Minggu, 26 Januari 2020 - 06:38 WIB

Korupsi dari Diri Sendiri

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Sabtu, 14 Desember 2019 | 13:11 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Dengan gagah berani, dalam Hari Anti-korupsi (HAK) Internasional, Saut Situmoran mengatakan, "Pedang Pemberantasan Korupsi Di Tangan Presiden".

Lantas, dengan Tap MPR 1998 negara mendirikan KPK sebagai komisi negara pemberantasan korupsi, buat apa? Buat memberantas Presiden, bukannya untuk menebas korupsi?

Tahun ini, Presiden Jokowi tak hadir dalam peringatan HAK yang diselenggarakan KPK. Padahal, KPK dan slagordenya ngarep banget. Bahkan di antara mereka ada yang bilang, kedatangan Jokowi akan jadi ukuran komitmen Presiden atas pemberantasan korupsi. Segitunya?

Hadeh. KPK ini lama-lama memang komisi negara yang baperan. Terlalu banyak menuntut pihak lain, tapi kurang introspeksi. Lembaga ini menjadi tampak makin politis. Apalagi dengan posisi Novel Baswedan. KPK seolah menjadi komisi negara yang terpisah. Merasa paling bersih dan jumawa. Padahal?

Padahal belum tahu juga. Yang kita butuhkan bukan hanya klaim, labeling, apalagi untuk membangun framing. Seolah lembaga ini secara diametral malah berlawanan dengan lembaga kepresidenan. KPK rajin bikin statemen, pemerintah dianggap kurang berpihak pada pemberantasan korupsi.

Mengutus Wapres Ma'ruf Amien hadir dalam HAK di KPK hari ini, kita tahu Presiden justeru memilih acara peringatan HAK di sebuah SMA Negeri Jakarta. Kita jadi menafsir-nafsir. Jokowi memang suka memberi ruang tafsir. Padahal sering mleset juga targetnya, karena ruang itu bukannya mengundang dialog, melainkan justeru saling judgment.

Dalam acara HAK di SMA itu, Jokowi menonton drama pendek, mengenai bagaimana praktik korupsi dalam kehidupan sehari-hari. Ada bakul bakso bernama Erick Thohir, dengan siswa-siswa SMA antara lain Wishnutama dan Nadiem Makarim. Menutup acara itu, Jokowi kemudian menyampaikan pesan, melakukan tindakan korupsi dalam berbagai bentuknya, tidak boleh. It's very simple 'kan?

Memang simpel. Tapi koar-koar politiknya lebih menonjol. Soal hukum melebar jadi rumors dan tudingan ke Presiden. Sementara sistem politik dan pemilunya dibiarkan, padahal bagian hulu terpenting dari sebab timbulnya korupsi. Bahkan Saut Situmorang mengatakan, radikalisme lahir karena korupsi.

Karena itukah Jokowi lebih suka nonton petuah pedagang bakso, bernama Erick Thohir, pada anak-anak SMA? Bayangin pedagang bakso berpetuah soal anti korupsi pada anak milenial, yang salah duanya diperankan Mas Menteri Kemendikbud dan Menteri Pariwisata Wishnutama! Atau Presiden Jokowi punya strategi baru untuk pemberantasan korupsi, seperti disinyalir Agus Rahardjo?

Orang Indonesia memang lebih suka blok-blok'an. Bahkan saling bersaing. Apalagi kalau merasa paling bener dan pinter. Hanya di Indonesia, mereka yang mestinya bertugas di ruang sunyi, seperti KPK, demen banget nongol di televisi. Kayak artis, tak malu menceritakan rumah-tangganya bermasalah. Namanya juga baper, mau gimana lagi?

 

(Sumber: Facebook Sunardian Wirodono)





Fokus : Kasus Korupsi


#Korupsi #Kasus Korupsi


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






10 jam yang lalu

Jokowi "Tegas" Bangun Ibu Kota Baru Bukan Hasil Utang, Tapi...

Beritacenter.COM - Skema government guarantee tidak digunakan dalam pembangunan ibu kota baru melainkan..
12 jam yang lalu

Mendukung Program Pemerintah Memberantas Radikalisme

Pemerintahan dibawah naungan Presiden Jokowi menegaskan akan meningkatkan keseriusannya dalam menangani masalah..
14 jam yang lalu

Pemindahan Ibu Kota Negara Wujudkan Kemajuan Bangsa

Pemerintah terus mempercepat pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Pemindahan Ibu Kota Negara..
17 jam yang lalu

Polisi Ringkus 1 Pelaku Perampokan Warteg Pesanggrahan, 2 Masih Buron

Beritacenter.COM - Satu pelaku perampokan di warteg Mamoka Bahari, Kawasan Petungkangan Utara Pesanggrahan, Jakarta..
18 jam yang lalu

Kebakaran Hanguskan 48 Kios di Pasar Induk Caringan Bandung

Beritacenter.COM - Sebanyak 48 kios di Pasar Induk Caringan, Kota Bandung habis terbakar, Sabtu (25/1/2020)...
19 jam yang lalu

Ratusan Personel Gabungan Amankan Imlek di Wihara Dharma Bhakti Petak Sembilan

Beritacenter.COM - Jajaran personel gabungan dari TNI - Polri disiagakan untuk mengamankan Tahun Baru Imlek 2571 di..
22 jam yang lalu

Negara Ini Yang Pertama di Wilayah Eropa Terpapar Virus Corona Wuhan

Beritacenter.COM - Negara Prancis menjadi wilayah Eropa pertama yang mengkonfirmasi terpapar kasus virus corona..
23 jam yang lalu

Pelaku Begal Warteg Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Pelaku tiga begal yang beraksi di sebuah Warteg di kawasan Petukangan..
1 hari yang lalu

Gempa Mengguncang Negara Turki

Beritacenter.COM - Gempa berkekuatan 6,8 skala richter(SR) mengguncang provinsi Elazig di Turki Timur pada..
1 hari yang lalu

Bosan dengan Istri dan Tak Kuat Menahan Nafsu, Kakek di Pandeglang Cabuli 2 Bocah

Beritacenter.COM - Kakek berinisial ES (66) warga Citumenggung, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, Banten,..
1 hari yang lalu

Polisi Usut Laporan Roy Suryo Soal Sunda Empire Terkait Tudingan Tak Mengerti Sejarah

Beritacenter.COM - Petinggi Sunda Empire, Rangga Sasana, dipolisikan politikus Roy Suryo lantaran menyebut dirinya..
1 hari yang lalu

Soal Bentrokan Massa di Sukabumi, Polisi: Salah Paham Karena Video Viral

Beritacenter.COM - Bentrokan antar dua kelompok massa terjadi dekat area pabrik sepati PT PAI, Kecamata Sukalarang,..
1 hari yang lalu

Iming-imingi Korban Gaji Belasan Juta, Kafe Remang Jakut Rekrut PSK lewat Medsos

Beritacenter.COM - Polda Metro Jaya membongkar praktik prostitusi yang melibatkan wanita ABG di Cafe Khayangan, Rawa..
1 hari yang lalu

Polisi Bongkar Praktik Prostitusi di Kafe Remang Jakut, PSK ABG Direkrut dari Medsos

Beritacenter.COM - Polisi menangkap enam tersangka penjaja layanan seks ABG di Cafe Khayangan, Rawa Bebek,..
1 hari yang lalu

Bentrokan Antar Dua Kelompok Massa Pecah di Sukabumi

Beritacenter.COM - Dua kelompok massa di Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dillaporkan terlibat..
1 hari yang lalu

Ada Pilu di Ultah Megawati ?

Memasuki usia 73 tahun mungkin jadi semacam privelege yang gak bisa dimilikin banyak orang. Privilege itu kemudian..
1 hari yang lalu

Soal Video Banjir Pintu Monas Depan Istana, Sekda DKI Omeli Dishub Tak Cek Kebenaran

Beritacenter.COM - Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI, Juaini Yusuf, memastikan viral video soal genangan di..
1 hari yang lalu

Mewaspadai Gerakan Radikal di Indonesia

Radikalisme masih menjadi kekhawatiran yang perlu diantisipasi masyarakat dan Pemerintah. Pasalnya, paham Anti..
1 hari yang lalu

Pemenang Tender Penataan Monas, Seperti HANTU Tidak BERUJUD....

Edan! Pemenang Tender Penataan Monas Senilai Rp 71,3 Miliar “Kantor”nya di Rumah Petak Kejanggalan..
1 hari yang lalu

Modus Kasih Permen, Kakek di Pandeglang Cabuli Bocah SD

Beritacenter.COM - Seorang kakek di Pandeglang diamankan petugas kepolisian Polres Pandeglang karena mencabuli bocah..
1 hari yang lalu

Gara-gara Alami Kecelakaan, Pengantin Ini Ijab Kabul Di RS

Beritacenter.COM - Pernikahan tentunya menjadi momen bahagia sehingga tak sedikit orang yang menyiapkan pernikahan..
1 hari yang lalu

Rasain !! DPO Pelaku Curanmor Dihadiahi Timah Panas

Beritacenter.COM - Petugas Polsek Medan Kota menghadiahi timah panas ke pelaku Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi