Sabtu, 14 Desember 2019 - 10:48 WIB

Masyarakat Papua Berjiwa Merah Putih Menolak HUT OPM

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Senin, 02 Desember 2019 | 09:50 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Oleh : Rebecca Marian

Perayaan HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada 1 Desember menjadi momok bagi masyarakat. Sepak terjang OPM yang sering bertindak keji menjadi salah satu alasan ditolaknya kelompok tersebut oleh masyarakat. Selain itu, masyarakat juga menganggap Papua bagian integral NKRI sehingga mereka menolak perayaan OPM.

Jelang hari ulang tahun Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada 1 Desember nanti, Polda Papua berhasil menangkap pimpinan kelompok kriminal bersenjata KKB Papua, Iris Murib. Iris ditangkap saat dirinya diduga tengah mencari amunisi untuk persiapan HUT OPM di Timika.

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengatakan, Iris berhasil ditangkap di Kali Pindah-pindah, Jalan Trans Timika-Nabire, distrik Iwaka sekitar pukul 14.21 WIT.

Dalam penangkapan tersebut, pihak kepolisian terpaksa melontarkan timah panas untuk melumpuhkannya karena Iris Murib sempat memberikan perlawanan terhadap aparat. Iris pun langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Jayapura guna menjalani perawatan medis.

Ditengarai, saat Iris ditangkap, ia hendak menuju Tembagapura untuk bergabung dengan KKB lainnya dan menyiapkan HUT OPM.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono menghimbau agar OPM tidak merayakan HUT organisasinya. Nono menyampaikan sebaiknya ke rumah Ibadah menjelang Natal 25 Desember dan berdoa untuk kedamaian dan kesejahteraan masyarakat Papua.

Pihaknya berpendapat, daripada merayakan ulangtahun gerakan separatis, lebih baik masyarakat Papua bisa menatap ke depan dan tidak perlu mewarisi sejarah kelam masa lalu.

Sebelumnya, Para tokoh adat di Papua juga telah menyatakan sikap menolak dengan tegah terkait dengan anggapan bahwa 1 Desember merupakan hari kemerdekaan Bangsa Papua, sebab sejarah telah menunjukkan bahwa Papua telah menjadi bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ondoafi Waena yang merupakan Ketua dari Barisan Merah Putih Papua mengatakan, pihaknya menolak dengan tegas seluruh kegiatan dan aktifitas kelompok politik maupun kelompok bersenjata serta ormas-ormas yang tidak pro-NKRI yang bertujuan untuk memecah belah dan merusak rasa persaudaraan kami masyarakat Papua dan Bangsa Indonesia.

Kita haruslah mengingat sejarah bangsa, bahwa Papua merupakan bagian dari Indonesia yang telah diperjuangkan oleh seluruh Pahlawan bangsa dari berbagai suku, ras, agama dan bahasa. Selama ini, berbagai kelompok dan ormas yang tidak pro-NKRI telah melakukan kebohongan serta provokasi terhadap masyarakat Papua untuk mendukung referendum.

Ia juga mengajak kepada semua pihak, khususnya kepada para mantan pejuang, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemangku adat, pemuda dan perempuan Papua untuk saling bekerjasama memberantas kelompok separatis yang ingin merugikan masyarakat Papua dengan dalih kemerdekaan dan kesejahteraan yang hanya merupakan tipu daya kelompok separatis dan politik yang merugikan masyarakat.

Selain itu ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat Papua agar pada tanggal 1 Desember tetap melaksanakan kegiatan seperti biasa dengan tidak ikut serta berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh kelompok-kelompok yang ingin memisahkan diri dari Indonesia.

Penolakan terhadap KKB ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia saja, kelompok separatis tersebut juga kerap membuat onar di perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini.

Hal tersebut membuat warga Papua Nugini yang berada di perbatasan Indonesia angkat bicara.

Penolakan tersebut juga disampaikan oleh tokoh masyarakat Papua Nugini yang berada di perbatasan kedua negara tersebut.

Ray Tanji menuturkan bahwa anggota separatis Papua tersebut ditolak oleh warga Papua Nugini. Hal tersebut dikarenakan kehadiran kelompok separatis tersebut kerap menimbulkan masalah bagi warga yang tinggal di perbatasan.

Pada kesempatan berbeda, Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Kolonel Inf J Binsar P Sianipar, menghimbau kepada segenap elemen warga yang ada di Papua agar tetap tenang dan beraktifitas seperti biasa menjelang 1 Desember 2019.

Menurutnya, Papua merupakan bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sehingga sudah semestinya isu terkait dengan 1 Desember tersebut tidak perlu terlalu ditanggapi atau membuat kegaduhan yang dapat menimbulkan persoalan dan menjadi perpecahan sesama anak bangsa.

Mantan Asops Danjen Koppasus tersebut juga menambahkan, yang terbaik adalah bagaimana para generasi muda yang ada di Papua dapat mengisi pembangunan yang ada dengan karya nyata untuk mengambil peran dalam memajukan sesama orang Papua di segala bidang.

Segala hasutan jelang HUT OPM mungkin akan bermunculan baik secara langsung ataupun di Media Sosial, namun alangkah baiknya kita tidak perlu menggubris atau  mengikuti ajakan yang menghasut dan membuat persoalan yang dapat menambah runyam bangsa ini.

 

Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Jakarta





Fokus : Papua


#Papua #OPM #NKRI Harga Mati #Papua Aman #Papua Adalah Indonesia #HUT OPM


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Propinsi NTB Siaga Darurat Puting Beliung

Beritacenter.COM - Puting beliung diprediksi akan melanda di semua kecamatan di Lombok Tengah. Selain itu di daerah..
2 jam yang lalu

Rusia Kecam AS Langgar Perjanjian Uji Coba Rudal

Beritacenter.COM - Rusia mengecam uji coba rudal jelajah berbasis darat yang dilakukan Amerika Serikat (AS) yang..
3 jam yang lalu

Gerindra dan PKS 'Sikut-sikutan' Soal Wagub DKI Jakarta

Beritacenter.COM - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Abrurrahman Suhaimi..
4 jam yang lalu

Tega, Gara-gara Tidak Mau Pulang Istri Dibantai Suami

Beritacenter.COM - Seorang istri bernama Sarina (34) tewas dibunuh suaminya, Nurdin (35) gara-gara tidak mau pulang...
5 jam yang lalu

Ngaku Intel, Pria Pembawa Pil Ekstasi Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Polisi lalu lintas Polda Riau menangkap seorang pemuda berisial AH (29) karena kedapatan membawa..
6 jam yang lalu

Kecelakaan Tunggal, Truk Trailer Tabrak Pembatas Jalan di KM 46 Tol Cikampek

Beritacenter.COM - Sebuah truk trailer mengalami kecelakaan tunggal di Km 46 Tol Cikampek. Kecelakaan tersebut..
7 jam yang lalu

PKS Pastikan Tahun 2020 Anies Tak Lagi "Jomblo" Pimpin Jakarta

Beritacenter.COM - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meyakini pada tahun 2020 mendatang, Gubernur DKI Jakarta Anies..
7 jam yang lalu

KH Ma'ruf Amin Pinta Masyarakat Ikut Serta Kawal Program Pemerintah

Beritacenter.COM - Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin meminta seluruh organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam untuk..
8 jam yang lalu

Ular Berbahaya Ini Teror Warga Sukabumi

Beritacenter.COM - Warga Jawa Barat digegerkan dengan adanya penemuan berbagai macam ular berbisa di Perumahan Pakuan..
9 jam yang lalu

Maluku Utara Diguncang Gempa 5,3 Magnitudo

Beritacenter.COM - Wilayah Labuha Maluku Utara diguncang gempa dengan kekuatan 5,3 magnitudo (M). Pusat gempa berada..
10 jam yang lalu

Geledah Rutan Makassar, Petugas Sita Timbangan Hingga Alat Hisap Sabu

Beritacenter.COM - Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan, Taufiqurrakhman..
11 jam yang lalu

Bertemu Menhan Uni Emirat Arab, Ini yang Dibahas Prabowo

Beritacenter.COM - Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto melangsungkan pertemuan..
11 jam yang lalu

8 Mobil Mewah Seharga Miliaran Rupiah Disita Polisi, Ini Alasannya..

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian mengamankan 8 mobil mewah mulai dari Ferrari, Jaguar, hingga McLaren...
12 jam yang lalu

Tanpa Sebab, Pemilik Cafe di Jakut Pukul Pengunjung Hingga Lebam

Beritacenter.COM - Seorang pengunjung karaoke terkejut saat dirinya tiba-tiba dihantam oleh pemilik tempat hiburan di..
13 jam yang lalu

Polri soal Kasus Sukmawati-Gus Muwafiq : Tetap Berjalan, Masih Diselidiki

Beritacenter.COM - Polri angkat bicaara soal tuntutan massa PA 212 dan FPI yang berunjuk rasa di depan Mabes Polri,..
14 jam yang lalu

BMKG: Gempa Magnitudo 5 Guncang Maluku Barat Daya, Tak Berpotensi Tsunami

Beritacenter.COM - Wilayah Kabupaten Maluku Barat Daya, Maluku, dilaporkan diguncang gempa magnitudo 5. Gempa itu..
14 jam yang lalu

7 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan dan Kecantikan

Beritacenter.COM - Daun Kemangi merupakan tumbuhan yang sering digunakan untuk lalapan. Daun kemangi memiliki manfaat..
15 jam yang lalu

Polrestabes Surabaya Bongkar Jaringan Jutaan Pil Koplo Senilai Rp3,4 Miliar

Beritacenter.COM - Satresnarkoba Polrestabes Surabaya membekuk enam tersangka jaringan pengedar pil koplo di Jawa..
15 jam yang lalu

Viral Poster Pendaftaran Calon RW di Bekasi, Calon Ketua RW Wajib Setor Rp15 Juta

Beritacenter.COM - Heboh di media sosial soal persyaratan pendaftaran calon ketua RW di Jatiluhur, Kecematan..
15 jam yang lalu

Mewaspadai Penyebaran Radikalisme di Kalangan Pelajar

Penyebaran radikalisme di kalangan pelajar memang mengkhawatirkan. Masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan..
16 jam yang lalu

Liverpool Segera Datangkan Playmaker Muda dari Jepang. Siapa Dia?

Pada awal tahun 2014, Christoph Freund dibuat takjub dengan seorang pemuda dari Cerezo Osaka. Usia pemuda ini baru 18..
16 jam yang lalu

Polda Metro Dalami Kemungkinan Tersangka Lain soal Kasus Persekusi Anggota Banser

Beritacenter.COM - Pihak kepolisian telah menetapkan satu tersangka persekusi terhadap pria yang menyebut anggota..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi