Sabtu, 19 September 2020 - 18:32 WIB

Semoga Kader Gerindra Itu Tak Menyundelkan Jabatannya

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Selasa, 17 Desember 2019 | 13:51 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Salah satu prestasi terbaik yang diukir Presiden Jokowi pada periode pemerintahan 2014-2019 adalah di bidang Kelautan dan Perikanan.

Menteri Susi yang awalnya diragukan oleh sebagian besar kalangan karena ijazahnya hanya sampai SMP, tubuh dihiasi tattoo, perempuan perokok berat dan nyaris tak banyak dikenal sebagai 'ahli kelautan & perikanan' itu menggebrak hingga menyita perhatian seluruh negeri bahkan membuat pemerintahan sekelas negara adidaya AS dan China terbelalak!

Tuntas sudah pengabdian perempuan perkasa asal Pangandaran itu pada negeri yang dicintainya ini. Saya pun percaya, bahwa adalah Bu Susi yang meminta berhenti jadi Menteri KKP, bukan Presiden Jokowi yang tak mau memakainya lagi! Hal ini sudah terbaca sejak awal beliau menjabat, Bu Susi pernah menyatakan ditawarkan uang 1Triliun agar ia mundur dari jabatan itu!
Pertanda bahwa ia (Bu Susi) memang tak diinginkan oleh semua mafia laut dan ikan yang sudah lama sekali merajai gelapnya dunia bisnis perikanan!

Tak seperti kebanyakan orang yang menyayangkan penunjukan Edhy Prabowo sebagai Menteri KKP menggantikan Bu Susi, saya percaya semua langkah politik Presiden Jokowi di periode kedua ini pastilah ada alasan logis dan pertimbangan matang. Karena politik, dimanapun itu, tak bisa dipandang sesederhana hitam-putih! Dalam politik, bahaya terbesar bukanlah kalah, tapi "terbaca" lawan! Itu sebabnya pak Jokowi tenang-tenang saja ketika sebagian besar pendukungnya marah (awalnya) pada beberapa kebijakan kontroversi yang ia buat, tapi baru manggut manggut setelah melihat hasil akhir dari kebijakan itu! Hmmm...

Demikian halnya dengan penunjukan kader Gerindra Edhy Prabowo sebagai Menteri KKP menggantikan Bu Susi sang fenomenal itu, beragam tanggapan negatif terhadap kebijakan Presiden muncul. Maklum saja, bagi sebagian besar pendukung Jokowi, fitnah-fitnah keji dan aksi munafik pendukung Prabowo masih kuat terasa di ingatan mereka, tak terkecuali saya!


Itu sebabnya sesekali saya mengunggah status mempertanyakan kemana “kemaluan” mereka saat menyadari fitnah dan hoax yang mereka terlanjur tebar itu tidak terbukti kebenarannya. Alih-alih menjadi oposisi eh malah Tuan Besar Prabowo sendiri ngemis-ngemis berkoalisi dengan Pemerintahan Jokowi! Dan kini malah dengan senang hati menjadi jongos Presiden!

Apapun yang terjadi dengan politik di negeri ini, pendukung Jokowi tak boleh lengah. Karena jangankan menjadi bagian dari pemerintah, saat menjadi oposisi terkuat saja, kelompok Prabowo dan pendukungnya masih bisa leluasa bermain dengan mafia-mafia perampok harta negara! Itulah yang perlu diwaspadai!

Kini Edhy Prabowo adalah pengganti Bu Susi Pujiastuti, garda terdepan penjaga dan penjamin kesejahteraan anak negeri bernama nelayan! Belum genap 100 hari saja memimpin kementerian itu, Edhy sudah mengeluarkan statement yang patut dicurigai sebagai aksi MENYUNDAL JABATAN!
Dengan entengnya dia mengatakan kebijakan Bu Susi menenggelamkan kapal-kapal pencuri ikan sebagai kebijakan sia-sia!

Lalu disambut dengan fitnah lain dari seseorang yang rupanya pembenci Jokowi dengan menebar fitnah bahwa Bu Susi memonopoli eksport lobster! Tapi seperti biasa, ketika langsung dihadang dengan ancaman pencemaran nama baik, orang yang sok tau itu langsung ciut dan menghapus twitt-nya! Hehehe.... Dasar sundel kadrun mulut lonte!

Tapi segera setelah dipicu twitt si mulut sundel itu, muncul masalah baru, sang Menteri dari Gerindra berencana mencabut larangan ekspor bibit lobster yang telah lama dicanangkan Bu Susi.
Tak banyak yang tahu, bibit lobster kualitas terbaik di dunia ini hanya bisa dikembangkan diperairan tengah dan timur wilayah Indonesia, dari Banyuwangi hingga Timor, Sumba dan Sumbawa, di sepanjang pesisir pulau-pulau kawan timur Indonesia ini, bertebaran ribuan pusat pembibitan benih udang dari windu hingga lobster, dan selama kepemimpinan Bu Susi di Kementerian KKP para pelaku bisnis lobster Indonesia benarbenar menikmati hasil kebijakan ini, pasar lobster dunia, setidaknya di Asia, dikuasai para pebisnis Indonesia!


Pengusaha perdagangan perikanan budidaya di Singapura selama ini dikenal paling getol menyelundupkan benih lobster ini melalui jaringan antek-antek mereka di Indonesia, ratusan penangkapan penyelundup ini membuktikan itu!

Orang Singapura lalu menjualnya ke pelaku budidaya lobster di Vietnam yang ingin menyaingi produksi Indonesia! Betapa sulitnya Singapura dan Vietnam menyaingi kedigdayaan produksi benih kita bukan?
Semua itu dikarenakan kebijakan Bu Susi yang melarang ekspor benih dengan tujuan agar produksi lobster unggul tetap dipegang Indonesia!

Lalu apa pula tujuan Menteri Edhy Prabowo si gerandong ini mau membebaskan ekspor benih yang menjadi produk unggulan Indonesia itu? Bukankah itu akan membuat harga lobster Vietnam akan menyaingi produk Indonesia karena mereka sudah lama merencanakan merebut pasar lobster dunia?
Semoga saya salah, tapi nada-nadanya lagi-lagi dia mungkin akan MENYUNDEL JABATAN yang dipercayakan padanya!!!

Dan ketika tak ada sedikit saja pendukung Jokowi yang memperhatikan kinerja Menteri dari Gerindra ini maka di penghujung esok ketika nelayan kita berteriak kalah saing oleh produksi Vietnam, saya akan berteriak: HIDUUUPPP SUNDEL!!!

Semoga saya benar, maksud pak Jokowi menempatkan Edhy Prabowo sebagai Menteri KKP adalah mungkin saja untuk menunjukkan pada rakyat Indonesia bahwa kader partai besutan mantan lawan politiknya itu ternyata cuma ahli mengatur sundel menyundel amanat bangsa saja!

Sumber : Status Facebook Lalu Agus Firad Wirawan





Fokus : Kabinet Kerja Jilid 2


#Jokowi #Presiden Joko Widodo #Edhy Prabowo #Kementerian Kelautan dan Perikanan #Menteri KKP


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






52 menit yang lalu

MEMBACA POLITIK INDONESIA: Presiden JOKOWI Tengah Menghadapi RADIKALISME Yang Merupakan Produk CIA-AS Sejak 1965-Sampai Dengan Hari Ini

" Jika kau Islam jadilah Islam Indonesia yang tidak ke arab-araban, jika kau Kristen jadilah kristen Indonesia yang..
1 jam yang lalu

5 Manfaat Makan Kuaci untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Kuaci merupakan makanan yang biasa kita jumpai saat kumpul bersama teman atau keluarga. Tapi..
2 jam yang lalu

BEDA LEVEL SYEIKH ALI JABER DENGAN RIZIEQ SHIHAB

Kejadian penusukan terhadap Syekh Ali Jaber ketika sedang menyampaikan ceramah di salah satu masjid di Lampung..
3 jam yang lalu

KKP Dorong Budidaya Teripang untuk Tingkatkan Ekspor

Beritacenter.COM - Saat membuka webinar bertajuk Akuakultur Teripang di Indonesia, Kamis (17/9), Direktur Jenderal..
4 jam yang lalu

Edarkan Sabu, Tiga Pemuda di Sumsel Diringkus Polisi

Beritacenter.COM - Seorang pemuda bernama Febriansyah (24) diamankan Satresnarkoba Polres Lahat, Sumatera Selatan..
5 jam yang lalu

Akhirnya Wanita Jelek Pencuci Bendera Merah Putih Dengan Sikat WC Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Belum lama ini video menginjak-injak bendera merah putih membuat gempar media sosial, tidak hanya..
5 jam yang lalu

Ngeri!!! Penampakan Ratusan Susuk Dalam Tubuh, Kok Bisa ?

Beritacenter.COM - Ratusan susuk bersarang didalam tubuh manusia yang tertangkap oleh Xray. Foto ini viral di..
6 jam yang lalu

Ketua KPU Positif Terpapar Virus Corona

Beritacenter.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman terpapar positif virus corona. Hal itu disampaikan..
7 jam yang lalu

Viral di Medsos, Seorang Pria Berkendara Sambil Bawa Parang

Beritacenter.COM - Seorang pengendara sepeda motor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan bernama Daeng Ngalie (57)..
8 jam yang lalu

Jadi Klaster Tertinggi Penyebaran Covid-19, Ini Penjelasan Kemenkes

Beritacenter.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjadi penyumbang kasus Covid-19 tertinggi di jajaran..
9 jam yang lalu

Kecanduan Film Dewasa, Dua Orang Remaja Nekat Cabuli Bocah di Bawah Umur

Beritacenter.COM - Dua orang remaja, NA dan JA warga kecamatan Padureso, Kebumen cabuli bocah yang masih berusia..
10 jam yang lalu

Kemenhub Terbitkan Permenhub Tentang Bersepeda, Apa Saja Aturannya

Beritacenter.COM Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub)..
11 jam yang lalu

Catat! Mulai 21 September Pengguna KRL Wajib Pakai Masker 3 Lapis-Medis

Beritacenter.COM - Baru-baru ini penggunaan masker jenis scuba dan buff dinilai belum efektif untuk mencegah..
16 jam yang lalu

Bertambah Lagi, Satu Perawat di Sulsel Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Beritacenter.COM - Seorang perawat pasien Covid-19 bernama Khaerul Arham (28) meninggal dunia usai terkonfirmasi..
17 jam yang lalu

Indonesia Terima Bantuan 20 Juta Vaksin Covid-19 dari UEA, Luhut : Nanti Ditambah 10 Juta Lagi

Beritacenter.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan..
18 jam yang lalu

Presiden AS Tak Akan Hadir Dalam Sidang Majelis Umum PBB

Beritacenter.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan tidak akan mengikuti sidang Majelis Umum PBB..
19 jam yang lalu

Polisi Temukan Ladang Ganja di Begkulu, 1.500 Batang Tanaman Ganja Diamankan

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil mengungkap perkebunan ganja di Bengkulu. Dalam kasus itu,..
19 jam yang lalu

Pemuda dan Mahasiswa Papua Dukung Pemerintah Lanjutkan Otsus Papua

Beritacenter.COM - Para tokoh pemuda dan Mahasiswa Papua yang mengatasnamakan diri Aktivis Cinta Papua menyatakan..
20 jam yang lalu

Gubernur Jabar : OTG Akan Diisolasi di Hotel Bintang 3

Beritacenter.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengubah sejumlah hotel di wilayahnya menjadi tempat isolasi..
20 jam yang lalu

Polres Depok Akan Segera Terapkan Tilang Elektronik di Jalan Margonda Pekan Depan

Beritacenter.COM - Polres Metro Depok akan segera menerapkan ETLE/electronic traffic law enforcement (Tilang..
21 jam yang lalu

Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan Saat Pilkada

Pemilihan kepala daerah langsung akan diadakan akhir tahun ini. Kali ini, coblosan diawasi dengan sangat ketat karena..
21 jam yang lalu

4 Hari Gelar Operasi Yustisi, Polisi Tindak 452.869 Pelanggar Protokol Kesehatan

Beritacenter.COM - Polri diketahui telah melaksanakan Operasi Yustisi dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi