyata untuk mengambil peran dalam memajukan sesama orang Papua di segala bidang.

Segala hasutan jelang HUT OPM mungkin akan bermunculan baik secara langsung ataupun di Media Sosial, namun alangkah baiknya kita tidak perlu menggubris atau  mengikuti ajakan yang menghasut dan membuat persoalan yang dapat menambah runyam bangsa ini.

 

Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Jakarta





Fokus : Papua


#Papua #NKRI Harga Mati #OPM #Papua Aman #Papua Adalah Indonesia #HUT OPM


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






33 menit yang lalu

Polri Selidiki 55 Kasus Penyelewengan Dana Bansos Covid-19

Beritacenter.COM - Bareskrim Polri selidiki 55 laporan terkait kasus penyalahgunaan bantuan sosial (bansos) untuk..
1 jam yang lalu

Disebut 'Menteri Titipan', Edhy Prabowo : Gapapa, Saya Fokus Membahagiakan Rakyat

Beritacenter.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo angkat bicara terkait sebutan masyarakat kepada..
2 jam yang lalu

Data Pengguna Tokopedia Diretas, Sejumlah Karyawan Diperiksa Polisi

Beritacenter.COM - Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan, pihaknya terus melakukan penyelidikan..
3 jam yang lalu

AKU SELALU RINDU....!!!

Rindu pemimpin yang tidak memperkaya diri dan rendah hatiRindu pemimpin yang tidak memuliakan diri namun punya harga..
3 jam yang lalu

Ingin Tingkatkan Subscriber, Pemuda di Sampang Bikin Video Seret Biawak di Jalan Raya

Beritacenter.COM - Media sosial (Medsos) dihebohkan dengan aksi seorang pemuda bernama Abdullah (30), warga asal Desa..
3 jam yang lalu

Tidak Dibutuhkan, Real Madrid Siap Melepas James Rodriguez

Beritacenter.COM - Klub raksasa Real Madrid memberikan sinyal tidak akan memperpanjang kontrak James Rodriguez...
4 jam yang lalu

Besok! PSBB Masa Transisi di Kota Bogor Berakhir, Bupati : Masa AKB Sudah Disiapkan

Beritacenter.COM - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi di kota Bogor akan berakhir pada 16 Juli..
4 jam yang lalu

BNNP Jawa Timur Musnahkan 5.139 Gram Sabu

Beritacenter.COM - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur (Jatim) memusnahkan barang bukti narkoba,..
6 jam yang lalu

Walikota Surabaya Terjun Langsung ke Pasar Keputran Sisir Warga Tak Bermasker

Beritacenter.COM - Walikota Surabaya Tri Rismaharini terjun langsung ke Pasar Keputran Utara dan Selatan, Selasa..
7 jam yang lalu

Positif COVID - 19, 1 Tenaga Medis Meninggal di RS Bahteramas Kendari

Beritacenter.COM - Kabar duka datang bagi perawat medis yang berperang melawan virus corona atau COVID- 19. Pasalnya,..
7 jam yang lalu

Babinsa Jajaran Kodim 1402/Polmas Dampingi Penyaluran BLT DD Tahap Ke III

POLMAN- Bintara Pembina Desa (Babinsa)  jajaran Kodim 1402/Polmas kembali melaksanakan berbagai kegiatan..
8 jam yang lalu

Ingin Berwudhu, Pria Paruh Baya di Bandung Jatuh ke Sumur

Beritacenter.COM - Seorang pria paruh baya bernama Muhammad Kamsyah (60) warga Jalan Babakan Baru RT 01/16, Kelurahan..
8 jam yang lalu

Vanessa Angel Lahirkan Putra Pertama

Beritacenter.COM - Kabar baik muncul dari salah satu artis FTV Vanessa Angel. Pasalnya, perempuan berusia 27 tahun..
9 jam yang lalu

KKP Ingatkan Pentingya Laut Lewat Film Dokumenter 'I Am The Ocean'

Beritacenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merilis film dokumenter bertajuk Akulah Samudera atau 'I..
9 jam yang lalu

Gempa 5,1 Magnitudo Guncang Banten

Beritacenter.COM - Gempa berkekuatan 5,1 Magnitudo mengguncang wilayah Kecamatan Bayah, Banten. Badan Meterologi..
10 jam yang lalu

Sudan Cabut Hukuman Mati Bagi Orang Murtad Dan Izinkan non-Muslim Minum Alkohol

Beritacenter.COM - Sudan telah menyetujui amandemen hukum pidana yang luas. Termasuk didalamnya mencabut hukumanan..
11 jam yang lalu

KKP Genjot Ekspor Kerapu Untuk Dongkrak Ekonomi Selama Pandemi Covid-19

Beritacenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi ditengah pandemi..
11 jam yang lalu

Wow, Penyanyi Seksi Ini Enggan Disebut Janda

Beritacenter.COM - Penyanyi Jenita Janet resmi bercerai dengan suaminya Alief Hedy Nurmaulid sejak 9 Juli 2020 lalu...
16 jam yang lalu

Taliban Lancarkan Bom Bunuh Diri ke Kantor Intelijen Afganistan, 11 Orang Tewas

Beritacenter.COM - Serangan bom bunuh diri mobilmenyasar ke sebuah kantor interlijen di Afaganistan. Bom bunuh diri..
17 jam yang lalu

Masuk Rumah Warga, Dua Rampok Penyandera Balita di Samarinda Dibekuk Polisi

Beritacenter.COM - Polisi berhasil membekuk dua rampok yang menyantroni rumah M Rizali, di Jalan Gerilya, Samarinda,..
18 jam yang lalu

Polisi Tangkap 5 Pelaku Tawuran di Jatiasih Bekasi yang Tewaskan 1 Korban

Beritacenter.COM - Polisi menangkap lima orang pria terkait tawuran yang mengakibatkan satu orang tewas di Jatiasih,..
19 jam yang lalu

Polisi Amankan Pengusaha Berinsial A yang Diduga Pesan Artis Hana Hanifa

Beritacenter.COM - Polisi mengamankan seorang pria berinisial A, yang diduga sebagai pemesan artis FTV Hana Hanifah..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi