Senin, 10 Mei 2021 - 06:42 WIB

Kartu Merah untuk Radikalisme

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Rabu, 11 Desember 2019 | 19:00 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Meningkatkan kewaspadaan akan penyebaran radikalisme di berbagai lini adalah prioritas utama. Sebab, paham dan tindakan yang dapat menyebabkan pelakunya cenderung ke arah terorisme akan merugikan diri sendiri dan orang lain. Pemerintah dan masyarakat tidak boleh lengah lagi dalam mengawasi penyebaran ideologi anti Pancasila ini.

Radikalisme yang kini menggerus zaman mulai menunjukkan taringnya. Eksitensi paham yang identik dengan agama Islam ini perlahan berkembang pesat mengikuti perkembangan zaman. Radikalisme seolah mampu bertransformasi sesuai apa yang dihinggapinya. Mengelabui setiap korbannya untuk menjadi boneka bagi kelangsungan kelompok ekstrimis di luaran sana.

Secara ontologis, kata radikal sebenarnya cenderung ke arah netral. Radikal berasal dari kata radix yang berarti “sama sekali” atau hingga ke akar-akarnya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI V), secara terminologi kata radikal memiliki beberapa persepsi yakni, pertama ialah secara mendasar, hingga hal yang prinsip. kedua, terlampau keras menuntut perubahan. Ketiga, maju dalam berpikir maupun bertindak. Sedangkan dilihat Secara epistemologi, kata radikal berangkat kepada interpretasi pikiran maupun tindakan untuk sebuah perubahan.

Sesuai Ketentuan Pasal 43A Undang-Undang Nomor 5/2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (UU 5/2018) menyatakan, bahwa upaya pencegahan tindak pidana terorisme dilakukan oleh pemerintah yang dilandasi dengan prinsip pelindungan hak asasi manusia serta prinsip kehati-hatian.

Artinya, dalam melakukan upaya pencegahan tersebut pemerintah harus selalu bersikap hati-hati (prudent ) guna memberikan perlindungan hukum terhadap hak perseorangan ataupun kelompok orang yang diduga terpapar radikalisme. Sikap hati-hati tersebut juga harus mempunyai ukuran dan standar perlindungan hak asasi manusia. Hal ini bertujuan agar upaya pencegahan tidak melahirkan korban dan stigma baru terhadap seseorang beserta kelompok orang yang terpapar radikalisme.

Atas upaya pencegahan ini, UU Nomor 5/2018 telah memberikan pedoman yang cukup jelas dan terinci. Undang-undang berikut menyatakan upaya pencegahan harus dilaksanakan melalui kesiapsiagaan nasional, kontraradikalisasi dan juga deradikalisasi. Adapun maksud dan tujuan upaya pencegahan tersebut antara lain adalah, kesatu kesiapsiagaan nasional.

Upaya pencegahan melalui sistem kesiapsiagaan nasional merupakan kondisi siap siaga guna mengantisipasi berlakunya tindak pidana terorisme melalui proses yang terpadu, terencana, sistematis, dan berkesinambungan. Kegiatan melalui kesiapsiagaan nasional ini dapat dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat, peningkatan kemampuan aparatur, perlindungan serta peningkatan sarana prasarana, pengembangan kajian terhadap terorisme, termasuk pemetaan wilayah rawan paham radikal terorisme.

Kedua, yaitu kontraradikalisasi. Upaya pencegahan dengan rencana ini mengusung proses yang terencana, terpadu, sistematis, dan berkesinambungan yang dilakukan terhadap orang maupun kelompok yang rawan terpapar radikalisme. Tujuannya guna menyetop penyebaran paham radikal terorisme. Kegiatan kontraradikalisasi ini akan dilaksanakan secara langsung atau tidak langsung melalui kontrapropaganda, kontranarasi, maupun kontraideologi.

Yang ketiga ialah deradikalisasi yang mana menganut proses secara terencana, terpadu, sistematis, dan berkesinambungan yang dipraktikkan guna menghilangkan, menekan, hingga membalikkan pemahaman radikal terorisme. Target deradikalisasi umunya ialah tersangka, terpidana, terdakwa atau narapidana, termasuk mantan narapidana terorisme maupun orang atau kelompok orang yang telah terpapar paham radikal terorisme.

Menurut Dosen di Departemen Sosiologi, Universitas Gadjah Mada, Zaki Arrobi menyatakan jika Persoalan paling mendasar yang para pelaku radikalisme hadapi di masa lalu, ialah gagalnya komunikasi dengan orang tua, relasi gender dalam keluarga, termasuk konstruksi yang tidak setara penting untuk diatensikan.

Hal Itulah yang kemudian mengagungkan ataupun mengglorifikasi penggunaan senjata, kekerasan hingga nilai- nilai yang memberi situasi kondusif bagi kekerasan dan terorisme. Maka dari itu, Zaki setuju dalam upaya deradikalisasi dengan menyentuh dimensi yang komprehensif dan segi holistik. Deradikalisasi akan dinilai lebih efektif bila sentuhan emosi dan kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari dilaksanakan.

Dimensi pemikiran seorang mantan teroris, merupakan bagian terberat untuk disentuh. Sehingga membutuhkan pendekatan persuasif dalam jangka panjang. Dirinya menambahkan, terkait riwayat kehidupan, alasan serta motivasi utama pelaku radikalisme memutuskan untuk bergabung dengan gerakan terorisme pasti berbeda. Jadi formula pendekatan tidak bisa dibuat seragam atau satu untuk semua.

Dapat dipastikan bahwa semua hal pasti akan berawal dari keluarga. Pendidikan bertoleransi tinggi dinilai sebagai kunci utama untuk menghargai sebuah perbedaan. Yang nantinya akan memberikan pandangan teduh mengenai perbedaan tajam berkenaan dengan agama, pendapat, sikap maupun sektor yang lainnya.

Namun, kini penanaman sikap toleransi seakan ikut hanyut bersama derasnya perkembangan zaman. Hingga membuat pelakunya ingin membuat dunianya sendiri sesuai ekspektasi yang diingini. Meningkatkan kewaspadaan akan paparan radikalisme ini bisa dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Perkuat iman serta wawasan terkait radikalisme agar kita bisa melawan paham yang kini kian menggerogoti pemikiran masyarakat.

 

Ditulis Oleh : Alfisyah Kumalasari
Pengamat Sosial Politik





Fokus : Bahaya Laten Radikalisme


#Teroris #Kelompok radikal #Radikalisme #Radikal #Kelompok teroris #Tolak Radikalisme


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






7 jam yang lalu

Pemobil Viral Tabrak Polisi di Pos Penyekatan di Klaten Ternyata ABG

Beritacenter.COM - Polisi telah mengamankan pemobil viral yang menerobos pos penyekatan dan menabrak petugasbdi..
11 jam yang lalu

Kecam Aksi Israel Bubarkan Jemaah Palestina, Wamenag : Keji, Langgar HAM!

Beritacenter.COM - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi mengecam keras aksi pembubaran jemaah salat tarawih di..
12 jam yang lalu

Viral Medsos, Mobil Nekat Terobos Pos Penyekatan dan Tabrak Polisi di Klaten

Beritacenter.COM - Media sosial dihebohkan dengan video viral yang menampakkan sebuah mobil menerobos pos penyekatan..
14 jam yang lalu

Kabar Gembira, Wagub Sebut Kasus COVID-19 di DKI Jakarta Cenderung Melandai

Beritacenter.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) menyebut bahwa kasus COVID-19 di DKI Jakarta..
15 jam yang lalu

Selain Kurma, 6 Buah Ini Cocok Dikonsumsi saat Buka Puasa

Beritacenter.COM - Adzan maghrib merupakan saat yang paling ditunggu setiap orang yang menjalankan ibadah puasa..
16 jam yang lalu

Bensin Nyambar ke Kompor, Satu Keluarga di Deli Serdang Terbakar Mengenaskan

Beritacenter.COM - Warga digegerkan dengan peristiwa kebakaran yang menimpa satu keluarga penjual bensin di Desa..
17 jam yang lalu

Indonesia Kecam Tindak Kekerasan Terhadap Warga Palestina di Masjid Al-Aqsa

Beritacenter.COM - Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengecam Aksi kekerasan terhadap warga sipil..
21 jam yang lalu

Video Viral, Anggota DPRD Tabrak Polantas Saat Ditindak

Beritacenter.COM - Sebuah video anggota DPRD Maluku Utara (Malut)dari fraksi Gerindra nekat menabrak anggota Polantas..
22 jam yang lalu

KKP Amankan 4 Penyu Hijau Ukuran Besar Yang Hendak Dijual

Beritacenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut..
1 hari yang lalu

Anggota TNI di Polewali Mandar Imbau Masyarakat Patuhi Protkes Jelang Idul Fitri

Beritacenter.COM , POLMAN- Mengingat Jelang Lebaran Idul Fitri, Dandim 1402/Polmas Letkol Arh Hari Purnomo,..
1 hari yang lalu

Polisi Gerebek Sarang Narkoba di Kampung Ambon, 50 Orang Ditangkap

Beritacenter.COM - Polres Metro Jakarta Barat menggerebek Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, terkait adanya..
1 hari yang lalu

Ini Sederet Kegiatan yang Bikin Ngabuburit di Rumah Aja Makin Seru

Beritacenter.COM - Bulan Ramadhan tahun 2021 ini masih diselimuti wabah virus Corona atau Covid-19. Alhasil,..
1 hari yang lalu

Kasus Pembakar Perawat Cantik di Malang Mulai Menemukan Titik Terang

Beritacenter.COM - Kematian seorang perawat cantik di Kabupaten Malang mulai menemui titik terang. Polisi menemukan..
1 hari yang lalu

Polisi Amankan Penumpang Bawa Surat Hasil Swab Palsu di Bandara Semarang

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap seorang calon penumpang pesawat di Bandara Jenderal Ahmad..
1 hari yang lalu

Kisruh antara Bobby dan Edy di Sumut

Sebetulnya sikap Gubernur Sumut Edy Rahmayadi tidak perlu berlebihan dengan arogansinya kepada Walikota Medan,Bobby..
1 hari yang lalu

Cerita Professor Ngambekan

Seorang profesor, seorang guru besar universitas, menyatakan mengundurkan diri dan menyerahkan gelar profesornya..
1 hari yang lalu

4 Keistimewaan Ibadah Puasa

Di tengah pandemi Covid-19, umat Islam di seluruh dunia tetap menyambut bulan suci Ramadhan dengan penuh sukacita...
1 hari yang lalu

Dulu Anggap KPK Sudah Tidak Aman, NB Mau Mundur eh Kini Takut Dipecat

Jujur saya tidak paham dengan apa yang diinginkan NB. Berawal dari kemunculan isu polisi Taliban vs polisi India...
1 hari yang lalu

GIGIH DAN BRANI !

Membiasakan yang benar, jangan membenarkan yang biasa.(Gibran)....Sebuah pameo kepemimpinan dilemparkan oleh Gibran..
1 hari yang lalu

Ingin Juara Liga Inggris, Chelsea Ingin Rekrut Jadon Sancho dan 2 Bintang Lain

Beritacenter.COM - Chelsea dikabarkan akan kembali jor-joran pada bursa transfer musim panas 2021. Tidak..
1 hari yang lalu

Jelang Lebaran, Harga Daging Capai Rp 150.000/Kg

Beritacenter.COM - Jelang hari raya Idul Fitri, beberapa bahan pokok mulai naik, salah satunya adalah daging. Harga..
1 hari yang lalu

3 Makanan yang Wajib Dihindari saat Sahur, Bikin Cepat Haus hingga Asam Lambung Naik

Beritacenter.COM - Memilih makanan dalam sahur sangat mempengaruhi kita dalam melakukan aktivitas saat berpuasa. Oleh..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi