Rabu, 22 Januari 2020 - 20:47 WIB

Aktivis Inggris Mengutuk Keras OPM Menggunaan Tentara Dibawah Umur

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Senin, 09 Desember 2019 | 16:05 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacentet.COM - Aktivis Inggris mengutuk penggunaan tentara di Bawah umur di Indonesia Timur. Mereka menggelar protes terhadap penggunaan tentara dibawah umur dan dukungan Dewan Kota Oxford terhadap ULMWP, Minggu (1/12/2019).

Para aktivis berkampanye untuk mengakhiri penggunaan tentara anak di bawah umur. Menurut mereka sebagian mengatakan bahwa mereka kadang-kadang direkrut secara paksa tetapi juga ada kemungkinan mereka bergabung dengan militer dan kelompok bersenjata karena tekanan budaya.

“Kami mengutuk penggunaan tentara dibawah umur dalam Gerakan Papua Merdeka,” kata salah satu aktivis dalam sebuah video yang beredar di media sosial.

Mereka mengaku sangat murka mengetahui pemerintah Inggris dan, khususnya Walikota dan Dewan Kota Oxford mendukung aksi semacam itu.

Sebelumnya, Associated Press pernah membahas tentang penggunaan tentara dibawah umur oleh kelompok separatis. Bahkan Benny Wenda dari kelompok separatis ULMWP membentuk militer baru bernamaWest Papua Army )WPA) untuk mendapatkan kekuasaan dalam gerakan pada 1 Juli 2019.

Jacob Rombiak, juru bicara ULMWP, menyatakan bahwa mereka melatih anak-anak dalam operasi militer, Bukti nyata bahwa WPA menggunakan tentara dibawah umur.

“ULMWP menyatakan, mereka merekrut tentara dibawah umur, apa maksudnya? Ini kejahatan perang!”

Hukum internasional mendefinisikan, “Merekrut atau mendaftarkan anak dibawah usia 15 tahun dan menggunakannya untuk berpartisipasai aktif dalam permusuhan adalah kejahatan perang.” Statuta Roma 1998.

Hampir 170 negara termasuk Indonesia telah meratifikasi perjanjian PBB yang mewajibkan pemerintah untuk menghentikan perekrutan militer siapa pun di bawah 18 dan bekerja untuk mengakhiri eksploitasi militer anak-anak oleh kelompok-kelompok bersenjata negara dan non-negara.

Namun, Dewan Kota Oxford tidak mencari tahu mengenai keberadaan tentara di bawah umur ini dan malah memberi dukungan kepada Benny Wenda. Hal ini jelas memancing kemarahan aktivis Britania.

Ditegaskan, Walikota seharusnya konsentrasi pada isu ini (perubahan ilim), bukannya merayakan selebriti teroris yang mengepalai organisasi ULMWP, yang membunuh warga tak berdosa di Papua Barat.

Siklus kejahatan yang terus berputar ini dikarenakan perekrutan tentara di bawah umur secara sistemais oleh kelompok separatis, dengan mengatasnamakan pembalsan dendam.

“Anak-anak seharusnya bebas, diperbolehkan sekolah, melakukan kegiatan sehari-hari, mendapat pendidikan, bukannnya menjadi bagian dari organisasi teroris ini.” kata aktivis lainnya.

Mengapa penggunaan tentara di bawah umur oleh kelompok separatis Papua diabaikan oleh simpatisannya?

Sebelumnya, keputusan Dewan Kota Oxford memberikan penghargaan Kebebasan Kota (Freedom of the City) kepada separatis Papua Benny Wenda dikecam keras Republik Indonesia. Penghargaan itu dinilai Indonesia diberikan Oxford berdasarkan penilaian yang salah tentang Benny.

Dilansir BBC, Kamis (18/7/2019), penghargaan diberikan Dewan Kota Oxford ke Benny pada Rabu (17/9) waktu setempat. Wali Kota Oxford Craig Simmons, mengatakan penghargaan itu “layak diberikan” dan Benny Wenda “begitu banyak berkontribusi baik lokal maupun di panggung internasional”.

“Oxford adalah salah satu yang pertama mendengar tangisan rakyat Papua Barat untuk keadilan, hak asasi manusia, dan menentukan nasib sendiri,” kata Benny.

Benny adalah pemimpin Serikat Gerakan Pembebasan untuk Papua Barat (ULMWP). Dia pernah kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Abepura pada 2002, mengajukan suaka ke Inggris dan akhirnya dikabulkan setahun sesudahnya. Dia menjadi warga negara Inggris dan hidup di Oxford bersama keluarganya.

Salah Kaprah Oxford Beri Penghargaan untuk Benny Wenda

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London, menyatakan bahwa, Dewan Kota Oxford kembali melukai perasaan rakyat Indonesia. Penghargaan kepada orang tersebut merupakan kelanjutan dukungan Dewan kepada gerakan Papua Merdeka setelah memberi izin pembukaan kantor Free West Papua Campaign di Oxford pada tahun 2013.

KBRI menyampaikan, pemerintah Indonesia mengecam keras penghargaan ke Benny Wenda yang diberikan Oxford. Pemberian penghargaan kepada Benny mengurangi kredibilitas Oxford sebagai pusat pendidikan terkemuka di dunia. Indonesia menilai Oxford menilai Benny secara salah kaprah.

“Pemberian penghargaan kepada orang yang memiliki catatan kriminal tersebut melalui gerakan separatis bersenjata menunjukkan ketidakpahaman Dewan Kota Oxford terhadap sepak terjang yang bersangkutan selama ini dan kemajuan pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat yang sebenarnya,” kata KBRI London.





Fokus : Papua


#Papua #OPM #Pelanggar Ham


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






37 menit yang lalu

Muallaf Atau Pemecah Belah Bangsa

Baru-baru ini istri almarhum Kyai Haji Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yaitu Ibu Hj. Sinta Nuriyah mengeluarkan sebuah..
1 jam yang lalu

Gara-gara Kurang Konsentrasi, Sebuah Mobil Seruduk Tembok Hingga Bolong

Beritacenter.COM - Kecelakaan tunggal terjadi di Padukuhan Kernen, Desa Ngunut, Kecamatan Playen, yang melibatkan..
2 jam yang lalu

4 Khasiat Konsumsi Rebusan Jahe, Bawang Putih dan Madu

Beritacenter.COM - Jahe dan bawang putih dikenal dengan bumbu dapur yang paling banya dikenal. Selain bisa digunakan..
2 jam yang lalu

Bhayangkara Resmi Rekrut Pemain Asing Ezechiel N'Douassel

Beritacenter.COM - Klub Bhayangkara resmi memperkenalkan pemain asing mereka yang keempat Ezechiel N’Douassel...
3 jam yang lalu

Mobil Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Tanpa Palang Pintu di Batang, 2 Tewas

Beritacenter.COM - Sebuah mobil tertabrak kereta api di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Dari kejadian itu, sopir..
3 jam yang lalu

Diduga Dibunuh, Pengemudi Taksi Online Ditemukan Tewas

Beritacenter.COM - Sesosok mayat laki - laki ditemukan oleh warga Subang dengan kondisi penuh luka di Jalan Raya..
3 jam yang lalu

Viral Pelanggan Warteg Dirampok, Polisi : Kita Sudah Kantongi Identitas Pelaku

Beritacenter.COM - Polisi mengaku telah mengantongi identitas tiga pelaku perampokan pelanggan warteg yang ada di..
4 jam yang lalu

Keren! Indonesia Jadi Satu-satunya Pembuat Kapal Selam di ASEAN

BeritaCenter.COM - PT PAL (Persero) berhasil membuat kapal selam yang diberi nama KRI Alugoro. Produksi kapal selam..
4 jam yang lalu

Pindahkan Tiang Listrik, Pegawai PLN Tewas

Beritacenter.COM Seorang pekerja PLN, Paimo (45) warga Nglaran, Desa Ngalang Kecamatan Gedangsari tewas di lokasi..
4 jam yang lalu

Status Jakarta Pasca Ibu Kota Pindah, Mendagri Tito Tawarkan 2 Opsi

BeritaCenter.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menawarkan dua opsi untuk status DKI Jakarta pasca..
4 jam yang lalu

Bantah Setrum Lutfi Alfiandi, Polisi : Engga Mungkin, Kami kan Modern

Beritacenter.COM- Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Teungku Arsya Khadafi membantah bahwa polisi telah..
4 jam yang lalu

Baru Jadi Mualaf Felix Siauw Sudah Berani Hina Istri Gus Dur

Beritacenter.COM - Belum lama ini kita dihebohkan dengan pernyataan Felix Siauw yang menyerang Sinta Nuriyah, istri..
4 jam yang lalu

Polisi Pastikan Bungkusan Mencurigakan di SPBU Pekalongan Bukan Bom

Beritacenter.COM - Warga digegerkan temuan benda yang diduga bom di depan mesin ATM Bank Mandiri di SPBU Kertijayan,..
5 jam yang lalu

Diduga Depresi Seorang Ibu Gantung Diri Di Pohon Jati

Beritacenter.COM - Warga Padukuhan Mangli, Desa Hargomulyo, Kecamatan Gedangsari, digemparkan dengan penemuan sebuah..
5 jam yang lalu

Terkait Kerajaan Fiktif, Wapres Ma'ruf : Bila Menyimpang Harus Dibubarkan

Beritacenter.COM - Selama beberapa waktu terakhir, publik dihebohkan dengan munculnya kerajaan-kerajaan fiktif di..
5 jam yang lalu

Gara-gara Rem Blong, Mobil Avanza Mendarat Di Atap Rumah Warga

Beritacenter.COM - Kecelakaan Tunggal yang melibatkan Sebuah mobil Toyota Avanza terjadi di Padukuhan Pagutan RT 04,..
5 jam yang lalu

Dalami Kasus Jiwasraya, Kejagung Periksa 9 Saksi Hari Ini

Beritacenter.COM - Kejaksaan Agung (Kejagung) menjadwalkan pemeriksaan terhadap sembilan orang saksi terkait kasus..
6 jam yang lalu

Kecelakaan Maut...! Ragil Tewas Ditabrak Avanza

Beritacenter.COM - Ragil Purnawan (26) warga Sendang, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, ahrus..
6 jam yang lalu

Geger !! Warga Temukan Ular Sanca 4 Meter dari Selokan di Tegal

Beritacenter.COM - Warga Kalibuntu, Keluarahan Panggung, Tegal, Jawa Tengah digegerkan dengan muncul ular sanca..
6 jam yang lalu

Soal 2 Nama Cawagub, Anies Sudah Serahkan ke DPRD DKI

Beritacenter.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan sudah menyerahkan dua nama cawagub pengganti Sandiaga..
7 jam yang lalu

Diminta Tanggungjawab, Sopir Ini Malah Melindas Korban

Beritacenter.COM - Pengendara mobil dengan plat B sengaja melindas seorang pria di Kota Bandung. Sebelum melindas,..
7 jam yang lalu

Gelandang Favorit Tottenham Hotspurs Ingin Segera Bergabung ke Inter Milan. Ada Apa?

Namun, beberapa masalah membuat negosiasi yang sedang berlangsung sedikit terhenti. Eriksen sendiri masih masuk dalam..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi