Sabtu, 06 Juni 2020 - 15:16 WIB

Deradikalisasi Menangkal Persebaran Paham Radikal

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Senin, 02 Maret 2020 | 21:09 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Pemerintah Indonesia tidak pernah gentar untuk tetap memerangi gerakan radikal di Indonesia. Untuk itu, upaya deradikalisasi haruslah dilakukan secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir.

Radikalisasi yang terjadi di Indonesia sudah memberikan berbagai bukti akan keporak-porandaan dan kehancuran maupun permusuhan. Jika kita artikan, radikalisasi merupakan transfer cara berpikir untuk toleran terhadap kekerasan dengan tujuan tertentu.

Sehingga apabila ada yang menyebut nama Tuhan untuk menghancurkan sesama manusia, hal itu tidak dapat disebut dengan Jihad, melainkan wujud nyata dari radikalisme.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Allus menjelaskan, proses persebaran pikiran radikal tersebut dibagi menjadi 5 tahapan, yakni adanya pesan, pengirim, media, penerima dan konteks sosial.

Beberapa langkah yang akan dilakukan pemerintah untuk mencegah paparan radikalisme di Indonesia diantaranya yaitu dengan menghidupkan kembali upacara bendera di sekolah dan instansi, memasang CCTV di seluruh tempat ibadah, sertifikasi bagi khotib, memasang CCTV di seluruh tempat ibadah dan adanya tes seleksi CPNS dan pegawai BUMN yang dapat mengindikasikan seseorang terpapar radikalisme dan terorisme.

Upaya penanggulangan radikalisme khususnya di dunia maya, tidak hanya menjadi tanggungjawab Pemerintah. Generasi muda penerus bangsa dalam hal ini para pelajar juga memiliki peran penting. Karena bagaimanapun juga, generasi muda saat ini merupakan mayoritas pengguna sosial media.

Sehingga kampanye tolak radikalisme semestinya dilakukan secara sinergis oleh banyak pihak. Karena akar dari radikalisme tersebut tidak berdiri sendiri, tentu saja tidak bisa jika upaya deradikalisasi hanya dilakukan oleh 1 lembaga saja.

Sebelumnya, Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin mengatakan deradikalisasi terhadap warga negara Indonesia yang pernah bergabung dengan jaringan kelompok radikal bukanlah praktik yang mudah. Hal ini tentu saja menjadi sebuah pertimbangan pemerintah dalam memutuskan untuk tidak memulangkan ratusan anggota ISIS eks WNI.

Menurut Ma’ruf Amin, Melakukan deradikalisasi dari yang sudah terpapar paham radikal bukanlah sesuatu yang mudah, mengawal terpidana teroris yang ada di Indonesia saja tidak mudah. Oleh karena itu, lebih aman dan lebih mashlahat jika pemerintah memilih untuk tidak memulangkan anggota ISIS EkS WNI.

Apalagi mereka telah dengan sengaja menyobek pasport mereka, tentu saja secara simbolis hal tersebut menujukkan bahwa mereka telah menjadi eks WNI dan anti terhadap pancasila.

Salah satu upaya deradikalisasi dilakukan oleh Ali Fauzi seorang mantan perakit Bom dalam kelompok Jemaah Islamiyah, yang menjalani pelatihan militer di Filipina Selatan pada Pertengahan 90an.

Ali melakukan deradikalisasi bersama teman-temannya mulai tahun 2016. Ia juga menyebutkan di seputar tempat tinggalnya di pantai utara jawa khususnya Jawa Timur, terdapat puluhan orang yang berangkat ke Suriah dan Irak, sementara penangkapan anggota terkait JAD, masih terus berlangsung selama beberapa tahun terakhir.

Ia mengatakan, selama masih ada rekrutmen dan pelatihan, pasti ada aksi, perekrutan yang menurutnya berjalan jauh lebih cepat dibandingkan upaya deradikalisasi.

Data dari BNPT juga menunjukkan bahwa saat ini ada sekitar 600 orang mantan narapidana terorisme (napiter) di Indonesia, dengan ratusan anggota keluarga mereka, termasuk anak istri yang diperkirakan juga dapat terpapar radikalisme.

Sementara dalam empat tahun terakhir, mantan napiter yang dinaungi oleh Yayasan Lingkar Perdamaian yang dipimpinnya masih dibawah 100 orang, termasuk mereka yang masih berada di balik jeruji besi karena keterkaitannya dengan JAD.

Selama ini Ali menggunakan pengalaman pribadinya dalam meninggalkan kekerasan untuk membujuk para mantan napiter agar meninggalkan pemikiran destruktif.

Selain itu, Ali Fauzi juga kerap mengikuti acara rutin yang diberi nama pengajian jalan terang. Dimana pengajian itu mempertemukan para korban ledakan bom seperti Bom Bali maupun Bom JW Mariot.

Dalam pertemuan tersebut, para napiter akan berkaca-kaca setelah mendengar kisah korban pengeboman, yang tidak hanya mengalami cedera fisik maupun psikis, tetapi juga harus kehilangan mata pencahariannya.

Tentu saja, upaya deradikalisasi juga bisa dilakukan kepada mereka napiter yang akan bebas dari hukuman atau kepada para napiter yang mendapatkan remisi. Harapannya kelak mereka dapat mengajak kawan-kawannya untuk menghilangkan pemikiran destruktif dan lebih toleran terhadap perbedaan.

Oleh : Edi Jatmiko
pengamat sosial politik





Fokus : Bahaya Laten Radikalisme


#Terorisme #Radikalisme #Bahaya Laten Radikalisme #BNPT #Badan Nasional Penanggulangan Terorisme


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






15 menit yang lalu

Waspada Saat Belanja Online Lewat Internet

Beritacenter.COM - Saat pandemi virus Corona(COVID-19) lambat laun merubah gaya hidup masyarakat. Jika..
58 menit yang lalu

Jaringan 5G Akan Kesulitan Beroperasi

Beritacenter.COM - Saat ini di Indonesia jaringan telekomunikasi sudah mencapai 44,6 juta kilometer persegi..
2 jam yang lalu

Usai Banyak Yang Mengeluh Tagihan Melonjak, PLN Juga Blokir ID Pelangggan

Beritacenter.COM - Para pelanggan listrik banyak yang mengeluhkan tagihan listrik yang melonjak dan pemblokiran..
3 jam yang lalu

Ada 8 Negara Yang Siap Keroyok China Habis-habisan

Beritacenter.COM - Ada delapan negara siap dibentuk oleh aliansi lintas parlemen baru guna mengkeroyok..
5 jam yang lalu

Real Madrid Mulai Tertarik Datangkan Son Heung-min dari Tottenham Hotspurs

Beritacenter.COM - Real Madrid dikabarkan mulai tertarik mendtangkan Son Heung-min dari Tottenham Hotspur. Pemain..
6 jam yang lalu

Hati - Hati, 7 Makanan ini Miliki Kandungan Tinggi Gula

Beritacenter.COM - Menjaga pola makanan dalam diri kita sangatlah penting agar kita terhindar dari berbagai macam..
7 jam yang lalu

Bejat !!! Seorang Ayah di Jayapura Tega Cabuli Anak Kandungnya Sendiri

Beritacenter.COM - Seorang ayah berinisial BT (48) warga Kampung Netar, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura,..
8 jam yang lalu

Akhir Pekan, BMKG Perkirakan Cuaca di Jakarta Cerah Berawan

Beritacenter.COM - Seluruh wilayah di DKI Jakarta diperkirakan cuacnya akan cerah berawan pada akhir pekan ini, Sabtu..
9 jam yang lalu

Penting! Jangan Lakukan Tiga Hal Ini Sehabis Makan Jika Mau Sehat

Beritacenter.COM - Ada baiknya memberikan waktu bagi tubuh untuk tak melakukan aktivitas yang berat setelah makan...
10 jam yang lalu

Bejat! Ayah di Sumsel Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil 2 Bulan

Beritacenter.COM - Seorang ayah berinisial RS (34) ditangkap polisi lantaran diduga memperkosa anaknya sendiri yang..
11 jam yang lalu

Moeldoko Sebut Kasus Corona Bisa Meningkat Jika Tidak Hati-Hati dalam Menanganinya

Beritacenter.COM - Pemerintah sebut penanganan virus Corona (Covid-19) di Indonesia tidak bisa dianggap sepele...
13 jam yang lalu

Enam Mahasiswa Ditangkap saat Sedang Pesta Narkoba di Bengkulu

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian mengamankan 6 orang mahasiswa yang kedapatan sedang pesta narkoba jenis..
14 jam yang lalu

Acungkan Pisau saat Hendak Ditangkap, Dua Begal Asal Bengkulu Ditembak Polisi

Beritacenter.COM - Polisi berhasil menangkap dua begal lintas Provinsi usai melakukan aksinya, pada Kamis 4 Juni 2020..
15 jam yang lalu

Gubernur Banten : Empat Ribu Ponpes Akan Segera Dibuka Kembali

Beritacenter.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menerima kunjungan dari pengurus Forum Silaturahmi Pondok..
15 jam yang lalu

Cabuli Muridnya, Guru Honorer di Bengkulu Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap seorang guru honorer berinisial BM (26) yang diduga melakukan..
16 jam yang lalu

10 Pasien Virus Corona Sembuh, Kulon Progo DIY Sandang Status Zona Hijau Covid-19

Beritacenter.COM - Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati mengatakan..
16 jam yang lalu

Alhamdulillah, 10 Pasien Positif Corona di Sultra Dinyatakan Sembuh

Beritacenter.COM - Kabar baik kembali terdengar dari Sulawesi Utara, sebanyak 10 pasien positif virus corona..
17 jam yang lalu

Heboh, Balon Udara Jatuh dan Nyangkut di Kabel Telepon Depan SPBU Kalijambe Sragen

Beritacenter.COM - Heboh, balon udara dilaporkan terjatuh diarea SPBU Kalijambe, di Jalan Raya Solo-Purwodadi, Desa..
17 jam yang lalu

Densus Sita Buku Jihad-Barang Mengarah ke Teror Dikediaman Terduga Teroris JI di Cirebon

Untuk barang bukti sepenuhnya ranah Densus. Yang diamankan itu ada buku-buku jihad, handphone, kartu keluarga (KK)..
18 jam yang lalu

Pegawai KKP Ngantor Kembali, Antam Novambar: Demi Berikan Pelayanan Terbaik ke Masyarakat

BeritaCenter.COM - Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal (Sekjen) KKP Antam Novambar mengatakan, para pegawai..
18 jam yang lalu

Polisi Tangkap Pria di Jayapura Tega Setubuhi Putri Kandung Hingga 5 Kali

Beritacenter.COM - Tega menggahi putri kandungnya sendiri, pria berinisial BT (49) warga Kampung Netar, Sentani..
18 jam yang lalu

Wamenag Tepis Tudingan Soal Uang Ibadah Haji Untuk Perkuat Rupiah

Beritacenter.COM - Dana uang haji yang dikabarkan untuk memperkuat nilai rupiah merupakan kabar berita palsu atau..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi