Jumat, 05 Juni 2020 - 22:04 WIB

Masyarakat Bersinergi Dukung Program Deradikalisasi

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Selasa, 03 Maret 2020 | 21:40 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


RADIKALISME dan Terorisme bukan persoalan siapa pelaku, kelompok dan jaringannya. Namun, lebih dari itu terorisme merupakan tindakan yang memiliki akar keyakinan, doktrin dan ideologi yang dapat menyerang kesadaran masyarakat. Mereka merupakan musuh bersama seluruh penduduk bumi, sebab segala aksi dari setiap terornya selalu memunculkan keresahan kepada masyarakat sehingga kerusakan yang diakibatkan menjadi rumit.

Terorisme bukan persoalan siapa pelaku, kelompok dan jaringannya. Namun, lebih dari itu terorisme merupakan tindakan yang memiliki akar keyakinan, doktrin dan ideologi yang dapat merusak kesadaran pikiran masyarakat. Tumbuh suburnya terorisme tergantung pada lahan dimana ia dapat tunbuh dan berkembang.Jika ia hidup di tanah gersang, maka terorisme sulit menemukan tempat, sebaliknya jika ia hidup dilahan yang subur maka ia akan cepat berkembang. Ladang subur tersebut menurut Eks Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Hendropriyono adalah masyarakat yang dicemari oleh paham fundamentalisme ekstrim atau radikalisme keagamaan.

Radikalisme merupakan suatu sikap yang mendambakan perubahan secara total dan bersifat revolusioner dengan menjungkirbalikkan nilai-nilai yang ada secara drastis lewat kekeraan (violence) dan aksi-aksi yang ekstrem. Ada beberapa ciri yang bisa dikenali dari sikap dan paham radikal. 1) intoleran (tidak mau menghargai pendapat &keyakinan orang lain), 2) fanatik (selalu merasa benar sendiri; menganggap orang lain salah), 3) eksklusif (membedakan diri dari umat Islam umumnya) dan 4) revolusioner (cenderung menggunakan cara-cara kekerasan untuk mencapai tujuan).

Pondasi dari Radikalisme ini adalah suatu ideologi (ide atau gagasan) serta paham yang ingin melakukan perubahan pada tatanan sosial dan politik dengan menggunakan cara-cara kekerasan dan terbilang ekstrim.

Esensi dari tindakan radikalisme ialah sikap dan tindakan seseorang, kelompok, maupun pihak tertentu yang menghalalkan kekerasan dalam membuat perubahan yang diinginkan. Kelompok radikal umumnya menginginkan perubahan tersebut dalam waktu yang instan serta drastis yang bertentangan dengan sistem sosial yang ada

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyampaikan terdapat dua pengertian radikal. Satu pengertian negatif, satu lainnya positif.menangkal radikalisme sebenarnya cukup melalui Pancasila sebagai pandangan dan pedoman hidup dalam bermasyarakat. Kemudian, NKRI juga memiliki Bhineka Tunggal Ika. Dimana orang mau berbeda pemahaman, suku bangsa tidak menjadi persoalan. Karena memang beragam, radikalisme tidak cocok diterapkan di Indonesia sebagaimana dalam UUD 1945 mulai dari pasal pertama hingga pasal terakhir sudah tergambarkan manusia Indonesia itu seperti apa. Dalam Pasal 29 ayat 1 jelas sekali bahwa setiap warga negara bebas memeluk dan menjalankan agamanya masing-masing. Pihaknya menerangkan bahwa sikap toleransi yang baik adalah menghormati pendapat orang lain. Jikalaupun terdapat perbedaan kita tak perlu mengucilkan maupun bertindak secara intoleransi kepada mereka. Yang mana, hal ini juga termasuk pelanggaran hal asasi manusia. Mahfud MD menegaskan agar semua pihak berlaku secara adil dan berjiwa besar dalam menyikapi suatu perbedaan. Selain itu tidak perlu menjadi benar dengan menyalahkan pihak lainnya. Inilah prinsip yang harus terus dijadikan komitmen dikalangan masyarakat. Poin lain sebagai upaya menangkal radikalisme adalah terus mengkampanyekan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bagi sesama warga negara Indonesia.

Saat ini paham radikalisme berusaha untuk menguasai media sosial. Penguasaan radikalisme telah mencapai lebih 50% di media sosial. Karena, ranah digital digunakan untuk memasukan paham radikalisme ke masyarakat khususnya bangsa Indonesia.Kepala Pengembangan Informasi Publik Diskominfos Propinsi Bali Bapak IBK Ludra menyatakan bahwa aksi terorisme tidak perlu ditakuti, tetapi harus dihadapi dengan cerdas.Kini, aksi radikalisme begitu kuat memasuki ranah digital. Banyak postingan di media sosial yang berusaha untuk memecah belah bangsa. Padahal, paham radikalisme sangat berbahaya bagi keutuhan NKRI.Kejahatan di dunia maya (cyber crime) telah memangsa banyak korban.penyebaran paham radikalisme berusaha untuk mengoyak keutuhan NKRI melalui dunia maya. Pihak kepolisian telah melakukan tindakan di cyber space. Di mana, telah tercatat aktifitas radikalisme melalui : 1) Facebook dan Twitter; 2) 206 website radikalisme; 2) 22 TV dan radio channel; dan 4) Messenger Apps.

Pihak kepolisian juga telah menindak tegas pihak manapun baik dari golongan sipil maupun kepolisian sendiri yang terindikasi atau terpapar paham radikalisme. Atau, pihak-pihak yang berusaha memecah belah bangsa dengan postingan-postingan di media sosial yang meresahkan masyarakat.Melalui jejak digital, paham radikalisme berusaha untuk menebarkan propaganda dan rekrutmen. Perlu adanya filter yang baik agar masyarakat tidak mudah terpapar paham radikalisme. Karena, paham radikalisme bergerak makin canggih di ranah digital.

Radikalisme sendiri sebetulnya juga dilatar belakangi oleh sejumlah faktor. Antara lain ialah, Faktor Politik, ekonomi, sosial, pendidikan termasuk psikologis. Faktor sosial ini biasanya paling banyak berpengaruh, sebab manusia sendiri berada pada lingkungan heterogen dan berkaitan dengan banyak orang. Selain itu, faktor sosial juga berhubungan erat dengan faktor ekonomi. Kebanyakan masyarakat kelas ekonomi lemah pada umumnya mempunyai pemikiran yang sempit. Sehingga hal ini begitu mudah percaya kepada oknum berpaham radikal karena dianggap dapat memberikan solusi kehidupan. Namun, mirisnya hal ini akan dimanfaatkan organisasi menyimpang itu guna melakukan rekrutmen.

Meski demikian Perlu adanya usaha yang dilakukan secara multisektor untuk menagkal paham radikalisme serta seluruh masyarakat tetap diimbau agar tetap waspada akan kemungkinan penyebaran paham yang dinilai cukup meresahkan ini. Sinergitas Pemerintah dan stakeholder lain akan menangkal segala jenis paham radikalisme di masyarakat. Sebab, keluhan apapun hendaknya mampu dipikirkan secara matang. Mengingat zaman sekarang ini oknum-oknum berhaluan kiri banyak bertebaran dimana-mana. Bahkan, pergerakkannya dianggap cukup mengancam kehidupan dalam bermasyarakat. Merusak tatanan sosial bernegara juga sistem lainnya. Yuk, bergandengan tangan untuk menangkal paham radikalisme! Stop radikalisme dan intoleransi sekarang juga! Mari lawan mereka bersama-sama.

Oleh : Andry Jozih
pengamat sosial politik





Fokus : Bahaya Laten Radikalisme


#Terorisme #Radikalisme #Bahaya Laten Radikalisme


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






11 menit yang lalu

Heboh, Balon Udara Jatuh dan Nyangkut di Kabel Telepon Depan SPBU Kalijambe Sragen

Beritacenter.COM - Heboh, balon udara dilaporkan terjatuh diarea SPBU Kalijambe, di Jalan Raya Solo-Purwodadi, Desa..
44 menit yang lalu

Densus Sita Buku Jihad-Barang Mengarah ke Teror Dikediaman Terduga Teroris JI di Cirebon

Untuk barang bukti sepenuhnya ranah Densus. Yang diamankan itu ada buku-buku jihad, handphone, kartu keluarga (KK)..
1 jam yang lalu

Pegawai KKP Ngantor Kembali, Antam Novambar: Demi Berikan Pelayanan Terbaik ke Masyarakat

BeritaCenter.COM - Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal (Sekjen) KKP Antam Novambar mengatakan, para pegawai..
1 jam yang lalu

Polisi Tangkap Pria di Jayapura Tega Setubuhi Putri Kandung Hingga 5 Kali

Beritacenter.COM - Tega menggahi putri kandungnya sendiri, pria berinisial BT (49) warga Kampung Netar, Sentani..
1 jam yang lalu

Wamenag Tepis Tudingan Soal Uang Ibadah Haji Untuk Perkuat Rupiah

Beritacenter.COM - Dana uang haji yang dikabarkan untuk memperkuat nilai rupiah merupakan kabar berita palsu atau..
2 jam yang lalu

Bongkar 2 Kasus Besar, Satgassus Polri Sita 1,2 Ton Sabu Kurang dari Sebulan

Beritacenter.COM - Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika..
3 jam yang lalu

Teroris di Cirebon Digerebek Densus 88

Beritacenter.COM - Terduga teroris berinisial M yang berada di Desa Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat..
3 jam yang lalu

Cool Box Sampel Pasien COVID-19 Sempat Dijarah di Makassar, RS: Kami Kejar, Sudah Dikembalikan

Sudah dikembalikan tadi, karena dia bawa keluar sampai di jalan, kami kejar ambil itu. Kan ada dua yang dibawa, satu..
3 jam yang lalu

Garuda Indonesia Cari Pemasukan Disaat Penumpangnya Anjlok 90 Persen

Beritacenter.COM - Maskapai plat merah Garuda Indonesia cari alternatif lain untuk pemasukan perusahaan. Dengan..
4 jam yang lalu

Dini Hari Ini, Fenomena Gerhana Bulan Penumbra Bakal Hiasi Langit Indonesia

Beritacenter.COM - Dini hari ini, akan terjadi fenomena alam gerhana bulan penumbra yang bakal menghiasi langit..
4 jam yang lalu

Polisi Sebut Sepasang ASN Bugil Pingsan dalam Mobil di Asahan Bukan Suami-Istri

Beritacenter.COM - Sepasang aparatur sipil negara (ASN) ditemukan pingsan dalam kondisi tanpa busana (bugil) di dalam..
5 jam yang lalu

Kantor PLN Depok Diserbu Ratusan Warga, Ada Apa?

Beritacenter.COM - Ratusan pelanggan Perusahaan Listrik Negara(PLN) ramai-ramai menyerbu kantor PLN Depok pada..
5 jam yang lalu

Pingsan dalam Kondisi Bugil, Sepasang ASN di Asahan Diduga Keracunan Gas AC Mobil

Beritacenter.COM - Sepasang aparatur sipil negara (ASN) ditemukan pingsan dalam kondisi tanpa busana (bugil) di dalam..
5 jam yang lalu

MEMBINGUNGKAN! Anies Malah Pakai Istilah PSBB Transisi Bukan New Normal

BeritaCenter.COM – Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Judistira Hermawan memberikan komentar terhadap..
5 jam yang lalu

KABAR BAIK! Semua Pasien Corona di RSKI Pulau Galang Riau Sembuh

BeritaCenter.COM - Direktur Rumah Sakit Khusus Infeksi COVID-19 (RSKI) Pulau Galang, Provinsi Riau, mengatakan bahwa..
5 jam yang lalu

Suara Jeritan Mengerikan di Langit Buat Warga Texas Gempar

Beritacenter.COM - Suara mengerikan dari langit di Texas, Amerika Serikat(AS) membuat warga dan netizen heboh...
5 jam yang lalu

Bamsoet Apresiasi Kinerja Polri Bongkar Penyelundupan Setengah Ton Sabu di Sukabumi

Beritacenter.COM - Satgassus Polri berhasil membongkar penyelundupan narkotika jenis sabu di Sukabumi, Jawa Barat,..
6 jam yang lalu

TOP! Polisi Bekuk Komplotan Perampok Bersenpi yang Beraksi di Minimarket Taman Sari Jakarta Barat

BeritaCenter.COM – Polisi berhasil membekuk komplotan perampok yang beraksi di minimarket Taman Sari, Jakarta..
6 jam yang lalu

Presiden Jokowi Berikan Mandat Riset dan Inovasi COVID-19 ke 17 Peneliti Unair

BeritaCenter.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan mandat riset dan inovasi COVID-19 kepada 17..
6 jam yang lalu

Masuk ke Dalam Daftar Zona Hitam, Warga Ramai-ramai Rapid Test

Beritacenter.COM - Hasil data dan statistik kota Surabaya, Jawa Timur masuk ke dalam wilayah zona hitam dimana..
6 jam yang lalu

Aparat Gabungan Polisi, TNI hingga Satpol PP Long March Sosialisasi Protokol Kesehatan di Pasar Tanah Abang

BeritaCenter.COM - Aparat gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan long march di..
7 jam yang lalu

Wisata Bali Akan Dibuka Dengan Protokol Kenormalan Baru

Beritacenter.COM - Pariwisata di Bali akan dibuka kembali dengan menerapkan protokol COVID-19 atau kenormalan baru..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi