Jumat, 21 Pebruari 2020 - 00:17 WIB

Strategi KPK Buru Harun Masiku ke Luar Negeri

Oleh : Anas Baidowi | Rabu, 15 Januari 2020 | 11:12 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Hingga saat ini, politikus PDI Perjuangan Harun Masiku belum juga menunjukkan niat baiknya untuk menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK berjanji tidak akan berhenti mengejar tersangka kasus dugaan suap itu yang kabur ke luar negeri.

Tersangka Harun tercatat pergi keluar negeri pada 6 Januari 2020, dua hari sebelum operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan pada 8 Januari 2020.

KPK menetapkan status Haru sebagai tersangka pada 9 Januari 2020 atas dugaan memberi suap kepada Wahyu demi memuluskan jalannya dalam pergantian antarwaktu (PAW) caleg DPR terpilih dari Fraksi PDIP yang meninggal dunia, yaitu Nazarudin Kiemas pada Maret 2019. Namun, di Pleno KPU pengganti almarhum adalah caleg lainnya atas nama Riezky Aprilia.

Dari jejak data Imigrasi, Harun terlacak terbang ke Singapura dan hingga kini belum kembali ke Tanah Air.

"Yang pasti selaku penyidik, selaku petugas pemberantasan tindak pidana korupsi dari KPK, kita tidak akan pernah berhenti mencari seseorang tersangka. Karena sebenarnya tersangka adalah seseorang yang kerena perbuatannya atau keadaannya berdasarkan bukti permulaan yang cukup patut diduga sebaga pelaku tindak pidana," janji KPK yang disampaikan Ketua KPK, Firli Bahuri usai bertemu pimpinan MPR, di kompleks palemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Begini strategi KPK dalam memburu Harun Masiku

Koordinasi dengan Polri

Ketua KPK, Firli Bahuri, menyebut KPK telah meminta bantuan Polri untuk mengejar Harun.

"Untuk itu, kami tetap melakukan pengejaran, kami berkoordinasi dengan Polri karena Polri memiliki jaringan yang cukup luas, baik itu menggunakan jalur-jalur senior license officer yang ada di luar negeri," terang Firli.

"Dan kami minta bantuan kepada Polri karena beberapa waktu pengalaman. kami tahu persis ada beberapa yang ke luar negeri pun itu kami minta bantuan kepada Polri," imbuhnya.

Atas permintaan itu, Polri mengatakan kesiapannya membantu KPK mencari keberadaan tersangka suap Harun Masiku. "Pada prinsipnya kepolisian akan maksimal membantu, sebatas ada permintaan dari KPK. Tentunya kita masih menunggu permintaan dari KPK, apa yang bersangkutan sudah ditetapkan DPO tentunya nanti dari Divhubinter misalnya yang bersangkutan di luar negeri," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (14/1/2020).

Surati Kemenkum HAM

Selain Polri, KPK meminta bantuan Kemenkum HAM.

"Untuk itu, kami tetap melakukan pengejaran, dan kita juga sudah mengirimkan surat ke Kumham," kata Ketua KPK, Firli Bahuri, usai bertemu pimpinan MPR, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron sebelumnya juga mengatakan KPK menjalin koordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi. "Info yang kami terima malah memang sejak sebelum adanya tangkap tangan, yang bersangkutan memang sedang di luar negeri," ucap Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron kepada wartawan, Senin (13/1/2020).

"Siang ini kami koordinasi (dengan) Menkum HAM untuk itu," kata Ghufron

Gandeng Interpol

KPK juga segera menggandeng NCB Interpol untuk mencari tahu keberadaan caleg PDIP itu di luar negeri.

"Iya kami akan segera berkoordinasi dengan Polri untuk meminta bantuan NCB Interpol," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat dihubungi, Senin (13/1/2020).

Ghufron yakin keberadaan Harun akan diketahui. Menurutnya, mencari keberadaan pelaku korupsi tidak sulit.

"Saya kira untuk penjahat koruptor tidak akan sulit ditemukan," ucapnya.

Geledah Apartemen Harun

KPK menggeledah apartemen politikus PDIP Harun Masiku. Sejumlah dokumen disita.

"Kami juga menyampaikan perkembangan dari perkara OTT KPU yang kemarin. Yang kita tahu hari ini tim penyidik melanjutkan kegiatan penggeledahan dan hari ini masih berlangsung di sebuah apartemen yang dihuni oleh tersangka HAR (Harun Masiku)," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri di kantornya, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (14/1/2020).

Ali tidak menjelaskan secara detail di mana lokasi apartemen Harun Masiku tersebut. Ali mengatakan tim KPK menyita sejumlah dokumen dari apartemen Harun tersebut.
"Info sementara dari teman-teman yang masih di lapangan mendapatkan beberapa dokumen yang signifikan yang itu antara lain juga untuk mencari keberadaan dari tersangka Pak HAR," ucap Ali.





#Berita Center #Berita Kriminal Indonesia #KPK #Kasus Korupsi #Harun Masiku #Firli Bahuri


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Omnibus Law Dinilai Tidak Memihak, Buruh dan Mahasiswa UI Bakal Turun ke Jalan

Beritacenter.COM - Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja dinilai tidak memihak rakyat atau kaum buruh..
1 jam yang lalu

Pengantin Baru Jadi Pertimbangan Mendapat Kredit Usaha Rakyat

Beritacenter.COM - Pemerintah akan mengkaji pemberian kredit usaha rakyat(KUR) kepada para pengantin baru sebagai..
2 jam yang lalu

Kedapatan Bawa Miras, Polisi Halau Suporter Gresik yang Hendak ke Sidoarjo

Mereka dari Gresik semua. Kami halau dan kami suruh balik. Karena juga mereka tidak mempunyai tiket. Selain itu kami..
2 jam yang lalu

Selagi Belum Disahkan, Jokowi Persilakan Warga Kritik RUU Cipta Kerja

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka peluang untuk masyarakat menyampaikan kritikan dan saran..
3 jam yang lalu

Selain Sabu, Artis Aulia Farhan Juga Positif Gunakan Narkoba Jenis Ini...

Beritacenter.COM - Artis FTV, Aulia Farhan ditangkap polisi di Hotel Amaris, Jakarta Selatan, pada Kamis (20/2/2020)..
3 jam yang lalu

Komnas PA Bakal Silaturahmi ke Ponpes Anak Kiai Jombang yang Diduga Cabuli Santri

Beritacenter.COM - Pihak Komnas Perlindungan Anak (PA) rencanaya akan menjadwalkan silaturahmi ke pondok pesantren..
4 jam yang lalu

Jadwal Lengkap Pertandingan Liga Europa Malam Ini...

Tak sedikit juga tim-tim besar yang ikut meramaikan kompetisi ini. Sebut saja Manchester United, Arsenal, Ajax, AS..
4 jam yang lalu

Bos WO yang Tipu Puluhan Calon Pengantin di Cianjur Terancam Hukuman 4 Tahun Penjara

Beritacenter.COM - Pemilik wedding organizer (WO) Highlevel, Bintang Juwita Maghfirly terancam hukuman 4 tahun..
4 jam yang lalu

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Melonguane Sulut, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Beritacenter.COM - Wilayah Melonguane, Sulawesi Utara (Sulut), diguncang gempa bumi magnitudo 5,6. Gempa yang..
5 jam yang lalu

Polisi Amankan 5 Bonek yang Hendak Nonton ke Sidoarjo

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian mengamankan lima anak Bonek yang hendak ke Sidoarjo untuk menyaksikan..
5 jam yang lalu

MUI Jabar ke Massa Aksi 212: Silahkan Demo, Tapi Jangan Sekali-kali Anarkis!

Jangan sekali-kali melakukan hal anarkisme. Kalau sudah anarkis, terlepas tujuannya baik, tapi itu sudah melanggar..
5 jam yang lalu

KPK Akan Panggil Eks Wakil Gubernur Banten Terkait Kasus Suap Pengadaan Alat Kesehatan

Beritacenter.COM - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil mantan Wakil Gubernur..
6 jam yang lalu

Heboh Investasi Bodong Penggemukan Sapi di Ponorogo, Warga Tertipu Hingga Rp200 M

Sementara catatan kami, korban sejumlah 2.000 orang. Untuk kerugian mencapai Rp 200 Miliar
6 jam yang lalu

Bank Indonesia Telah Antisipasi Agar Wabah Virus Corona Tak Berdampak terhadap Ekonomi Indonesia dengan Cara Ini....

Diketahui juga jika suku bunga fasilitas simpanan alias deposit facility tetap sebesar 4 persen serta untuk bunga..
6 jam yang lalu

DPRD DKI Harap Cawagub Terpilih Tidak Hanya Jadi Tukang Stempel

Beritacenter.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menghimbau kepada dua calon Wakil Gubernur..
7 jam yang lalu

Warga Digegerkan Temuan Mayat Tanpa Identitas di Pantai Padanggalak Bali

Beritacenter.COM - Warga digegerkan temuan mayat tanpa identitas di Pantai Padanggalak, Denpasar, Bali. Jasad yang..
7 jam yang lalu

Mobil Ambulance "Oleng" Tabrak Motor, Satu Orang Tewas

Beritacenter.COM - Kecelakaan kembali terjadi kali ini, kecelakaan melibatkan sebuah Mobil ambulance milik Rumah..
7 jam yang lalu

Heboh Mayat PSK Bugil dengan Tangan Terikat di Subang, Diduga Tewas Dibekap

Beritacenter.COM - Heboh, penemuan mayat wanita tanpa busana dengan kondisi tangan terikat gegerkan warga Kabupaten..
7 jam yang lalu

Alhamdulillah. Ilmuwan Temukan Protein untuk Virus Corona...

Alhasil, kerja keras para peneliti tersebut membuahkan hasil. Para peneliti sudah sukses menemukan struktur molekul..
7 jam yang lalu

Demo Mahasiswa Cilegon Kritik Kinerja Edi dan Ratu Ati

Beritacenter.COM - Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa memperingati satu tahunnya kepemimpinan Wali Kota..
8 jam yang lalu

Pemerintah Akan Siap KEPPRES, Syukurin WNI eks ISIS Gak Bisa Pulang....

BeritaCenter.COM – Rapat Presiden Jokowi dengan sejumlah menteri di Istana Bogor memutuskan secara final bahwa..
8 jam yang lalu

Total Kerugian Warga Blitar Akibat Ricuh Suporter Persebaya-Arema Capai Rp254 Juta

Beritacenter.COM - Bentrokan antar suporter Persebaya vs Arema FC di Blitar, Jatim, menyisakan sejumlah kerusakan..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi