Selasa, 11 Agustus 2020 - 08:49 WIB

Kartu Merah untuk Radikalisme

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Rabu, 11 Desember 2019 | 19:00 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Meningkatkan kewaspadaan akan penyebaran radikalisme di berbagai lini adalah prioritas utama. Sebab, paham dan tindakan yang dapat menyebabkan pelakunya cenderung ke arah terorisme akan merugikan diri sendiri dan orang lain. Pemerintah dan masyarakat tidak boleh lengah lagi dalam mengawasi penyebaran ideologi anti Pancasila ini.

Radikalisme yang kini menggerus zaman mulai menunjukkan taringnya. Eksitensi paham yang identik dengan agama Islam ini perlahan berkembang pesat mengikuti perkembangan zaman. Radikalisme seolah mampu bertransformasi sesuai apa yang dihinggapinya. Mengelabui setiap korbannya untuk menjadi boneka bagi kelangsungan kelompok ekstrimis di luaran sana.

Secara ontologis, kata radikal sebenarnya cenderung ke arah netral. Radikal berasal dari kata radix yang berarti “sama sekali” atau hingga ke akar-akarnya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI V), secara terminologi kata radikal memiliki beberapa persepsi yakni, pertama ialah secara mendasar, hingga hal yang prinsip. kedua, terlampau keras menuntut perubahan. Ketiga, maju dalam berpikir maupun bertindak. Sedangkan dilihat Secara epistemologi, kata radikal berangkat kepada interpretasi pikiran maupun tindakan untuk sebuah perubahan.

Sesuai Ketentuan Pasal 43A Undang-Undang Nomor 5/2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (UU 5/2018) menyatakan, bahwa upaya pencegahan tindak pidana terorisme dilakukan oleh pemerintah yang dilandasi dengan prinsip pelindungan hak asasi manusia serta prinsip kehati-hatian.

Artinya, dalam melakukan upaya pencegahan tersebut pemerintah harus selalu bersikap hati-hati (prudent ) guna memberikan perlindungan hukum terhadap hak perseorangan ataupun kelompok orang yang diduga terpapar radikalisme. Sikap hati-hati tersebut juga harus mempunyai ukuran dan standar perlindungan hak asasi manusia. Hal ini bertujuan agar upaya pencegahan tidak melahirkan korban dan stigma baru terhadap seseorang beserta kelompok orang yang terpapar radikalisme.

Atas upaya pencegahan ini, UU Nomor 5/2018 telah memberikan pedoman yang cukup jelas dan terinci. Undang-undang berikut menyatakan upaya pencegahan harus dilaksanakan melalui kesiapsiagaan nasional, kontraradikalisasi dan juga deradikalisasi. Adapun maksud dan tujuan upaya pencegahan tersebut antara lain adalah, kesatu kesiapsiagaan nasional.

Upaya pencegahan melalui sistem kesiapsiagaan nasional merupakan kondisi siap siaga guna mengantisipasi berlakunya tindak pidana terorisme melalui proses yang terpadu, terencana, sistematis, dan berkesinambungan. Kegiatan melalui kesiapsiagaan nasional ini dapat dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat, peningkatan kemampuan aparatur, perlindungan serta peningkatan sarana prasarana, pengembangan kajian terhadap terorisme, termasuk pemetaan wilayah rawan paham radikal terorisme.

Kedua, yaitu kontraradikalisasi. Upaya pencegahan dengan rencana ini mengusung proses yang terencana, terpadu, sistematis, dan berkesinambungan yang dilakukan terhadap orang maupun kelompok yang rawan terpapar radikalisme. Tujuannya guna menyetop penyebaran paham radikal terorisme. Kegiatan kontraradikalisasi ini akan dilaksanakan secara langsung atau tidak langsung melalui kontrapropaganda, kontranarasi, maupun kontraideologi.

Yang ketiga ialah deradikalisasi yang mana menganut proses secara terencana, terpadu, sistematis, dan berkesinambungan yang dipraktikkan guna menghilangkan, menekan, hingga membalikkan pemahaman radikal terorisme. Target deradikalisasi umunya ialah tersangka, terpidana, terdakwa atau narapidana, termasuk mantan narapidana terorisme maupun orang atau kelompok orang yang telah terpapar paham radikal terorisme.

Menurut Dosen di Departemen Sosiologi, Universitas Gadjah Mada, Zaki Arrobi menyatakan jika Persoalan paling mendasar yang para pelaku radikalisme hadapi di masa lalu, ialah gagalnya komunikasi dengan orang tua, relasi gender dalam keluarga, termasuk konstruksi yang tidak setara penting untuk diatensikan.

Hal Itulah yang kemudian mengagungkan ataupun mengglorifikasi penggunaan senjata, kekerasan hingga nilai- nilai yang memberi situasi kondusif bagi kekerasan dan terorisme. Maka dari itu, Zaki setuju dalam upaya deradikalisasi dengan menyentuh dimensi yang komprehensif dan segi holistik. Deradikalisasi akan dinilai lebih efektif bila sentuhan emosi dan kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari dilaksanakan.

Dimensi pemikiran seorang mantan teroris, merupakan bagian terberat untuk disentuh. Sehingga membutuhkan pendekatan persuasif dalam jangka panjang. Dirinya menambahkan, terkait riwayat kehidupan, alasan serta motivasi utama pelaku radikalisme memutuskan untuk bergabung dengan gerakan terorisme pasti berbeda. Jadi formula pendekatan tidak bisa dibuat seragam atau satu untuk semua.

Dapat dipastikan bahwa semua hal pasti akan berawal dari keluarga. Pendidikan bertoleransi tinggi dinilai sebagai kunci utama untuk menghargai sebuah perbedaan. Yang nantinya akan memberikan pandangan teduh mengenai perbedaan tajam berkenaan dengan agama, pendapat, sikap maupun sektor yang lainnya.

Namun, kini penanaman sikap toleransi seakan ikut hanyut bersama derasnya perkembangan zaman. Hingga membuat pelakunya ingin membuat dunianya sendiri sesuai ekspektasi yang diingini. Meningkatkan kewaspadaan akan paparan radikalisme ini bisa dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Perkuat iman serta wawasan terkait radikalisme agar kita bisa melawan paham yang kini kian menggerogoti pemikiran masyarakat.

 

Ditulis Oleh : Alfisyah Kumalasari
Pengamat Sosial Politik





Fokus : Bahaya Laten Radikalisme


#Radikalisme #Kelompok radikal #Radikal #Kelompok teroris #Teroris #Tolak Radikalisme


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






56 menit yang lalu

Polisi Berhasil Ringkus Penembak Misterius di Tangsel

Beritacenter.COM - Jajaran Polres Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil meringkus tiga pelaku penembakan misterius..
1 jam yang lalu

Bangun dan Jatuhnya Amin Rois

"His days are numbered," kata Amien Rois kepada wartawan Associated Press di Senayan, menjelang pengunduran diri..
2 jam yang lalu

Pancasila Sudah Final, Tolak Komunisme dan Radikalisme

Pancasila merupakan ideologi bangsa yang sudah final dan tidak bisa diganggu gugat. Apalagi digantikan oleh ideologi..
4 jam yang lalu

Ini Manfaat Kencur Bagi Kesehatan Tubuh

Beritacenter.COM - Tanaman kencur (Kaempferia galangal) merupakan salah satu tanaman herbal yang berasal dari jenis..
6 jam yang lalu

Kebakaran Hanguskan Rumah Tinggal di Jakut, 7 Mobil Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Beritacenter.COM - Terjadi kebakaran rumah tinggal di kawasan Pademangan Timur, Jakarta Utara, pada Senin..
7 jam yang lalu

Polisi Tangkap Pencuri Handphone di Bali

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil mengamankan seorang pemuda bernama Made Sumitra Jaya lantaran..
8 jam yang lalu

Chicago AS Rusuh, Warga Ancurkan Mobil Polisi-Jarah Toko

Beritacenter.COM - Kota Chicago, Illinois, Amerika Serikat, dilaporkan dilanda kerusuhan dan baku tembak di kawasan..
9 jam yang lalu

Terkait Vaksin Corona, Erick : Belum Ada, Adanya Terapi Penyembuhan

Beritacenter.COM - Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir..
9 jam yang lalu

Dari Zona Merah, Surabaya Terpantau Berubah Jadi Zona Oranye Corona

Beritacenter.COM - Wilayah Kota Surabaya yang sebelumnya merupakan zona merah Corona (COVID-19), saat ini telah..
10 jam yang lalu

Anita Kolopaking Ajukan Praperadilan, Polri : Itu Sah-Sah saja, Kami Siap Hadapi

Itu sah-sah saja karena sudah diatur dalam Kuhap dalam rangka untuk menguji penangkapan dan penahanan seseorang...
10 jam yang lalu

Pengakuan Pemerkosa Viral di Bintaro, Ngaku Mabuk Hingga Nafsu Birahi Meningkat

Beritacenter.COM - Pelaku pemerkosa wanita di Bintaro, Tangerang Selatan, Raffi Idzamallah (19), telah mengakui..
11 jam yang lalu

Terkait Kasus Penembakan Misterius di Tangsel, Polisi : Pelaku Teridentifikasi

Beritacenter.COM - Kasus penembakan misterius yang terjadi di Tanggerang Selatan mulai menemui titik terang, dari..
11 jam yang lalu

Polisi : Korban Gilang Predator Fetish Pocong Bertambah 2, Total Ada 5 yang Melapor

Beritacenter.COM - Polisi menyebut terdapat tambahan dua korban predator fetish pocong, Gilang, yang melapor ke..
11 jam yang lalu

Menteri Edhy Dorong Pemda Kepulauan dan Pesisir Kembangkan Sektor Kelautan dan Perikanan

Beritacenter.COM - Pemerintah daerah, lebih-lebih yang berada di kepulauan dan pesisir, merupakan ujung tombak..
12 jam yang lalu

Polresta Surakarta Minta Pelaku Penyerang Acara Pernikahan di Solo Menyerahkan Diri : Kalau Tidak, Kita Pakai Cara Sendiri

Beritacenter.COM - Kapolresta Surakarta Kombes Pol Andy Rifai mengatakan, pihaknya memberikan waktu 2x24 jam kepada..
12 jam yang lalu

Soal Viral Pemerkosa di Bintaro, Polisi: DM Tersangka Jadi Titik Terang Penangkapan

Beritacenter.COM - Kasus pemerkosaan terhadap AF di Bintaro, Tangerang Selatan, mulai menemui titik terang setelah..
13 jam yang lalu

Samsung Rilis Smartphone Low Budget Untuk Jawab Kebutuhan Pelajar Indonesia

Beritacenter.COM - Samsung merupakan salah satu merk smartphone ternama di Indonesia yang telah melahirkan..
13 jam yang lalu

BNI Bagikan Tips Manfaatkan Insentif Program Prakerja Secara Maksimal

Beritacenter.COM - Program Kartu Prakerja gelombang keempat telah dibuka oleh pemerintah. Untuk gelombang..
14 jam yang lalu

Menko Perekonomian Sambut Baik Lonjakan Ekspor Produk Hortikultura

Beritacenter.COM - Ekspor buah segar Indonesia pada Januari hingga Mei 2020 mengalami lonjakan mencapai 375.000..
14 jam yang lalu

5 Makanan ini Bisa Atasi Kulit Kering

Beritacenter.COM - Memiliki masalah kulit kering memang menjengkelkan bagi semua orang. Tidak hanya itu, kulit..
14 jam yang lalu

Pegawai KPK Jadi ASN, Laode: Sudah Benar Tapi Malah Ikuti Yang Salah

Beritacenter.COM - Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M. Syarief angkat bicara terkait..
14 jam yang lalu

2 Pemain Atletico Madrid Positif Corona

Beritacenter.COM - Dua punggawa Atletico Madrid terpapar positif virus corona. Los Rojiblancos segera menghubungi..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi