Sabtu, 04 April 2020 - 19:39 WIB

Cuma Mau Cari Sensasi PA 212 Akan Demo KPK

Oleh : Indah Pratiwi | Sabtu, 15 Pebruari 2020 | 15:30 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


 Kelompok Persaudaraan Alumni (PA) 212, Front Pembela Islam (FPI), dan beberapa kelompok lain akan melaksanakan demonstrasi pada 21 Februari 2020 di KPK. Demonstrasi tersebut diduga sebagai cara untuk mencari sensasi di tengah masyarakat. Pasalnya, kelompok tersebut tak punya rekam jejak di kasus Anti Rasuah tersebut.

FPI lagi-lagi mencari sensasi agar terus menjadi pemberitaan. Pasalnya, mereka berencana akan menggelar aksi unjuk rasa perihal korupsi pada tanggal 21 Februari mendatang. Banyak pihak yang memandang sinis serta mencibir perilaku mereka. Ada pula yang menilai FPI hanya ingin cari panggung terkait hal ini.

Kejanggalan ini dirasakan saat isu pelemahan korupsi mencuat melalui revisi UU KPK tahun lalu, yang mana kaum mahasiswa, juga organisasi sipil lainnya sudah menentang, namun FPI baru muncul dan ingin mengibarkan perjuangannya. Kalau orang bilang, yang lain udah sampai, mereka baru mau mulai. Bukankah hal ini terlihat sedikit lucu.

Kelompok yang identik bicara soal politik kekuasaan ini tiba-tiba saja nyelonong masuk terkait isu anti korupsi. Mereka membawa panji bertajuk “212 berantas Mega Korupsi, Selamatkan NKRI”.

Dalam keterangan resminya, mereka menyatakan kasus-kasus korupsi dinilai “makin menggila” dan parahnya “aparat penegak hukum belum menunjukkan sikap yang serius dalam menuntaskannya.” Mereka lantas menduga jika hal ini terjadi karena “melibatkan lingkaran pusat kekuasaan” dalam rangka “melanggengkan kekuasaan.”

Sebelumnya, Muhammad Isnur, Ketua Bidang Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) lembaga yang getol menyuarakan pemberantasan korupsi mengaku heran atas rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar FPI ini.

Bukan tanpa alasan, Isnur berpendapat demikian. Menurutnya, organisasi yang mendorong pemidanaan terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama karena kasus penistaan agama ini tak pernah memberi respons apa pun ketika komisi antirasuah tengah dirombak habis-habisan melalui revisi UU KPK dan pemilihan komisioner yang sedang bermasalah.

Menurut Isnur, masyarakat sangat layak untuk curiga bahwa demonstrasi ini hanya sebuah manuver politik. Ia menuturkan, jika kemungkinan masyarakat juga bertanya-tanya, mengingat FPI ini cuek saja dengan isu-isu korupsi.

Isnur kemudian mengatakan saat ini banyak kelompok yang tiba-tiba saja menyatakan dukungan terhadap KPK, namun di sisi lain mereka juga tak habis-habisnya menyerang pihak yang memiliki rekam jejak pro pemberantasan korupsi. Ia juga mengemukakan jika rekan-rekannya di gerakan anti korupsi justru diserang terus menerus.

Sementara itu, Rencana aksi unjuk rasa ini telah ditandatangani oleh Ketua GNPF-Ulama Yusuf Muhammad Martak, Ketua PA 212 Slamet Ma’arif, beserta Ketua FPI Ahmad Shobri Lubis.

Setidaknya terdapat 4 kasus korupsi yang akan mereka usung. Yaitu, dugaan penyuapan yang melibatkan Komisioner KPU Wahyu Setiawan serta politikus PDIP Harun Masiku, kemudian kasus Jiwasraya, Asabri, dan dugaan korupsi yang telah melibatkan Direktur PT Trans Pacific Petrochemical Indopharma Honggo Wendratno yang kini sedang buron.

Kelompok ini mendesak agar penegak hukum segera menuntaskan kasus tersebut secara cepat, transparan, dan juga akuntabel.

Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin mengakui bahwa ada pelemahan terhadap KPK pada pekan-pekan terakhir periode pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo. Novel berkilah saat itu kelompoknya cuek karena sudah ada yang terlebih dulu turun ke jalan. Dia bahkan mengklaim, dengan mempercayakan hal tersebut kepada rakyat yang diwakili oleh ormas dan mahasiswa.

Di lain pihak, Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri tak memberikan banyak komentar terhadap rencana ini. Pria yang ditengarai aktif sebagai jaksa penuntut itu menyatakan KPK terus bekerja menangani kasus yang dimaksud, termasuk tengah memburu buronan Harun Masiku.

Ali menegaskan jika pihak KPK tidak bekerja berdasarkan permintaan, melainkan laporan masyarakat. Jika ada laporan, komisi baru akan menindaklanjuti dengan penelaahan hingga penyelidikan. Jika kemudian ditemukan alat bukti permulaan yang dianggap cukup, maka perkara baru ditingkatkan ke penyidikan. Menurutnya, semua kembali ke persoalan hukumnya, bukan diminta oleh siapapun.

Menanggapi hal ini, pertanyaan kembali meliputi. Mungkinkah mereka ini ingin moncer kembali dan membuat panggung mereka sendiri. Selain itu, sebentar lagi akan ada pemilihan kepala daerah, kan. Bisa saja mereka ingin menarik simpati seperti sebelumnya. Lagi-lagi mencari simpatisan, parpol atau kandidat yang ingin dijagokan melaju ke kursi pemerintahan. Namun, apapun itu, tampaknya upaya FPI ini terbilang cukup konyol. Apalagi jika merujuk komentar Novel Bamukmin yang berkilah jika dulunya mereka cuek karena sudah ada yang turun ke jalan. Alasan yang cukup klise!


Oleh : Ismail
Penulis adalah pengamat sosial politik





Fokus : Reuni 212


#KPK #PA 212


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






34 menit yang lalu

Ini Yang Dilakukan Bill Gates Dalam Mencari Vaksin Corona

Beritacenter.COM - Bill Gates pemilik Microsoft mendorong para ilmuan untuk menemukan vaksin virus corona. Saat ini,..
1 jam yang lalu

2 Negara Sahabat Ini Kirim Bantuan Alkes ke RI Bantu Lawan Corona

Beritacenter.COM - Negara Singapura dan Rusia mengirim bantuan kesehatan kepada Indonesia untuk melawan pandemi..
2 jam yang lalu

Wakil Jaksa Agung Tewas Dalam Kecelakaan Mobil

Beritacenter.COM - Sebuah mobil Nissan GT-R alami kecelakaan di Jalan Tol Jagorawi, tepatnya berada di Km 13 B..
3 jam yang lalu

Barcelona Patok Harga Coutinho 80 juta euro, Chelsea Mulai Tertarik

Beritacenter.COM - Chelsea mengajukan tawaran untuk mendatangkan playmeker Barcelona Philippe Coutinho. Barcelona..
4 jam yang lalu

Manfaat Konsumsi Jahe Bisa Cegah Corona

Beritacenter.COM - Jahe merupakan bumbu dapur yang biasa digunakan oleh ibu rumah tangga. Selain untuk bumbu dapur,..
5 jam yang lalu

MUI Sebut Halangi Pemakaman Jenazah Corona Hukumnya Dosa

Beritacenter.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyebutkan bahwa mengalangi pemakaman jenazah korban virus corona..
6 jam yang lalu

4 Pemuda di Bekasi Tewas Usai Pesta Miras Oplosan

Beritacenter.COM - Sebanyak empat orang pemuda di Tambun, Bekasi, Jawa Barat tewas seketika usai mengkonsumsi miras..
9 jam yang lalu

Lockdown Bagi Rakyat Kecil

Perumahan mewah di Jakarta konon sudah melakukan lockdown karena ada warga terinfeksi covid-19. Si dia pilih..
10 jam yang lalu

#AyoLawanCovid-19, "Mari Belajar dari Peristiwa Tragis 1998 dan Kita Pasti Menang"

Apa yang terjadi saat itu? Fondasi sosial, politik dan ekonomi negara kita saat itu anjlok karena manajemen..
11 jam yang lalu

GOKIL...! Gak Mau Kalah Dengan Anies Baswedan, Anggota TGUPP DKI Jakarta "Sebar Hoaks" Terkait Virus Corona

Beritacenter.COM - Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta Tidak tahu apa dan bagaimana kerja..
12 jam yang lalu

Saat Wabah Covid-19 Melanda, Percayalah Pada Pemerintah

Kehidupan Kita selalu dikelilingi suka dan duka yang silih berganti pasti akan kita hadapi. Dan bangsa Indonesia saat..
18 jam yang lalu

Corona Ditularkan Lewat Udara atau Droplet? Ini Kata Ahli...

Beritacenter.COM - Pandemi Virus Corona COVID-19 menyerang kesehatan masyarakat dunia. Ahli Kesehatan Masyarakat..
19 jam yang lalu

WHO Beri Rekomendasi Bahan Yang Bisa Dijadikan Masker

Beritacenter.COM - Langkanya masker membuat banyak orang harus lebih kreatif dalam menciptakan masker bedah...
20 jam yang lalu

Masyarakat Diminta Waspada Ancaman DBD di Tengah Pandemi

Beritacenter.COM- Pemerintah meminta masyarakat mewaspadai penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) saat musim..
21 jam yang lalu

MUI Diminta Keluarkan Fatwa Haram Mudik

Beritacenter.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) diminta agar segera mengeluarkan fatwa mengenai bahaya mudik di masa..
21 jam yang lalu

Everton Serius Inginkan Gareth Bale dan Aaron Ramsey

Beritacenter.COM - Everton dikabarkan ingin serius mendatangkan dua bintang sepak bola yaitu Gareth Bale dan Aaron..
21 jam yang lalu

Alhamdulillah... Indonesia Terima Bantuan dari Singapura Alat Tes Virus Corona dan APD untuk Tenaga Medis...

Tak hanya alat tes saja, Indonesia juga menerima bantuan lain yakni dalam bentuk Alat Pelindung Diri atau APD yang..
22 jam yang lalu

Di Daerah Ini Warga Dikasih Duit Perhari Jika Isolasi Diri , Ini Besarannya...

Beritacenter.COM - Pemerintah Kabupaten Sleman akan memberikan bantuan untuk keluarga miskin dan rentan miskin yang..
23 jam yang lalu

Perusahaan Diminta Proaktif Daftarkan Karyawan Yang Terkena PHK ke Pra Kerja

Beritacenter.COM - Pemerintah Propinsi Bali meminta seluruh perusahaan agar para karyawan terkena PHK yang dirumahkan..
23 jam yang lalu

Semua Pasien Positif Corona di Magetan Dinyatakan Sembuh dan Diperbolehkan Pulang

Beritacenter.COM - RSUD dr Soedono Madiun berhasil menyembuhkan seluruh pasien positif corona atau covid - 19...
1 hari yang lalu

Imbas Corona Perusahaan BUMN Mulai Merasakan Tekanan

Beritacenter.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku sedang mendata perusahaan BUMN mana..
1 hari yang lalu

MANTAB... Polres Cimahi Pakai Teknologi Canggih Ini untuk Deteksi dan Bubarkan Kerumunan Orang...

Diketahui juga jika Kapolres Cimahi mengungkapkan apabila pesawat kecil tanpa awak tersebut telah berhasil diuji coba..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi