Minggu, 26 Januari 2020 - 04:35 WIB

Si Dungu Rocky Gerung "Gagal Pahami Ideologi Pancasila"

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Senin, 09 Desember 2019 | 13:10 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Tokoh kontroversial Rocky Gerung kembali mengeluarkan pernyataan sensasional. Dalam acara Indonesia Lawyer Club (ILC) di TV One pada 3 Desember 2019, Rocky menyebut Presiden Jokowi tidak paham Pancasila. Bahkan, Rocky dianggap gagal memahami Pancasila karena menuding ideologi tersebut telah gagal. Aparat Keamanan perlu mengambil sikap tegas agar kebebasan berbicara Rocky Gerung tidak memancing kemarahan masyarakat yang lebih besar.

Lagi, daftar panjang orang intelek yang keblinger dengan dengan kepintarannya sendiri kian bertambah. Rocky Gerung Publik figur kontroversial kembali mengemukakan pendapatnya yang terbilang mengundang amarah sejumlah pihak. Persoalan argumen sang Publik figur ini juga bukan main-main, dirinya menganggap sang Presiden tak paham Pancasila. Bagaimana bisa?

Rocky Gerung di kenal sebagai seorang filsuf, intelektual publik Indonesia, publik figur hingga dosen. Kiprahnya di dunia pendidikan tak diragukan. Sayang, perilaku sang Publik figur dianggap tak bersesuaian dengan gelar-gelar yang disandangnya. Argumen-argumen uniknya seringkali membuat pihak lain geram.

Umumnya seseorang dengan kecerdasan yang tinggi akan lebih memahami apa-apa yang harus diutarakan, bukan sekedar pendapat yang tak masuk akal. Pantaskah seorang Rocky Gerung yang dikenal sebagai tenaga pendidik memiliki perilaku semacam ini? Layaknya peribahasa ilmu padi, makin berisi makin merunduk. Bukan malah asal cuit karena dinilai telah ahli.

Sebelumnya, Rocky Gerung akan dilaporkan oleh Politisi PDI Perjuangan, yakni Junimart Girsang. Dirinya dianggap menghina Simbol Negara dan Presiden. Pasalnya, Rocky menyebut bahwa Presiden Jokowi tak paham Pancasila, dan juga narasi lainnya. Rocky dinilai ugal-ugalan menyampaikan pendapatnya. Dirinya dianggap punya nyali dengan menantang dan mengklaim jika orang Indonesia tak ada yang Pancasilais.

Melihat hal itu, ia berencana akan melaporkannya ke pihak kepolisian dalam waktu dekat supaya membuat rasa jera bagi Rocky. Dirinya juga akan memberikan masukan bahwa Rocky ini harus diberikan suatu pelajaran dalam etika. “Bagaimana mungkin Rocky yang dosen itu bisa mendidik mahasiswa bila sikap dan perilakunya tak mendukung?” Tambah Junimart

Tak hanya itu, Junimart bertekad akan menyelidiki elite yang berada di belakang Rocky sehingga kebal hukum dan kerap lolos dari proses hukum. Dirinya juga menyinggung bahwa Rocky masih memiliki masalah dalam kasus pernyataan ‘Kitab suci adalah fiksi’ yang hingga kini masih berjalan di lembaga kepolisian.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko urun pendapat, dirinya menyatakan jika kacamata Rocky Gerung buram menilai Presiden Joko Widodo tak paham nilai-nilai Pancasila. Padahal Jokowi telah memberikan bimbingan Internalisasi Pancasila. Sehingga orang yang tak paham Pancasila tak mungkin mengarahkan internalisasi yang dinilai kelas paling tinggi. Moeldoko menyebut Rocky juga tak tepat mengaitkan Pancasila dengan keputusan menaikkan iuran BPJS Kesehatan.

Moeldoko menyebut Rocky salah menilai Jokowi tak paham Pancasila. Ia menyatakan Jokowi sendiri baru saja memberikan bimbingan dalam Internalisasi dan Pembumian Pancasila, di Istana Negara, Jakarta, beberapa waktu lalu. Internalisasi pancasila merupakan kelas yang paling tinggi. Sehingga tak mungkin seorang yang mengajarkan Internalisasi Pancasila tak paham soal Pancasila, Imbuh Moeldoko.

Selain itu Moeldoko juga menyebut Rocky juga tidak tepat mengaitkan Pancasila dengan keputusan menaikkan iuran BPJS Kesehatan? Bukankah hal yang lucu? Sepertinya ada aroma-aroma yang mengindikasikan Sang Publik figur ini memang sengaja menghina presiden, atau memang ada kontrol pihak lain dibelakang Akademisi ini?

Sementara itu, Politikus PDI Perjuangan Aria Bima tak yakin jika perilaku Rocky Gerung bisa menjadi teladan bagi masyarakat luas karena pelbagai pernyataannya kerap menimbulkan kontroversi akhir-akhir ini. Aria menganggap Rocky memang lebih paham Narasi intelektual, namun proses keteladanan perilakunya sangat meragukan.

Bertolak belakang dengan Rocky, Aria mengungkapkan bahwa Jokowi selalu menekankan setiap kebijakan yang dibuat harus berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Ia mengatakan nilai-nilai Pancasila harusnya tak sekadar hanya dilidah saja, namun harus mampu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Berkaca dari pengalaman seharusnya sang publik figur bisa bersikap arif dan bijaksana. Bukan harus mengelu-elukan presiden, jika memang tak sependapat dengan Pemimpin negara argumennya juga harus memiliki dasar yang kuat. Bukan asal “ngejeplak” saja. Belum lagi kasus Kitab Suci yang dianggapnya fiksi, atau ocehan-ocehan sejenis yang terkesan merendahkan pihak lainnya. Secara pribadi orang macam ini harus dibui, dia harus diberikan pendidikan etika sehingga tak hanya pandai beretorika atau bermain kata. Jika kebanyakan orang intelek berargumen begini dan tak ditindak, bisa kacau negara kan? Selain itu pernyataan-pernyataan kontroversinya bisa memicu publik untuk ikut-ikutan tingkah lakunya. Toh, tak ada hukumnya? Hal ini bisa memperburuk moral bangsa!

Ditulis Oleh : Ricky Rinaldi
Pengamat sosial politik





Fokus : Kasus Penghinaan Presiden


#Rocky Gerung #Rocky Gerung Hina Jokowi #Rocky Gerung Menghina Presiden #Rocky Sebut Pancasila Ideologi Ngaco


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






8 jam yang lalu

Jokowi "Tegas" Bangun Ibu Kota Baru Bukan Hasil Utang, Tapi...

Beritacenter.COM - Skema government guarantee tidak digunakan dalam pembangunan ibu kota baru melainkan..
10 jam yang lalu

Mendukung Program Pemerintah Memberantas Radikalisme

Pemerintahan dibawah naungan Presiden Jokowi menegaskan akan meningkatkan keseriusannya dalam menangani masalah..
12 jam yang lalu

Pemindahan Ibu Kota Negara Wujudkan Kemajuan Bangsa

Pemerintah terus mempercepat pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Pemindahan Ibu Kota Negara..
15 jam yang lalu

Polisi Ringkus 1 Pelaku Perampokan Warteg Pesanggrahan, 2 Masih Buron

Beritacenter.COM - Satu pelaku perampokan di warteg Mamoka Bahari, Kawasan Petungkangan Utara Pesanggrahan, Jakarta..
16 jam yang lalu

Kebakaran Hanguskan 48 Kios di Pasar Induk Caringan Bandung

Beritacenter.COM - Sebanyak 48 kios di Pasar Induk Caringan, Kota Bandung habis terbakar, Sabtu (25/1/2020)...
17 jam yang lalu

Ratusan Personel Gabungan Amankan Imlek di Wihara Dharma Bhakti Petak Sembilan

Beritacenter.COM - Jajaran personel gabungan dari TNI - Polri disiagakan untuk mengamankan Tahun Baru Imlek 2571 di..
20 jam yang lalu

Negara Ini Yang Pertama di Wilayah Eropa Terpapar Virus Corona Wuhan

Beritacenter.COM - Negara Prancis menjadi wilayah Eropa pertama yang mengkonfirmasi terpapar kasus virus corona..
21 jam yang lalu

Pelaku Begal Warteg Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Pelaku tiga begal yang beraksi di sebuah Warteg di kawasan Petukangan..
22 jam yang lalu

Gempa Mengguncang Negara Turki

Beritacenter.COM - Gempa berkekuatan 6,8 skala richter(SR) mengguncang provinsi Elazig di Turki Timur pada..
23 jam yang lalu

Bosan dengan Istri dan Tak Kuat Menahan Nafsu, Kakek di Pandeglang Cabuli 2 Bocah

Beritacenter.COM - Kakek berinisial ES (66) warga Citumenggung, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, Banten,..
1 hari yang lalu

Polisi Usut Laporan Roy Suryo Soal Sunda Empire Terkait Tudingan Tak Mengerti Sejarah

Beritacenter.COM - Petinggi Sunda Empire, Rangga Sasana, dipolisikan politikus Roy Suryo lantaran menyebut dirinya..
1 hari yang lalu

Soal Bentrokan Massa di Sukabumi, Polisi: Salah Paham Karena Video Viral

Beritacenter.COM - Bentrokan antar dua kelompok massa terjadi dekat area pabrik sepati PT PAI, Kecamata Sukalarang,..
1 hari yang lalu

Iming-imingi Korban Gaji Belasan Juta, Kafe Remang Jakut Rekrut PSK lewat Medsos

Beritacenter.COM - Polda Metro Jaya membongkar praktik prostitusi yang melibatkan wanita ABG di Cafe Khayangan, Rawa..
1 hari yang lalu

Polisi Bongkar Praktik Prostitusi di Kafe Remang Jakut, PSK ABG Direkrut dari Medsos

Beritacenter.COM - Polisi menangkap enam tersangka penjaja layanan seks ABG di Cafe Khayangan, Rawa Bebek,..
1 hari yang lalu

Bentrokan Antar Dua Kelompok Massa Pecah di Sukabumi

Beritacenter.COM - Dua kelompok massa di Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dillaporkan terlibat..
1 hari yang lalu

Ada Pilu di Ultah Megawati ?

Memasuki usia 73 tahun mungkin jadi semacam privelege yang gak bisa dimilikin banyak orang. Privilege itu kemudian..
1 hari yang lalu

Soal Video Banjir Pintu Monas Depan Istana, Sekda DKI Omeli Dishub Tak Cek Kebenaran

Beritacenter.COM - Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI, Juaini Yusuf, memastikan viral video soal genangan di..
1 hari yang lalu

Mewaspadai Gerakan Radikal di Indonesia

Radikalisme masih menjadi kekhawatiran yang perlu diantisipasi masyarakat dan Pemerintah. Pasalnya, paham Anti..
1 hari yang lalu

Pemenang Tender Penataan Monas, Seperti HANTU Tidak BERUJUD....

Edan! Pemenang Tender Penataan Monas Senilai Rp 71,3 Miliar “Kantor”nya di Rumah Petak Kejanggalan..
1 hari yang lalu

Modus Kasih Permen, Kakek di Pandeglang Cabuli Bocah SD

Beritacenter.COM - Seorang kakek di Pandeglang diamankan petugas kepolisian Polres Pandeglang karena mencabuli bocah..
1 hari yang lalu

Gara-gara Alami Kecelakaan, Pengantin Ini Ijab Kabul Di RS

Beritacenter.COM - Pernikahan tentunya menjadi momen bahagia sehingga tak sedikit orang yang menyiapkan pernikahan..
1 hari yang lalu

Rasain !! DPO Pelaku Curanmor Dihadiahi Timah Panas

Beritacenter.COM - Petugas Polsek Medan Kota menghadiahi timah panas ke pelaku Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi