Selasa, 26 Mei 2020 - 20:43 WIB

Kartu Merah untuk Radikalisme

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Rabu, 11 Desember 2019 | 19:00 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Meningkatkan kewaspadaan akan penyebaran radikalisme di berbagai lini adalah prioritas utama. Sebab, paham dan tindakan yang dapat menyebabkan pelakunya cenderung ke arah terorisme akan merugikan diri sendiri dan orang lain. Pemerintah dan masyarakat tidak boleh lengah lagi dalam mengawasi penyebaran ideologi anti Pancasila ini.

Radikalisme yang kini menggerus zaman mulai menunjukkan taringnya. Eksitensi paham yang identik dengan agama Islam ini perlahan berkembang pesat mengikuti perkembangan zaman. Radikalisme seolah mampu bertransformasi sesuai apa yang dihinggapinya. Mengelabui setiap korbannya untuk menjadi boneka bagi kelangsungan kelompok ekstrimis di luaran sana.

Secara ontologis, kata radikal sebenarnya cenderung ke arah netral. Radikal berasal dari kata radix yang berarti “sama sekali” atau hingga ke akar-akarnya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI V), secara terminologi kata radikal memiliki beberapa persepsi yakni, pertama ialah secara mendasar, hingga hal yang prinsip. kedua, terlampau keras menuntut perubahan. Ketiga, maju dalam berpikir maupun bertindak. Sedangkan dilihat Secara epistemologi, kata radikal berangkat kepada interpretasi pikiran maupun tindakan untuk sebuah perubahan.

Sesuai Ketentuan Pasal 43A Undang-Undang Nomor 5/2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (UU 5/2018) menyatakan, bahwa upaya pencegahan tindak pidana terorisme dilakukan oleh pemerintah yang dilandasi dengan prinsip pelindungan hak asasi manusia serta prinsip kehati-hatian.

Artinya, dalam melakukan upaya pencegahan tersebut pemerintah harus selalu bersikap hati-hati (prudent ) guna memberikan perlindungan hukum terhadap hak perseorangan ataupun kelompok orang yang diduga terpapar radikalisme. Sikap hati-hati tersebut juga harus mempunyai ukuran dan standar perlindungan hak asasi manusia. Hal ini bertujuan agar upaya pencegahan tidak melahirkan korban dan stigma baru terhadap seseorang beserta kelompok orang yang terpapar radikalisme.

Atas upaya pencegahan ini, UU Nomor 5/2018 telah memberikan pedoman yang cukup jelas dan terinci. Undang-undang berikut menyatakan upaya pencegahan harus dilaksanakan melalui kesiapsiagaan nasional, kontraradikalisasi dan juga deradikalisasi. Adapun maksud dan tujuan upaya pencegahan tersebut antara lain adalah, kesatu kesiapsiagaan nasional.

Upaya pencegahan melalui sistem kesiapsiagaan nasional merupakan kondisi siap siaga guna mengantisipasi berlakunya tindak pidana terorisme melalui proses yang terpadu, terencana, sistematis, dan berkesinambungan. Kegiatan melalui kesiapsiagaan nasional ini dapat dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat, peningkatan kemampuan aparatur, perlindungan serta peningkatan sarana prasarana, pengembangan kajian terhadap terorisme, termasuk pemetaan wilayah rawan paham radikal terorisme.

Kedua, yaitu kontraradikalisasi. Upaya pencegahan dengan rencana ini mengusung proses yang terencana, terpadu, sistematis, dan berkesinambungan yang dilakukan terhadap orang maupun kelompok yang rawan terpapar radikalisme. Tujuannya guna menyetop penyebaran paham radikal terorisme. Kegiatan kontraradikalisasi ini akan dilaksanakan secara langsung atau tidak langsung melalui kontrapropaganda, kontranarasi, maupun kontraideologi.

Yang ketiga ialah deradikalisasi yang mana menganut proses secara terencana, terpadu, sistematis, dan berkesinambungan yang dipraktikkan guna menghilangkan, menekan, hingga membalikkan pemahaman radikal terorisme. Target deradikalisasi umunya ialah tersangka, terpidana, terdakwa atau narapidana, termasuk mantan narapidana terorisme maupun orang atau kelompok orang yang telah terpapar paham radikal terorisme.

Menurut Dosen di Departemen Sosiologi, Universitas Gadjah Mada, Zaki Arrobi menyatakan jika Persoalan paling mendasar yang para pelaku radikalisme hadapi di masa lalu, ialah gagalnya komunikasi dengan orang tua, relasi gender dalam keluarga, termasuk konstruksi yang tidak setara penting untuk diatensikan.

Hal Itulah yang kemudian mengagungkan ataupun mengglorifikasi penggunaan senjata, kekerasan hingga nilai- nilai yang memberi situasi kondusif bagi kekerasan dan terorisme. Maka dari itu, Zaki setuju dalam upaya deradikalisasi dengan menyentuh dimensi yang komprehensif dan segi holistik. Deradikalisasi akan dinilai lebih efektif bila sentuhan emosi dan kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari dilaksanakan.

Dimensi pemikiran seorang mantan teroris, merupakan bagian terberat untuk disentuh. Sehingga membutuhkan pendekatan persuasif dalam jangka panjang. Dirinya menambahkan, terkait riwayat kehidupan, alasan serta motivasi utama pelaku radikalisme memutuskan untuk bergabung dengan gerakan terorisme pasti berbeda. Jadi formula pendekatan tidak bisa dibuat seragam atau satu untuk semua.

Dapat dipastikan bahwa semua hal pasti akan berawal dari keluarga. Pendidikan bertoleransi tinggi dinilai sebagai kunci utama untuk menghargai sebuah perbedaan. Yang nantinya akan memberikan pandangan teduh mengenai perbedaan tajam berkenaan dengan agama, pendapat, sikap maupun sektor yang lainnya.

Namun, kini penanaman sikap toleransi seakan ikut hanyut bersama derasnya perkembangan zaman. Hingga membuat pelakunya ingin membuat dunianya sendiri sesuai ekspektasi yang diingini. Meningkatkan kewaspadaan akan paparan radikalisme ini bisa dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Perkuat iman serta wawasan terkait radikalisme agar kita bisa melawan paham yang kini kian menggerogoti pemikiran masyarakat.

 

Ditulis Oleh : Alfisyah Kumalasari
Pengamat Sosial Politik





Fokus : Bahaya Laten Radikalisme


#Radikalisme #Kelompok radikal #Kelompok teroris #Teroris #Radikal #Tolak Radikalisme


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






2 jam yang lalu

Pasien Sembuh Corona di RI Bertambah 235 Orang, Berikut Rincian Sebarannya

Beritacenter.COM - Pasien positif virus Corona (Covid-19) yang dinyatakan sembuh masih terus bertambah. Pemerintah..
3 jam yang lalu

Densus 88 Antiteror Tangkap 6 Terduga Teroris Jaringan JAD Kendal di Solo

Beritacenter.COM - Tim Densus 88 Antiteror Polri meringkus 6 orang terduga teroris di Solo, Jawa Tengah. Penangkapan..
4 jam yang lalu

BMKG Soroti Potensi Hujan Berimbas Banjir Rob Pantai Selatan di Mei-Juni

Beritacenter.COM - Hari ini, banjir rob terjadi di kawasan pesisir pantai selatan, Kebumen, Jawa Tengah. Badan..
6 jam yang lalu

Akui COVID-19 dari Laboratoriumnya, China Terancam

Beritacenter.COM- Negara China kini ramai dibicarakan setelah pihaknya mengakui Laboratorium miliknya menyimpan..
7 jam yang lalu

Akhirnya, China Akui Virus Corona Memang Berasal dari Labnya

Beritacenter.COM - Pihak Laboratorium di Wuhan, China perlahan mengakui virus corona memang dari kelelawar yang..
8 jam yang lalu

Polres Blitar Amankan 1.000 Petasan saat Lebaran

Beritacenter.COM - Jajaran Polres Blitar menyita ribuan petasan dari sejumlah tempat di Kota Blitar. Razia itu..
9 jam yang lalu

Curi Hewan Ternak, Napi Asimilasi Diringkus Polisi

Beritacenter.COM - Satreskrim Polres Konawe menangkap dua napi asimilasi karena menucuri hewa ternak. Keduanya..
11 jam yang lalu

Pemerintah Tangani Covid-19 dengan Optimal

Corona memang belum benar-benar pergi dari Indonesia. Namun pemerintah sudah berusaha menanganinya dengan optimal...
11 jam yang lalu

Pemimpin Taiwan Akan Berikan Bantuan untuk Warga Hong Kong...

Diketahui juga jika Taiwan telah menjadi tempat perlindungan untuk sebagian besar para demonstran prodemokrasi yang..
11 jam yang lalu

Curi Motor Di Pasar, Seorang Kakek Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Pria berinisial SH (50) warga Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang harus berurusan dengan pihak..
12 jam yang lalu

Alhamdulillah, Selama 2 Hari Ini Tak Ditemukan Orang Positif Covid-19 di Bogor...

Diketahui juga jika tak adanya penambahan kasus positif di Kabupaten Bogor tersebut juga sempat terjadi pada Rabu..
12 jam yang lalu

Diduga Masalah Ekonomi, Supandi Tewas Minum Racun Serangga

Beritacenter.COM - Supandi (56) warga Desa Patihan Wetan, Kecamatan Babadan, kabupaten Ponorogo, ditemukan tewas..
12 jam yang lalu

KKP Ajak Prajurit TNI Lebaran Ikan Untuk Tingkatkan Imun

Beritacenter.COM - Prajurit TNI Korem 052, Tengerang, Banten dapat bantuan ikan kembung sebanyak 1.500 kg dari..
13 jam yang lalu

Siap Lawan Bayern, Pelatih Dortmund: Jadon Sancho Siap Turun

Beritacenter.COM - Pelatih Borussia Dortmud, Lucien Favre menegaskan bahwa satu pemain andalannya, yakni Jadon Sancho..
13 jam yang lalu

Mau Balik Ke Jakarta Naik Pesawat? Wajib Bawa Hasil Swab PCR

Beritacenter.COM - Akibat pandemi virus Corona atau Covid-19, seluruh warga yang terlanjur keluar DKI Jakarta akan..
14 jam yang lalu

Pemudik Tak Berijin Jangan Harap Bisa Balik ke Jakarta!

Beritacenter.COM - Polri dan Pemrpov DKI Jakarta akan menghadang para pemudik yang tidak dilengkapi dengan surat..
23 jam yang lalu

Bejat!! Seorang Pria di Lampung Timur Gorok Ibu Kandungnya Hingga Tewas

Beritacenter.COM - Polisi berhasil menangkap seorang pemuda yang diduga telah membunuh ibu kandungnya sendiri. Pemuda..
1 hari yang lalu

Mobil Terbakar di Tol Cipali, Polisi : Awalnya Pecah Ban

Beritacenter.COM - Mobil Toyota Rush terbakar saat melintas di Tol Cipali KM 160 arah Palimanan, Kabupaten..
1 hari yang lalu

Polisi Akan Sekat Arus Lalin untuk Cegah Pemudik Balik ke Jakarta

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian melakukan penyekatan di sejumlah lokasi untuk mencegah pemudik yang..
1 hari yang lalu

Cerita 'M Nuh' Pemenang Lelang Motor Jokowi, Sempat 5-6 Kali Telepon Hingga Habis Pulsa

Beritacenter.COM - Pemenang lelang motor listrik Jokowi diacara 'Berbagi Kasih Bersama Bimbo', yakni M Nuh, merupakan..
1 hari yang lalu

Para Pemudik yang Balik ke Jakarta Bakal Disekat di 11 Perbatasan, Berikut Sebarannya

Beritacenter.COM - Ditlantas Polda Metro Jaya bersama Pemprov DKI Jakarta akan melakukan penyekatan terhadap warga..
1 hari yang lalu

Kecelakaan Maut Libatkan Bajaj dan TransJakarta di Pademangan, 1 Orang Meninggal

Beritacenter.COM - Kecelakaan antar bus TransJakarta dan bajaj terjadi di kawasan Pademangan, Jakarta Utara...

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi