Minggu, 26 Januari 2020 - 06:20 WIB

Makhluk Primitif yang Tersesat di Zaman Modern

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Sabtu, 14 Desember 2019 | 15:17 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Zaman dahulu, ketika masyarakat masih sangat primitif, kekuatan fisik adalah hal paling utama untuk bertahan hidup. Siapa yang kuat, dia yang menang. Siapa yang lemah seumur hidup akan tertindas. Hukum yang berlaku adalah hukum rimba. Yang kuat yang berkuasa. Ini adalah tradisi makhluk primitif dan barbar yang belum tersentuh peradaban modern.

Di zaman modern ini, ketika peradaban semakin maju, ketika sudah ada sistem hukum yang mengatur kehidupan manusia, maka hukum rimba tidak berlaku lagi. Yang kuat secara fisik tidak lagi bisa sewenang-wenang kepada yang lemah. Hukum memberikan perlindungan kepada yang lemah, dari kesewenang-wenangan yang kuat. Saat ini tidak ada lagi istilah kuat-lemah, melainkan benar-salah. Siapa yang bersalah, maka hukum akan menindaknya.

Nyaris sudah seluruh negara di dunia memiliki sistem hukum yang berlaku, lengkap dengan penegak dan perangkatnya. Seluruh warga negara harus tunduk kepada hukum. Selain karena tidak ada yang bisa melawan hukum, ini juga ciri masyarakat modern. Salah satu masyarakat modern adalah kooperatif dengan hukum. Jadi siapapun yang tidak kooperatif, hanya tubuhnya saja yang hidup di zaman modern, namun pola pikirnya masih sangat primitif.

Mungkin hanya di suku pedalaman yang hidup di tengah hutan belantara, yang belum tersentuh peradaban modern yang masih memakai hukum rimba. Siapa yang kuat, dia yang menguasai suku pedalaman. Pemimpin suku dipilih hanya berdasarkan kekuatan fisik.

Sebagai makhluk sosial, mau tidak mau manusia harus hidup berdampingan satu sama lain membentuk sebuah masyarakat. Terkadang, muncul gesekan di antara anggota masyarakat yang kemudian menjadi persoalan serius. Hukum hadir untuk menyelesaikan persoalan itu.

Bagi siapapun yang merasa telah didzalimi, disakiti, ditipu, dicemarkan nama baiknya, silahkan bisa melapor ke yang berwajib. Ini langkah yang elegan, dan sekaligus merupakan ciri masyarakat modern. Jika kemudian menggunakan cara lain untuk membalas, misalnya dengan persekusi, kekerasan fisik, ancaman, maka mohon maaf jika saya menyebut model orang seperti ini sebagai makhluk primitif yang tersesat di zaman modern. Pola pikirnya masih primitif, tapi tubuhnya ada di zaman modern.

Jika memang merasa Banser NU telah melakukan kezaliman, jika tak senang dengan aksi-aksi Banser dan mengancam eksistensi kalian, silahkan laporkan banser ke polisi. Namun jika kalian malah menghadang anggota banser, lalu mengancam dan melakukan persekusi, maka lebih baik kalian kembali ke zaman dulu yang masih sangat primitif, yang masih menerima ulah kalian. Ulah kalian mempesekusi banser NU menunjukkan kalau kalian adalah makhluk primitif yang tersesat di zaman modern, yang seolah-olah tak tersentuh peradaban.

 

(Sumber: Facebook Saefudin Achmad)





Fokus : Persekusi


#Banser #Persekusi #Banser NU #Anggota Banser Di Persekusi #Persekusi Anggota Banser di Jaksel


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






9 jam yang lalu

Jokowi "Tegas" Bangun Ibu Kota Baru Bukan Hasil Utang, Tapi...

Beritacenter.COM - Skema government guarantee tidak digunakan dalam pembangunan ibu kota baru melainkan..
12 jam yang lalu

Mendukung Program Pemerintah Memberantas Radikalisme

Pemerintahan dibawah naungan Presiden Jokowi menegaskan akan meningkatkan keseriusannya dalam menangani masalah..
14 jam yang lalu

Pemindahan Ibu Kota Negara Wujudkan Kemajuan Bangsa

Pemerintah terus mempercepat pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Pemindahan Ibu Kota Negara..
16 jam yang lalu

Polisi Ringkus 1 Pelaku Perampokan Warteg Pesanggrahan, 2 Masih Buron

Beritacenter.COM - Satu pelaku perampokan di warteg Mamoka Bahari, Kawasan Petungkangan Utara Pesanggrahan, Jakarta..
18 jam yang lalu

Kebakaran Hanguskan 48 Kios di Pasar Induk Caringan Bandung

Beritacenter.COM - Sebanyak 48 kios di Pasar Induk Caringan, Kota Bandung habis terbakar, Sabtu (25/1/2020)...
19 jam yang lalu

Ratusan Personel Gabungan Amankan Imlek di Wihara Dharma Bhakti Petak Sembilan

Beritacenter.COM - Jajaran personel gabungan dari TNI - Polri disiagakan untuk mengamankan Tahun Baru Imlek 2571 di..
22 jam yang lalu

Negara Ini Yang Pertama di Wilayah Eropa Terpapar Virus Corona Wuhan

Beritacenter.COM - Negara Prancis menjadi wilayah Eropa pertama yang mengkonfirmasi terpapar kasus virus corona..
23 jam yang lalu

Pelaku Begal Warteg Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Pelaku tiga begal yang beraksi di sebuah Warteg di kawasan Petukangan..
1 hari yang lalu

Gempa Mengguncang Negara Turki

Beritacenter.COM - Gempa berkekuatan 6,8 skala richter(SR) mengguncang provinsi Elazig di Turki Timur pada..
1 hari yang lalu

Bosan dengan Istri dan Tak Kuat Menahan Nafsu, Kakek di Pandeglang Cabuli 2 Bocah

Beritacenter.COM - Kakek berinisial ES (66) warga Citumenggung, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, Banten,..
1 hari yang lalu

Polisi Usut Laporan Roy Suryo Soal Sunda Empire Terkait Tudingan Tak Mengerti Sejarah

Beritacenter.COM - Petinggi Sunda Empire, Rangga Sasana, dipolisikan politikus Roy Suryo lantaran menyebut dirinya..
1 hari yang lalu

Soal Bentrokan Massa di Sukabumi, Polisi: Salah Paham Karena Video Viral

Beritacenter.COM - Bentrokan antar dua kelompok massa terjadi dekat area pabrik sepati PT PAI, Kecamata Sukalarang,..
1 hari yang lalu

Iming-imingi Korban Gaji Belasan Juta, Kafe Remang Jakut Rekrut PSK lewat Medsos

Beritacenter.COM - Polda Metro Jaya membongkar praktik prostitusi yang melibatkan wanita ABG di Cafe Khayangan, Rawa..
1 hari yang lalu

Polisi Bongkar Praktik Prostitusi di Kafe Remang Jakut, PSK ABG Direkrut dari Medsos

Beritacenter.COM - Polisi menangkap enam tersangka penjaja layanan seks ABG di Cafe Khayangan, Rawa Bebek,..
1 hari yang lalu

Bentrokan Antar Dua Kelompok Massa Pecah di Sukabumi

Beritacenter.COM - Dua kelompok massa di Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dillaporkan terlibat..
1 hari yang lalu

Ada Pilu di Ultah Megawati ?

Memasuki usia 73 tahun mungkin jadi semacam privelege yang gak bisa dimilikin banyak orang. Privilege itu kemudian..
1 hari yang lalu

Soal Video Banjir Pintu Monas Depan Istana, Sekda DKI Omeli Dishub Tak Cek Kebenaran

Beritacenter.COM - Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI, Juaini Yusuf, memastikan viral video soal genangan di..
1 hari yang lalu

Mewaspadai Gerakan Radikal di Indonesia

Radikalisme masih menjadi kekhawatiran yang perlu diantisipasi masyarakat dan Pemerintah. Pasalnya, paham Anti..
1 hari yang lalu

Pemenang Tender Penataan Monas, Seperti HANTU Tidak BERUJUD....

Edan! Pemenang Tender Penataan Monas Senilai Rp 71,3 Miliar “Kantor”nya di Rumah Petak Kejanggalan..
1 hari yang lalu

Modus Kasih Permen, Kakek di Pandeglang Cabuli Bocah SD

Beritacenter.COM - Seorang kakek di Pandeglang diamankan petugas kepolisian Polres Pandeglang karena mencabuli bocah..
1 hari yang lalu

Gara-gara Alami Kecelakaan, Pengantin Ini Ijab Kabul Di RS

Beritacenter.COM - Pernikahan tentunya menjadi momen bahagia sehingga tak sedikit orang yang menyiapkan pernikahan..
1 hari yang lalu

Rasain !! DPO Pelaku Curanmor Dihadiahi Timah Panas

Beritacenter.COM - Petugas Polsek Medan Kota menghadiahi timah panas ke pelaku Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi