Minggu, 27 September 2020 - 00:42 WIB

Strategi KPK Buru Harun Masiku ke Luar Negeri

Oleh : Anas Baidowi | Rabu, 15 Januari 2020 | 11:12 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Hingga saat ini, politikus PDI Perjuangan Harun Masiku belum juga menunjukkan niat baiknya untuk menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK berjanji tidak akan berhenti mengejar tersangka kasus dugaan suap itu yang kabur ke luar negeri.

Tersangka Harun tercatat pergi keluar negeri pada 6 Januari 2020, dua hari sebelum operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan pada 8 Januari 2020.

KPK menetapkan status Haru sebagai tersangka pada 9 Januari 2020 atas dugaan memberi suap kepada Wahyu demi memuluskan jalannya dalam pergantian antarwaktu (PAW) caleg DPR terpilih dari Fraksi PDIP yang meninggal dunia, yaitu Nazarudin Kiemas pada Maret 2019. Namun, di Pleno KPU pengganti almarhum adalah caleg lainnya atas nama Riezky Aprilia.

Dari jejak data Imigrasi, Harun terlacak terbang ke Singapura dan hingga kini belum kembali ke Tanah Air.

"Yang pasti selaku penyidik, selaku petugas pemberantasan tindak pidana korupsi dari KPK, kita tidak akan pernah berhenti mencari seseorang tersangka. Karena sebenarnya tersangka adalah seseorang yang kerena perbuatannya atau keadaannya berdasarkan bukti permulaan yang cukup patut diduga sebaga pelaku tindak pidana," janji KPK yang disampaikan Ketua KPK, Firli Bahuri usai bertemu pimpinan MPR, di kompleks palemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Begini strategi KPK dalam memburu Harun Masiku

Koordinasi dengan Polri

Ketua KPK, Firli Bahuri, menyebut KPK telah meminta bantuan Polri untuk mengejar Harun.

"Untuk itu, kami tetap melakukan pengejaran, kami berkoordinasi dengan Polri karena Polri memiliki jaringan yang cukup luas, baik itu menggunakan jalur-jalur senior license officer yang ada di luar negeri," terang Firli.

"Dan kami minta bantuan kepada Polri karena beberapa waktu pengalaman. kami tahu persis ada beberapa yang ke luar negeri pun itu kami minta bantuan kepada Polri," imbuhnya.

Atas permintaan itu, Polri mengatakan kesiapannya membantu KPK mencari keberadaan tersangka suap Harun Masiku. "Pada prinsipnya kepolisian akan maksimal membantu, sebatas ada permintaan dari KPK. Tentunya kita masih menunggu permintaan dari KPK, apa yang bersangkutan sudah ditetapkan DPO tentunya nanti dari Divhubinter misalnya yang bersangkutan di luar negeri," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (14/1/2020).

Surati Kemenkum HAM

Selain Polri, KPK meminta bantuan Kemenkum HAM.

"Untuk itu, kami tetap melakukan pengejaran, dan kita juga sudah mengirimkan surat ke Kumham," kata Ketua KPK, Firli Bahuri, usai bertemu pimpinan MPR, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron sebelumnya juga mengatakan KPK menjalin koordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi. "Info yang kami terima malah memang sejak sebelum adanya tangkap tangan, yang bersangkutan memang sedang di luar negeri," ucap Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron kepada wartawan, Senin (13/1/2020).

"Siang ini kami koordinasi (dengan) Menkum HAM untuk itu," kata Ghufron

Gandeng Interpol

KPK juga segera menggandeng NCB Interpol untuk mencari tahu keberadaan caleg PDIP itu di luar negeri.

"Iya kami akan segera berkoordinasi dengan Polri untuk meminta bantuan NCB Interpol," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat dihubungi, Senin (13/1/2020).

Ghufron yakin keberadaan Harun akan diketahui. Menurutnya, mencari keberadaan pelaku korupsi tidak sulit.

"Saya kira untuk penjahat koruptor tidak akan sulit ditemukan," ucapnya.

Geledah Apartemen Harun

KPK menggeledah apartemen politikus PDIP Harun Masiku. Sejumlah dokumen disita.

"Kami juga menyampaikan perkembangan dari perkara OTT KPU yang kemarin. Yang kita tahu hari ini tim penyidik melanjutkan kegiatan penggeledahan dan hari ini masih berlangsung di sebuah apartemen yang dihuni oleh tersangka HAR (Harun Masiku)," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri di kantornya, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (14/1/2020).

Ali tidak menjelaskan secara detail di mana lokasi apartemen Harun Masiku tersebut. Ali mengatakan tim KPK menyita sejumlah dokumen dari apartemen Harun tersebut.
"Info sementara dari teman-teman yang masih di lapangan mendapatkan beberapa dokumen yang signifikan yang itu antara lain juga untuk mencari keberadaan dari tersangka Pak HAR," ucap Ali.





#Berita Center #Berita Kriminal Indonesia #Kasus Korupsi #KPK #Firli Bahuri #Harun Masiku


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






6 jam yang lalu

Kecelakaan Beruntun di Sumbar, 5 Orang Luka Parah

Beritacenter.COM - Terjadi kecelakaan beruntun di Jalan Lintas Sumatera Kilometer 125, tepatnya di Nagari Sinyamu,..
7 jam yang lalu

Tok! Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Resmi Ditahan

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian resmi menetapkan tersangka kepada EF yang diketahui merupakan pelaku..
8 jam yang lalu

Jokowi : Keselamatan Rakyat Prioritas yang Paling Utama

Beritacenter.COM - Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) mengajak semua pihak untuk terus bekerja..
9 jam yang lalu

KKP Amankan Dua Pelaku Penangkapan Ikan Dengan Bahan Kimia Berbahaya

Beritacenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan..
10 jam yang lalu

SELAIN KALTENG, Pemerintah Siapkan Daerah Ini Untuk PROGRAM LUMBUNG PANGAN

Beritacenter.COM - Pemerintah menggelar rapat terbatas melalui video conference mengenai lanjutan pembahasan food..
11 jam yang lalu

TERNYATA...! Harta Gibran Jadi Cawalkot Solo Hanya Segini...

Beritacenter.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan dua pasangan calon yang bakal bertarung dalam perhelatan..
12 jam yang lalu

JANGAN BIARKAN BAHTERA NKRI TENGGELAM

Angkat jempol buat Jokowi. Lima tahun memerintah, dia mampu mengembalikan harkat martabat bangsa. Paling tidak..
13 jam yang lalu

Jokowi Resmikan Tol Pekanbaru-Dumai Secara Virtual

Beritacenter.COM - Ada yang berbeda di Ruang Garuda Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (25/09/2020)...
14 jam yang lalu

3 Manfaat Konsumsi Salak untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Buah salak merupakan buah yang sering kita temui. Hampir semua orang menyukai buah salak. Tapi..
15 jam yang lalu

Polisi Gerebek Pabrik Ekstasi di Tanggerang

Beritacenter.COM - Satresnarkoba Polres Tanggerang menggerebek sebuah rumah di di Jalan Palem, Kelurahan Poris,..
16 jam yang lalu

KKP Kelolah Budidaya Ikan Sidat, Ini Alasannya

Beritacenter.COM - Kementrian Kelauatan dan Perikanan (KKP) membudidayakan ikan sidat di Indonesia. Ikan sidat..
17 jam yang lalu

Akhir Pekan, Prediksi Cuaca di Jakarta

Beritacenter.COM - Hampir seluruh wilayah DKI Jakarta akan cerah berawan pada akhir pekan. Namun, untuk wilayah..
22 jam yang lalu

Akhyar: Sejatinya Paslon Ikut Pilkada Untuk Menang, Bukan Mengatasi Covid-19

Beritacenter.COM - Calon Wali Kota Medan, Akhyar Nasution mengatakan bahwa sejatinya calon kepala daerah..
23 jam yang lalu

Tanggapan DPR Soal Sanksi Sosial Pelanggar Protokol: Jadi Objek Lelucon!

Beritacenter.COM - Anggota DPR dari Fraksi PAN, Intan Fauzi menyoroti perihal penerapan sanksi sosial bagi para..
23 jam yang lalu

Pemerintah Buka Tower 8 Wisma Atlet Untuk Isolasi Mandiri Pasien OTG

Beritacenter.COM - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 akan membuka Tower 8 Wisma Atlet Kemayoran untuk..
1 hari yang lalu

dr Reisa Sebut Sebagian Besar Klaster Covid-19 di Indonesia Berasal dari Keluarga

Beritacenter.COM - Juru Bicara Penanganan Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro menyampakan bahwa terdapat 1.100..
1 hari yang lalu

Sempat Melawan, Polisi Tembak Pelaku Rampok-Bunuh Ibu Anak 1 di Binjai

Polisi tangkap seorang pria berinisal GZG (20) warga Desa Lau Mulgap Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat. Ia..
1 hari yang lalu

Jelang Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Tegaskan Netralitas ASN Harga Mati

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil menegaskan bahwa sikap netral dalam Pilkada serentak 2020 merupakan hal..
1 hari yang lalu

Luhut Ngaku Marahi Semua Orang Menkes Usai Dicurhati Masalah Obat

Beritacenter.COM - Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Luhut..
1 hari yang lalu

Kapitra Nilai Desakan Pemutaran Film G30S/PKI Hanya Alat Propaganda

Beritacenter.COM - Pengacara kondang yang juga tokoh gerakan 212, Kapitra Ampera mengingatkan sejarah kelam yang..
1 hari yang lalu

Tersangka Pelecehan di Soetta yang Ditangkap di Toba Samosir Ternyata Punya Anak-Istri

Beritacenter.COM - Tersangka pelecehan terhadap wanita di Bandara Soekarno-Hatta, EF, ditangkap polisi di wilayah..
1 hari yang lalu

Reyhard Sinaga 'Predator Seks' Kejahatannya Akan Difilmkan

Beritacenter.COM - Masih ingatkah dengan kasus pemerkosaan terbesar dalam sejarah Ingris yang dilakukan oleh pria..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi