Jumat, 21 Pebruari 2020 - 07:15 WIB

Bantah Setrum Lutfi Alfiandi, Polisi : Engga Mungkin, Kami kan Modern

Oleh : Dewi Sari | Rabu, 22 Januari 2020 | 16:05 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM- Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Teungku Arsya Khadafi membantah bahwa polisi telah menyetrum Lutfi Alfiand (20), terdakwa perkara melawan aparat kepolisian saat demo pelajar menolak RKUHP di depan Gedung DPR RI.

"Enggak mungkin. Kita kan polisi modern. Kenapa dia ngaku, karena setelah itu ditunjukan ada rekaman video dia di lokasi dia lempar batu, itulah petunjuk kenapa dia diamankan. Bukan disetrum," katanya saat dikonfirmasi wartawan, Rabu, 22 Januari 2020.

Teungku mengatakan apa yang dikatakan Lutfi di persidangan adalah haknya sebagai terdakwa. Arsya menegaskan, sampai masuk ke persidangan, penyidik pasti mencari petunjuk lain.

"Namanya dia upayakan, tapi kan kita menahan dia, memberkas dia sampai diajukan tuntutan kan bukan hanya dari keterangan dia, tapi ada petunjuk lainnya. Ada petunjuk saksi, petunjuk yang lain, CCTV, rekomendasikan yang lain," katanya.

Proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Lutfi dilakukan di Polres Metro Jakarta Pusat, bukan di kantornya. Tapi, ia tidak tahu kenapa keterangan Lutfi berubah dalam persidangan.

"Keterangannya juga sama dengan yang ada di BAP awal. Kalau dia mau ubah kan bisa aja dia ubah di sana (Polres Jakpus), tapi kan enggak," katanya.

Dia menambahkan, "Mungkin ada masukan orang, bilang jangan ngaku, boleh-boleh aja. Tinggal nanti hakim kan bisa menilai dari alat bukti lainnya. Dari saksi penangkap, dari bukti petunjuk, enggak harus keterangan tersangka. Dia kan emang punya hak mau bicara apa aja boleh aja."

Sebelumnya, Lutfi Alfiandi, pemuda yang fotonya viral karena membawa bendera di tengah aksi demo pelajar STM, dirinya mengakui telah dianiaya oleh oknum penyidik saat dimintai keterangan di Polres Jakarta Barat.

"Saya disuruh duduk dan disetrum sekitar setengah jam. Saya disuruh melempar batu ke petugas padahal saya tidak melempar," kata Lufti.

Lutfi diduga terlibat melakukan kerusuhan saat demo pada 30 September 2019. Dia disebut polisi turut serta melakukan kericuhan saat demo berlangsung. Dia juga sempat menjadi perbincangan netizen di media sosial karena fotonya viral saat demo berlangsung. Saat itu, dia terlihat menggenggam bendera merah putih sambil menutup mukanya yang terkena gas air mata.





#Berita Center #POLISI #Lutfi Afiandi


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






14 menit yang lalu

Lebih Baik Mana Sabun Batang atau Sabun Cair? Ini Penjelasannya...

Beritacenter.COM - Sabun mandi memang dibutuhkan untuk membunuh kuman-kuman di kulit. Namun, tidak semua sabun mandi..
1 jam yang lalu

Begini Kata Pemain Timnas Saat Dilatih Shin Tae-yong

Beritacenter.COM - Pemain timnas asal Madura United(MU) Asep Berlian mengaku ia baru mengenal ilmu lain saat dilatih..
2 jam yang lalu

Pemerintah China Umumkan Obat Pertama Atasi Virus Corona

Beritacenter.COM - Pemerintah China mengumumkan obat antivirus corona untuk pasien yang kini telah disetujui. Obat..
3 jam yang lalu

Nadiem Ungkap Dosa-dosa Dunia Pendidikan di Indonesia

Beritacenter.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan(Mendikbu) Nadiem Makarim membeberkan dosa-dosa pendidikan yang..
4 jam yang lalu

Muadzin di London Ditikam Saat Shalat

Beritacenter.COM - Ada seorang ditangkap setelah menusuk seorang muadzin di sebuah masjid di London, Inggris, saat..
5 jam yang lalu

Mengenal 4 Golongan Yang Tidak Akan Tersentuh Api Neraka

Beritacenter.COM - Orang-orang beriman tentunya ingin agar dirinya tidak tersentuh api neraka. Allah SWT menciptakan..
5 jam yang lalu

Mendikbud Nadiem Makariem Bisa Dibidik KPK

Beritacenter.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makariem membuat kebijakan pembayaran Sumbangan Pembinaan..
6 jam yang lalu

Warga Kampung Melayu Mulai Mengungsi

Beritacenter.COM - Ada ratusan warga terdampak banjir di empat RW, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara,..
8 jam yang lalu

Omnibus Law Dinilai Tidak Memihak, Buruh dan Mahasiswa UI Bakal Turun ke Jalan

Beritacenter.COM - Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja dinilai tidak memihak rakyat atau kaum buruh..
8 jam yang lalu

Pengantin Baru Jadi Pertimbangan Mendapat Kredit Usaha Rakyat

Beritacenter.COM - Pemerintah akan mengkaji pemberian kredit usaha rakyat(KUR) kepada para pengantin baru sebagai..
9 jam yang lalu

Kedapatan Bawa Miras, Polisi Halau Suporter Gresik yang Hendak ke Sidoarjo

Mereka dari Gresik semua. Kami halau dan kami suruh balik. Karena juga mereka tidak mempunyai tiket. Selain itu kami..
9 jam yang lalu

Selagi Belum Disahkan, Jokowi Persilakan Warga Kritik RUU Cipta Kerja

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka peluang untuk masyarakat menyampaikan kritikan dan saran..
10 jam yang lalu

Selain Sabu, Artis Aulia Farhan Juga Positif Gunakan Narkoba Jenis Ini...

Beritacenter.COM - Artis FTV, Aulia Farhan ditangkap polisi di Hotel Amaris, Jakarta Selatan, pada Kamis (20/2/2020)..
10 jam yang lalu

Komnas PA Bakal Silaturahmi ke Ponpes Anak Kiai Jombang yang Diduga Cabuli Santri

Beritacenter.COM - Pihak Komnas Perlindungan Anak (PA) rencanaya akan menjadwalkan silaturahmi ke pondok pesantren..
11 jam yang lalu

Jadwal Lengkap Pertandingan Liga Europa Malam Ini...

Tak sedikit juga tim-tim besar yang ikut meramaikan kompetisi ini. Sebut saja Manchester United, Arsenal, Ajax, AS..
11 jam yang lalu

Bos WO yang Tipu Puluhan Calon Pengantin di Cianjur Terancam Hukuman 4 Tahun Penjara

Beritacenter.COM - Pemilik wedding organizer (WO) Highlevel, Bintang Juwita Maghfirly terancam hukuman 4 tahun..
11 jam yang lalu

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Melonguane Sulut, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Beritacenter.COM - Wilayah Melonguane, Sulawesi Utara (Sulut), diguncang gempa bumi magnitudo 5,6. Gempa yang..
12 jam yang lalu

Polisi Amankan 5 Bonek yang Hendak Nonton ke Sidoarjo

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian mengamankan lima anak Bonek yang hendak ke Sidoarjo untuk menyaksikan..
12 jam yang lalu

MUI Jabar ke Massa Aksi 212: Silahkan Demo, Tapi Jangan Sekali-kali Anarkis!

Jangan sekali-kali melakukan hal anarkisme. Kalau sudah anarkis, terlepas tujuannya baik, tapi itu sudah melanggar..
12 jam yang lalu

KPK Akan Panggil Eks Wakil Gubernur Banten Terkait Kasus Suap Pengadaan Alat Kesehatan

Beritacenter.COM - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil mantan Wakil Gubernur..
13 jam yang lalu

Heboh Investasi Bodong Penggemukan Sapi di Ponorogo, Warga Tertipu Hingga Rp200 M

Sementara catatan kami, korban sejumlah 2.000 orang. Untuk kerugian mencapai Rp 200 Miliar
13 jam yang lalu

Bank Indonesia Telah Antisipasi Agar Wabah Virus Corona Tak Berdampak terhadap Ekonomi Indonesia dengan Cara Ini....

Diketahui juga jika suku bunga fasilitas simpanan alias deposit facility tetap sebesar 4 persen serta untuk bunga..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi