Senin, 06 April 2020 - 05:44 WIB

Aksi 212 Tidak Memiliki Manfaat

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Sabtu, 22 Pebruari 2020 | 16:42 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Aksi 212 yang digelar Persaudaraan Alumni (PA) 212 dan kroninya guna menuntut pemberantasan korupsi dianggap tidak memiliki agenda yang jelas. Pasalnya, penegak hukum sejak jauh hari telah berkomitmen memberantas korupsi, sehingga demonstrasi tersebut hanya dianggap selingan untuk memanfaatkan tanggal-tangal cantik.

FPI Cs dinilai cari perhatian setelah kemunculannya membawa isu korupsi yang telah meredup. Padahal kasus mega korupsi tersebut tengah didalami oleh penyidik juga KPK. Kehadiran ormas islam yang pernah moncer kala menggiring eks gubernur DKI terkait penistaan agama itu kembali setelah dinilai dua kali gagal memboyong kandidatnya menuju kursi pemerintahan. Mereka harus rela usahanya kandas ditengah jalan.

Bukan hal baru jika kini FPI Cs sedang gencar mengejar panggung pasca meredupnya popularitas ormas ini karena tersandung kasus perpanjangan SKT. Mereka pun memaksakan adanya aksi 212 agar publik terus ingat dengan angka 212. Dijelaskan pula aksi ini akan berlokasi di sekitar patung kuda dan istana negara meskipun pada akhirnya aksi tersebut tidak banyak dihadiri pendukungnya yang sudah sadar. Mereka bahkan menunjukkan, surat pemberitahuan aksi yang telah diterbitkan. Berkaitan dengan ini, FPI Cs tetap menuai kontroversi, pasalnya ormas Islam ini dianggap tak memiliki izin pasca ogah mengurus SKT- nya. Lalu, aslikah surat pemberitahuan aksi tersebut?

Sebelumnya, Pihak Kantor Staf Presiden (KSP) dari lingkungan Istana Kepresidenan, Donny Gahral Adian menyatakan tidak mempermasalahkan rencana Aksi 212 yang menyoroti kasus-kasus korupsi di Indonesia. KSP berpesan agar Aksi 212 berlangsung dengan tertib.

Pihaknya menilai jika hal tersebut merupakan kebebasan berpendapat yang dijamin oleh UU. Mereka bebas menyampaikan aspirasi selagi dilakukan dengan cara-cara yang santun serta tidak menyinggung SARA, dan sesuai dengan peraturan UU yang berlaku.

Donny menuturkan, bahwasanya Pemerintah telah menyerahkan sepenuhnya terhadap aparat penegak hukum yang sudah mulai memproses kasus-kasus tersebut. Sehingga pihaknya turut mempercayakan kasus ini kepada para aparat penegak hukum, polisi dan KPK agar dapat segera mengusut tuntas kasus-kasus itu dan memberikan informasi yang transparan kepada publik.

Dalam pernyataan yang dikirimkan oleh Sekretaris Umum FPI Munarman, aksi ini kabarnya dilatarbelakangi penggagas yang merasa penanganan sejumlah kasus mengalami perlambatan bahkan terkesan mandeg. Penggagas menyerukan ‘Aksi 212 Berantas Mega Korupsi Selamatkan NKRI’ juga berbicara terkait lingkaran kekuasaan.

Munarman menuding pelaku mega korupsi terindikasi melindungi antara satu dan pelaku mega korupsi lainnya. Dia menuturkan hal ini terlihat saat terjadinya OTT (Operasi Tangkap Tangan) terhadap komisioner Wahyu Setiawan yang juga melibatkan politisi PDI P Harun Masiku. Dan kini Harun Masiku masih berstatus buron. Selain skandal KPU-Harun Masiku, Munarman juga menyoroti sejumlah kasus mega korupsi yang hingga kini dinilai tidak jelas penanganannya.

Mengutip pernyataan akademisi Universitas Widya Mandira Kupang, Raja Muda Bataona, yang menyatakan bahwa fakta bahwa reuni 212 berujung nuansa politik sebenarnya bukan hal yang mengejutkan. Sebab, terlepas dari janji-janji yang sebelumnya dikumandangkan, pada akhirnya orang-orang yang terlibat di dalamnya adalah melancarkan aksinya dalam konteks gerakan politik.

Jika dikaji secara empirik, sebenarnya Reuni 212 sendiri itu merupakan suatu gerakan politik, dan lebih spesifik lagi adalah sebuah gerakan politik populisme kanan. Hal ini berarti telah menjadi sesuatu yang wajar apabila gerakan ini diindikasikan oleh publik sebagai oposisi pemerintah. Dan hal tersebut dianggapnya sah-sah saja.

Maka dari itu, alih-alih terus berpayung dengan alasan tidak ingin menceburkan diri ke politik, Mikhael justru menyarankan mereka agar gerakan ini bertransformasi menjadi partai politik saja. Karena jika mereka memilih berjuang melalui jalur-jalur semacam gerakan massa, maka dapat berimplikasi dalam menentukan pengambilan kebijakan nantinya.

Jika demikian patutlah sebutan bermuka dua yang diberikan kepada mereka. Malas nyebur jadi Parpol tapi getolnya minta ampun jika ada isu terkait pemerintahan, apalagi disuruh “mboncengi” dengan tujuan kepentingan tertentu. Meski dianggap wajar, secara pribadi aksi demo yang bakal digelar nanti hanyalah sebuah sensasi serta minim manfaat. Lah, kalau mereka peduli, kenapa demonya baru sekarang. Pihak lain demonya udah lama, eh dia baru nongol batang hidungnya. Ditambah lagi ada indikasi tanggal cantik, menjelang pilkada pula. Ada apakah gerangan kiranya tujuan mereka?

 

Oleh : Muhammad Yasin
pengamat sosial politik





Fokus : Reuni 212


#Massa Aksi 212 #PA 212 #Aksi Massa PA 212 #Aksi 212 #Aksi Massa 212 #Aksi 212 Bubar


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






9 jam yang lalu

Pasar Tanah Abang Kembali Dibuka Senin Besok

Beritacenter.COM - Pasar Tanah Abang kembali dibuka pada Senin (6/4) setelah sempat ditutup selama satu pekan untuk..
12 jam yang lalu

Sidang Isbat Awal Ramadhan 1441H Digelar Online Pada 23 April

Beritacenter.COM - Kemenag akan menggelar sidang Isbat (penetapan) awal Ramadan 1441H pada 23 April 2020. Sidang..
14 jam yang lalu

Per 12 April, Pengguna Angkutan Umum Diwajibkan Memakai Masker

Beritacenter.COM - Untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) di dalam transportasi umum, Gubernur DKI Jakarta..
15 jam yang lalu

Polisi Tangkap Pemuda Penyebar Hoaks Corona di Puncak Jaya Papua

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil mengamankan satu orang pemuda yang diduga menyebarkan berita..
16 jam yang lalu

Kapolri Instruksikan Anggotanya untuk Bantu Ekonomi Warga Terdampak Corona

Beritacenter.COM - Pandemi virus corona (COVID-19) sangat memberikan pengaruh besar bagi masyarakat, terutama di..
18 jam yang lalu

Doa Bersama Lawan Covid-19, Polisi dan Ulama di Banjar Gelar Istighosah Virtual

Beritacenter.COM - Jajaran Polres Kota Banjar menggelar doa bersama atau istigasah secara virtual meeting, Sabtu..
19 jam yang lalu

Covid-19 Tak Akan Pernah Selesai Jika Masyarakat Tak Patuhi Social Distancing

Ya sudah patuhi saja, kalau nggak dipatuhi mau sampai kapanpun nggak akan pernah selesai itu
20 jam yang lalu

Polda Metro Bakal Tindak Tegas Masyarakat yang Tak Indahkan Imbauan Social Distancing

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Metro Jaya tak bosan-bosannya mengimbau agar warga DKI Jakarta senantiasa menerapkan..
21 jam yang lalu

Alhamdulillah, 18 PDP Corona di Cirebon Dinyatakan Sembuh

Beritacenter.COM - Sempat menjalani isolasi dan perawatan di rumah sakit, sedikitnya 18 pasien dalam pengawasan (PDP)..
22 jam yang lalu

Dua Kali Hasil Tes Negatif, Kajari Bantul Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Beritacenter.COM - Sempat menjalani perawatan dan isolasi lantaran positif Corona (Covid-19), Kepala Kejaksaan Negeri..
22 jam yang lalu

Teori Imunitas Yang Sudah Sembuhkan 150 Pasien Virus Corona

Beritacenter.COM - Pasien positif virus corona di Indonesia terkonfirmasi sudah mencapai 2.092 kasus. Dari angka..
23 jam yang lalu

Alasan Cegah Corona dengan Miras Oplosan, 5 Pria di Bekasi Meregang Nyawa

Beritacenter.COM - Entah apa yang ada di pikiran tujuh pria di Tambun, Bekasi, Jawa Barat. Ditengah pandemi Corona..
1 hari yang lalu

Pemerintah India Ancam Lockdown Diperpanjang

Beritacenter.COM - Pemerintah India melakukan ancaman kepada rakyatnya bahwa lockdown bisa diperpanjang apabila..
1 hari yang lalu

Kabaharkam Sebut Melawan Corona Perlu Sinergitas Pusat, Daerah dan Masyarakat

Beritacenter.COM - Kepala Operasi Terpusat Kontinjensi Operasi Aman Nusa II-Penanganan Covid-19, Komjen Pol Agus..
1 hari yang lalu

Ini Yang Dilakukan Bill Gates Dalam Mencari Vaksin Corona

Beritacenter.COM - Bill Gates pemilik Microsoft mendorong para ilmuan untuk menemukan vaksin virus corona. Saat ini,..
1 hari yang lalu

2 Negara Sahabat Ini Kirim Bantuan Alkes ke RI Bantu Lawan Corona

Beritacenter.COM - Negara Singapura dan Rusia mengirim bantuan kesehatan kepada Indonesia untuk melawan pandemi..
1 hari yang lalu

Wakil Jaksa Agung Tewas Dalam Kecelakaan Mobil

Beritacenter.COM - Sebuah mobil Nissan GT-R alami kecelakaan di Jalan Tol Jagorawi, tepatnya berada di Km 13 B..
1 hari yang lalu

Barcelona Patok Harga Coutinho 80 juta euro, Chelsea Mulai Tertarik

Beritacenter.COM - Chelsea mengajukan tawaran untuk mendatangkan playmeker Barcelona Philippe Coutinho. Barcelona..
1 hari yang lalu

Manfaat Konsumsi Jahe Bisa Cegah Corona

Beritacenter.COM - Jahe merupakan bumbu dapur yang biasa digunakan oleh ibu rumah tangga. Selain untuk bumbu dapur,..
1 hari yang lalu

MUI Sebut Halangi Pemakaman Jenazah Corona Hukumnya Dosa

Beritacenter.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyebutkan bahwa mengalangi pemakaman jenazah korban virus corona..
1 hari yang lalu

4 Pemuda di Bekasi Tewas Usai Pesta Miras Oplosan

Beritacenter.COM - Sebanyak empat orang pemuda di Tambun, Bekasi, Jawa Barat tewas seketika usai mengkonsumsi miras..
1 hari yang lalu

Lockdown Bagi Rakyat Kecil

Perumahan mewah di Jakarta konon sudah melakukan lockdown karena ada warga terinfeksi covid-19. Si dia pilih..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi