Senin, 21 September 2020 - 11:00 WIB

Terkait Kasus Suap KPU, Golkar : Mencoreng Demokrasi

Oleh : Baharuddin Kamal | Jumat, 10 Januari 2020 | 10:30 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Penangkapan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Wahyu Setiawan dinilai telah mencoreng demokrasi di Indonesia. Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Wahyu sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait penetapan anggota DPR terpilih periode 2019-2024.

"Wah ini benar-benar mencoreng demokrasi kita," kata Wasekjen Partai Golkar Christina Aryani kepada wartawan, Jumat (10/1/2020).

Selaku peserta pemilu, Cristina berharap besar kepada KPU. Namun, kasus ini telah menimbulkan kekhawatiran baginya. Karena itu, KPU mesti berbenah demi mengembalikan kepercayaan publik.

"Kami sebagai peserta pemilu sebelumnya berharap banyak pada KPU. Ini menimbulkan kekhawatiran luar biasa, jelas KPU harus berbenah dan berusaha keras untuk kembali menumbuhkan kepercayaan yang terciderai," terangnya.

Wahyu dijadikan tersangka karena diduga menerima suap setelah berjanji untuk menetapkan caleg PDI-P Harun Masuki sebagai anggota DPR terpilih melalui mekanisme PAW.

Selain Wahyu Setiawan, KPK juga menjadikan tiga orang lainnya tersangka kasus tersebut. Yakni mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina (ATF). Agustiani dan Wahyu diduga sebagai penerima suap.

Kemudian calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Harun Masiku (HAR) dan pihak swasta Saeful (SAE). Keduanya diduga pemberi suap.

Sebagai pihak penerima suap, Wahyu dan Agustiani Tio disangkakan melanggar Pasal 12 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sebagai pihak pemberi suap, Harun dan Saeful disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.





#Berita Center #KPK #Partai Golkar #Kasus Suap #Suap KPU


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






20 menit yang lalu

Geger !! Warga Temukan Mayat Membungkuk Didalam Rumah

Beritacenter.COM - Warga Hertasning Baru, Kelurahan Mapala, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar digegerkan dengan..
35 menit yang lalu

Heboh! Pria Iris Perut Istrinya Yang Sedang Hamil

Beritacenter.COM - Aksi mengerikan dilakukan oleh sorang suami terhadap istrinya yang sedang hamil. Suaminya nekat..
54 menit yang lalu

Menteri Agama Dikabarkan Positif Covid-19

Beritacenter.COM - Staf Khusus Menteri Agama, Kevin Haikal mengabarkan, Menag Fachrul Razi terkonfirmasi positif..
1 jam yang lalu

Soal Dentuman Misterius di Jakarta, Ini Penjelasan BMKG

Beritacenter.COM - Warga Jabodetabek dihebohkan dengan dentuman suara misterius yang terjadi pada Senin (21/9) pagi...
2 jam yang lalu

Dentuman Misterius Terdengar Lagi di Jakarta, Warganet Heboh

Beritacenter.COM - Suara dentuman terdengar lagi pada Senin (21/9) pagi. Sebelumnya suara misterius itu juga..
2 jam yang lalu

DOR! Polisi Tembak Mati Dua Bandar Sabu di Jatim

Beritacenter.COM - Polisi terpaksa menembak mati dua bandar sabu di Surabaya karena melawan dan melukai petugas saat..
13 jam yang lalu

Mabuk Usai Pulang Dugem, Mahasiswi di Makassar Digilir 7 Pria di Hotel

Beritacenter.COM - Mahasiswi berinisial EA (23), membuat laporan polisi terkait pemerkosaan yang menimpanya pasca..
14 jam yang lalu

Mobil Berisi Satu Keluarga Ringsek Ditabrak Kereta di Pasuruan, 1 Orang Tewas

Beritacenter.COM - Kecelakaan melibatkan sebuah mobil dan kereta commuter terjadi di Kabupaten Pasuruan. Mobil Suzuki..
15 jam yang lalu

Kelalaian 'Serka BP' Tabrak Briptu Andry Berimbas Penetapan Tersangka, Dijerat Pasal Berlapis!

Beritacenter.COM - Serka BP, ditetapkan Pomda Jaya sebagai tersangka terkait kasus kecelakaan yang menewaskan Briptu..
16 jam yang lalu

12 Ribu Warga Cirebon Terjaring Razia Pendisiplinan Masker

Beritacenter.COM - Operasi pendisiplinan penerapan protokol kesehatan di Kota Cirebon, menjaringa sedikitnya 12.644..
19 jam yang lalu

Kebakaran Hebat Landa Pemukiman Padat Penduduk di Depok, 10 Unit Damkar Dikerahkan

Beritacenter.COM - Kebakaran terjadi di Jalan Jambu VII, Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, pada Minggu (20/9)...
21 jam yang lalu

Kecelakaan Tunggal di Tol Cipali, 1 Orang Tewas dan Tiga Lainnya Luka Parah

Beritacenter.COM - Terjadi kecelakaan tunggal di Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), sebuah bus Sudiro Tunggal Jaya..
22 jam yang lalu

IDI Pastikan Dokter yang Lecehkan Wanita saat Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta Bukan Anggotanya

Beritacenter.COM - Viral di media sosial seorang wanita berinisial LHI mengaku dilecehkan oleh oknum dokter saat..
1 hari yang lalu

Facebook Digugat Karena Matai-matai Penggunai Instagram

Beritacenter.COM - Pengguna Instagram asal New Jersey, AS menggugat facebook kerena dituding memata-matai pengguna..
1 hari yang lalu

Intip Pesan Anies dari Makan Khusus Covid-19 di TPU Pondok Ranggon

Beritacenter.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengecek pemakaman khusus jenazah Covid-19 di TPU Pondik..
1 hari yang lalu

Tengku Zulkarnain Provokasi Umat Islam Dengan Kadrun, Denny Siregar Menyindir

Beritacenter.COM - Wasekjen Majelis Ulama Indonesia, Tengku Zulkarnain merasa kecewa berat dengan pernyataan Basuki..
1 hari yang lalu

Gedung Putih Dapat Kiriman Amplop Berisi Racun

Beritacenter.COM - Otoritas Amerika Serikat (AS) berhasil mengetahui amplop berisi racun yang dialamat ke Gedung..
1 hari yang lalu

Kadin : Ekspor Produk Perikanan ke China Jalan Terus

Beritacenter.COM - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta agar eksportir komoditas kelautan dan..
1 hari yang lalu

Beda Ahok Beda Jokowi

Keseruan geliat politik sepertinya akan kembali bangun. Riuh suara Ahok mengingatkan kita saat dia menjadi Gubernur..
1 hari yang lalu

MEMBACA POLITIK INDONESIA: Presiden JOKOWI Tengah Menghadapi RADIKALISME Yang Merupakan Produk CIA-AS Sejak 1965-Sampai Dengan Hari Ini

" Jika kau Islam jadilah Islam Indonesia yang tidak ke arab-araban, jika kau Kristen jadilah kristen Indonesia yang..
1 hari yang lalu

5 Manfaat Makan Kuaci untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Kuaci merupakan makanan yang biasa kita jumpai saat kumpul bersama teman atau keluarga. Tapi..
1 hari yang lalu

BEDA LEVEL SYEIKH ALI JABER DENGAN RIZIEQ SHIHAB

Kejadian penusukan terhadap Syekh Ali Jaber ketika sedang menyampaikan ceramah di salah satu masjid di Lampung..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi