Selasa, 04 Agustus 2020 - 12:15 WIB

Demi Keadilan, Kejagung Harus Berani Lanjutkan Kasus Sarang Walet Novel ke Pengadilan

Oleh : Lukman Salasi | Sabtu, 28 Desember 2019 | 11:03 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


BeritaCenter.COM – Indonesia Police Watch (IPW) meminta Kejagung bersikap adil dalam menangani kasus penganiayaan yang dilakukan Novel Baswedan terhadap terduga pencuri sarang burung walet di Bengkulu. Menurut IPW kasus tersebut harus dilimpahkan ke pengadilan.

“Jaksa Agung harus mau bersikap fair dan profesional untuk melimpahkan kasus pembunuhan yang diduga dilakukan penyidik KPK itu di Bengkulu,” ujar Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane melalui siaran persnya, Sabtu, (28/12/2019).

IPW menegaskan bukan hanya Novel yang butuh keadilan saat dirinya jadi korban penyerangan air keras. Apalagi pelaku penyerangan kini mulai terungkap. Menurutnya, keluarga dan korban penembakan dan penganiayaan yang dilakukan Novel juga butuh keadilan.

Baca Juga : Menolak Lupa! Apakabar Kasus Penganiayaan Yang Dilakukan Novel di Bengkulu?

“Presiden, Jaksa Agung, dan Kapolri harus tahu bahwa Novel hanya luka dan cacat akibat penyerangan terhadap dirinya, sementara apa yang diduga dilakukan Novel di Bengkulu sudah membuat satu orang tewas dan empat lainnya cacat permanen,” tegas Neta.

“Keluarga korban sudah bertahun tahun mencari keadilan atas peristiwa ini, tapi hingga kini tak kunjung mendapatkannya. Novel seperti begitu digdaya, super power dan kebal hukum hingga tak tersentuh. Sampai sampai para aktivis hak asasi manusia pun lebih membela Novel ketimbang keluarga korban yang dizalimi,” sambungnya.

IPW juga mengingatkan semua pihak bahwa Novel sudah jadi tersangka kasus penembakan di Bengkulu itu. Kasusnya memang dideponering Presiden Jokowi. Tapi keluarga korban memenangkan prapradilan atas deponering presiden tersebut.

“Ironisnya, hingga saat ini, Jaksa Agung tak kunjung melimpahkan kasus itu ke pengadilan. IPW mengimbau, para elit kekuasaan, seperti Presiden, Jaksa Agung, dan Kapolri harus fair terhadap rasa keadilan keluarga korban penembakan yang diduga dilakukan Novel di Bengkulu. Sebab semua warga negara di depan hukum posisinya sama,” sebut Neta.

Dengan tegas IPW meminta Presiden, Jaksa Agung, dan Kapolri jangan memberikan keistimewaan terhadap Novel, hanya karena dia penyidik KPK, sehingga Presiden, Jaksa Agung, dan Kapolri takut untuk menyeret Novel ke pengadilan.

“Bagaimana pun, sebagai mantan polisi dan penegak hukum serta penyidik senior di KPK, Novel harus mampu menunjukkan sikap kesatrianya. Novel jangan jadi pengecut saat dia berkasus, sementara terlihat begitu perkasa ketika mengkasuskan orang lain dan begitu gagah saat mendesak Polri agar menangkap pelaku penyerangan terhadap dirinya,” tegasnya.

“IPW berharap, semua pihak bisa membuka mata bahwa rasa keadilan harus diciptakan seadil adilnya terhadap semua orang, sehingga tidak ada kesan KPK melindungi para pengecut yang merasa dirinya kebal hukum, seperti Novel Baswedan,” pungkasnya.

Tangisan Korban

Korban kekerasan yang dilakukan oleh Novel Baswedan, Dedi Muryadi dan Irwasyah didampingi pengacaranya pernah mendatangi Komisi III DPR untuk meminta keadilan.

"Kami mohon setelah kami ditembak kami tidak boleh dibesuk selama satu minggu. Bekas tembakan dipijak. Di mana rasa kemanusian Novel. Kami mohon kasus Novel jangan tidak disidangkan," cerita Irwansyah di ruang Komisi III DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (15/2/2016) lalu.

Senada dengan Irwansyah, Dedy Muryadi yang juga menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan Novel, juga memohon agar kasus Novel tidak dihentikan. Dedy mengaku hanya seorang tukang ojek dan tidak bersalah dalam kasus tersebut.

Namun, kenangnya, tiba-tiba dirinya dipukul dan disiksa dalam mobil tahanan. Tak hanya itu, dirinya juga dibawa ke Polres Bengkulu dan menerima siksaan serupa.

"Begitu sampai di Polres saya juga disiksa, kemaluan saya disetrum. Lalu saya dilepas di pantai tapi ditembaki. Saya minta keadilan, jangan ditunda sidang. Saya tidak bersalah," jelas Dedy sambil terisak.

Pengacara keduanya, Yuliswan saat itu meminta agar proses hukum terhadap Novel dilanjutkan ke pengadilan. Ia menolak jika kejaksaan menarik berkas perkara dan menghentikan proses hukum kasus Novel.

"Kami menunggu dan menantikan keadilan dalam persidangan. Saat itu heboh kasus Joko Susilo Korlantas. SBY perintah tidak tepat kasus disidik. Tapi keluarga korban menunggu. Dengan harapan kuasa hukum Novel mendatangi kami untuk minta maaf. Namun Novel tidak pernah minta maaf. Paling tidak atas nama pimpinan Polres dia minta maaf, tapi tidak. Kita tidak punya niat memenjarakan dia. Tapi karena tidak ada permintaan maaf, kami sangat tersinggung," jelasnya.





#Berita Center #Kejagung #Novel Baswedan #Neta S Pane #IPW #Kasus Sarang Walet Novel #Kasus Penganiayaan Pencuri Sarang Walet


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






32 menit yang lalu

Hari ini, Sejumlah Sekolah di Cilegon Mulai Berlakukan KBM Tatap Muka

Beritacenter.COM - Pada hari ini, sejumlah sekolah di Cilegon kembali melakukan kegiatan belanjar mengajar (KBM)..
1 jam yang lalu

BNNP Bali Bongkar Penyeludupan Narkoba, 130 Gram Ganja Asal AS Disita

Beritacenter.COM - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali berhasil mengungkap penyelundupan narkoba jenis..
2 jam yang lalu

Mendagri Minta Sekolah yang Mau Belajar Tatap Muka agar Lakukan Simulasi Protokol Covid-19 Dahulu

Beritacenter.COM - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta seluruh sekolah yang hendak melakukan pembelajaran..
2 jam yang lalu

GERAKAN "GELANDANGAN POLITIK" SEKELOMPOK MANUSIA GAGAL YANG BURUK LAKU

Kekuatan extra parlementer memang sah saja digunakan dalam sistem demokrasi, tetapi kalau alasan bangkitnya kekuatan..
2 jam yang lalu

Jual Sabu-sabu Mamah Mudah Diciduk Polisi

Beritacenter.COM - Erna Dwi Jayanto (31) warga Jalan Kebon Dalem Surabaya, harus berusan dengan pihak kepolisian..
2 jam yang lalu

Polisi Gelar Razia di Seputaran Kota Mulia, 9 Senjata Tajam Disita

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menggelar razia senjata tajam di seputaran Kota Mulia. Razia ini..
3 jam yang lalu

Bunuh Istri Gara Cemburu Buta, Safaat Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Safaat (49) warga Dusun Ngenden Desa Rejoslamet Kecamatan Mojowarno Jombang, harus berursan..
4 jam yang lalu

Waspada Radikalisme di Kalangan PNS

Pegawai negeri sipil rentan diracuni oleh ajaran kaum radikal. Hal ini sangat berbahaya karena seharusnya sebagai..
9 jam yang lalu

Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Pemda DIY Diminta Aktifkan Shelter Khusus Pasien OTG

Beritacenter.COM - Dua hari belakangan ini, jumlah kasus positif corona di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)..
9 jam yang lalu

Gudang Mebel di Kediri Ludes Dilalap SI Jago Merah

Beritacenter.COM - Gudang kayu dan mebel milik Sutarianto (48) yang berada di Jalan Banda, Desa Gedangsewu, Kecamatan..
10 jam yang lalu

Karena Prestasinya, Delapan Anggota Terima Penghargaan Dari Polres Metro Jakarta Barat

Beritacenter.COM - Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S. Latuheru memberikan Penghargaan kepada..
11 jam yang lalu

Ma'ruf Amin Minta Sosialisasi Protokol Kesehatan Dilakukan Secara Masif

Beritacenter.COM - Wakil Presiden RI, Ma`ruf Amin meminta kepada seluruh jajaran pemerintahan untuk turut aktif..
11 jam yang lalu

UIN Walisongo Bakal Gelar Wisuda Dengan Teknologi Face Tracking

Beritacenter.COM - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Imam Taufik mengatakan bahwa pihak..
12 jam yang lalu

Penangkapan Djoko Tjandra Dinilai PBNU Sebagai Bukti Keseriusan Polri

Beritacenter.COM - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Marsudi Syuhud menyoroti keberhasilan Polri dalam..
12 jam yang lalu

Remaja Curanmor Berakhir Mendekam Di Balik Jeruji Besi

Beritacenter.COM - Seorang remaja berinisial P (19) dibekuk polisi terkait kasus pencurian motor (curanmor) di..
13 jam yang lalu

Unair Gelar Rapat Klarifikasi dengan Keluarga Predator Fetish Pocong

Beritacenter.COM - Rapat klarifikasi soal predator fetish pocong kain jarik yang belakangan viral di media sosial,..
13 jam yang lalu

Berbakti Pada Suami, Wanita Ini Nekat Bawakan Sabu Pesanan Suami Ke Penjara

Beritacenter.COM - Seorang perempuan asal Medan Barat berinisial NL (53) kepergok membawa sabu-sabu saat..
14 jam yang lalu

Petani dan Dinas Pertanian Bojonegoro Gotong Royong Tingkatkan Produksi Padi

Beritacenter.COM - Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro dan para petani bekerjasama dengan PT Petrokimia Gresik..
14 jam yang lalu

Basuki Ancam Blacklist Jika Pembiayaan Proyek Lambat

Beritacenter.COM - Pemerintah menggandeng badan usaha KPBU dalam menggarap proyek preservasi atau pemeliharaan..
15 jam yang lalu

MA Terbitkan PerMA, Komisi III: Diharapkan Jadi Cerminan Keadilan Perkara Korupsi

Beritacenter.COM - Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Demokrat, Didik Mukrianto memberikan apresiasi atas langkah..
15 jam yang lalu

Kebakaran Hanguskan 8 hektare Hutan di California, 1.300 Pemadam-Helikopter Dikerahkan

Beritacenter.COM - Kebakaran hutan kembali terjadi di wilayah California bagian selatan, Amerika Serikat (AS)...
15 jam yang lalu

Bareskrim Akan Lakukan Pemeriksaan Terhadap Pengacara Djoko Tjandra Besok

Beritacenter.COM - Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono mengatakan bahwa pemeriksaan terhadap..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi