Selasa, 04 Agustus 2020 - 11:47 WIB

Si Dungu Rocky Gerung "Gagal Pahami Ideologi Pancasila"

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Senin, 09 Desember 2019 | 13:10 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Tokoh kontroversial Rocky Gerung kembali mengeluarkan pernyataan sensasional. Dalam acara Indonesia Lawyer Club (ILC) di TV One pada 3 Desember 2019, Rocky menyebut Presiden Jokowi tidak paham Pancasila. Bahkan, Rocky dianggap gagal memahami Pancasila karena menuding ideologi tersebut telah gagal. Aparat Keamanan perlu mengambil sikap tegas agar kebebasan berbicara Rocky Gerung tidak memancing kemarahan masyarakat yang lebih besar.

Lagi, daftar panjang orang intelek yang keblinger dengan dengan kepintarannya sendiri kian bertambah. Rocky Gerung Publik figur kontroversial kembali mengemukakan pendapatnya yang terbilang mengundang amarah sejumlah pihak. Persoalan argumen sang Publik figur ini juga bukan main-main, dirinya menganggap sang Presiden tak paham Pancasila. Bagaimana bisa?

Rocky Gerung di kenal sebagai seorang filsuf, intelektual publik Indonesia, publik figur hingga dosen. Kiprahnya di dunia pendidikan tak diragukan. Sayang, perilaku sang Publik figur dianggap tak bersesuaian dengan gelar-gelar yang disandangnya. Argumen-argumen uniknya seringkali membuat pihak lain geram.

Umumnya seseorang dengan kecerdasan yang tinggi akan lebih memahami apa-apa yang harus diutarakan, bukan sekedar pendapat yang tak masuk akal. Pantaskah seorang Rocky Gerung yang dikenal sebagai tenaga pendidik memiliki perilaku semacam ini? Layaknya peribahasa ilmu padi, makin berisi makin merunduk. Bukan malah asal cuit karena dinilai telah ahli.

Sebelumnya, Rocky Gerung akan dilaporkan oleh Politisi PDI Perjuangan, yakni Junimart Girsang. Dirinya dianggap menghina Simbol Negara dan Presiden. Pasalnya, Rocky menyebut bahwa Presiden Jokowi tak paham Pancasila, dan juga narasi lainnya. Rocky dinilai ugal-ugalan menyampaikan pendapatnya. Dirinya dianggap punya nyali dengan menantang dan mengklaim jika orang Indonesia tak ada yang Pancasilais.

Melihat hal itu, ia berencana akan melaporkannya ke pihak kepolisian dalam waktu dekat supaya membuat rasa jera bagi Rocky. Dirinya juga akan memberikan masukan bahwa Rocky ini harus diberikan suatu pelajaran dalam etika. “Bagaimana mungkin Rocky yang dosen itu bisa mendidik mahasiswa bila sikap dan perilakunya tak mendukung?” Tambah Junimart

Tak hanya itu, Junimart bertekad akan menyelidiki elite yang berada di belakang Rocky sehingga kebal hukum dan kerap lolos dari proses hukum. Dirinya juga menyinggung bahwa Rocky masih memiliki masalah dalam kasus pernyataan ‘Kitab suci adalah fiksi’ yang hingga kini masih berjalan di lembaga kepolisian.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko urun pendapat, dirinya menyatakan jika kacamata Rocky Gerung buram menilai Presiden Joko Widodo tak paham nilai-nilai Pancasila. Padahal Jokowi telah memberikan bimbingan Internalisasi Pancasila. Sehingga orang yang tak paham Pancasila tak mungkin mengarahkan internalisasi yang dinilai kelas paling tinggi. Moeldoko menyebut Rocky juga tak tepat mengaitkan Pancasila dengan keputusan menaikkan iuran BPJS Kesehatan.

Moeldoko menyebut Rocky salah menilai Jokowi tak paham Pancasila. Ia menyatakan Jokowi sendiri baru saja memberikan bimbingan dalam Internalisasi dan Pembumian Pancasila, di Istana Negara, Jakarta, beberapa waktu lalu. Internalisasi pancasila merupakan kelas yang paling tinggi. Sehingga tak mungkin seorang yang mengajarkan Internalisasi Pancasila tak paham soal Pancasila, Imbuh Moeldoko.

Selain itu Moeldoko juga menyebut Rocky juga tidak tepat mengaitkan Pancasila dengan keputusan menaikkan iuran BPJS Kesehatan? Bukankah hal yang lucu? Sepertinya ada aroma-aroma yang mengindikasikan Sang Publik figur ini memang sengaja menghina presiden, atau memang ada kontrol pihak lain dibelakang Akademisi ini?

Sementara itu, Politikus PDI Perjuangan Aria Bima tak yakin jika perilaku Rocky Gerung bisa menjadi teladan bagi masyarakat luas karena pelbagai pernyataannya kerap menimbulkan kontroversi akhir-akhir ini. Aria menganggap Rocky memang lebih paham Narasi intelektual, namun proses keteladanan perilakunya sangat meragukan.

Bertolak belakang dengan Rocky, Aria mengungkapkan bahwa Jokowi selalu menekankan setiap kebijakan yang dibuat harus berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Ia mengatakan nilai-nilai Pancasila harusnya tak sekadar hanya dilidah saja, namun harus mampu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Berkaca dari pengalaman seharusnya sang publik figur bisa bersikap arif dan bijaksana. Bukan harus mengelu-elukan presiden, jika memang tak sependapat dengan Pemimpin negara argumennya juga harus memiliki dasar yang kuat. Bukan asal “ngejeplak” saja. Belum lagi kasus Kitab Suci yang dianggapnya fiksi, atau ocehan-ocehan sejenis yang terkesan merendahkan pihak lainnya. Secara pribadi orang macam ini harus dibui, dia harus diberikan pendidikan etika sehingga tak hanya pandai beretorika atau bermain kata. Jika kebanyakan orang intelek berargumen begini dan tak ditindak, bisa kacau negara kan? Selain itu pernyataan-pernyataan kontroversinya bisa memicu publik untuk ikut-ikutan tingkah lakunya. Toh, tak ada hukumnya? Hal ini bisa memperburuk moral bangsa!

Ditulis Oleh : Ricky Rinaldi
Pengamat sosial politik





Fokus : Kasus Penghinaan Presiden


#Rocky Gerung #Rocky Gerung Hina Jokowi #Rocky Gerung Menghina Presiden #Rocky Sebut Pancasila Ideologi Ngaco


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

BNNP Bali Bongkar Penyeludupan Narkoba, 130 Gram Ganja Asal AS Disita

Beritacenter.COM - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali berhasil mengungkap penyelundupan narkoba jenis..
1 jam yang lalu

Mendagri Minta Sekolah yang Mau Belajar Tatap Muka agar Lakukan Simulasi Protokol Covid-19 Dahulu

Beritacenter.COM - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta seluruh sekolah yang hendak melakukan pembelajaran..
1 jam yang lalu

GERAKAN "GELANDANGAN POLITIK" SEKELOMPOK MANUSIA GAGAL YANG BURUK LAKU

Kekuatan extra parlementer memang sah saja digunakan dalam sistem demokrasi, tetapi kalau alasan bangkitnya kekuatan..
2 jam yang lalu

Jual Sabu-sabu Mamah Mudah Diciduk Polisi

Beritacenter.COM - Erna Dwi Jayanto (31) warga Jalan Kebon Dalem Surabaya, harus berusan dengan pihak kepolisian..
2 jam yang lalu

Polisi Gelar Razia di Seputaran Kota Mulia, 9 Senjata Tajam Disita

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menggelar razia senjata tajam di seputaran Kota Mulia. Razia ini..
3 jam yang lalu

Bunuh Istri Gara Cemburu Buta, Safaat Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Safaat (49) warga Dusun Ngenden Desa Rejoslamet Kecamatan Mojowarno Jombang, harus berursan..
3 jam yang lalu

Waspada Radikalisme di Kalangan PNS

Pegawai negeri sipil rentan diracuni oleh ajaran kaum radikal. Hal ini sangat berbahaya karena seharusnya sebagai..
8 jam yang lalu

Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Pemda DIY Diminta Aktifkan Shelter Khusus Pasien OTG

Beritacenter.COM - Dua hari belakangan ini, jumlah kasus positif corona di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)..
9 jam yang lalu

Gudang Mebel di Kediri Ludes Dilalap SI Jago Merah

Beritacenter.COM - Gudang kayu dan mebel milik Sutarianto (48) yang berada di Jalan Banda, Desa Gedangsewu, Kecamatan..
10 jam yang lalu

Karena Prestasinya, Delapan Anggota Terima Penghargaan Dari Polres Metro Jakarta Barat

Beritacenter.COM - Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S. Latuheru memberikan Penghargaan kepada..
10 jam yang lalu

Ma'ruf Amin Minta Sosialisasi Protokol Kesehatan Dilakukan Secara Masif

Beritacenter.COM - Wakil Presiden RI, Ma`ruf Amin meminta kepada seluruh jajaran pemerintahan untuk turut aktif..
11 jam yang lalu

UIN Walisongo Bakal Gelar Wisuda Dengan Teknologi Face Tracking

Beritacenter.COM - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Imam Taufik mengatakan bahwa pihak..
11 jam yang lalu

Penangkapan Djoko Tjandra Dinilai PBNU Sebagai Bukti Keseriusan Polri

Beritacenter.COM - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Marsudi Syuhud menyoroti keberhasilan Polri dalam..
12 jam yang lalu

Remaja Curanmor Berakhir Mendekam Di Balik Jeruji Besi

Beritacenter.COM - Seorang remaja berinisial P (19) dibekuk polisi terkait kasus pencurian motor (curanmor) di..
12 jam yang lalu

Unair Gelar Rapat Klarifikasi dengan Keluarga Predator Fetish Pocong

Beritacenter.COM - Rapat klarifikasi soal predator fetish pocong kain jarik yang belakangan viral di media sosial,..
13 jam yang lalu

Berbakti Pada Suami, Wanita Ini Nekat Bawakan Sabu Pesanan Suami Ke Penjara

Beritacenter.COM - Seorang perempuan asal Medan Barat berinisial NL (53) kepergok membawa sabu-sabu saat..
13 jam yang lalu

Petani dan Dinas Pertanian Bojonegoro Gotong Royong Tingkatkan Produksi Padi

Beritacenter.COM - Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro dan para petani bekerjasama dengan PT Petrokimia Gresik..
14 jam yang lalu

Basuki Ancam Blacklist Jika Pembiayaan Proyek Lambat

Beritacenter.COM - Pemerintah menggandeng badan usaha KPBU dalam menggarap proyek preservasi atau pemeliharaan..
14 jam yang lalu

MA Terbitkan PerMA, Komisi III: Diharapkan Jadi Cerminan Keadilan Perkara Korupsi

Beritacenter.COM - Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Demokrat, Didik Mukrianto memberikan apresiasi atas langkah..
15 jam yang lalu

Kebakaran Hanguskan 8 hektare Hutan di California, 1.300 Pemadam-Helikopter Dikerahkan

Beritacenter.COM - Kebakaran hutan kembali terjadi di wilayah California bagian selatan, Amerika Serikat (AS)...
15 jam yang lalu

Bareskrim Akan Lakukan Pemeriksaan Terhadap Pengacara Djoko Tjandra Besok

Beritacenter.COM - Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono mengatakan bahwa pemeriksaan terhadap..
15 jam yang lalu

Sebagai Contoh Masyarakat, RIdwan Kamil Siap Jadi Relawan Uji Vaksin Covid-19

Beritacenter.COM - Gubernur Jawa Barat , Ridwan Kamil menyatakan kesiapannya menjadi relawan vaksin Sinovac, yang..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi